Soul Caster

Soul Caster
episode 22


__ADS_3

Xuyu


Ditengah dinginnya malam,dan suka cita penduduk desa,pesta di gelar di halaman balai desa.


bernyanyi dan menari mengelilingi api unggun.


ada banyak sekali roti isi daging dan hidangan lainya.


Kabar munculnya seorang pemuda yang berhasil memukul mundur milisi kecoa segera menyebar,kabar itu sampai kepada Klan pemburu Iblis.


Seorang Pria duduk di tempat pemimpin Klan,Umurnya tidak kurang lebih 20tahun.


dengan rambut panjang dan pakaian ala bangsawan.


Kyoko pemimpin muda dari Klan pemburu bayaran.


Wajahnya juga tampan,banyak wanita dari klan yang menyukainya.


"Bukankah kalian bertiga berada di desa Tebu..? siapa nama pemuda itu..?"


"Maafkan kami tuan muda,kabarnya yang aku dengar nama nya Nchex."Jawab Nina.


"Aku ingin tahu tentang pemuda itu,dia musuh atau kawan."


"Jika tuan mengizinkan saya akan menyelidikinya."


"Tidak perlu,kita akan segera bertemu dengannya,tampak ada sesuatu di balik senyumnya."


Sin berubah ke tempat milisi kecoa.


Ada 3 Jenderal yang berdiri di dalam ruangan.


Baros,Sarkas,Karsa.


Baros adalah yang terkuat di antara yang lainya.


"Bajingan mengapa kau bisa di kalahkan oleh seorang pemuda."


Jenderal Baros menendang Kapten Zex,membuatnya terpental dan batuk darah.


"Maafkan saya tuan,tapi anak itu memiliki skill yang aneh."


"Kita akan memberikan nya pelajaran,setelah aku selesai dengan kultivasi ku hahahaha."


Sin kembali berubah.


"Kakak Nchex apakah roti isi nya enak."


"Ya ini benar-benar enak, lihatlah Blacky dia sangat rakus hahaha."


"Aku sangat puas hari ini."


Mereka semua ikut hanyut dalam suasana pesta.


"Sudah malam aku ingin segera istirahat."


"Baiklah kakak,besok aku akan membawa mu berkeliling."


Didalam kamar Nchex mulai berkultivasi memulihkan soul powernya.


terdengar bunyi seseorang sedang mengetuk pintu.


"Tuan muda bolehkah saya masuk...?"


"Ya silahkan."


Nchex terdiam sejenak melihat Xuyu yang menggunakan pakaian terbuka,tubuhnya di balut dengan kain yang hanya menutupi sampai dada nya saja.


Terlihat sangat jelas belahan di tengahnya.


"Ada perlu apa kamu kesini."Tanya Nchex


"Tuan muda terima kasih telah menolong desa kami."


Dia dengan canggung berjalan,duduk mendekati Nchex.


Dia memandangi wajah Nchex dengan malu-malu.


Tetapi dia hanya diam saja.


"Biar aku tebak apakah ayah mu menyuruhmu kesini..?"


"Ayah menyuruh ku untuk melihat luka-luka mu."


Dibawah alam jiwanya Blacky berbicara.


"Tampaknya kamu beruntung bocah."


"Haha kepala desa ini memang sangat licik."


Sebelum Nchex menjawab Xuyu mengambil tangan Nchex.


Dia mengalirkan soul power nya.


Terus masuk ke dalam aliran soul power Nchex.


Dia melihat luka-luka Nchex sembuh dengan sangat cepat.


Ketika dia ingin masuk semakin dalam,dia di kejutkan oleh sosok Naga besar raksasa.


Dia langsung melepaskan tangan Nchex dan tubuhnya menjadi bergetar ketakutan.


"Apa yang terjadi."

__ADS_1


"Apa kah itu Dragon Diaster yang legendaris...?"


Melihat Xuyu yang sangat ketakutan Nchex mengeluarkan Blacky dari soul bag nya.


"Naga bodoh ini sebenarnya adalah Naga Bencana."


Xuyu tidak menyangka binatang yang seukuran anak kucing ini,adalah naga bencana.


"Tidak perlu takut,dia adalah teman ku."


Xuyu menghela nafas lega tubuhnya mulai berhenti bergetar.


"Apakah kamu sudah selesai..?"Tanya Nchex.


Xuyu menggelengkan kepalanya,dia tidak berkata apa pun.


"Jika tebakan ku benar ayah mu menyuruhmu kesini untuk..."


Sebelum Nchex menyelesaikan kalimatnya,Xuyu dengan cepat memeluk nya.


terdengar Isak tangis dengan pelan di bahu nya.


"Apakah kamu berpikir aku pria seperti itu."


"Maafkan saya tuan,aku sudah mengatakan bahwa cara ini tidak akan berhasil untuk membujuk mu."


"Lantas mengapa kamu mencobanya..?"


"Aku tidak pernah melihat penduduk desa seperti hari ini,mereka sangat bahagia.Sebelum kamu datang, banyak warga desa yang dibunuh dan siksa.


Beberapa wanita dari desa kami sudah banyak di ambil secara paksa."


"Mengapa kalian semua hanya diam saja."


"Ayah ku dan paman Guta telah mempertahankan desa ini,selama 10tahun tetapi mereka terlalu kuat,hingga kami tidak dapat berbuat apa-apa."


Xuyu menjelaskan dengan linangan air mata.


"Kamu terlihat lebih cantik saat menangis."


Dia menggoda Xuyu untuk menenangkannya.


pipi nya menjadi merah.


"Kami tidak punya banyak Pill power untuk membayar mu."


"Haha apakah aku meminta bayaran dari kalian...?"


"Meskipun begitu ... hari ini kami bisa terbebas tetapi mereka pasti akan kembali lagi.


Jika kamu pergi besok, kemungkinan kami semua pasti akan menjadi mayat."


"Lalu apa yang kamu inginkan."


Xuyu memandang ke arah Nchex penuh harapan


"Bukan kah itu terlalu berlebihan haha."


"Itu jauh lebih baik,dari pada aku di tangkap pasukan Milisi Kecoa."


Xuyu tertawa Kecil, sebelum mereka berdua akhirnya terdiam.


"Hemm tetapi guru ku menyuruh ku mencari seseorang, kemungkinan dia adalah pemimpin dari Klan Dark Soul.


Apa kamu tahu tentang itu...?"


"Yang ku dengar saat ini Dark soul di pimpin oleh seorang wanita muda yang sangat kejam,dia juga seorang ahli dalam mengolah magic power."


"Dimana aku bisa menemukan nya..?"


Xuyu menggelengkan kepalanya,dia lanjut berkata.


"Beberapa hari lagi Gerbang Kuno di hutan Mighty Forrest akan terbuka. akan ada 7 klan besar yang berkumpul disana,ada kemungkinan bahwa dia juga akan hadir disana.


"Apa yang mereka cari..?"


"Disana banyak sekali peninggalan Artefak suci dari zaman kuno.aku yakin SangCaster kuat seperti tuan pasti tertarik untuk pergi kesana."


"Sepertinya menarik,aku membutuh kan mu untuk menunjukan jalannya."


"Tetapi tuan saya takut menjadi beban nantinya."


Blacky kemudian mengeluarkan akal liciknya.


"Apakah kamu berpikir bahwa tuan ku ini orang baik yang tidak meminta imbalan apa pun.


Di tempat itu juga tersembunyi beberapa skill dan senjata roh zaman kuno.


itu akan berguna untuk SangCaster bertipe support seperti mu."


"Jika kamu tidak ingin melindungi desa ini,itu harus di lakukan dengan usaha mu sendiri."


Xuyu duduk terdiam,dia tidak bisa mengatakan apapun.


"Baiklah sekarang kamu boleh pergi ke tempat mu."


Xuyu berjalan keluar dengan rasa kecewa di hatinya.


Pagi yang cerah kembali datang.


Para penduduk desa sibuk beraktifitas di pabrik roti.


Sebagian lagi mereka pergi ke perkebunan.

__ADS_1


Karena desa Tebu bertahan hidup dengan menjual Roti dan tebu.


Tetapi Nchex tampaknya masih belum bangun.


Gabon menunggu Nchex di halaman dengan sangat lama.dia membawa kantong besar di belakangnya.


Dua jam berlalu.


Nchex keluar dari rumah,melihat Nchex yang masih malas Gabon mendatangi nya.


"Kakak Nchex apakah seorang SangCaster itu tidak bangun di pagi hari."


"SangCaster hebat seperti ku perlu tidur yang lebih lama."


Nchex mengalihkan topik pembicaraan.


"Gendut mengapa kamu disini."


"Aku akan membawa kakak Nchex jalan-jalan."


"Ayo kak,"tangan kecilnya menarik Nchex.


"Kemana kita akan pergi...?"


"Pertama kita akan pergi ke pabrik roti,disana ada roti isi yang banyak."


Didalam pabrik terlihat Yuri dan semua orang sedang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.para warga desa memberikan hormat kepada nya.


"Tuan Nchex mengapa anda kesini...?"


Gabon langsung menyela ucapan ibunya.


"Kami ingin membawa Roti isi untuk bekal perjalanan ibu."


"Tuan Nchex tolong tunggu sebentar."


Yuri mempersilahkan mereka menunggu di ruang tamu.


dia membawakan beberapa roti dan secangkir kopi untuk Nchex.


"Maaf merepotkan bibi."


"Haha tuan Nchex tidak perlu sungkan, saya hanya memberikan sedikit bantuan."


Setelah Nchex selesai sarapan,Gabon mengajak pergi ke sebuah bukit yang hijau


pemandangan nya sangat indah,di kelilingi oleh sungai.


"Apakah kamu sering kesini..?"


"Iya kak,aku suka bermain disini,disana juga ada rumah pohon yang kami buat bersama."


"Lalu kemana teman mu."


"Orang -orang itu telah mengambil semua teman ku."


Gabon dengan sedih menceritakan.


"Tetapi sekarang aku punya kakak Nchex untuk jadi teman ku."


Gabon membuka tas nya,dia mengeluarkan semua roti yang dia bawa untuk mereka makan.


Nchex merebahkan dirinya di bawah pohon mata nya tertutup.


"Kamu tidak perlu bersembunyi seperti itu."


Kabut berwarna pink keluar membentuk sosok manusia.Ternyata itu adalah Nina.


"Kamu berada di pihak mana sekarang."


"Teman atau musuh,itu tergantung dengan kalian."


Nina dengan cepat melemparkan Boomerang,Nchex dengan sigap menghindarinya.


Dia maju ke depan memberikan serangan dengan kakinya.


Tendangan itu di tahan oleh Nina dengan kedua tangan nya.


Mereka terus beradu beberapa pukulan,Sebelum akhirnya Nina mundur beberapa langkah.


"Tuan ku ingin bertemu dengan mu."


"Haha mengapa tidak dia sendiri saja yang datang.Mengirim orang lemah seperti mu,membuat ku tidak tertarik."


Nchex dengan sombong menatap ke arah Nina.


"Haha sepertinya rumor tentang mu itu benar,kamu memang kuat dan sombong.


kita akan bertemu lagi."


Sosok itu berubah menjadi asap.


tiba-tiba Xuyu datang menghampiri Nchex.


"Tuan aku mendengar kabar bahwa gerbang mighty forest akan di buka 3 hari lagi."


"Apa kamu tidak ingin pergi kesana...?"


"Selama Gerbang itu di buka,desa ini akan menjadi semakin ramai, kemungkinan aku akan membuka jasa pengobatan dan menjual roti."


"Baiklah itu pilihan mu."


"Tetapi aku berjanji kelak di masa depan,aku akan berada di samping mu."

__ADS_1


__ADS_2