
Ngarai Penggoda Jiwa
Sebuah lembah sempit yang dikelilingi oleh bukit-bukit bertebing curam yang dihiasi dengan aliran sungai kecil di tengahnya.
Ngarai ini menjadi pemisah kedua Guild bagian barat.
Air mengalir,Hutan hujan yang luas dengan kicauan suara burung.
Banyak tanaman dapat tumbuh subur ditempat ini.
Sampailah mereka di potong jurang yang curam, tempat itu terlihat tenang dan indah namun menyimpan sebuah misteri didalamnya.
Suara-suara aneh pun mulai terdengar, Amulet Stone mengingatkan mereka agar tetap berada didalam perahu mereka masing-masing.
Rupanya sepanjang ngarai itu adalah daerah kekuasaan Succubus.
Mereka merubah wujudnya menjadi seorang wanita cantik dan tanpa busana.
Bagi mereka yang terkena Ilusinya,akan di tarik kebawah ngarai dan menjadi makanannya.
Beberapa individu lainya sudah mati karena tergoda oleh Ilusi yang diciptakan oleh Succubus.
Sementara itu Chester mulai terpengaruh oleh ilusi Sucubus.
Dia tidak sadarkan diri,seolah dia sedang melihat seorang bidadari berada didepannya.
Menyadari akan hal itu,Maya mengeluarkan Harpa untuk menangkal ilusi itu.
Dengan wajah yang agak konyol Chester mulai tersadar.
Namun berbeda dengan Nchex yang membiarkan dirinya masuk dalam ilusi itu.
Sampai akhirnya dia ditampar oleh Kartika.
"Mengapa kamu tidak memakai mata ilusi mu...!" Ucap Kartika dengan kesal.
"Ah sepertinya aku sudah terkena jurus hipnotis dari mereka." Jawab Nchex mencari alasan.
Namun lagi-lagi sebuah pedang mengarah ke lehernya.
"Ini bukan waktunya untuk bercanda." Ucap Kartika.
Sucubus itu memanggil pasukan mayat hidup, berniat menjatuhkan kapal mereka.
Tentu saja itu membuat semua orang panik, beberapa individu mulai bertarung melindungi perahu mereka agar tidak terjatuh kedalam.
Chester dan Maya juga terlihat sibuk menghadapi serangan itu.
Sedangkan Nchex dan Kartika masih saja berdebat dengan urusan mereka, tanpa peduli dengan apa yang sedang terjadi.
"Kakak senior apakah kalian hanya diam saja." Ucap Maya berteriak.
Akhirnya Kartika menyadari bahwa perahu mereka telah diserang.
Dengan beberapa kali tebasan pedang,mereka berhasil terlepas dari serangan mayat hidup itu.
Disana ada Clever dan Yumei ternyata mereka juga ingin pergi kesana.
Rey dan Seorang wanita yang menggunakan topeng.
Di ikuti oleh Renzo dan Rosaline, rupanya beberapa murid ini telah hadir ditempat ini.
"Hemm sepertinya ini akan menjadi perjalanan yang menarik." Ucap Renzo.
Masing-masing kekuatan Soul Power mereka diaktifkan untuk menerobos penghalang yang diciptakan oleh mayat hidup itu.
Didepan mereka sudah dihadang oleh Succubus,yang memaksa mereka semua untuk bertarung menghadapinya.
Tentu saja itu bukanlah masalah serius bagi mereka sebagai murid inti.
Dengan mudah Sucubus itu berhasil mereka kalahkan satu persatu.
Hingga akhirnya sampailah mereka disebuah pelabuhan hutan,perahu itu secara otomatis berhenti disana.
Mereka memutuskan untuk berpencar agar bisa dengan mudah, mengumpulkan Bunga 7 Rupa.
setelah berjalan cukup lama memasuki hutan, mereka akhirnya sampai disebuah tempat yang bernama Miracle Garden ada banyak sekali tumbuhan obat yang berada disana.
Namun mereka masih belum dapat menemukan tanaman yang mereka cari.
Setelah cukup lama berjalan menyusuri tempat itu.
Terasa bau bunga yang sangat harum semakin menarik mereka.
Kedua orang itu berjalan mencari tahu dari mana asal bau itu.
Dan akhirnya mereka menemukan sebuah bunga berwarna putih yang bersinar terang.
"Mungkin saja ini bunga yang kita cari."
Pemuda itu langsung mengambilnya dan memasukkan bunga itu kedalam Soul Bagnya.
Tiba-tiba dia teringat dengan cincin emas pemberian Kaisar.
"Apakah kamu mendapatkan barang berharga dari cincin pemberian Kaisar...?" Tanya Nchex kepada Kartika.
__ADS_1
"Ya aku mendapatkan satu bola energi murni,oleh karena itu kamu harus membantu ku mencari kolam itu."
"Baiklah sekarang kita harus mengumpulkan bahan obat terlebih dahulu." Ucap Nchex.
Hari pun mulai gelap mereka mencari tempat untuk beristirahat.
Tiba-tiba ada Renzo yang mendatangi mereka,sentak Kartika langsung memasang posisi siap bertarung.
"Si Pengacau rupanya kamu sudah bertambah kuat sekarang." Ucap Renzo menyapa.
Mengingat Renzo ini pernah membantu mereka,karena itu Nchex memberikan sikap hormat kepadanya.
Lagi pula Renzo ini juga tidak memiliki masalah dengan kelompok mereka.
Pemuda itu membiarkan mereka untuk bergabung dan memberikan minuman ciptaan.
"Bagaimana apakah kamu menyukai rasanya." Tanya Nchex.
Ekspresi Renzo juga tiba-tiba berubah setelah meminumnya,ada perasaan yang sangat aneh tidak bisa dia ungkapkan dengan kata-kata.
"Ini sangat enak,bisakah kamu memberi ku sebotol lagi untuk pulang." Ucap Renzo yang mulai ketagihan.
Mereka bersenda gurau sampai ke pembicaraan yang intens.
"Ku dengar baru-baru ini seorang Penatua dari Divisi pedang diserang oleh pasukan iblis apakah itu benar...?" Tanya Renzo.
"Hemm Pasukan Iblis ya, Apakah kamu tahu siapa pelakunya." Ucap Nchex.
"Kabarnya Divisi Assassin sedang menyelidiki masalah ini,mereka mengejarnya sampai ke wilayah Dragon Harbor."
Ditengah tidur yang lelap tiba-tiba mereka di serang oleh seseorang.
Lemparkan jarum beracun itu tepat terkena Nchex yang sedang tidur.
Renzo dan yang lainnya langsung menyerang orang itu.
"Tunjukkan dirimu dasar pengecut...!" Ucap Renzo.
Sosok itu menunjukkan dirinya,Seorang wanita dengan darah campuran Ras Naga dan Suku Black Panther bernama "Naamah."
"hihihi" Seperti suara kuntilanak.
Munculah Lilith yang berada dibelakangnya,dengan pasukan Sucubusnya.
Kartika yang marah melihat Nchex dilukai dia langsung menyerang Lilith,Jual beli pukulan pun terjadi.
Sedangkan Renzo berhadapan dengan Naamah, Sementara itu Rosaline menghadapi bawahan dari Lilith sambil melindungi Nchex yang masih belum bangun.
Lilith menyerang Kartika dengan tekniknya berbentuk Ular merah berkepala dua.
"Snowflake"
Suriken berbentuk kepingan salju dikeluarkan untuk menghadapi serangan itu.
Dalam jarak jangkau dari serangan itu akan membeku.
Keduanya tampak bertarung sengit,sampai Kartika mengeluarkan tekniknya.
"Pride of Ice"
Soul Power yang berbentuk burung hantu salju, menyerang musuh kemana pun dia berada.
Selain cepat,jika terkena oleh serangan ini akan membuat aliran darah menjadi terhenti seketika.
Tampaknya serangan ini berhasil membuat Lilith menjadi sangat tersudut,namun dia tidak akan menyerah begitu saja.
Teknik kecepatannya mulai dikeluarkan.
"Rodeo Dansa"
Soul power berbentuk kepala banteng merah, membuat perisai menyelimuti tubuhnya.
Kecepatannya juga meningkat secara drastis.
Terjadilah pertukaran dua ahli pedang,Namun Kartika yang sudah sangat marah menjadi semakin garang.
Setengah dari kekuatan Dewi Aurora sudah mulai keluar,matanya berubah putih.
Suhu hutan yang tropis perlahan menjadi salju, Lilith pun hampir mati dibuatnya.
Sampai pada akhirnya Yama bergabung dalam pertempuran,yang membuat Kartika dipaksa mundur olehnya.
"Kalian orang-orang dari Ras Iblis bagaimana bisa berada di wilayah Dewa." Ucap Kartika.
"Karena teman mu itu telah membunuh murid ku,Maka aku akan membalasnya." Jawab Yama.
Melihat Nchex yang sudah terkena serangan racun,Dan Lilith yang sudah terluka.
Yama berniat ingin meninggalkan mereka semua,namun sebelum mereka pergi tiba-tiba Lilith sudah terjerat oleh rantai.
"Ingin membunuh ku dengan racun lemah seperti itu,Haha kalian semua bercanda." Ucap Nchex.
__ADS_1
Ternyata selama ini dia hanya berpura-pura terluka agar memancing Yama keluar dari tempat persembunyiannya.
Pedang 7 Bintang langsung ia keluarkan,yang membuat para bawahan mereka ketakutan.
Tentu saja Atribut Cahaya adalah musuh alami dari kegelapan.
Pemuda itu menarik Lilith dengan paksa menggunakan rantainya.
Api Borealis mulai keluar dari tangannya, membakar Lilith tanpa ampun.
Anak buahnya yang menyadari pemimpin ketuanya telah dibunuh,beberapa dari mereka melarikan diri.
Yama yang melihat ini menjadi sangat marah, dan mengutuknya.
"Bajingan aku akan membunuh mu...!"
Pertempuran kedua belah pihak pun tidak bisa dielakkan.
"Yamata no Orochi" Ular berkepala delapan
yang merupakan wujud binatang iblis spiritual milik Yama.
Konon katanya pengguna binatang iblis ini akan memiliki 8 nyawa.
Namun Nchex yang sudah lama menyimpan dendam kepada orang ini.
Langsung mengeluarkan teknik terkuatnya.
"Aurora Borealis."
7 Binatang Spritual dengan warna seperti pelangi langsung dikeluarkan menghadapi Ular berkepala delapan.
Malam yang gelap menjadi sangat terang seketika,Cahaya yang sangat menyilaukan itu membutakan pandangan dalam sekejap.
Ditambah dengan teknik kecepatan,Yama berhasil mendapatkan luka yang agak serius.
Sebelum dia melarikan diri Yama berkata.
"Tunggu saja Pasukan Iblis akan mencari mu"
Dalam hati Nchex bergumam "Jika saja sekarang aku menggunakan pedang kegelapan,aku pasti akan mengejar mu."
Sementara itu Renzo sudah berhasil membuat Naamah menyerah.
Merasa dirinya yang sudah terkepung Naamah meminta ampun kepada mereka semua.
"Tolong ampuni aku tuan,aku hanya dipaksa oleh mereka." Ucap Naamah dengan merintih.
"Bukankah kamu sudah berniat membunuh ku,Jika kamu tidak memberikan pertukaran yang jelas maka aku akan membunuh mu." Ucap Nchex dengan mengancam.
Naamah sempat terdiam beberapa waktu, sampai Nchex menghentakkan kakinya.
Aura Api 7 warna bersiap untuk membakarnya.
"Tolong maafkan aku tuan,Jika aku tidak melakukan itu mereka akan membunuh anak ku.
Saat ini Suku kami hanya tersisa sedikit dan tidak memiliki tempat perlindungan.
Jika tuan memaafkan,aku akan mengabdikan diri ku selama sisa hidupku." Ucap Naamah dengan sedih.
Rupanya Ras campuran dari Naga, Iblis dan Manusia ini dianggap sampah oleh mereka.
Di jadikan budak oleh Ras Iblis dan tidak diterima oleh Dewa.
Bener-benar tidak ada keadilan didalam dunia ini,hanya mereka yang kuatlah yang akan berkuasa.
"Baiklah sekarang bawa aku dimana suku mu berada,Jika kamu berbohong maka aku akan membunuhmu." Ucap Nchex dengan memaksa.
Wanita itu mengajak mereka semua kesebuah perkampungan kecil didalam hutan.
Dimana tempat mereka tinggal,ada 10 buah rumah kecil yang tersembunyi disana.
Tentu saja kehadiran Nchex sebagai manusia membuat tatapan aneh terhadapnya.
Namun Naamah langsung menjelaskan kepada mereka,bahwa sosok yang terlihat biasa ini.
Menyimpan kekutan yang sangat mengerikan.
Naamah menunjukkan bayi yang di gendongannya.
Sambil menceritakan bahwa suaminya telah dibunuh oleh Yama dan temannya.
Selain itu juga Kerajaan Wilayah Silva tidak ada yang mau membantu mereka dan memberikan tempat tinggal yang aman.
Dengan sangat terpaksa mereka semua harus hidup dengan sembunyi-sembunyi dan selalu berpindah tempat.
Karena Suaminya Naamah yang merupakan pemimpin suku mereka telah meninggal,maka saat ini mereka tidak memiliki pelindung bagi sukunya lagi.
Naamah pun bersujud kepada mereka semua meminta perlindungan diikuti oleh orang-orang di dalam perkampungan.
Renzo yang seorang penjaga keamanan tentu saja hatinya menjadi tersentuh olehnya.
Baru sekarang dia menyadari bahwa ada banyak ketidak setaraan di luar wilayah Silva ini.
Sampai pada akhirnya pemuda itu mengambil keputusan.
__ADS_1
"Di Wilayah Obituary sebelah selatan ada sebuah pulau terpencil yang merupakan tempat tinggal berbagai macam binatang iblis.
Jika kalian membantu mencarikan bunga 7 Rupa,aku akan mengirimkan kalian semua kesana." Ucap Nchex dengan lantang.