
Membunuh Atau Terbunuh
Di Episode kali ini aku akan menjelaskan Peta Dunia Soul Caster secara rinci.
Mungkin Ke depannya bila sempat aku akan menggambar beberapa tokoh karakter.
Jadi setiap Episode akan ada 1-3 Poster karakter.
Bisa juga map dan skill.
Oke terima kasih buat kalian semua yang sudah membaca cerita ini.
Lanjut ke topik cerita.
Pemuda itu beranjak dari kultivasi.
Terbang dengan cepat di langit.
Matanya menyapu individu di sekitarnya,namun dia tidak peduli.
Sampai dia menemukan banyak sekali orang berkumpul di depan sebuah Aula yang sangat besar.
"Pintu Gerbang kedua akan di buka."
Semua orang saling berdesakan memasuki Gerbang kedua ini.
Tempat itu di penuhi oleh binatang iblis yang tidak kalah jumlahnya.
Beberapa Individu yang lemah akan mati dan di paksa mundur.
Energi Soul power dan Binatang ruh saling beradu.
Fluktuasi dual energi yang kuat membuat suasana semakin panas.
Mencari buruan atau di buru.
Hampir setengah jam waktu berjalan,sudah banyak mayat yang berjatuhan.
Dimensi di hiasi dengan warna merah darah.
Aroma semerbak kematian mulai membius udara.
Yang kuat adalah raja,yang lemah menjadi pecundang.
Itulah hukum dunia SangCaster.
"Sepertinya aku perlu tunggangan seperti mereka."
"Bocah bodoh apa yang kamu rencanakan sekarang ...?"
"Apa kamu memiliki saran Binatang bagus yang bisa jadi kuda ku."
"Bagaimana jika pegasus."
"Itu terlalu heroik,Aku bukanlah seorang pahlawan."
"Kura - kura giok sepertinya cocok untuk mu."
"Itu adalah simbol bangsawan dasar bodoh."
"Bukankah kamu sudah punya aku,Dia sedikit khawatir akan digantikan."
"Jika aku menaiki mu itu terlalu mencolok."
"Apa kau berniat ingin mengantikan ku...?"
"Naga bodoh,Kamu itu teman ku."
Blacky menghela nafas lega mendengar ucapan Nchex.
Walaupun dia terkadang sombong dan arogan.
Tetapi dia jua sangat setia kawan.
"Baiklah mari kita lihat dulu."
Di depan ada Empat buah portal.
Bumi,Langit,Surga,dan Neraka.
Dia duduk melihat orang - orang yang telah masuk memilih beberapa portal.
Tetapi tampaknya pemuda itu masih sangat bingung.
Sebelum akhirnya ada seorang wanita berdiri di depannya.
"Ini sangat kebetulan sepertinya kita bertemu dengan cepat."Ucap Nina.
Nchex dengan acuh tak acuh mendengar ucapan wanita itu.
Sebelum akhirnya dia memukul kepalanya.
"Hey dada datar mengapa kau memukul ku."
"Apakah kamu tuli...?"
"Ya aku tahu kamu begitu merindukan ku bukan...?"
Melihat mereka berdua yang berdebat seseorang melerainya.
"Perkenalkan Nama ku Kyoko,"Aku adalah Ketua Klan dari Pemburu Iblis.
Namun Nchex membalasnya dengan wajah yang agak membosankan.
Dia duduk sambil menjawab.
"Ya kalian boleh memanggil ku Nchex."
__ADS_1
Orang ini sepertinya tidak mempunyai rasa hormat kepada ku.
Akan tetapi dia juga tidak menimbulkan ancaman.
"Tuan biarkan aku memberinya pelajaran."Ucap Nina dengan nada yang agak kesal.
"Sepertinya saudara Nchex suka bercanda.Bolehkah saya Tahu,Sedang apa Saudara disini...?"
Tampaknya Kyoko ini sangat pandai dalam berbicara.
Tetapi terkadang orang yang selalu berhati-hati tidak akan beruntung.
"Aku hanya ingin tahu apa yang ada di balik portal ini."
"Apakah kamu benar-benar tidak tahu...?"Tanya Nina.
"Jika kamu menjelaskannya untuk ku,Masih ada harapan untuk menjadi...?"
Nchex tidak meneruskan ucapannya dia hanya memberi senyuman ke arah Nina.
Sentak hal itu membuatnya sedikit malu.
"Apa maksud mu bodoh."
Dengan rasa kesal Nina tetap menjelaskan.
"Keempat Portal di depan mu,semua berada pada level yang sama.
Tetapi elemen binatang ruh di dalamnya itu berbeda.
Portal bumi
Disana ada binatang ruh yang berkaitan tentang bumi.
begitu juga keempat portal itu."
"Gadis pintar Sepertinya kamu cukup menarik."
Dia langsung berdiri mendekati Nina.
Tetapi Nina langsung siaga dengan Boomerang besar di depan.
Nina mengira Nchex akan menyerangnya.
"Apa yang ingin kau lakukan."
Sebelum akhirnya kelompok Nina langsung memancarkan aura Soul powernya.
Sebelum mereka melakukan beberapa pertukaran.
Tiba-tiba Kelompok Milisi Kecoa juga berada disana.
Di ikuti oleh Klan besar lainya.
Kelompok Pemburu Iblis juga mengalihkan fokusnya.
"Jenderal Orang itu yang kemaren menyerang ku."Ucap Kapten Zex.
Jenderal Baros terdiam sejenak,begitu juga yang lainnya.
Tetapi mereka juga tidak bisa merasakan Aura yang mengancamnya.
"Jika kamu berlutut pada ku,Aku akan mengampuni mu."
"Haha bahkan gadis dada datar disamping ku pun tidak akan mau berlutut pada mu."
Nina langsung mencekik leher Nchex.
Tampaknya dia sangat marah besar.
Sebelum akhirnya Jenderal Baros menghentakkan kakinya dengan getaran Energi yang kuat.
Dengan terkejut Nina langsung melepaskan tangannya.
"Apakah karena Pemburu Iblis di belakang mu,Kamu berani menghina Milisi Kecoa ku.Ucap Jenderal Baros.
Nchex kembali memutar akal liciknya.
"Aku sangat mengakui bahwa Milisi Kecoa mu tidak lebih lemah dari Klan besar lainya."
"Bagus,bagus seperti kamu tahu tentang itu."
"Tetapi bolehkah saya bertanya tuan."
"Apakah itu...?"
"Mengapa Klan kuat seperti kalian,memiliki Kapten yang lemah."
Semua orang yang berada di tempat itu langsung tertawa.
Baru kali ini mereka melihat Jenderal Baros dipermainkan.
Jenderal Baros sangat marah,namun ketika dia ingin melakukan serangan.
dia di hentikan Sarkas.
"Jika kita bertarung disini kita akan kehilangan buruan kita."
Jenderal Baros juga memikirkan akan hal itu.
Jika dia meledakan emosinya disini,dia tidak akan dapat bersaing dengan Klan lainya.
"Nikmati sisa hidup mu haha."
Kelompok Milisi kecoa pergi memasuki portal Neraka.
Begitu juga dengan Kelompok Dead squad dan Chaos Demon.
Klan Tiger memilih portal bumi
Mighty Guardian masuk ke portal surga.
Tinggal tersisa 2 Klan yang belum masuk Dark Soul dan Pemburu Iblis.
__ADS_1
Mereka saling menatap satu sama lain.
Lilyan mendekat ke arah Nchex.
"Apa kamu tidak ingin ikut dengan ku...?"
Kelompok Pemburu Iblis jelas sangat terkejut dengan hal ini.
Bahkan Lilyan yang di kenal kejam pun sangat hormat kepadanya.
Sepertinya orang ini memang benar bukan individu biasa.
"Sepertinya dia akan pergi bersama kami."Sahut Nina.
"Benarkah itu..? Tetapi dia tidak terlihat menyukaimu."
Kedua wanita itu memasang mata yang tajam.
Seperti sebuah pisau yang akan membunuh siapapun di depannya.
mereka berdua langsung berucap.
"Cepat putuskan atau aku akan membunuh mu."
"Baiklah,baiklah karena aku masih belum berpengalaman dalam hal ini."
"Mari kita serahkan kepada tuan muda Kyoko."
"Anak muda licik ini sepertinya ingin melempar masalah padaku.
Baiklah aku akan bermain dengan mu."Gumam Kyoko.
"Tuan muda Nchex binatang apakah yang ingin anda cari...?"
Sebelum Nchex sempat menjawab Lilyan langsung menarik tangannya.
Memaksa nya masuk ke dalam portal Surga.
Nina juga mengikutinya di belakang.
Tetapi Kelompok Kyoko memilih masuk portal Langit.
Sebelum akhirnya Marky membuka mulut.
"Apakah tidak apa membiarkan Nina pergi dengan mereka."
"Ya aku yakin dia akan baik -baik saja.Lagi pula dia tidak lebih lemah dari ku,Akan sangat baik jika Nina bisa membawa nya berada di pihak kita."
Ketiga Sosok itu akhirnya muncul.
Mereka melihat pemandangan yang sangat indah.
Di hiasi dengan taman bunga dan angin yang sejuk.
Tempat ini juga tidak menakutkan seperti di luar.
Dataran yang luas terlihat Gunung es dengan samar.
Namun itu tetap terlihat indah dengan di selimuti awan putih.
"Ini benar-benar surga,"Ucap Nchex.
Dia langsung merebahkan dirinya.
Beban di hatinya benar-benar hilang.
Akhirnya Nina membuka suara.
"Jika kamu berada di sini selama 7 hari,Kamu tidak dapat kembali lagi."
Nchex menjadi tegang mendengar ucapan itu.
Kemudian melirik ke arah kedua wanita itu.
"Binatang seperti apa yang kalian cari."
Kedua wanita itu tampak diam,tanpa berucap kata apa pun.
"Baiklah,Biarkan aku yang memutuskannya."
Lilyan kembali mengingatkannya,melihat karakter Nchex yang sangat ceroboh.
"Di tempat ini banyak sekali Sarang binatang dari zaman kuno,"Jika tidak hati-hati kita akan terbunuh.
"Aku mendengar ada Kristal Es Abadi di dalam gunung itu."Sahut Nina.
"Sepertinya itu menarik ayo kita pergi."
Melihat hari yang sudah semakin gelap.
Dengan banyaknya suara binatang iblis yang terdengar.
Mereka akhirnya memutuskan untuk berkemah sebelum memasuki Gunung es.
"Mengapa kita berhenti disini...?"
"Akan sangat berbahaya jika kita berada di dekat Mighty Guardian.Gadis sihir ini pasti akan menjadi masalah."Jawab Nchex.
"Sepertinya Kau takut dengan mereka...!"
Mereka akhirnya merasakan tekanan energi yang kuat pada malam hari.
"Apakah sekarang kalian mengerti,"Ucap Nchex sambil tertawa.
"Baiklah sekarang jelaskan pada ku binatang apa saja yang ada di tempat ini."
Nina kembali menjelaskan.
"Di Gunung es ini terdapat beberapa Artefak suci.
Salah satunya Kristal Es Abadi yang ku sebutkan tadi.
Juga terdapat banyak sekali Jurus rahasia dan Senjata legendaris.
__ADS_1
Di dalam Gunung es itu juga terdapat banyak binatang iblis kuat yang misterius.
Tetapi kabarnya Naga Es lah yang di incar oleh Mighty Guardian."