
Terjebak
"Kurang ajar kemana perginya wanita itu."
Yunfie dengan sangat marah,melihat gadis itu sudah lenyap.
Dia samar-samar dapat merasakan energi Lilyan sudah menjauh darinya.
"Aku akan membuat perhitungan dengan mu,"Tunggu saja.
Disisi lain Nchex yang terbang membawa Lilyan dia mencari tempat yang aman untuk bersembunyi.
Dia masuk kesebuah ruangan besar,disana tidak ada orang lain.
"Sepertinya di sini aman."
Lilyan yang sedikit mulai sadar,dia menjadi serius.
"Siapa kamu ...?"
Nchex yang terkejut langsung menjaga jarak.
Dia merasakan aura membunuh dari Lilyan.
Lilyan kembali bertanya.
"Mengapa Kau menolong ku."
"Tenanglah Nona aku bukan pria seperti Pak tua itu."
"Lalu mengapa kau ikut campur dengan urusan ku...?"
"Aku hanya ingin bertanya sesuatu kepada mu."
Namun sebelum Nchex bertanya,gadis itu sudah melancarkan serangan kepadanya.
Nchex langsung masuk ke dalam ruangan meninggalkan gadis itu.
Tetapi dia malah tersesat ke dalam Makam Labirin.
Selama setengah jam dia tidak menemukan jalan kembali.
"Sial tempat apa ini."
"Bocah bodoh sepertinya kamu tersesat."Ucap Blacky.
"Ini akibat Gadis sihir itu.
Naga bodoh pikirkan cara untuk keluar dari sini."
Blacky mencoba ingin menghancurkan dinding labirin dengan semburan apinya.
tetapi malah dia yang terlempar.
"Tempat ini memiliki segel pelindung yang kuat."
Mereka berdua berpikir,jika tempat ini dilindungi.
Berarti menyimpan sesuatu yang sangat berharga.
Nchex memfokuskan Soul Powernya pada dinding labirin.
Dia bisa merasakan Energi terkuat berada di pusat labirin ini.
"Mungkin itu adalah pintu keluar,"Ayo pergi.
Dia dengan hati-hati berjalan menuju ke arah pusat.
Tetapi tidak ada jebakan yang menghalangi mereka.
"Ini sangat aneh."
Akhirnya mereka sampai di pusat labirin itu.
Terdapat 4 patung besar dengan 6 tangan.
Wajah patung itu terlihat sangat mengerikan.
Di tengah patung itu ada bola batu seukuran kepalan tangan.
"Sepertinya aku menemukan kunci untuk keluar dari sini."
Nchex langsung menarik bola batu itu.
Namun dia tidak sadar bola batu itu terikat dengan benang yang tidak telihat.
Keempat patung yang awal nya diam,kini menjadi bergerak.
Matanya menyala merah darah.
Patung-patung itu menyerang Nchex,untung saja dia dapat menghindarinya.
Nchex mengeluarkan pedangnya memberikan tebasan angin.
Patung itu menangkisnya dengan satu tangan.
"Bocah bodoh ini adalah Patung Dewa Ashura."
Nchex terus menghindari serangan dari patung-patung itu.Kini dia semakin terdesak.
"Knight Symbol"
Jurus andalannya pedang tornado langsung di arahkan ke salah satu patung.
Namun itu tidak menyebabkan kerusakan besar pada patung itu.
Nchex sangat terkejut melihatnya,Serangan Mutlak Knight Symbol tidak terlalu berpengaruh terhadapnya.
Keempat patung itu langsung mengeluarkan Serangan energi Bola api besar berwarna darah.
Nchex yang tidak punya Skill defensif kini menjadi tertekan.
Sementara jalan untuk dia kabur,sudah di blokir oleh keempat patung.
Untung saja Lilyan datang ke tempat itu.
Dengan Cambuknya dia memutar arah serangan salah satu patung.
__ADS_1
Serangan keempat patung itu saling bertabrakan satu sama lain.
Menimbulkan goncangan hebat,hal ini memberikan Nchex waktu untuk menghindar.
"Sekarang kita impas"Ucap Lilyan.
Melihat serangan Lilyan yang berhasil memutuskan salah satu lengan patung.
Nchex akhirnya sadar bahwa patung ini dapat di kalahkan dengan Magic power.
Dia mengalirkan Api hitam ke dalam pedangnya.
"Final Crush"
Tiga bintang berwarna hitam langsung menyerang.
Rupanya patung itu tidak dapat menahan serangan dalam.
Serangan itu membuat patung tersebut kehilangan 4 tangannya.
Kini hanya tersisa satu.
"Apakah itu benar-benar api hitam."
Lilyan sadar pemuda ini tampaknya tidak lebih lemah darinya.
"Tidak ada waktu memikirkan hal itu."
Keempat patung itu kembali menyerang mereka.
Mereka dengan sigap menghindarinya.
Kali ini Blacky menyadari sesuatu.
"Arahkan Serangan patung itu ke arah dinding"
Nchex menggunakan tebasan angin untung memancing patung itu.
Dia di kejar oleh 2 patung Ashura,sisanya bertarung melawan Lilyan.
Patung itu menyerang dengan pukulan tangannya secara membabi buta.
Nchex terus membawanya berlari mencari ruangan sempit.
Sampai pada akhirnya patung itu mengeluarkan Bola darah yang besar.
Bola darah itu di tembak tepat ke arah Nchex.
Dengan bantuan Langkah Ilusi Nchex berhasil menipunya.
"Haha patung ini memang kuat,"Tetapi dia tidak punya otak.
Ketika bola darah itu menghancurkan Clone yang di ciptakan oleh nchex.
Serangan itu langsung menabrak dinding labirin.
Secara otomatis serangannya di kembalikan ke arah patung.
Patung itu menjadi hancur tak bersisa.
"Sekarang giliran mu"
Tetapi patung ini seolah mengerti bahwa Nchex hanya menipunya saja.Blacky kembali menyuruh Nchex.
"Gunakan jurus pengekangan."
Nchex langsung menggunakan 3 jurus Sembilan Gerbang Istana Suci.
Jurus itu ternyata sangat efektif menghadapi lawan seperti ini.
"Ternyata aku memang Jenius"
"Bocah sialan kita hampir saja terbunuh."
Mereka segera kembali ke pusat labirin.
Disana Dua patung Asuhura juga telah di kalahkan oleh Lilyan.
Namun tampaknya dia terlihat menghabiskan banyak energi Soulnya.
"Haha sepertinya kamu masih hidup."
Melihat Nchex yang kembali dengan selamat,mata Lilyan menjadi serius.
Bagaimana mungkin dia bisa tidak kelelahan.
Sedangkan dirinya saja sudah menggunakan lebih dari 30 persen energinya.
L "Cepat katakan apa yang kau inginkan dari ku...?"Ucap Lilyan dengan agak kesal.
" Aku tidak yakin kamu bisa menjawabnya."
"Jangan banyak basa basi atau aku akan membunuh mu."
"Baiklah nama ku adalah Nchex,Aku ingin tahu siapa Dark Soul itu ...?"
"Apakah kamu tidak mengetahui bahwa Dark Soul adalah nama Klan ku.
" Haha nona sepertinya anda suka bercanda."
Disini nchex mulai melakukan rencana liciknya.
Tetapi Lilyan Langsung menyerangnya,tetapi tidak satu pun dari serangannya dapat melukai tubuh Nchex.
"Sepertinya kamu cukup berbakat dalam hal kecepatan.Bagaimana dengan ini ...!"
Sebelum Lilyan melakukan serangan lanjutan, Nchex langsung menahannya.
"Jika kamu memberitahu ku,Aku akan membantu mu mengalahkan 6 Klan lainnya.
Itu menarik bukan."
"Kamu mengajak ku bernegosiasi seolah-olah kamu punya kemampuan."
"Baiklah,Jika kamu tidak mau aku akan segera pergi."
"Kau kira bisa lari dari ku dengan mudah."
__ADS_1
Lilyan mengunakan Tarian Dewi Kematian.
Dia ingin melakukan serangan cepat terhadap Nchex.
Tetapi jurus itu tidak dapat mengimbangi Langkah Ilusi milik Nchex.
Nchex mengirim wanita itu kembali ke bawah.
"Apa kau tahu aku akan menjadi SangCaster kecepatan di dunia ini."
Kali ini raut wajahnya menjadi dingin,tidak terlihat emosi sedikitpun.
Matanya memancarkan niat membunuh.
Kali ini Aura Dewa kematian keluar dari tubuhnya.
Api hitam mulai merembes keluar.
Sosok itu langsung terbang mendekati Lilyan tepat di depan wajahnya.
Pada Saat ini Lilyan tampak menjadi gemetar.
Ada sedikit ketakutan dalam hatinya.
Pria muda yang awalnya dia anggap remeh, ternyata adalah seorang monster.
"Apa yang ingin kau lakukan."
"Sebelumnya aku ingin pergi,Tetapi Sekarang aku ingin membunuh mu."
Api hitam itu mulai memutari tempat Lilyan berdiri.
Api itu terus membakar Energi Soul Power milik Lilyan.
Wajah cantiknya menjadi gelap pucat.
Melihat Nchex yang semakin dekat,dengan hasrat yang ingin membunuh.
"Baiklah,Aku akan memberikan Informasi kepada mu."
"Haha sepertinya Tetua muda sangat bijaksana."
Api hitam menjadi lenyap,aura kematian menghilang secara perlahan.
Expresi menyeramkan itu kini berubah menjadi wajah pemuda konyol.
"Kamu boleh memanggil ku Lilyan.Sebelum aku menjelaskan kamu harus ingat pada janji mu."
"Jika kau memberitahu ku kemungkinan aku akan menghancurkan salah satu Klan itu.Kebetulan aku juga memiliki beberapa masalah dengan mereka."
Lilyan mulai menjelaskan.
"Dahulu ada seorang lelaki kejam,dia salah satu praktisi top Wilayah Ignis ini.
Karena dia menggunakan beberapa jurus terlarang.
Dia dibuang oleh sekte,dan menjadi buronan 9 sekte besar.
Setelah itu dia datang ke tempat ini dan mendirikan Dark Soul."
"Apakah aku bisa bertemu dengannya...?"
"Jika kamu bergabung dengan Klan ku,Aku bisa membantu mu."
"Apa keuntungan yang aku dapatkan..?"
"Dengan kemampuan mu saat ini,Kamu bisa mendapatkan jabatan yang tinggi."
"Bagaimana jika jabatan di tambah dengan diri mu."
"Jika kamu ingin mati,Sepertinya itu lebih mudah."
"Begini saja aku akan memikirkannya setelah sampai di Dark Soul."
"Itu terserah pada mu,Aku masih punya banyak urusan."
Lilyan langsung pergi meninggalkan nchex.
Ketika Nchex juga ingin pergi meninggalkan tempat itu.
Tiba - tiba bola batu yang dia pegang tadi menariknya masuk ke dalam dimensi yang berbeda.
Bola itu memancar energi hitam seperti tali.
Terus melilit tubuhnya dengan kuat, memaksanya masuk ke dalam dimensi.
"Apalagi ini."
Pemuda muncul di sebuah Dimensi yang berbeda.
Saat ini dia berada di atas Sungai darah.
Dia merasakan energi yang kuat dari murni dari dalam sungai itu.
Samar-samar dia bisa merasakan Energi yang sangat kuat tersimpan di dalam sungai itu.
Energi ini memang Sangat murni, tetapi juga menyimpan Ecensi yang mematikan di dalamnya.
"Jika kamu masuk ke dalam,Kemungkinan itu hanya akan menyisakan tulang mu."Ucap Blacky
"Huh hampir saja,Naga sialan."
"Gunakan api hitam untuk melindungi tubuh mu."
Nchex mengedarkan api hitamnya keseluruhan bagian tubuh.
Dia masuk ke dalam sungai sedalam 5 meter.
Karena kuatnya api hitam itu,ecensi dari Sungai darah menjadi tak berlaku.
Dia terus masuk ke dalam sampai Api hitamnya mulai menipis.
Dia melihat bola batu yang menariknya tadi telah terikat oleh rantai hitam.
Nchex ingin mengambil bola batu itu,tetapi rantai hitam langsung menyerangnya.
Dia mencoba menghindar dengan Langkah Ilusi.
__ADS_1
Karena di dalam air Langkah Ilusi menjadi tidak efektif, akhirnya dia juga terjerat oleh rantai.