Soul Caster

Soul Caster
Episode 23


__ADS_3

Mighty Forest


Banyak sekali para SangCaster yang berdatangan dari berbagai wilayah.


Angin bergemuruh seolah bernyanyi dengan riang.


Banyak orang menunggu pintu gerbang Mighty Forest akan segera di buka.


Di depan balai desa Nchex berkata.


"Baiklah sekarang saatnya aku pergi juga."


Di tengah tatapan penduduk desa.


Terlihat sedikit kesedihan di wajah mereka.


"Apakah Kakak akan kembali," ucap Gabon.


Dia memeluk Nchex seraya akan melepaskannya.


"Tuan terima kasih atas bantuan anda selama ini".


"Ya kita akan bertemu lagi,"Suatu hari nanti."


Sosok pemuda itu menghilang dalam sekejap.


Xuyu bergumam dalam hatinya.


"Suatu saat nanti aku akan mengejar mu."


Pemuda itu mulai memasuki hutan,semakin jauh iya terbang ke dalam.


Terlihat banyak SangCaster yang berdatangan seperti semut keluar dari sarangnya.


Dia berhenti di atas pohon besar.


"Hemm Sepertinya ini akan sangat menarik."


Samar - samar dia mendengar percakapan beberapa orang.


"Pintu gerbang itu hanya dapat di buka oleh ketua 7 klan."


Sin berubah ke depan pintu gerbang.


Terlihat 3 orang besar berbaju merah sudah berdiri disana.


Di ikuti Seorang pemuda berbaju putih,membawa samurai panjang di tangannya.


"Pemburu Iblis sepertinya kalian sudah datang."


"Siapa yang akan membiarkan warisan seperti ini,"ucap Kyoko.


"Apakah klan lemah seperti kalian dapat bersaing."


"Haha ku dengar Milisi Kecoa kalian di pukul mundur oleh seorang bocah."


"Sialan,"Aku Jenderal Baros akan menghabisi bocah itu.


Terdengar suara Auman harimau yang mendekat.


Seorang pria paruh baya duduk di atas harimau putih.


Di ikuti oleh banyak orang di belakang.


Dia adalah Lion dari Klan Tiger of Wolf.


Di susul oleh 2 orang lainnya.


Yang satu menggunakan topi hitam bundar.


Dia menaiki kuda zombie yang menyeramkan.


Tubuhnya di hiasi dengan tulang tengkorak.


Ia adalah Black Head,dari Klan Death Squad.


Satu nya lagi memiliki tubuh agak tinggi,dengan tangan yang panjang sampai ke kaki.


Dia memiliki kedua sayap di belakangnya.


Namanya Draco dari Klan Chaos Demon.


"Sudah lama kita tidak berkumpul seperti ini."


"Saudara Draco apa kabar," ucap Black Head.


Draco "Apakah gadis sihir itu belum datang."


Portal hitam tiba - tiba terbuka, memunculkan sosok seorang wanita.


Auranya nampak memikat semua orang,tetapi ada niat membunuh di dalamnya.


Dia tersenyum tipis menatap semua ketua Klan.


"Itu adalah Lilyan dari Klan Dark Soul."


Nchex menyipitkan matanya melihat seorang gadis cantik yang tampak mematikan itu.


"Dia seperti Mawar hitam berduri."Ucap Blacky.


"Itu kah orang yang harus kita cari?"


"Sepertinya bukan,menurut perkiraan ku orang yang kita cari adalah gurunya."


Muncul pedang besar turun dari langit.


membentuk Sosok seorang pria memakai ziarah emas.


Tingkat Kultivasinya lebih kuat dari semua ketua Klan.


Sans dari Klan Mighty Guardian.


"Jika semua orang sudah berkumpul tunggu apa lagi ...?"Ucap Jenderal Baros yang sudah tidak sabar.


"Sepertinya kau memang orang yang serakah."Sahut Kyoko.


Draco juga ikut berbicara.


"Sepertinya ada banyak kemungkinan tahun ini."


Matanya menyapu ke semua orang.

__ADS_1


Banyak para SangCaster yang sudah tidak sabar untuk memasukinya.


Meskipun di dalam sangat berbahaya namun itu sebanding dengan harta yang ada di dalamnya.


Sans langsung mengajak mereka membuka pintu.


"Jika kalian semua sudah siap mari kita mulai"


Ketujuh ketua Klan itu mengeluarkan kuncinya.


Memutarnya secara bersamaan.


Aura kuno keluar dari balik gerbang,seakan memiliki daya hisap yang kuat.


Beberapa Individu bergegas untuk masuk.


Langit menjadi lautan manusia yang tidak terhitung jumlahnya.


Kilauan berbagai macam aura menghiasi Cakrawala.


Pemuda kurus itu terbang mengikuti mereka.


Di dalam sebuah dimensi yang luas.


Semua orang berpencar mencari harta Karun nya masing-masing.


Tetapi pemuda itu hanya tetap santai tanpa menambah kecepatan.


"Apakah kamu tidak tertarik untuk mencari sesuatu ...?"Tanya Blacky.


"Aku hanya perlu mencari wanita itu."


Matanya menyapu sekitar,aura kuno mulai terasa menekan.


Terlihat ada bangunan besar di depannya.


"Ini adalah makam dewa kematian"


"Ayo kita pergi melihatnya."Nchex mengajak Blacky.


Di dalam Mighty Forest terdapat banyak sekali makam dan peninggalan zaman kuno.


Bukan hanya dewa kematian saja,ada juga binatang iblis Mystical.


Di depan terlihat 3 Klan besar saling memperebutkan sesuatu.


Beberapa individu yang lebih lemah menjauhi kelompok itu.


Nchex melihatnya dari kejauhan dengan Langkah Ilusinya.


"Itu adalah Tulang Kaisar Abadi"


Samar - samar dia bisa merasakan Aura kuat yang tersimpan di dalam tulang itu.


Pantas saja itu menjadi rebutan oleh para ketua Klan.


Setelah melihat tulang itu Black Head bergumam.


"Setelah aku menyempurnakan tulang ini,Aku akan membuat pasukan mayat hidup yang kuat."


Tetapi tiba-tiba sebuah cambuk langsung merampas dari tangannya.


Melihat hartanya dirampas,Black Head langsung memberikan serangan secara langsung.


tetapi dapat dengan mudah di kembalikan oleh Lilyan.


"Seorang Succubus telah berani menyinggung Tuan ini."Ucap Black Head.


"Apa kau berpikir Dark Soul ku takut dengan kalian."


Mereka berdua kembali melakukan jual beli serangan.


Tombak Tulang Naga dan Cambuk Neraka beradu.


Keduanya terlihat seimbang,sebelum Lilyan Menggunakan Magic Powernya.


Lilyan ini berada pada tingkat Soul King bintang 3 di tambah Magic Power tingkat Sharper.


Itu setara dengan 2 orang Soul King bintang 3.


Lilyan merilis serangannya.


"Tangisan Dewi Kematian"


Terlihat bayangan Setengah Bagian Tubuh Wanita di belakangnya.


Bayangan itu mengeluarkan gema suara yang tampak aneh,menyebabkan orang - orang di dekatnya menjadi terhipnotis.


Untungnya Draco bisa menyadarkan Black Head dari hipnotis itu.


"Trik murahan seperti itu tidak akan berlaku untuk ku."Ucap Drako


"Jika kalian berdua ingin mati bersama aku dengan senang hati mengabulkannya."


Rupanya gadis ini juga cukup percaya diri meskipun melawan 2 orang Soul King bintang 3 di hadapannya.


Draco merilis Sabit Merah Darah di tangannya.


"Serangan Kelelawar Darah"


Muncul ribuan kelelawar dari Soul Powernya.


Kelelawar itu langsung menyerang secara bersamaan.


Tetapi Lilyan juga tidak akan tinggal diam,dia dengan lincah dapat menghindari dan menghancurkan kelelawar itu.


Dia menunjukkan kemampuan nya sebagai seorang ketua Klan muda.


Dibantu oleh Black Head.


"Tulang Penusuk Jiwa"


Tulang - tulang yang setajam tombak muncul dari bawah tanah.


Area sekitar berubah menjadi lautan tulang yang runcing.


Beberapa individu langsung terbang untuk menghindari serangan itu.


Bentrokan kembali di udara.


Dengan bergabung Draco itu menyebabkan Lilyan sedikit kewalahan menghadapinya.

__ADS_1


Meskipun Lilyan jauh lebih unggul dari segi kekuatan,tetapi 2 orang itu punya pengalaman yang lebih jauh dalam pertempuran.


Lilyan masih tetap tidak mau menyerah,pada akhirnya dia harus di pukul mundur beberapa langkah.


Tulang itu langsung terlepas dari tangan Lilyan.


Melihat tulang di udara tanpa ada seorang pemilik.


muncul sesosok Pria berumur 40 tahun,dia langsung menyambarnya dengan cepat.


Yunfie dari sekte Awan kabut.


"Rupanya para anjing sedang berebut tulang ini,"ucapnya sambil tertawa.


" Bajingan tua kembalikan barang milik ku."


"Akulah yang pertama kali menemukan barang itu,Jadi akulah yang berhak memilikinya.Sahut Black Head.


"Haha gadis muda,Aku akan memberikan tulang ini jika kamu menjadi pelayan ku."Ucap Yunfie.


"Katakan itu di neraka ...!"


Lilyan bergerak maju menyerang Yunfie dengan satu kakinya.


Yunfie menghindar,melakukan serangan dengan pukulan tangannya.


Lilyan berbalik menyerang dengan kaki kirinya.


Akan tetapi kaki nya berhasil di tangkap oleh Yunfie.


Melemparkannya ke arah lautan tulang yang di ciptakan Black Head tadi.


Untung saja Lilyan dengan sigap mengantungkan Cambuk nya.


Dou Draco hanya menontonnya saja.


Mereka sadar jika menghabiskan Soul Power terlalu banyak di tempat ini.


Dia tidak bisa mencari harta surgawi yang lain.


Lilyan kembali menyerang Yunfie.


"Tarian Dewi Kematian"


Tubuhnya menghilang melakukan serangan cepat seperti pisau terbang.


Tetapi Yunfie juga tidak akan tinggal diam.


"70 Langkah Buddha"


Dengan jurus ini tubuhnya juga menghilang.


Pertarungan sengit terjadi di udara.


Bentrokan yang sangat cepat beberapa individu tidak dapat melihatnya.


Setelah beberapa saat,Yunfie dapat memukul mundur beberapa langkah.


Lilyan memuntahkan Seteguk darah segar dari mulutnya.


"Apakah tidak ada yang ingin merebutnya lagi."Ucap Yunfie matanya memandang kearah Dou Draco.


Draco bergumam dalam hatinya.


"Orang ini sepertinya telah mencapai tahap Soul Emperor."


Mereka berdua berpikir meskipun dapat menghadapi orang ini,hanya akan menimbulkan cedera dari kedua belah pihak.


"Haha jika saudara ingin memilikinya ambillah,Tetapi tolong bunuh wanita itu.Ucap Draco.


"Haha jika wanita ini ingin menjadi selir ku,Aku tidak akan membunuhnya."


Merasa dirinya diremehkan Lilyan langsung mengeluarkan serangan yang lebih kuat.


"Teratai Hitam Neraka"


Muncul setangkai bunga teratai hitam dari bawah tanah.


Ketika teratai itu mekar serbuk-serbuk nya membuat semua benda dan mahluk hidup menjadi menua dengan cepat.


Rupanya teratai itu menyerap energi kehidupan.


Padang tulang yang di ciptakan Black Head tadi kini menghilang tanpa jejak.


"Gadis muda yang keras kepala"Ucap Yunfie sambil mengeluarkan jurusnya.


"Tapak Buddha 5 jari"


Telapak tangan besar berwarna emas terbentuk dari Soul Powernya.


Lebih besar dari teratai hitam,Perbedaan kekuatan sangat jelas terlihat.


Telapak tangan itu langsung menyapu bersih lintasan di depannya.


Teratai itu pun dapat di hancurkan dengan mudah.


Terus mendorong ke arah Lilyan,hingga dia terpental sangat jauh.


Kali ini Lilyan cukup terluka parah,dengan sedikit kekuatannya dia mencoba untuk tetap berdiri.


"Aku sudah memberi mu kesempatan tetapi kamu memilih untuk mati."


Sebelum serangan itu di lancarkan Blacky berucap.


"Bocah jika kamu membiarkan Gadis ini mati,Kamu tidak dapat bertemu dengan orang itu."


Melihat Lilyan yang sudah terluka parah.


Yunfie sekali lagi mengunakan Tapak Buddha 5 jarinya.


Sebelum Telapak tangan raksasa itu sampai kepada Lilyan.


dia bertabrakan dengan Sebuah pedang besar.


Percikan benturan Soul Power merembes keluar,Ruang menjadi terdistorsi sebentar.


Tempat itu menjadi di penuhi asap.


Setelah asap itu menghilang,Sosok Lilyan sudah tidak berada di tempat itu lagi.


Rupanya Nchex dengan cepat membawanya kabur dari tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2