Soul Caster

Soul Caster
Episode 32


__ADS_3

Purgatory


Inari menjelaskan banyak sekali rahasia yang terungkap dari masa lalu.


Dia akan memberikan jurus api terkuat kepada Nchex.


Namun dibalik ceritanya akan ada musuh yang sangat kuat dan perang besar yang menyangkut semua ras akan terjadi.


Saat ini dia hanyalah sisa serpihan rohnya saja.


Sosok itu berubah menjadi Gumpalan putih seperti asap sebelum dia pergi dia berkata.


"Ku percayakan warisan KYUBI kepada mu."


Pemuda itu memulai kultivasinya.


Gumpalan energi putih itu masuk kedalam,saling beradu kekuatan dengan soul powernya.


Api putih dan hitam saling beradu menentukan manakah yang akan menjadi raja.


Cairan di dalam tungku ikut terisap masuk ke dalam.


Tubuhnya bergetar hebat suhu panas yang sangat Extrim membuat ruangan seakan terbakar.


Api di dalam dirinya terus berputar membuat gambar Yin dan Yang.


Tungku besar itu meleleh tidak kuat menahan bentrokan kedua api tersebut.


Asap putih mengepul menutupi tubuh pemuda itu.


Melihat kejadian ini,Kitsune yang awalnya khawatir menjadi tegang.


Dia bertanya di dalam hatinya apa yang sebenarnya terjadi.


Beberapa saat setelah asap itu menghilang,terlihat sosok pemuda yang sedang duduk berkultivasi.


Tiga hari berlalu pemuda itu masih belum membuka matanya.


Kedua api yang sangat ganas ini tampak sangat sulit di kendalikan.


Mata dewa kematian muncul membantunya menyeimbangkan energi itu.


Tetapi itu masih tidak berguna,kedua energi itu masih sangat kuat.


Sampai pada akhirnya Black Dragon dipaksa untuk membantu,Dia juga ikut menyerap api putih ke dalam dirinya.


Kini dua sosok dan artefak suci melawan api putih dan hitam.


Enam bulan berlalu Kitsune masih setia menunggu pemuda yang masih tidak terlihat membuka matanya.


Akhirnya muncul tanda-tanda bahwa dia akan menerobos kesenjangan kultivasi.


Ruangan itu menjadi semakin panas seperti gunung Merapi yang sedang mengamuk.


Beberapa benda logam di ruangan itu menjadi meleleh,bahkan beberapa warisan juga ikut hangus terbakar.


Soul power di dalam ruangan menjadi riak energi yang berhamburan.


Di alam jiwa Black Dragon yang juga ikut menyerap energi putih itu sudah mencapai batasnya.


Kini tulang-tulang putih terbentuk di sebagian tubuhnya seperti naga yang menggunakan ziarah perang.


"Dengan ini aku menjadi lebih kuat,"Ucap Black Dragon.


Mata dewa kematian kini juga sudah diperkuat karena dia juga ikut menyerap kekuatan api putih itu.


Tampaknya Tehnik baru akan segera didapatkan.


Seluruh ruangan bergetar hebat sepeti akan segera terjadi gempa bumi.


Kitsune yang sudah tidak kuat menahan panas di dalam ruangan dia pergi menjauhi.


Ledakan besar terdengar.


"Boom..Boom."


Ruangan tempat rahasia itu mulai runtuh saat pemuda itu membuka matanya.

__ADS_1


Soul Emperor tahap Menengah.


"Huh ini memang sangat susah menerobosnya,"Ucap Nchex.


Pemuda itu langsung segera pergi keluar,karena ruangan yang dia tempati saat ini akan segera runtuh.


Batu-batu mulai berjatuhan sebagian dindingnya mulai retak.


Ketika pemuda itu sudah berada di luar gerbang,sesosok wanita langsung memeluknya tanpa berkata apapun.


Terdengar suara tangisan dari wanita itu.


"Hey apa yang kamu lakukan,"Ucap Nchex.


Wanita itu melepaskan pelukannya,dibantu Nchex menyapu air matanya.


Kitsune "Ternyata kamu masih hidup."


Nchex "Yah tidak akan mudah untuk membunuh ku."


Segera pikiran licik terlintas di kepalanya.


"Aku bertemu leluhur mu,Dia berpesan kamu harus menjadi pelayan ku."


Kitsune "Apa kau ingin membodohi ku lagi...?"


Nchex memperlihatkan Api berwarna putih di tangan kanannya.


"Apakah dengan ini kamu bisa percaya."


Kitsune"Bagaimana bisa kamu mendapatkan itu."


Dia tampak terkejut seolah tidak percaya.


Apalagi pemuda itu memiliki dua Api legendaris.


Hal ini cukup mengagetkan untuknya bahkan Ribuan tahun yang lalu tidak ada yang berhasil mengendalikan dua api sekaligus.


Kitsune"Aku percaya padamu,tapi kamu harus membantu ku mencari suku KYUBI yang tersisa."


"Ya aku juga sudah berjanji kepada leluhur mu,tetapi aku memiliki beberapa syarat."


"Selama kamu berada di dekat orang lain jangan pernah tunjukan sosok asli mu."


"Itu akan lebih baik untuk menghindari beberapa masalah di masa depan."


Dia mengangguk menyetujui nya.


"Berapa lama aku di dalam ...?"


Kitsune"Kurang lebih selama Enam bulan."


Pemuda itu langsung terdiam semangat menjadi hilang.


Sepertinya dia akan terjebak ditempat ini selamanya.


Mengingat perkataan Lilyan jika dia hanya bisa berapa di tempat ini selama tujuh hari.


Melihat Nchex yang hanya diam saja Kitsune memberanikan dirinya untuk bertanya.


"Apakah ada yang salah tuan ...?"


Nchex "Apa kamu tahu cara keluar dari sini."


"Aku juga masih tidak terlalu yakin."


Sementara mereka masih memikirkan cara untuk keluar dari demensi itu.


Diluar Wilayah Ignis menjadi semakin kacau,Milisi Kecoa mulai memperluas wilayahnya.


Mereka melakukan Invasi kepada semua Klan.


Milisi Kecoa beraliansi dengan Tiger Klan.


Terlihat saat ini beberapa orang dari Klan Pemburu Iblis hanya dapat melarikan diri.


Mereka semua bersembunyi diberbagai tempat.

__ADS_1


Tidak jauh bedanya dengan Klan besar lainnya.


Hanya ada dua Klan yang masih melawan pada saat ini.


Dark Soul dan Mighty Guardian,itu pun mereka juga sudah hampir kewalahan.


Setengah wilayahnya sudah di kuasai oleh Milisi Kecoa.


Sin kembali berubah ketempat Nchex.


Terlihat kedua sosok itu sedang berada di puncak gunung es.


Di dalam Gunung es itu terdapat kawah es yang sangat dingin.


"Apakah kamu yakin dia berapa disini...?"Tanya Nchex.


Kitsune "Ini adalah cara terakhir untuk keluar dari dunia es."


Mereka berdua bergerak masuk ke dalam kawah dingin.


Tetapi tampaknya kawah itu juga dilindungi oleh formasi Array.


Dengan gabungan kekuatan mereka berdua akhirnya array itu berhasil di hancurkan.


Mereka sampai di pinggiran kawah dengan kabut yang tebal.


Dari kejauhan terdengar suara senandung yang indah.


Namun Kitsune berbisik kepadanya.


"Hati-hati ini ada suara siren."


Mengetahui hal itu Nchex segera mengaktifkan mata dewa kematian.


Dia melihat sosok seorang wanita duduk ditengah kabut.


Rambutnya biru tebal, kupingnya agak memanjang.


Setengah tubuhnya seperti ular namun ekornya mirip seperti ikan.


Dia memiliki kulit berwana ungu dan sebuah mahkota di kepalanya.


Wanita itu memainkan sebuah harpa kuno yang dapat mengeluarkan Aura Soul power.


"Sepertinya itu Harta Surgawi."


Kedua sosok itu hanya memperhatikan dari kejauhan.


Nchex menyebarkan domain dewa kematiannya agar mereka tidak terperangkap dalam ilusi.


Merasa gema suaranya sudah tidak dapat menjebak mereka.


Sosok itu masuk ke dalam air,dan dengan cepat muncul di depan mereka.


"Manusia berani sekali kamu masuk ke tempat ku."


Nchex "Maafkan aku,Aku kesini hanya ini bertanya bagaimana caranya keluar dari sini."


"Haha mereka yang sudah datang ke tempat ini akan terjebak selamanya."


"Bagaimana jika kalian menjadi pelayan ku saja,Aku akan memberikan kalian beberapa jabatan di tempat ini."


Nchex "Tapi aku tidak berniat untuk menjadi penguasa ditempat ini."


Siren langsung mengeluarkan Aura Soul Powernya yang sangat besar.


Dia merilis Trisula di tangannya,Dengan sekali hentak trisula itu,Air kawah yang awal nya tenang menjadi ombak.


Nchex juga tidak mau kalah dengan domain dewa kematian dia menciptakan dinding api hitam untuk menahan ombak itu.


Sepertinya dia hanya mengujinya saja.


"Ternyata Bocah ini mempunyai api hitam,pantas saja dia tidak membeku saat masuk."


Kitsune "Bagaimana jika kamu meminjamkan kami Cermin Dimensi."


"Kamu pencuri pertama bagaimana bisa sembuh dari kutukan ku...?"

__ADS_1


Namun Kitsune tidak menjelaskan bagaimana cara dia bisa menghilangkan racun es itu.


__ADS_2