
Garunggang City.
Pemuda itu memasuki kota di iringi seorang wanita cantik di belakangnya.
Banyak sekali tatapan mata tertuju padanya tentu saja karena kecantikan wanita itu dan tubuhnya yang menggoda.
Kota ini terlihat cukup sederhana namun banyak sekali Individu yang berada di kota.
Di pusat kota ini terdapat Pohon raksasa yang besar seperti gedung tingkat 20.
Terasa energi yang sangat murni merembes dari pohon itu.
Tempat ini disebut Kota Garunggang,Sebuah kota yang berdiri sejak zaman kuno.
Kota ini terletak di wilayah Mighty Guardian Klan.
Kedua sosok itu berjalan menuju tempat informasi.
Pemuda itu bertanya pada salah satu penjaga balai informasi.
"Tuan kota apakah ini...?"
"Ini adalah kota Garunggang sepertinya kalian bukan dari daerah sini.Apakah tuan ingin mengikuti pelelangan ... ?"
"Kapan Pelelangan itu akan di mulai ...?"
"Besok pagi ... Jika tuan mau bisa pergi bersama saya."
Dehen menatap seorang wanita dibelakangnya yang tampak sangat anggun.
Dia mengira orang ini dari kalangan bangsawan oleh karena itu dia tertarik bekerjasama dengan mereka.
"Terima kasih paman saya akan kembali besok"
Pemuda itu menangkupkan tangannya lalu berjalan pergi.
Kedua Sosok itu berjalan mencari makanan,Banyak sekali berbagai macam kedai dengan jualan yang berbeda.
Kitsune melirik kearah ayam bakar yang bau nyawa sangat harum.
Dia langsung mengambil ayam bakar itu tanpa membayarnya.
Seorang pemilik kedai itu langsung berbicara.
"Apakah ayam bakar saya enak nona ...?"
"Ini sangat luar biasa aku belum pernah memakan ayam bakar dengan rasa seperti ini.Jawab Kitsune.
Wanita itu mengambil sepotong lagi dia tampak terlihat senang.
Namun ketika dia ingin pergi pemilik kedai itu langsung menahannya.
"Tolong bayar dulu nona."
Kitsune sangat bingung dengan perkataan pemilik kedai itu.
Karena di dunia es dia dapat makan sesuka yang dia mau.
Melihat kejadian ini Nchex langsung menghampiri pemilik kedai itu.
"Maafkan teman saya tuan,Berapakah harga yang harus saya bayar...?"
"10 Ruby untuk satu potong."
Pemuda itu mengeluarkan 10 Pill power dari Soulbagnya.
Pemilik kedai sangat heran dengan bayaran yang diberikan.
"Haha sepertinya tuan ini suka bercanda."
"Apakah ada yang salah ...?"Tanya Nchex.
"Jika kamu ingin membayar dengan Pill Power,1Ruby itu setara dengan 1000 Pill Power.
Oleh karena itu Tuan perlu 20ribu untuk 2 potong ayam bakar.
Pemuda itu menjadi terdiam dia masih tidak mengerti apa saja yang terjadi di dunia luar.
Menurutnya di kota Vien,20ribu sudah sangat mahal.
Karena dia tidak ingin membuat keributan dia terpaksa mengeluarkan 20ribu Pill Power dari dalam soulbagnya.
Sekarang dia hanya mempunyai 10ribu Pill power,dengan jumlah itu dia tidak dapat menyewa penginapan di kota ini.
Nchex menarik tangan Kitsune memaksanya pergi dari kedai itu.
Dia merasa agak sedikit kesal dengan Kitsune.
Belum jauh mereka berjalan dari kedai ayam bakar.
Mereka bertemu dengan beberapa orang di jalan,Orang itu berkata.
"Nona cantik jika kamu menemani ku,aku akan memberikan banyak Ruby untuk mu."
Pria yang berbicara ini nama Haratai dia berasal dari Klan Mighty Guardian.
Terlihat beberapa orang menyingkir dari jalannya,Tampaknya dia memliki kedudukan yang tinggi di dalam Klan.
Akan tetapi pemuda itu menyuruh Kitsune untuk mengacuhkannya saja.
Jelas Haratai menjadi marah dia yang tidak bisa menahan emosinya.
__ADS_1
Menyuruh anak buahnya untuk mencegat jalan mereka.
"Biarkan kami lewat tuan"Ucap Nchex.
"Ya kamu boleh pergi,Namun wanita ini harus tetap tinggal,"Haratai berbicara dengan nada sombong.
Empat orang anak buahnya sudah mengepung Kitsune bersiap ingin menangkapnya.
Namun dengan cepat Kitsune langsung menjatuhkan semua anak buahnya.
Melihat anak buahnya di jatuhkan Haratai menjadi semakin marah.
Dia langsung menyerang ke depan dengan menggunakan pedangnya.
Tetapi dengan cepat Haratai berhasil dipukul mundur oleh Kitsune.
Merasakan Soul Power Kitsune yang kuat Haratai menjadi sedikit ketakutan,dia berkata.
"Ayah ku adalah penguasa kota ini,Jika kalian tidak patuh terhadap ku prajurit Mighty Guardian akan menangkap kalian."
Melihat yang di depannya ini adalah seorang anak bangsawan.
Pemuda itu kembali mengeluarkan akal liciknya
dia menyuruh Kitsune untuk menghabisinya.
Mendengar perintah Nchex,Kitsune langsung memberikan beberapa pukulan kepada Haratai.
Sekarang dia menjadi babak belur.
"Aku akan melaporkan kejadian ini kepada ayah ku."
Haratai bergegas ingin meninggalkan area pertarungan.
Melihat hal ini Nchex langsung memaksa Kitsune untuk mengejarnya,Kini Trisula sudah berada tepat didepan wajah Haratai.
Haratai menjadi sangat ketakutan dia memelas meminta ampun.
"Aku akan membiarkan mu pergi dengan bayaran 100 ribu Ruby sebagai gantinya."Ucap Nchex sambil mengambil Soul bag dari anak buah Haratai.
"Kau berani memeras ku..?"Tanya Haratai dengan nada marah.
"Baiklah aku akan menyuruh wanita itu untuk membunuh mu."
Namun sebelum Nchex menyuruhnya,Haratai sudah melemparkan 100ribu Ruby kepadanya.
"Haha terima kasih atas kebaikan tuan muda."
Sebelum Haratai pergi meninggalkan mereka dia berucap.
"Tunggu saja Ayah ku akan mencari mu..!"
Pemuda itu menyuruh Kitsune agar tidak mengejarnya.
Sesampainya di dalam kamar pemuda itu membuka semua isi Soulbagnya.
"150 ribu Ruby,Haha ini hasil yang cukup memuaskan."Nchex tertawa dengan senang.
"Apakah Ruby itu bisa di makan tuan...?" Tanya Kitsune.
"Tentu saja dengan ini kita dapat membeli satu gerobak ayam bakar."
Kitsune cukup senang akan hal itu,dia meminta Nchex untuk segera membelikannya.
Beberapa jam kemudian pelayanan itu membawakan banyak sekali ayam bakar ke kamarnya.
Tidak lupa dia juga memberikan 10ribu Ruby untuk pelayan itu.
"Bukankah ini terlalu banyak tuan,"Ucap Pelayan.
"Tidak usah ragu dengan itu,aku hanya menyuruh mu untuk melayani wanita ini jika dia perlu Sesuatu."
Sebelum dia pergi pelayan itu memberikan hormat kepada Nchex.
Pagi hari dimana pelelangan akan dimulai banyak sekali orang yang sudah memasuki tempat lelang.
Mereka mendengar kabar bahwa kemaren anak penguasa kota telah dipermalukan oleh seorang wanita.
Berita ini sampai kepada ayahnya Haratai.
Namanya Sado Wali kota Garunggang sekaligus ayah dari Haratai.
Demi reputasi keluarganya dia tidak terima anaknya diperlukan begitu saja.
"Hari ini aku akan menjadikan wanita itu sebagai pelayan."
Didepan penginapan Dehen sudah menunggu mereka.
Nchex merasa sedikit curiga mengapa orang ini begitu baik padanya,sepertinya ada maksud tersembunyi di balik ini semua.
Namun dia tidak menanyakan sekarang mengingat karakter Nchex,Dia juga mempunyai beberapa trik di dalam kepalanya.
"Paman Dehen maaf lama menunggu,"Ucap Nchex.
"Haha,anak muda tidak masalah ayo kita pergi."
Mereka bertiga pergi memasuki Aula Pelelangan,Dengan bantuan Dehen mereka mendapatkan kursi kehormatan.
Tampaknya Dehen ini juga memiliki reputasi di kota Garunggang.
Dehen kembali bertanya kepada Nchex.
"Aku mendengar kabar bahwa anak Wali Kota dipermalukan orang seorang wanita,Apakah itu kalian...?"
__ADS_1
"Kami hanya membela diri,"Jawab Nchex sambil tersenyum.
Dehen menceritakan beberapa hal yang terjadi didalam kota ini.
Sekarang Wilayah Ignis menjadi sangat kacau beberapa Penatua Klan Mighty Guardian sibuk menghadapi perang.
Oleh karena itu Wali Kota dapat menjalankan kota dengan aturannya sendiri.
Tampaknya Dehen ini juga tidak senang dengan Wali kota saat ini.
"Lalu bagaimana dengan 7 Klan besar lainnya,"Tanya Nchex.
"Beberapa bulan ini Milisi Kecoa beraliansi dengan Chaos Demon,Death Squad.
Mereka berhasil menguasai Chaos District,Klan Tiger dan Pemburu Iblis juga berhasil mereka kalahkan.
Oleh karena itu saat ini hanya Dark Soul dan Mighty Guardian yang masih bertahan."
"Huh ini sangat merepotkan."
"Ya sepertinya mereka ingin memulai Heroes War menjadi lebih cepat."
Mendengar kata Heroes War dia teringat dengan Kerajaan Kegelapan dan orang-orang yang pernah menolongnya.
Sudah beberapa tahun ini dia tidak mendengar kabar dari mereka.
Apalagi ini sudah melebihi waktu perjanjian dia dengan Mordox.
Melihat Nchex yang menjadi diam Dehen kembali bertanya.
"Apakah tuan akan mengikuti Heroes War...?"
Mendengar pertanyaan itu Nchex hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Dia tidak yakin apakah dia bisa mengikuti kompetisi terbesar itu.
Melihat Nchex yang tidak bisa menjawab Dehen tidak melanjutkan pertanyaannya lagi.
Segera acara Pelelangan akan di mulai,seorang pria paruh baya memasuki panggung Pelelangan.
Pria tua ini tampaknya juga cukup kuat dia berada di tingkat Soul Emperor tahap awal.
Namanya Bartie dia adalah pemimpin lelang hari ini.
Dia memulai Pelelangan dengan beberapa kata kata Pembuka pada umumnya.
Setelah itu masuk sebuah kotak berisi bulu burung berwarna merah.
"Ini adalah Bulu Burung Feng Huan dengan benda ini kalian dapat menemukan keberadaan burung tersebut.
"Harga di mulai 100ribu Ruby untuk item ini."
Semua orang terus menawar,harga langsung naik dengan cepat.
Dari 200ribu sampai 450ribu, Akhirnya bulu itu berhasil terjual dengan harga 700ribu Ruby.
Saat ini Nchex hanya diam saja melihat bulu itu dia berpikir tidak ada gunanya mendapatkan bulunya saja.
"Item kedua ini adalah tehnik menangkap petir bagi setiap individu yang berhasil mempelajarinya akan memperoleh penguasa Guntur.
Dimulai dengan harga 500ribu Ruby."
Para SangCaster yang berada ditahap Soul King ingin memiliki tehnik ini,termasuk juga Haratai dia yang berada di samping ayahnya langsung menawar dengan harga 1juta Ruby.
Tidak ada yang menolak penawaran darinya gulung itu langsung jatuh kepadanya.
Pelelangan terus berlanjut sampai ke Item puncak.
Item ini termasuk dalam kategori Surgawi.
Dua orang pelayan membawa kotak panjang dan besar.
Didalamnya terdapat sebuah roda yang memancarkan cahaya api.Semua orang di tempat pelelangan menjadi takjub dengan benda ini.
"Ini adalah Roda Dewa Api senjata ini sangat mematikan,Bahkan kabarnya api dari roda ini dapat membakar lautan.
Dimulai dengan harga 5juta Ruby."
Mendengar harga yang disebutkan oleh Bartie tentu saja beberapa orang mengurungkan niatnya untuk menawar senjata itu.
Namun Wali Kota tampaknya sangat tertarik dengan benda ini dia menaikan harga menjadi 6juta Ruby.
Tempat di dalam Aula menjadi sunyi sampai terdengar suara.
"6 juta 500" Suara itu terdengar dari kelompok berbaju merah.
Dia adalah Lucky dari Sekte Api.
Melihat Symbol yang dia kenal pakaian kelompok itu Nchex menjadi sangat kesal dan marah namun pada saat ini dia harus menahan emosinya.
sampai akhirnya Kitsune bertanya.
"Ada apa tuan...?"
"Haha aku hanya teringat teman lama,"Jawab Nchex sambil menarik nafas berat.
Namun tiba-tiba harga itu terus naik menjadi 8juta.Dia adalah Sentarum dari Sekte 6 sayap malaikat.
"Rupanya 9 Sekte Besar telah berani masuk kedalam wilayah Ignis," Ucap Sado.
Akhirnya item itu jatuh kepada Sentarum dari
Sekte 6 Sayap malaikat.
__ADS_1