Soul Caster

Soul Caster
Episode 20


__ADS_3

Roti Isi Daging


Mereka menemukan sebuah desa yang kacau.


banyak rumah - rumah penduduk desa yang hancur,seperti bekas terjadi perang.


mereka kemudian turun sebentar,apakah ada penduduk desa yang masih hidup.


"Sepertinya mayat- mayat ini baru saja terbunuh."


"Apakah ada makanan di tempat ini."Tanya Blacky


Mata mereka menyapu tempat sekitar,di depan mereka melihat para penduduk telah di bunuh oleh para prajurit berbaju merah.


Para gadis muda di ambil secara paksa oleh prajurit itu.


Tetapi Nchex yang sekarang tidak memiliki emosi lagi.


"Apakah kamu hanya akan menonton saja..?"


"Guru bilang pada ku di tempat ini tidak ada orang baik."


"Sejak kapan kamu mengikuti aturan pak tua itu."


"Sekarang aku lagi bosan untuk menjadi pahlawan."


"Bocah bodoh,apa hubungannya bosan dengan nyawa seseorang."


Ada seorang bocah laki-laki gendut sedang berlari ke arah mereka,anak itu berumur 8 tahun.


Tanpa sengaja tubuh nya menabrak nchex yang sedang berbicara dengan Blacky.


"Maafkan saya kakak."


"Hey Gendut mengapa kau menabrak ku."


"Apa kamu punya makanan."Tanya Blacky yang sedang kelaparan.


"Aku tidak memiliki apa-apa,tolong maafkan saya tuan."


"Siapa nama mu gendut.


"Nama ku Gabon."


"Mengapa kamu begitu ketakutan."


"Saat ini Pasukan Milisi Kecoa sedang menyerang desa,mereka sering menculik anak-anak dan para gadis desa."


"Apakah di rumah mu ada makanan."


Dibelakang mereka 3 orang prajurit sedang mengejar bocah itu.


"Tolong selamatkan aku kakak."


dia berlindung di belakang Nchex


"Apa yang aku dapatkan jika menolong mu...?"


"Aku akan memberikan 2 roti isi daging untuk mu."


Nchex tertawa mendengar ucapan polos nya.


"Hemm bagaimana kalau 5 roti."Tawar Blacky.


Melihat ketiga prajurit yang semakin mendekat,bocah itu semakin menangis dengan keras.


"Baiklah 5,aku akan memberikannya untuk mu."


"Anak muda tolong serahkan bocah itu untuk kami."


"Berapa Roti yang kalian tawarkan untuk tuan ku...?"


"Sepertinya kalian semua mencari mati." Ucap para prajurit itu.


"Nchex cepat habisi mereka."Suruh Blacky.


"Mengapa kamu memaksa ku,naga busuk!"


Mereka tidak menghiraukan 3 prajurit yang semakin mendekat itu.


"Sepertinya kita semua akan mati disini."


Blacky menatap ke arah bocah itu sambil menakutinya.


"Hey gendut tutup mata mu."


Hanya dengan sekali hentakan kakinya,ketiga prajurit itu sudah terjungkal tidak bernyawa.


"Tehnik yang luar biasa."Blacky kagum melihat kemajuan Nchex.


"Apa kamu sekarang percaya pada ku."


Mendengar kedua sosok yang masih berdebat,bocah itu membuka kedua matanya.


Dia melihat ketiga prajurit itu sudah terkapar di tanah.


"Apa yang terjadi kakak...?"


"Gendut sepertinya kamu telah berhutang 5 roti isi daging haha."


"Jika tidak membayar nya kemungkinan kami akan membunuh mu."


Blacky kembali menakuti anak itu.


"Apakah Kakak ini pemburu bayaran...?"


Gabon bertanya dengan polosnya.


"Hemm pemburu bayaran ya, sepertinya tidak buruk."


Nchex mulai memikirkan beberapa hal licik di kepalanya.


"Gendut cepat ambilkan aku roti isi yang kamu janjikan."


"Baiklah tapi kalian harus mengantar ku kembali ke rumah ku dulu."


Si Gendut memimpin jalan,dia dengan ragu-ragu kembali ke rumahnya.


"Bolehkah aku tahu nama Kakak siapa..?"

__ADS_1


"Kamu boleh memanggil ku Nchex."


"Baiklah kakak Nchex,rumah ku tidak jauh dari sini."


Di depan banyak Para warga telah di kumpul di lapangan balai desa, tangan mereka di ikat kebelakang.


Tampak sekali penindasan di timbulkan oleh para prajurit itu.


Kapten Zex adalah pemimpin pasukan itu,dia dengan kejam menyiksa penduduk desa.


"Jika kalian ingin desa ini tetap aman,kalian harus membayar 100ribu Pills power 3 bulan sekali.


Aku akan berbaik hati pada kalian, 1 orang anak kecil akan berharga 5 ribu dan 1 gadis berharga 10ribu.Kalian hanya perlu memberikan beberapa gadis pada ku setiap bulan haha."


Ditengah keributan itu Gabon kembali membawa 2 roti isi dari dalam rumahnya.


"Mengapa hanya ada dua...?"Tanya Blacky.


"Ini adalah jatah makan ku untuk hari ini,sisanya aku akan membayar nya besok.


Nchex hanya tertawa melihat bocah ini


"Gendut siapa kah 3 orang yang berada di depan rumah mu itu."


"Mereka adalah pemburu bayaran yang disewa oleh ayah ku."


"Sepertinya sangat rumit masalah di desa ini."Gumam Blacky.


"Yang di depan pemburu bayaran itu dia adalah ayah ku,nama nya Guta."


Ketika 2 kelompok ini saling berhadapan.


"Apa kalian berpikir dengan bantuan 3 orang pemburu bayaran dapat menghentikan ku."Ucap Kapten Zex.


Marky,Nina dan Cipto mereka bertiga adalah pemburu bayaran.


Nina membalas ucapannya.


"Sepertinya Milisi Kecoa telah berani masuk ke dalam perbatasan kami."


"Haha kumpulan Sampah sepeti kalian bisa apa di hadapan ku."


Mengingat saat ini Kapten Zex membawa 50 orang pasukan, apalagi mereka bertiga hanya berada di tingkat soul king bintang 1.


Sedangkan Kapten Zex saat ini berada di tingkat Soul King bintang 3.


"Serang..!"


Pasukan Milisi Kecoa dan Pemburu bayaran sedangan bertarung.


Pertarungan awal nya dapat di dominasi oleh 3 pemburu,sebelum Kapten Zex ikut campur tangan.


Mereka bertiga berhasil dipukul mundur.


"Anak muda seperti kalian terlalu cepat untuk melawan ku!"


Nina mengeluarkan boomerang besarnya,tetapi itu dapat di kembali oleh Kapten zex dengan mudah.


Pertukaran serangan kembali terjadi 3 orang pemburu bayaran.


Tidak membuat kapten zex kewalahan,malah dia lah sekarang yang mendominasi.


"Cakar besi pencabut nyawa."


menyerang dari udara.


Serangan itu dapat di pentalkan dengan Tameng di tangan kiri Kapten Zex.


Kapten Zex melompat ke atas memukul Marky dengan Gada Fenatti nya.


Marky tersungkur ke tanah tidak dapat bangun lagi.


"Metal kris."


Jarum - jarum kristal terbentuk dari soul powernya,binatang Roh bangau bercahaya seperti kristal,dengan kepakan sayap nya membuat hujan jarum kristal.


"Rhino Battle."


Aura kuning gelap,berkumpul di tangan kirinya,


itu membuat sebuah soul power Tangan baja hitam besar.


Memukul langsung kearah Cipto.


Jarum - jarum kristal yang di ciptakan oleh Cipto tidak berhasil menggores tangan baja itu.


Pukulan telak langsung melemparkan Cipto dengan sangat jauh terlempar ke langit.


"Carmine Nite."


Boomerang di tangan nya berubah menjadi warna pink,ketika Boomerang itu di lemparkan membuat asap tebal berwarna pink.


Menutupi seluruh area pertarungan.


Ketika asap itu menghilang,ketiga orang pemburu bayaran itu juga telah melarikan diri kapten zex tidak berusaha untuk mengejarnya.


"Cepat bawa wanita itu, Jenderal pasti akan sangat senang."


Salah satu prajurit menarik wanita dengan paksa keluar dari dalam balai desa.


"Sapa wanita itu...?"


"Nama nya Xuyu anak kepala desa.


"Kakak Xuyu sangat baik pada ku,dia juga sering menyembuhkan luka-luka ayah ku."


Ucap Gabon dengan polos.


"Tampaknya dia seorang Healer,Apa rencana licik mu..?"


Blacky menatap ke arah Nchex.


"Gendut berapa Roti isi yang bisa di dapatkan dari gadis itu."


"10 atau 20 mungkin sangat banyak aku tidak bisa menghabiskan nya."


Gabon menjawab sambil membayangkan untuk memakan nya.


"Haha aku suka bocah ini."

__ADS_1


Kembali ke tempat Kapten Zex.


"Siapa lagi yang akan menyelamatkan mu sekarang."


Guta melawan tetapi dengan sekali tendangan,dia harus jatuh ke tanah.


jelas sekali perbedaan Soul power yang sangat jauh.


"Ampuni suami ku tuan."Ucap Yuri.


Yuri seorang wanita berumur 30 tahun,dia masih tampak menggoda,parasnya yang cantik membuat Kapten Zex tertarik untuk membawanya.


"Kalian masukan juga wanita ini ke dalam kereta."


Melihat ibu nya yang akan di bawa,Gabon langsung berlari ke arah mereka.


"Ibu.. ibu.. tolong jangan bawa ibu ku."


"Mengapa kamu kembali."


Gabon menangis dengan keras tangan kecilnya memukul-mukul Kapten Zex.


"Hari ini sepertinya aku sangat beruntung,aku juga akan membawa mu bersama dengan ibu mu."


Dia melemparkan Gabon ke arah prajuritnya.


"Ikut sertakan dia juga."


Sebelum salah satu prajurit menangkap Gabon,


prajurit itu terlempar ke arah Kapten Zex tanpa sepengetahuan nya.


Tiba - tiba muncul sesosok manusia di depan Gabon.


"Haha si gendut ini,masih berhutang 3 Roti isi daging kepada ku."


Gabon langsung bersembunyi di belakangnya.


para penduduk desa terkejut dari mana datangnya pemuda ini


samar-samar orang bisa merasakan aura yang mengerikan dari dalam tubuhnya.


"Anak muda sepertinya aku tidak punya urusan dengan mu."


"Itu benar tetapi bocah ini punya urusan dengan ku."


Nchex kembali bertingkah konyol seperti biasa.


"Sebelum si gendut ini membayar 3 Roti isi aku tidak akan membiarkan mu membawa nya pergi"


Gabon menatap ke arah Nchex


"Bagaimana dengan ibu ku,apa Kakak akan membiarkan mereka membawa nya..?"Tanya Gabon dengan polos.


"Apakah ibu mu akan memberikan ku Roti isi yang banyak..?"


"Tentu saja dia bisa membuat kan nya untuk mu."


Penduduk desa heran mendengar percakapan kedua orang ini.


"Sepertinya aku akan memberikan pelajaran untuk mu.Cepat bunuh pemuda itu!"


Lima orang prajurit maju untuk menyerangnya,namun hanya dengan tekanan Soul powernya,5 prajurit itu tidak dapat bergerak.


"Pak tua berapa Roti isi yang kamu tawarkan untuk ku..?"


"Bajingan jika kamu tidak ikut campur dalam urusan ku,aku akan membiarkan mu pergi."


Mereka berdua saling beradu pukulan beberapa kali,jelas keduanya hanya mengukur kemampuannya masing-masing.


Gabon berlari ke penduduk desa dia berkata.


"Jika kalian semua memberikan Roti isi yang banyak, Kakak Nchex akan menolong kita."Ucap Gabon.


Penduduk desa agak tidak yakin dengan ucapan Gabon,tapi setelah melihat kekuatan Nchex saat ini sepertinya dia dapat di andalkan.


"Jika kamu bisa menyelamatkan desa kami,Aku sebagai kepala desa akan memberikan Roti isi yang banyak untuk mu."


"Haha baiklah,tetapi jika tidak aku akan membunuh Kalian semua."


Tatapan dengan aura kematian terpancar dari matanya,segera menyebabkan penduduk desa terdiam.


"Anak muda jika kamu berani menyerang ku,Milisi Kecoa ku akan memburu mu."


"Untuk itu aku akan membantai kalian semua disini"


Pedang dewa kematian langsung di rilis di tangannya,aura hitam mematikan terpancar dari pedang itu.


"Langkah Ilusi."


Beberapa prajurit milisi kecoa kepalanya langsung terputus,hanya menyisakan Kapten Zex dan 5 orang di dekatnya.


Penduduk desa yang melihat kejadian ini takjub merasa ngeri.


"Hah...? Hanya dengan beberapa menit dia menyapu bersih prajurit Milisi Kecoa."


"Benarkan Kakak Nchex itu kuat."


Kapten Zex sangat marah melihat anak buahnya terbunuh.


Soul Powernya meluap dengan cepat.


kumbang badak keluar di belakangnya.


"Rhino Hammer."


Soul power gada besar mengarah kepadanya,serangan itu dengan telak mengenai tubuh Nchex, Kapten zex berpikir bahwa nchex akan terluka parah oleh serangan itu.


"Mati kau bajingan...!"


Tetapi serangan itu hanya menghancurkan bayangan nchex saja.


karena langkah ilusi gerakannya menjadi sangat cepat.


"Apakah mata mu sudah rabun."


"Siapa orang ini sebenarnya...?"Gumam Kapten Zex.


"Naga Menebas Langit."

__ADS_1


Pedang besar menyerang ke arah kapten Zex,dia memblokir serangan itu dengan Tameng kecil di tangan kirinya.


tameng itu pecah, menyebabkan Kapten Zex mundur beberapa langkah.


__ADS_2