Skandal Di Rumah Mertua

Skandal Di Rumah Mertua
Saskia VS Khadijah


__ADS_3

Edwin terus mencari cara agar bisa segera melamar Jeslyn. Dia harus meminta bantuan Kumala lagi.


Edwin tidak mau dianggap tidak serius oleh keluarga Jeslyn.


Sementara itu Marino sedang diperebutkan oleh dua wanita Saskia dan Khadijah.


Siang itu Saskia masuk ke ruangan Marino ternyata di sana sudah ada Khadijah. Ternyata Khadijah juga membawakan makanan untuk Marino.


"Pak Marino, saya juga bawa makanan buat anda. Pasti ini tak kalah enaknya," kata Saskia.


Saskia menggeser makanan dari Khadijah lalu menggantinya dengan makanan yang dia bawa.


"Dalam acara apa ini kalian kompak bawakan saya makanan?" tanya Marino.


"Saya baru mencoba menu baru, Pak. Kemarin saya melihat acara memasak di televisi," jawab Khadijah.


"Kalau saya tentu karena ingin kamu makan, makanan yang sehat," kata Saskia.


Marino tadi sudah mencoba makanan dari Khadijah rasanya enak sekali. Sekarang dia akan makan makanan dari Saskia.


"Saskia kamu masak sendiri?" tanya Marino. Setahu Marino Saskia tak pernah bisa memasak. "Atau beli dari restoran?" tanya Marino.


"Pak Marino, masak sendiri ataupun beli tak jadi masalah harusnya. Yang penting adalah bentuk perhatiannya," jawab Saskia.


Marino sudah selesai mencicipi makanan dari Saskia. Ternyata memang itu makanan Saskia beli dari restoran yang dulu sering mereka kunjungi.


Tiba-tiba Marino punya sebuah ide.


"Sore ini saya pergi ke luar kota beberapa hari. Bagaimana kalau kalian saya percayakan mengurus Angel?" tanya Marino. "Apa ada yang keberatan?" tanya Marino.


"Tidak, Pak," jawab Khadijah.


"Merawat Angel? Bukanya Ada Bi Liana?" tanya Saskia.


"Sementara Bi Liana biar istirahat," jawab Marino. "Aku tunggu kalian nanti sore di rumah, bawa baju karena kalian harus menginap," kata Marino.


Saskia tentu keberatan kalau menjaga Angel. Namun, demi mendapatkan hati Marino dia rela melakukannya.


***


Sore itu juga Khadijah dan Saskia datang ke rumah Marino. Mereka membawa koper masing-masing. Sebelumnya Marino sudah memberitahu Liana kalau Khadijah dan Saskia akan membantu Liana menjaga Angel.


"Tugas kalian sesuai arahan Bi Liana, masak, nyuci dan pekerjaan rumah juga. Entah mau kalian bagi atau bagaimana terserah," kata Marino. "Bik awasi mereka berdua ya," kata Marino.


"Baik, Den," ucap Liana.


Marino segera berangkat, dia ingin menguji seberapa kuat mereka bertahan dan layak untuk dirinya.


Setelah Marino pergi, Liana menunjukkan kamar masing-masing setelah itu membagi tugas mereka.


"Aku gak mau kalau di suruh masak," kata Saskia.


"Ya udah aku saja yang masak," ucap Khadijah.


"Kalau gitu Saskia yang menyapu dan mengepel. Sementara yang mencuci tetap saya, tapi Saskia yang harus menyetrika" kata Liana. "Den Marino pergi selama empat hari jadi jadwal untuk urusan merawat Non Angel dibagi. Nanti malam saya, besok pagi sampai sore Khadijah, sore hingga pagi lagi Saskia. Berarti besok pagi Khadijah yang mulai mandikan Angel," tutur Liana.

__ADS_1


Mereka sudah faham dengan pekerjaan masing-masing. Liana segera memasak untuk makan malam mereka.


Khadijah menggendong Angel, Khadijah sangat telaten sekali dengan anak kecil. Sebenarnya Liana lebih suka dengan Khadijah namun dia harus bersikap adil.


Mereka makan malam bersama, setelah itu masuk ke kamar masing-masing.


Hari ke satu


Pukul 04.30 Khadijah sudah bangun, dia langsung menanak nasi lalu mandi . setelah itu salat subuh bersama Liana.


Selesai salat, Khadijah memasak hingga selesai. Dia lalu memandikan Angel. Sementara Saskia baru bangun.


"Saskia cepat nyapu dan ngepel," kata Liana.


"Ihh baru aja bangun udah disuruh-suruh," kata Saskia kesal.


"Kamu ingin saya lapor Den Marino," ancam Liana.


Dengan malas Saskia mengambil sapu. Baru selesai menyapu satu kamar saja dia sudah mengeluh.


"Capek banget," gerutu Saskia.


Sementara Khadijah sudah bermain dengan Angel. Mereka sarapan lalu Saskia melanjutkan pekerjaannya.


"Enak jadi kamu cuma masak aja," kata Saskia.


"Gimana kalau kamu yang masak aku yang nyapu ngepel?" tanya Khadijah.


"Ogah, aku gak bisa masak," jawab Saskia.


Saskia benar-benar muak, dia ingin jadi nyonya Marino tapi malah harus melewati tahap ini. Saskia tak menyangka Marino setega ini pada dirinya.


***


Sore pun tiba, mandi sore giliran Saskia yang mandikan Angel. Dia yang jarang menggendong bayi pun sedikit kesusahan.


Saskia memandikan Angel dengan cara diguyur hingga Angel menangis.


"Eh gak gitu caranya," tegur Liana. "Kaya gini caranya," Liana memberi contoh diikuti dengan Saskia.


Setelah mandi Saskia memakaikan baju Angel. Dia kesal karena Angel malah pup sebelum memakai pempres.


"Ya ampun bau banget," seru Saskia.


Saskia langsung saja membersihkan Angel dengan hati-hati. Liana khawatir jika Saskia tak bisa menjaga Angel.


Selesai memakaikan baju, Saskia membuatkan susu setelah itu Angel tidur dan Saskia agak santai. Sayangnya, Liana memberinya tugas menyetrika baju.


"Ya ampun! Gak banget," kata Saskia.


Sementara itu Khadijah membantu membersihkan kolam renang. Sebenarnya bukan tugas Khadijah hanya saja kolam renangnya sudah kotor.


"Bi Liana...," teriak Saskia.


"Ngapain sih tuh orang teriak-teriak," kata Khadijah.

__ADS_1


Liana langsung menuju tempat setrikaan. Dia melihat baju Marino berlubang.


"Kamu bisa nyetrika gak sih? Kalau begini mas kamu gak lolos," kata Liana.


"Bi, jangan laporkan Marino!" pinta Saskia.


"Itu kemeja kesayangan Den Marino, kalah ditanyain aku jawab apa?" tanya Liana.


"Nanti aku belikan baru, Bi," jawab Saskia.


"Gak mau aku, kamu harus aku laporkan sama Den Marino," kata Liana.


"Ada apa sih, Bi?" tanya Khadijah.


"Kemeja kesayangan Den Marino kebakar," jawab Liana.


"Saskia...sebenarnya apa yang kamu bisa sih?" tanya Khadijah.


"Aku gak pernah ngerjain semua," jawab Saskia. "Aku biasa nyuci di tempat laundry," kata Saskia.


"Ya udah kamu urus Angel sana," kata Khadijah karena mendengar Angel menangis. "Biar aku yang terusin," kata Khadijah.


Saskia langsung ke kamar Angel, dia berusaha menenangkan Angel dengan memberinya susu. Namun, baru selesai menyusu Angel sudah menangis lagi.


"Coba cek popoknya," kata Liana.


Saskia mengecek popoknya, ternyata Angel pup pantas dia menangis. Saskia mengganti popok Angel, setelah itu Angel baru diam.


"Repot banget sih," kata Saskia kesal.


Saskia tidak salat jadi dia menggendong Angel di ruang keluarga sambil menonton televisi.


Tiba-tiba Mona datang, Saskia terkejut dengan kedatangan Mona dan Bara.


"Bi Liana punya dua asisten baru nih," kata Mona.


"Iya, tapi sayang Saskia gak bisa apa-apa. Masa nyetrika kemeja aja kebakar," kata Liana.


"Dia itu bisanya hanya ngabisin duit, Bi," kata Mona.


"Mona jangan asal ya kamu," kata Saskia. "Aku bisa kok urus rumah, lagi kalau nanti aku jadi istri Marino pasti dia akan bayar banyak pembantu," sambung Saskia.


"Percaya diri amat kamu," kata Mona. "Kalau dia pilih kamu, kalau dia milih Khadijah bagaimana?" tanya Mona.


"Kalian menyebalkan," kata Saskia. Dia lupa kalau membawa Angel, dia malah hampir menjatuhkan Angel. Beruntung Khadijah yang ada di sampingnya siaga menangkap Angel.


"Saskia kartu merah buat kamu," kata Bara.


Saskia kesal, dia masuk ke kamar dan mengambil kopernya. Dia segera pamit pulang.


"Ternyata mental dia hanya segitu," kata Mona.


"Alah orang kaya dia gak bisa diandalkan," kata Liana. "Bisanya goyang di tempat tidur aja," sambung Liana.


Mereka tertawa mendengar ucapan Liana. Khadijah sudah tahu jika dulu Marino pernah berselingkuh dengan Saskia.

__ADS_1


Sebenarnya Khadijah suka dengan Marino. Hanya saja dia takut jika Marino masih suka selingkuh.


__ADS_2