
PANCA SONA
Sebuah ruang neraka Ying dan Yang.
Tempat itu terbagi setengah es dan api,dengan tekanan soul power yang sama kuatnya.
Langit berwarna hitam seperti badai, sedangkan lantainya terlihat seperti batu giok berwana putih.
Nyala yang terang kelap-kelip seperti kunang-kunang.
Terlihat seorang pria besar duduk di atas kursi yang megah.
Tubuhnya tampak gagah dengan otot-otot yang seperti baja magma.
Memiliki kumis yang tebal dan rambut panjang yang di ikat,khas suku barbar.
Namanya adalah Balrog dengan sebuah kapak "Hegel of Destroyer" Sebuah senjata surgawi.
Dia langsung menyerang dengan tiba-tiba,tanpa mengucapkan kata sedikitpun.
Pemuda itu dengan sigap juga langsung membalas serangan itu.
Kedua langsung memancarkan aura pembunuhnya masing-masing.
Nchex langsung menyerangnya dengan teknik "Knight Symbol" namun serangan itu dapat dipatahkan dengan mudah.
Balrog juga mengeluarkan tekniknya berniat membalas serangan dari pemuda itu.
"Bone Xrushing"
Tebasan kapak berbentuk huruf X setengah es dan setengah api,dilancarkan kepadanya.
"Final Crush" segera dirilis untuk menghadapinya.
Cahaya bintang hitam dan huruf X saling bertabrakan, menjadikan keduanya lenyap seketika.
"Hemm Bukankah pedang ditangan mu itu milik pak tua gerbang ke 7,Apakah kamu berhasil mengalahkan orang tua itu...?" Ucap Balrog sambil beradu pukulan.
Keduanya masih saja beradu serangan,jurus demi jurus dikeluarkan.
Tidak ada yang mau mengalah dari keduanya.
Balrog kembali merilis jurus andalannya.
"Hukum Kaisar Militer."
Kapaknya mulai memancarkan aura merah yang menakutkan.
Soul Power dari kapal itu membuat sebuah mata berukuran besar,dengan kedipan matanya.
Soul Power yang kuat ditembakkan.
Nchex yang berusaha menahan serangannya,membuat perang Sharpen Bladenya patah.
Melihat pemuda itu yang pertahanannya sudah pecah,Balrog sekali lagi melanjutkan serangan matanya.
Namun kali ini Nchex berhasil menahan serangan itu dengan pedang dewa kematian yang sudah menjadi sangat berat.
Dia menggunakan ini sebagai perisai untuk melindungi dirinya.
Akibat dari serangan itu,tempat pemuda itu berdiri selemuti oleh debu yang tebal hasil ledakan.
Balrog mengira bahwa pemuda itu sudah dia kalahkan,Namun yang membuatnya terkejut serangan yang dia berikan hanya diserap oleh pedang itu.
Hal itu membuat Balrog semakin penasaran dengan kemampuan dari pemuda ini.
Kali ini dia mengeluarkan serangan yang lebih kuat.
"Scorates "
Muncul dua bola besar ditangan Balrog,dimana itu adalah perwujudan dari Soul Power api dan es.
Dia menggabungkan kedua bola itu menciptakan bola energi yang lebih besar.
__ADS_1
Dia menciptakan sebuah bola es dengan lahar api didalamnya.
Aura serangan ini memberikan tekanan yang begitu kuat, mengganggu kestabilan Ying dan Yang.
"Jika kamu dapat menahan serangan ini,maka ujian ini dianggap selesai."
Merasa serangan sekuat ini tidak dapat diserap oleh pedangnya.
Pemuda itu juga mengeluarkan seluruh Energi Soul Powernya.
Hingga akhirnya dia membuat pola serangan yang lebih besar dari bola itu.
"Dark Hold"
Lubang Angin berwana hitam mengisap apapun yang berada didepannya.
Kekuatan energi dari Bola itu langsung diserap secara paksa untuk masuk kedalam lubang hitam.
Api dan Es disekitarnya juga ikut terserap oleh gaya hisap yang dihasilkan dari lubang hitam.
"Ini adalah teknik Dewa Kematian."Ucap Balrog yang kehilangan kepercayaan dirinya.
Setelah semua serangannya menghilang dan setengah energi dari tempat itu hampir mengering.
Balrog mengakui kekalahannya,meminta Nchex untuk menghentikan formasi Dark Hold.
Namun tiba-tiba Balrog langsung menyerangnya dengan memberikan segel dari telapak tangannya.
Segel itu dengan paksa langsung memasuki kedalam tubuh Nchex.
Kulitnya berubah menjadi merah seperti bara api.Dia berteriak-teriak kepanasan,tetapi segel itu masih tetap masuk sampai ketitik merediannya.
Untung saja dengan bantuan 5 api abadi dia dapat mempertahankan dirinya secara sementara.
Sampai akhirnya semua titik merediannya menjadi hancur,disusun ulang menjadi merah menyala.
Seketika itu kekuatannya bertambah pesat hingga dapat menembus God level tingkat 8.
"Nikmatilah itu Kutukan keabadian dan 9 Meridian Neraka." Ucap Balrog.
Tanpa dia sadari kekuatan fisiknya bertambah kuat.
Tubuhnya dapat menahan suhu panas dan dingin tanpa harus menggunakan soul power lagi.
Penyerapan Energinya juga bertambah dengan sangat cepat.
"Sepertinya ini membantu ku menerobos dengan cepat." Ucap Nchex dalam hati.
Melihat Nchex yang hanya diam saja Balrog menjelaskan kepadanya.
"Kutukan Keabadian juga dikenal dengan PANCA SONA,kegunaannya dapat memperbaiki Meridian yang hancur.
Meskipun orang itu mati,selama jasatnya masih utuh.
Dia dapat hidup kembali meskipun perlu waktu yang cukup lama untuk melakukan pemulihan.
Namun kelemahannya Panca Sona tidak dapat bertahan dengan serangan Segel dan Magic Power.
Selain itu juga untuk melakukan teknik ini memerlukan pengorbanan nyawa.
Karena itulah teknik ini dianggap terkutuk."
Setelah semua selesai pemuda itu langsung melanjutkan masuk kedalam gerbang terakhir.
Di dalam gerbang ke 9,hanya terdapat Arena perang berbentuk lingkaran.
Dengan api hitam disekelilingnya,siapapun yang kalah akan dilemparkan kedalam api hitam itu.
Asmodeus adalah penjaga gerbang terakhir ini.
Sosok itu mengunakan jubah berwarna merah dengan 2 tanduk kerbau dikepalanya.
Kedua tangannya memiliki cakar seperti serigala,Dia memegang Tombak berwarna hitam ditangannya.
__ADS_1
"Bagiamana mungkin,orang tua itu mengirimkan bocah seperti mu pada ku...?" Ucap Asmodeus.
Nchex menjadi terdiam mendengar ucapannya.yang dia tahu token itu diperoleh dari Mordox.
Rupanya gurunya itu sangat baik padanya,Ujian yang harusnya dapat meningkatkan Kultivasinya dengan cepat.
Namun dia berikan kepada Nchex yang tidak pernah dia latih secara langsung.
"Apakah Kerajaan Kegelapan tidak mempunyai orang berbakat lagi...?" Asmodeus bertanya sekali lagi.
"Aku akan melakukan yang terbaik untuk Kerajaan Kegelapan,Ujian apakah yang akan kamu berikan kepada ku ..?"
"Bertarung dengan ku sampai mati...!"
Keduanya langsung bertarung dengan hebat.
Seluruh kekuatan langsung dikeluarkan,Namun Asmodeus terlihat mendominasi dalam beberapa kali pertukaran.
Dengan terpaksa Nchex mengeluarkan "Amarah Jiwa Iblis" untuk dapat menghadapinya.
Teknik ini begitu kuat dia harus cepat mengalahkan Asmodeus.Jika tidak dialah yang akan terbakar oleh tekniknya sendiri.
Dunia neraka berguncang hebat sampai gerbang pertama.
Asmodeus mengeluarkan roh binatang Iblis.
"Black Hyper Phyton."
Ular Phyton raksasa berkepala tiga keluar darinya.Akan tetapi Nchex juga mengeluarkan Dragon Diaster.
Dua bentrokan Binatang iblis di ranah Imperial.
Menyebabkan ruangan seperti gempa bumi yang hebat.
Semua pintu gerbang menjadi retak,selama bentrokan terus terjadi guncangan semakin dahsyat.
Array Segel yang membentuk Dunia Neraka juga sudah mulai mencapai batasnya.
Api mulai menyebar menjadi tak terkendali,batas gerbang pertama sampai sembilan sudah hancur.
Semua berkumpul menjadi ruang dimensi yang kacau balau.
Dengan merilis "Gerbang Dewa Kematian" Nchex berhasil mengakhiri pertukaran itu.
Akan tetapi masalahnya terus berlanjut, Hancurnya tempat itu membuat portal keluar tidak dapat dibuka lagi.
Menggunakan seluruh kekuatannya Nchex mengeluarkan Teknik "Dark Hold" namun kali ini lebih besar dari sebelumnya.
Dia menyerap semua energi yang ada di dalam dunia neraka.
Pedang Dewa kematian juga dia keluarkan agar lebih banyak dapat menyerap api yang semakin besar.
Jiwa spiritual dari penjaga gerbang juga ikut terserap kedalam merediannya.
Semuanya mewakili dari meridian pertama sampai yang terakhir.
Tetapi sebelum Asmodeus ikut terserap dia mengambil senjata tombaknya.
Semakin lama hal ini terjadi,tubuh pemuda itu mulai mencapai batasnya.
Dia memanfaatkan hal ini untuk mulai menerobos.
Bahkan saat ini pemuda itu sudah berada di ranah God level 10.
Pada saat itu juga dia mendapatkan sebuah Dekrit yang bertuliskan "King of Hell."
Akan tetapi dia masih kebingungan mencari cara untuk keluar dari Dunia Neraka.
Saat itu juga token Heroes War tiba-tiba menyala.
Tandanya Kompetisi besar seluruh benua Qi akan segera dimulai.
Token itu langsung membuka sebuah portal dan menariknya masuk kedalamnya.
__ADS_1