
Kembalinya Pedang Hell of Darkness
Setelah mendapatkan bahan obat yang dikumpulkan oleh Nchex dan kelompoknya.
Pande mulai proses membuat sebuah Pil dari Bunga 7 Rupa.
Kilauan berbagai macam warna cahaya dia masukan kedalam kuali obatnya, ditambah beberapa bahan dari resepnya.
Proses itu pun berjalan selama 2 hari,sampai akhirnya kuali Pande menunjukkan beberapa reaksi.
kuali itu mulai bergetar dan hampir meledak karena kuatnya tekanan energi spiritual yang dihasilkan dari bahan-bahan itu.
Nchex dan yang lainnya mencoba membantu Pande untuk menstabilkan kuali itu.
Dan keluarlah Pil Surgawi tingkat 8 yang berwana putih.
Kemudian Pande memulai proses penyembuhan kepada Penatua Mulan.
Sambil membuka beberapa titik Soul Powernya yang sudah tersumbat akibat pertarungan.
Pil Surgawi tingkat 8 itu dimasukan kedalam tubuhnya.
Sensasi dingin hampir membekukan tubuh penatua Mulan,tampak kekuatan Yin dan Yang sedang beradu didalam tubuhnya.
"Apakah dia akan baik-baik saja." Tanya Urnia.
Namun Pande sampai saat ini hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Yang bisa mereka lakukan saat ini hanya, menunggu sampai Penatua Mulan dapat bangun.
Disela itu juga Kartika yang masih penasaran dengan wanita itu dia bertanya kepada Nchex.
"Apakah kamu punya hubungan khusus dengan wanita itu...?" Tanya Kartika.
"Aku dan Dia hanyalah sesama murid dari Guru yang sama,tidak lebih dari itu."
"Tapi kenapa dia sangat menyukai mu..?" Tanya Kartika yang agak cemburu dengannya.
"Bukankah sekarang aku sudah menjadi milik mu,mengapa harus khawatir tentang itu." Jawab Nchex sambil merayunya.
Tiba-tiba terdengar suara dari Pande yang mengatakan bahwa Penatua Mulan sudah berhasil bangun.
Mereka semua bergegas untuk melihat keadaannya.
"Guru apakah kamu baik-baik saja...?" Ucap Kartika yang sangat khawatir dengan keadaan gurunya.
"Sepertinya aku berhasil diselamatkan,Terima kasih untuk Penatua Urnia." Jawab Mulan.
Namun Penatua Urnia menjelaskan bahwa mereka semua lah yang sudah menyembuhkan Penatua Mulan.
Tentu saja hal itu membuatnya terkejut ketika seorang murid nakal itu berada disana.
Sekarang dia telah berhutang Budi kepada pemuda itu.
__ADS_1
"Siapakah orang yang telah menyerang mu...?" Tanya Nchex.
Namun Penatua Mulan tidak menjelaskan secara detail,seperti ada yang dia sembunyikan.
Dia hanya mengatakan bahwa ada orang bertopeng dari Pasukan Iblis yang berhasil menyerang.
Melihat Penatua Mulan yang ingin berdiri Pande langsung berkata.
"Penatua mohon jangan bergerak dulu,perlu beberapa hari untuk memperbaiki Meridian mu yang rusak." Ucap Pande dengan menangkupkan tangannya.
Setelah Penatua Mulan berhasil diselamatkan,pemuda itu berniat kembali ke dalam aula pedang.
Untuk memahami Kultivasi yang sedang tersumbat di level 25.
Selama 3 hari dia berada disana,sambil duduk berkultivasi namun tidak menemukan jawaban apapun.
Datanglah Mantikei menghampirinya.
"Mengapa kamu tidak menceritakan masalah mu itu kepada guru mu ini." Ucap Mantikei.
"Mengapa aku tidak menemukan sebuah teknik baru ketika berhasil mencapai ranah Master God...?" Tanya Nchex.
"Apakah kamu sudah lupa dengan apa yang aku ajarkan di 13 batu nisan itu.
Itulah teknik Dasar dari 10.000 Tebasan Kesedihan,Jika kamu dapat memahaminya kemungkinan kamu bisa ciptakan beberapa teknik mu sendiri.
Yang aku tahu orang yang memiliki Meridian khusus didalam tubuhnya,membutuhkan lebih banyak Energi murni untuk dapat menembus ranah.
Sedangkan saat ini kamu dapat menerobos ke level 25 dengan paksa,karena hal itu membuat beberapa teknik mu belum sepenuhnya dapat dikeluarkan." Jawab Mantikei.
"Bukankah kamu mempunyai 2 Atribut Elemen Dasar, Mengapa tidak mencoba meningkatkan Elemen Angin mu.
Dengan begitu kekuatan Api mu juga akan meningkat secara otomatis."
"Tok... tok." Suara ketukan pintu.
Datanglah Henry menghampiri mereka.Dia mengabarkan bahwa,beberapa orang murid dari Divisi Assasin sedang terjebak di daerah Dragon Harbor.
Semua murid yang memiliki Binatang Roh Spiritual Naga juga sudah dikirim kesana.
"Sekarang Para Penatua dari Divisi Assasin juga meminta bantuan mu,Apakah kamu bersedia...?" Tanya Henry.
"Mengapa kamu tidak menanyakan hal ini kepada wanita itu saja,Sekarang aku tidak ingin berdebat dengannya lagi." Ucap Nchex menyuruh Henry untuk bertanya kepada Kartika.
Pemuda itu menyadari jika dia pergi saat ini, pastinya dirinya akan bertemu dengan Azura.
Tentu saja hal itu akan membuat Kartika menjadi sangat marah dengannya.
Oleh karena itu akan lebih baik jika mengatakan semuanya kepada Kartika.
Apalagi sekarang dia adalah Istrinya,tentu saja pemuda itu harus menjaga perasaannya.
Beberapa saat kemudian Kartika sudah berada disana,dia mengizinkan pemuda itu pergi asalkan pergi bersama dengannya.
__ADS_1
Namun Mantikei menjelaskan bahwa tempat itu sangat berbahaya untuk seorang SangCaster yang tidak memiliki Roh Naga.
Mantikei dan Henry meninggalkan mereka berdua, memberinya waktu untuk mengambil keputusan.
"Bukankah kamu pernah berkata padaku, bahwa hanya kamu satu-satunya orang yang boleh menyentuh ku.
Hal itu juga akan berlaku untuk mu,Aku tidak akan memaafkan wanita manapun yang melakukan itu pada mu." Ucap Kartika.
"Jadi apakah kamu akan mengizinkan aku pergi...?" Tanya Nchex.
"Tentu saja dengan 1 syarat kamu harus pergi sendirian ke tempat itu.
Lagi pula dia telah membantu menyembuhkan Penatua Mulan,Anggap saja kamu membalas kebaikan mereka." Ucap Kartika yang memeluknya sebelum dia pergi.
Diluar pemuda itu telah memutuskan kepada mereka bahwa dia akan pergi sekarang juga.
Mantikei yang menyadari tempat itu sangat berbahaya dia mengembalikan pedang hitamnya.
Seketika Aura Dewa Kematian langsung menyebar keluar, seolah pedang itu telah lama tidak bertemu dengan tuannya.
Api hitam dengan cepat melambung tinggi ke langit,menyelimuti tubuh pemuda itu.
Dalam beberapa gerakan tekanan yang sangat kuat dapat dirasakan oleh para murid disekitar sana.
Teman-temannya yang berada disana tentu saja langsung mendekat menghampiri,ketika merasa aura yang tidak asing ini.
"Bukankah Kamu baru saja datang,Mengapa harus pergi begitu cepat." Tanya Kira.
"Lain kali kita akan berlatih bersama." Jawab Nchex sambil membagikan minuman Kebahagiaan kepada mereka semua.
Mereka yang baru saja mencobanya,tentu saja sangat menikmati sensasi yang belum pernah mereka rasakan.
Begitu juga dengan Penatua Mantikei yang sangat menyukai minuman buatan pemuda ini.
Dia meminta beberapa botol lagi,dengan beralasan untuk menelitinya lebih lanjut.
"Jika Paman Mozhang datang kemari,tolong berikan minuman ini untuknya."
"Maksud mu Mozhang Menteri Keamanan Istana...?" Tanya Mantikei yang sangat terkejut mendengar ucapannya.
Jelas mereka tahu posisi orang itu juga sangat tinggi didalam wilayah Kekaisaran Silva ini.
Dalam hatinya mereka bertanya-tanya
Apa saja yang dilakukan oleh pemuda ini sampai dapat mengenal orang seperti itu.
"Aku hanya berpesan kepada mu agar tidak membuat masalah yang terlalu banyak disana." Ucap Mantikei.
"Haha Guru tidak perlu khawatir tentang itu,selama mereka tidak menghalangi jalan ku.
Aku juga akan berperilaku sopan terhadap mereka.
Baiklah aku akan pergi sekarang." Ucap Nchex.
__ADS_1
"Cepat kembali." Ucap Kartika yang melihat sosok pemuda menghilang.
Akhirnya perjalanan menuju Dragon Harbor pun dimulai, pemuda itu memutuskan untuk mencari kota terdekat terlebih dahulu.