Soul Caster

Soul Caster
Episode 88


__ADS_3

Soul God Immortality.


Nchex yang tertidur karena dipaksa Oleh Wurzein untuk menerima warisannya.


Pikiran mulai berhalusinasi berbagai macam gambar mimpi diperlihatkan.


Disana jiwanya dibawa masuk ketempat dimana perang besar itu terjadi.


Pemuda itu melihat seluruh dunia mengalami kehancuran yang sangat besar.


Gedung-gedung jadi urukan tanah,sawah ladang hancur berantakan.


Seluruh negeri menjadi hamparan ketakutan,jerit tangis terdengar dimana-mana.


Langit menjadi hitam dan bumi merah seperti darah.


Bahkan untuk mencari segelas air saja itu sangat susah.


"Apakah ini kiamat...?" pemuda itu bertanya dalam hatinya.


Tepat didepan matanya beberapa orang penduduk akan dihabisi oleh tentara iblis.


Pemuda itu mencoba untuk menolongnya, namun dirinya tidak bisa menyentuh orang itu.


Bahkan mereka saja tidak bisa melihatnya.


"Mungkinkah aku sudah mati...?" itulah pertanyaan saat ini yang cocok untuknya.


Tiba-tiba jiwanya dibawa ketempat yang berbeda.


Disini dia melihat 7 orang melawan pasukan Iblis.


Pertarungan itu terlihat sangat hebat, berbagai macam teknik yang dapat mengguncangkan dunia mereka tampilkan.


Setelah ratusan kali bentrokan menghancurkan seluruh area tempat itu.


Langit menjadi terdistorsi akibat bentrokan mereka semua retakan itu mulai membuka beberapa portal dimensi.


Keluar sosok yang tidak pernah dia jumpai, meskipun itu didalam dunianya sendiri.


Sosok itu tampak seperti monster besar dan sangat mengerikan.


Ras Iblis dan Malaikat yang pertama dia serang,sosok itu tidak peduli mana kawan dan lawan.


Yang dia tahu hanyalah makan, menyerang energi sejatinya.


"Bukankah ada 13 bintang Mengapa hanya ada 7....?"


Sambil berpikir keras didalam kepalanya,dan rasa ingin tahu.


Lagi-lagi pemuda itu dipindahkan ketempat lain.


Kali ini didalam sebuah kuil yang memiliki cahaya terang.


Dia melihat sesosok malaikat berpakaian emas. Dengan aura yang sangat megah dan bijaksana.


Malaikat itu terbungkus oleh sebuah energi yang bentuknya seperti telur.


Sayapnya terlipat membungkus seluruh tubuhnya.


Namun dari sini dia juga menyadari bahwa meningkatkan kekuatan seperti itu membutuhkan pengorbanan 100 Bola Energi Sejati Malaikat.


"Pantas saja mereka sangat menginginkan Kartika." Gumamnya.


Setelah pemuda itu melihat berbagai macam Ras untuk mencapai ranah tertingginya.

__ADS_1


Dia juga diperlihatkan sebuah dunia ketika perang besar itu berakhir.


Munculah berbagai macam ras yang tidak terhitung jumlahnya.


Barulah disana mereka mengetahui cara untuk menjadi praktisi yang sekarang disebut "SangCaster."


Ribuan gambar kejadian telah dia lewati,tanpa tahu dia berada dimana.


Bahkan pemuda itu tidak bisa menentukan waktu siang dan malam.


Sampai pada akhirnya dia muncul disebuah ruang hampa seperti galaxy.



Disana pemuda itu mendapatkan sebuah gulungan yang memiliki Symbol.


Kayu,Api,petir,bumi,es,angin dan air symbol 7 element dasar.


Tentu saja dia bingung dengan isi gulungan ini tanpa ada penjelasan didalamnya.


Tiba-tiba sebuah suara terdengar


"Saat 13 Bintang bersatu sejajar, kekutan sejati pelindung bumi."


Setelah suara itu berhenti,gulung itu langsung masuk ke alam jiwanya.


Tanpa pahami apakah arti dari kata-kata itu,namun yang pasti pemuda itu berpikir dia terjebak didalam dunia ini.


Munculah Wurzein dihadapannya dia mengatakan.


"Saat ini aku sudah memberikan semua warisan ku, Kekuatan mu akan melonjak sama seperti 30 tahun latihan diluar tempat ini.


Aku hanya berharap kamu dapat melindungi semua orang yang ada di dunia Soul Caster ini."


"Apa maksudnya semua ini...?" Tanya Nchex dengan bingung.


Meskipun aku sendiri juga berasal dari Ras Atrax tapi aku menyukai kehidupan manusia itu sendiri.


Meskipun terkadang mereka juga menjadi sumber perusak didalam dunia ini.


Namun juga tersimpan cinta dan kasih sayang didalamnya.


Dengan kekuatan yang aku berikan kepada mu,kamu harus menemukan 5 bintang yang tersisa.


Tugas ku sekarang sudah selesai selamat tinggal."


Sosok itu langsung lenyap dihadapannya,Pemuda itu kembali di alam jiwa semesta miliknya.


Disana dia masih heran dan bertanya-tanya "Kemana aku harus mencari 5 Bintang itu...?"


Tiba-tiba dia merasakan Kultivasinya sangat meningkat.


Saat ini dia telah berada diranah Immortality,itu tandanya dia telah menjadi level 50.


Pemuda itu mencoba melatih teknik Flame Sword.


Benar saja dia berhasil mencapai tingkat ketiga.


Pemuda itu mencoba mengeluarkan tekniknya itu. Serangan tebasan pedang berwarna merah yang mampu membelah bumi.


Serangan itu sangat kuat terlihat seperti angin yang membelah ombak.



Dia sangat senang karena sudah berhasil menguasai teknik sehebat itu.

__ADS_1


Namun tiba-tiba suara retakan terdengar "Krakk" pedangnya menjadi patah karena tidak mampu menahan kekuatan yang dia keluarkan.


"Sial ini sangat merugikan untuk ku."


Pemuda itu teringat ucapan Mantikei yang menyuruhnya meningkatkan senjata pedangnya.


Agar dapat berlatih sampai teknik puncak.


Perlahan pemuda itu mulai membuka matanya,namun saat itu juga Kartika sudah menindih tubuhnya yang terbaring itu.


Dia pura-pura tertidur kembali sambil menikmati gundukan lembut yang menempel padanya itu.


Namun Kartika yang mengetahui hal itu langsung berbisik.


"Kamu sudah tertidur selama 30 tahun."


Tentu saja pemuda itu langsung kaget dan segera bangun dari tempat itu.


"Mengapa kamu tidak membangunkan ku...?" Tanya Nchex dengan kesal.


"Aku sudah mencobanya beberapa kali,kamu masih saja diam seperti mayat." Jawab Kartika.


Namun yang pemuda itu rasakan dia hanya tertidur selama 3 hari.


Jika dia tertidur selama 30tahun otomatis tubuhnya pasti sudah menua.


Tetapi sekarang dia merasakan tidak ada sedikitpun perubahan pada fisiknya, begitu juga dengan Kartika yang ada didepannya.


Setelah lama pemuda itu berpikir akhirnya dia kembali menemukan akalnya,Bahwa saat ini dia tidak berasa di dalam dunianya.


"Hahaha mungkin saja konsep kehidupan di dalam dunia ini berbeda." Gumam Nchex.


Melihat pemuda itu yang tersenyum senyum sendiri.


Kartika langsung menampar wajahnya dengan mengatakan.


"Apakah kamu sudah gila...?"


Pemuda itu tidak marah kepadanya,wajar saja karakter Kartika memang seperti itu.


Namun dia memamerkan kekuatan yang baru yang sudah berada dilevel 50.


Tentu saja Kartika menjadi sangat terkejut dibuatnya.


"Hahaha sekarang aku lebih hebat dari mu bukan." Ucap Nchex.


"Berapa level mu sekarang...?" Tanya Kartika yang sudah tidak bisa lagi mengetahui levelnya.


Wajar saja itu terjadi karena perbedaan level yang sangat jauh.


Saat ini Kartika masih berada dilevel 35 itu pun juga dibantu selama dia berkultivasi ditempat ini.


"Hemm sekarang aku sudah berada di level 50,aku akan segera membuat cucu yang lucu untuk kaisar itu." Ucap Nchex sambil menggodanya.


"Itu tidak mungkin saat ini aku masih berada di level 35 jadi kamu harus bersabar lebih lama lagi." Jawab Kartika yang agak malu.


"Aku menginginkannya sekarang" pemuda itu langsung memeluknya dari belakang.


Sambil mencium leher wanita itu, tangannya mulai berselancar kedalam gundukan lembut wanita itu.


"Sayang aku ingin menatap wajah mu." Kartika langsung memalingkan tubuhnya.


Dengan sigap dia mencium pemuda itu, sementara tangan dan kakinya memeluk erat pada pemuda itu.


"Kamu jadi semakin nakal sekarang." Ucap Nchex yang menentang wanita itu.

__ADS_1


Matanya terpejam dan nafasnya mulai tidak beraturan.


Hingga esok hari mereka berdua terbangun.


__ADS_2