
5 Naga Terkuat
Di dalam diam,wanita sedingin Salju itu mengingat.Peristiwa beberapa tahun yang lalu.
Saat dia berharap pemuda itu mati oleh binatang iblis,namun sekarang pemuda itu malah menyelamatkan dirinya.
Dia juga masih ingat kata-kata yang dulu pernah dia ucapkan kepada pemuda itu.
"Jika kamu bisa membawakan Jatung Iblis Emas kepada ku,Aku akan mengambulkan 1 permintaan dari mu."
Namun sampai saat ini pemuda itu masih belum mengucapkan permintaannya.
Selain itu juga pemuda itu pernah membantunya untuk meningkatkan kultivasinya,hingga saat ini dia bisa berada ditempat ini.
Terlepas dari banyaknya pikiran yang masuk dikepalanya,Pemuda itu telah memberikan kesan di dalam hatinya.
Tentu saja dengan cara yang berbeda.
Hingga saat ini,Saat dia bisa bertemu lagi dengan sosok pemuda yang dulu sangat dia benci.
Dapat merubah perasaan yang sedingin es.
"Apakah kamu bodoh ... ingin menghadapi mereka sendirian." Ucap Kartika.
Jelaskan dia tahu ada kekuatan tersembunyi didalam tubuh pemuda ini.Namun tetap saja ada rasa khawatir didalam hatinya.
"Taruhan apa lagi yang ingin kamu tawarkan kepada ku hahaha."
Nchex tersenyum tipis menatap dirinya.
"Bagaimana jika kali ini kamu kalah...? orang yang akan kamu hadapi adalah Master God elemen Kristal." Tanya Kartika menantang.
Ditengah perdebatan mereka berdua Gerald langsung memotong pembicaraan mereka.
"Bocah serahkan wanita itu,Lalu bersujud dihadapi ku.
Dengan cara itu kalian akan selamat dari Kematian." Ucap Gerald menghina mereka.
"Mengapa kamu tidak mencoba untuk mengambilnya...?"
Gerald langsung maju mendekat,baru saja dia mendaratkan kakinya di atas kapal.
tubuhnya langsung terpental. "Apa yang dia lakukan." Ucap Gerald dalam hati.
"Haha kumpulan Sampah seperti kalian,Mengapa tidak maju bersama." Matanya menatap tajam kearah semua Murid senior yang berada disana.
"Apakah kamu gila ingin menantang mereka semua...?" Ucap Ricky dengan ketakutan.
"Aku telah kehilangan banyak teman karena aku lemah,Hari ini aku tidak akan membiarkan itu terulang."
Pemuda itu melangkah maju kehadapan Metal Sin Dragon.
"Hancurkan Divisi Kapal Divisi Militer...!"
Dengan perintahnya Naga yang ganas itu langsung menerjang para murid Divisi Militer.
Mereka tampak heran dengan sosok pemuda ini, bagaimana mungkin dia bisa menaklukkan Metal Sin Dragon tanpa harus menggunakan binatang Roh.
Ken dan Shadow melihat Kapalnya di serang,mereka langsung kembali ke kapal untuk menghalangi Naga itu.
Para murid senior yang melihat ini juga berpikir sejenak, sepertinya pemuda ini bukan individu biasa.
"Kami hanya ingin menonton saja,Jadi tidak ada hubungannya dengan urusan kalian." Ucap Faira
"Haha wanita iblis kamu benar-benar tahu bagaimana caranya untuk bersembunyi.
Yang aku tahu hanya Senior Renzo saja yang berlaku adil kepada teman ku." Ucap Nchex memprovokasi mereka semua.
"Sepertinya kamu tidak tahu bagaimana cara mengukur kekuatan,dengan senang hati aku akan mengirimkan mayat mu ke Akademi." Sahut Clever.
"Bagaimana dengan mu,Jika kalian tidak segera pergi dari sini aku akan menganggap kalian semua sebagai musuh." Ucap Nchex kepada Faira.
"Mengapa kalian semua banyak bicara ayo kita Serang...! "Ucap Gerald.
Mereka bertiga langsung dengan kekuatan Soulnya masing-masing,Namun serangan mereka Lagi-lagi di hancurkan oleh pemuda itu.
"Karena kalian semua telah menyerang,maka Sekarang giliran ku."
"Mengamuklah "Imperial Black Dragon" Kemunculan Naga hitam bersayap 6 membuat guncangan yang sangat hebat.
4 Naga Legenda yang lainnya Menjadi ketakutan.
__ADS_1
Namun hal itu masih belum cukup untuknya, Pedang yang sudah berlevel Mystical juga keluar ditangannya.
Dalam sekejap mata dia sudah menghilangkan 10 murid junior Divisi Militer.
Ken dan Shadow yang mencoba membantu dihalangi oleh Metal Sin Dragon.
Gerald langsung maju untuk menghadapi pemuda itu.
beberapa pertukaran pukulan langsung terjadi,Namun terlihat Nchex dapat mengimbangi.
"Sekarang Aku akan memperlihatkan kekutan master Elemen kepada mu." Ucap Gerald sambil merilis serangan.
"Frozen Crystal Spikes"
Setiap benda yang terkena serangan ini akan menjadi mengeras seperti Kristal.
Namun dengan kecepatan Nchex tidak satupun dari jarum kristal itu yang dapat mengenai.
Dia memberikan serangan telak dengan menebaskan pedangnya "Fire Blade."
Gerald harus dipaksa mundur beberapa langkah.
Tidak cukup dengan hal itu dia kembali memberikan serangan tambahan.
"Black Dragon Refulse."
Ular Naga hitam langsung menyerangnya,Namun Gerald berhasil menahannya dengan dinding Kristal yang baru dia buat dengan Soul Power.
Mengetahui serangannya dapat ditahan,Sekali lagi Nchex mengeluarkan serangannya.
"Naga Menebas Langit." Namun serangan ini hanya dibuat untuk pengalihan saja.
Ketika Gerald sibuk memperhatikan serangan ini,Sosok pemuda itu langsung muncul dibelakangnya "Final Crush."
serangan terakhir ini berhasil menjatuhkan Gerald kebawah.
Faira dan Clever yang sudah melihat kemampuan dari pemuda ini,segera menjauh dari area pertempuran.
Jelas mereka kekutan dari api hitam dan Naga becana.Ditambah dengan senjata pedang yang sudah berada di tahap Mystical,1 level di atas senjata Surgawi.
Mereka berpikir akan lebih baik agar tidak terlibat masalah dengannya.
Melihat Faira dan Clever yang pergi menjauh Nchex langsung berkata mengejek mereka.
"Apa maksud mu...!" Ucap Clever dengan marah.
"Mengapa kamu tidak mencobanya manakah yang lebih tajam,Tombak mu atau Pedang ku...?"
"Hahaha sepertinya ini akan menarik,Aku akan menunggu 3 Tahun lagi dalam Divisi Battle.
Kita akan tahu manakah dari kita yang lebih kuat."
"Baiklah aku akan menerima tantangan dari mu.
Namun jika kalian berani menyerang wanita itu lagi,Aku akan mencari mu sampai kedalam divisi."
Clever pun akhirnya juga pergi meninggalkan mereka, menyaksikan pertarungan dari jauh.
Gerald yang tidak bisa terima dirinya direndahkan begitu saja langsung mengeluarkan serangan.
"Frozen Crystal Desert."
Akibat dari serangannya merubah area disekitar menjadi beku,mengeras seperti Kristal.
Kapal Divisi Pedang dan orang-orang didalamnya juga terkena dapat dari serangan ini.
Rupanya dia ingin merubah semua orang yang berada di kapal menjadi patung kristal.
Terlihat Element kristal itu telah membekukan sebagian kaki murid yang berlevel rendah.
"Jika kamu bersujud kepada ku,teman-teman mu tidak akan mati." Ucap Gerald.
"Terima kasih kamu sudah terlalu baik kepada mereka,Namun sepertinya kamulah yang akan mati."
"Black Armageddon."
Hujan Api hitam juga langsung membakar kapal dari Divisi Militer.
Namun Shadow yang juga memiliki Api Abadi berusaha menahannya.
Karena itu dia tidak memperhatikan serangan yang dilancarkan Oleh Metal Sin Dragon.
__ADS_1
Akibatnya dia harus mendapatkan luka yang cukup serius.Begitu juga dengan Ken yang sudah tersudut,Soul Power mulai habis mulutnya mulai memuntahkan sedikit darah.
Nchex juga kembali ke Kapal Divisi Pedang,memasang 4 Formasi Api Abadi.
Dengan teknik itu dia berhasil menghilangkan elemen kristal di kapal mereka.
Merasa temannya berhasil lindungi, Nchex kembali menyerang Gerald.
Namun kali ini dia ingin melarikan diri, mengetahui hal itu Nchex langsung mencegatnya.
Akan tetapi Gerald yang berada di level 25 tidak dapat dia kejar.
Namun sebagai gantinya dia menyerang Kapal Dari Divisi Militer.
"Meteor Knight Symbol" serangan ini berhasil menghancurkan seluruh bagian kapal.
hampir setengah dari para murid Divisi Militer di musnahkan oleh serangan itu.
Mereka yang tersisa berhasil melarikan diri.
Pemuda itu kembali mendatangi Metal Sin Dragon.
"Kamu sudah melukai teman-teman ku, Kompensasi apa yang akan kamu berikan...?"
"Aku hanya suruh oleh Pasukan Iblis untuk menghadang kalian,Namun jika kamu bisa melindungi ku dari mereka.
Aku akan ikut bersama mu tuan."
"Baiklah kamu bisa yakin kepada ku,tetapi untuk saat ini kamu harus menjadi bagian dari Rantai Amarah Jiwa."
Pemuda itu langsung memasukkan Metal Sin Dragon pada Rantai Amarah Jiwanya.
Dia langsung mendarat di kapal Divisi Pedang.
"Apakah kamu sudah percaya dengan kemampuan Ku." Ucap Nchex kepada Kartika.
Namun setelah dia mengucapkan kata-katanya,tubuh pemuda itu langsung terkulai lemas dan pingsan.
Karena sudah terlalu banyak menggunakan energi soul powernya.
Kartika langsung memeluk sosok pemuda itu, membawanya kedalam kapal untuk beristirahat.
Seketika itu juga murid-murid bersorak dengan bahagia,Nchex Si Pengacau bukan hanya sebuah nama.
Disisi lain mereka juga merasa iri kepadanya, Kenapa wanita cantik seperti Kartika cukup perhatian kepadanya.
Henry memberanikan diri untuk bertanya.
"Apakah kamu mengenal pemuda ini..?"
Namun Kartika hanya diam tidak menjawab.
Wajah sedingin es itu masih terus memandangi sosok pemuda yang tertidur pingsan.
"Bisa kamu menyuruh mereka semua untuk keluar sebentar." Ucap Kartika kepada Henry.
Setelah semua orang berada diluar,dia mulai melihat seberapa parah luka didapat oleh pemuda itu.
Namun dengan sangat terkejutnya ketika dia melihat 9 meridian Neraka yang ada pada pemuda itu.
Di tengah diamnya,sosok pemuda itu tiba-tiba sadar.
"Apa kau ingin mencium ku." Ucap Nchex yang membuatnya terkejut.
"Meskipun itu cukup bodoh,Tapi kamu benar-benar telah berkembang jauh."
"Lalu bagaimana dengan hasil taruhannya."
Nchex mulai bangun dari tidurnya,namun dia masih merasa kesakitan dan memuntahkan sedikit darah.
Dengan sigap Kartika langsung membantunya.
Namun alangkah terkejutnya kedua sosok itu, tiba-tiba mereka berdua menjadi diam.
"Dasar ceroboh,apakah kamu selalu menunjukan hal gila seperti itu di hadapan ku." Ucap Kartika memecahkan kesunyian.
"Orang-orang itu pasti akan mencari ku lagi.Jika aku tidak cepat meningkatkan kekuatan ku, kemungkinan aku tidak akan bisa melindungi mu lagi."
Mendengar ucapannya tanpa sadar wajahnya sedikit memerah.
Kartika mengalihkan pembicaraan,dengan menyuruhnya untuk menemui teman-temannya diluar.
__ADS_1
Mereka senang melihat Nchex yang tidak terluka parah,sekarang mereka semua mulai mengerti dengan sosok pemuda ini.
Dengan penampilannya yang terlihat biasa saja,namun kekuatan yang mengerikan tertidur didalamnya.