
Gunung Es
"Kalau begitu kamu harus membantu ku, mendapatkan Kristal Es Abadi."Ucap Lilyan
"Jika boleh aku juga ingin Tulang Binatang Kuno."Sahut Nina tidak mau kalah.
"Jika sudah diputuskan mari kita pergi."
Ketiga sosok itu melesat dengan cepat.
Sosok lelaki berbaju hitam di depannya,dengan kedua wanita yang tampak tidak akur.
Udara dingin semakin terasa,salju mulai menebal.
Namun itu tidak dapat menghentikan orang-orang yang berdatangan.
Demi sebuah warisan suci nyawa akan dipertaruhkan.
Terlihat sebuah celah gunung besar.
Tidak kalah besar dengan pintu gerbang di depan.
Meskipun terlihat beberapa binatang iblis tetapi itu terlalu lemah untuk ketiga sosok ini.
Ketika mereka turun dari langit.
Ada beberapa individu segera menyingkir.
Ketika melihat seorang wanita dengan paras yang cantik,namun memiliki mata yang membunuh.
Tatapannya menyapu tajam kearah individu yang dilihatnya.
"Apakah dia itu Ketua Klan Dark Soul."
Yang satunya juga tidak kalah menarik.
Meskipun itu tidak sebanding dengan wanita berbaju hitam itu.
"Gadis itu dari Klan Pemburu Iblis."
Tetapi beberapa individu itu bertanya - tanya siapakah pria muda itu.
Sebelum seseorang mengatakan.
"Dia Nchex yang baru-baru ini berselisih dengan Milisi Kecoa."
Mereka seakan tidak percaya.
Sosok pria yang tampak biasa saja,namun ada dua wanita cantik di belakangnya.
Bahkan Ketua Klan Dark soul mengikutinya.
Dia benar-benar pria misterius.
Ada sekelompok orang yang berjalan mendekati mereka.
Masing-masing dari mereka menggunakan pakaian kulit binatang buas.
Tiga di antara mereka punya penutup kepala berbentuk.
Serigala,Harimau, dan Beruang.
Mereka terlihat cukup tidak senang dengan pria muda berbaju hitam itu.
"Anak muda tidakkah kamu terlalu serakah ...?"
Dia adalah Jagger anak dari Ketua Klan Tiger.
Wajahnya ada garis-garis seperti harimau.
Badannya tinggi besar seperti tentara.
Tampaknya dia berada di level Soul king bintang 2.
Kedua orang di sampingnya juga tidak kalah besar.
Killa untuk sosok yang memakai baju serigala.
Bardan yang memakai beruang.
"Apakah kalian mengenal ku...?."
"Kamu adalah Nchex bukan,Ayah ku cukup penasaran dengan mu."Ucap Jagger.
"Oh,"Menjawabnya dengan expresi yang datar.
Lilyan langsung emosi,Melilitkan cambuknya ke leher Jagger.
Cambuk itu langsung di tarik dengan kuat.
Jagger langsung terjatuh.
Beberapa individu yang melihat ini merasa terkejut.
"Benar-benar wanita yang mengerikan."
Mata wanita itu menatap tajam ke arah Jagger.
Aura berwarna hitam merembes dari tubuhnya.
Tanpa mengucapkan kata-kata,kelompok itu menjadi ketakutan.
Begitu juga beberapa individu lain.
" Kalian ingin mengambilnya...,Ambillah jika kalian bisa.
Aku dengan senang hati memberikannya."
Pemuda tertawa riang.
Matanya menatap kearah kelompok Tiger yang tampak ketakutan.
Meskipun mereka marah,tetapi mereka menyadari perbedaan level kultivasi yang sangat jauh berbeda.
Namun ketika dia sibuk menertawakan lawan di depan mu.
Tanpa dia sadari cambuk itu juga melilit lehernya.
"Apa yang kamu katakan tadi benar,"Lilyan menatapnya dengan marah.
"Dia memang harus di beri pelajaran,"Sahut Nina.
"Haha aku hanya bercanda."
Akhirnya cambuk itu terlepas dari lehernya.
"Huh dia benar-benar ingin membunuh ku."
Apakah semua wanita di dunia SangCaster ini kejam.
Ketiga sosok itu meninggalkan kelompok ini,dengan acuh.
Sebelum akhirnya Jagger berkata.
"Klan Tiger of Wolf ku pasti akan mencari kalian."
Tetapi ketiga sosok ini tidak terpancing dengan perkataannya.
mereka terus masuk berjalan kedalam.
Hingga akhirnya sampai di lorong gua.
Angin bercampur salju semakin deras keluar dari tempat itu.
__ADS_1
Dengan Magic Powernya Lilyan masuk ke dalam tempat itu.
Dia melihat beberapa orang sedang bertarung menghadapi Yipi yang tidak kalah banyak.
Tumbuhnya di penuhi dengan bulu yang tebal.
badannya 2 kali lebih besar dari manusia normal.
Dengan kulit berwarna putih pucat.
Itu adalah Yipi binatang Iblis gunung.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang...?" Ucap Nina.
"Aku tidak tertarik dengan binatang itu."
Lilyan lanjut berkata.
"Biarkan saja mereka,Mari kita masuk lebih dalam lagi."
Ketiga sosok itu melanjutkan perjalanan.
Tekanan udara menjadi semakin dingin.
Mereka bertiga menggunakan Soul Power untuk melindungi tubuhnya.
"Apakah Magic power mu bisa masuk lebih dalam lagi,"Tanya Nchex kepada Lilyan.
"Entahlah ketika aku mencoba lebih dalam tubuh ku terasa akan membeku."
"Ayo kita lihat."
Mereka bergegas menambah kecepatan.
Dengan sangat hati-hati, mereka akhirnya sampai disebuah ruangan yang cukup luas.
Seluruh tempat itu di penuhi dengan es.
mereka merasakan ada energi yang sangat kuat tersimpan di ruangan ini.
Matanya menyapu seluruh tempat mengitari dinding es.
Blacky akhirnya berbisik.
"Ini adalah istana ratu es,"Lihat ke bawah kaki mu.
Pemuda itu terkejut melihat sosok di bawahnya.
Itu adalah Binatang Iblis Burung raksasa.
Dia membeku di bawah kaki mereka.
Namun Soul Power yang kuat masih sangat jelas terasa dari binatang itu.
Binatang ini memiliki bulu seperti merak.
Lehernya panjang seperti angsa.
Sayapnya besar dengan warna biru di seluruh tubuhnya.
"Ini adalah binatang yang aku cari,"Ucap Nina.
"Binatang apa ini ...?"
"Ini adalah Sanzu salah satu binatang kelas atas pada jenis burung."
Kekuatan setara dengan binatang Legendaris lainnya.
Konon kabarnya,dia dapat seimbang dengan Phoenix.
Jika Phoenix punya Api yang berkobar,Sanzu punya hati es abadi.
Jatung es sangat berharga untuk pengguna elemen es.
Tetapi binatang ini sangat sulit untuk di kalahkan,bahkan dia setara dengan Soul God.
matanya memelas ke arah kedua sosok itu.
"Jangan berharap aku akan membantu mu...!"
"Kurasa itu juga sangat merepotkan."
Pemuda itu duduk bersila dia menjadi diam seperti patung.
Dua wanita itu hanya bisa menatapnya saja.
Mereka bertanya-tanya "Apa yang di lakukan pemuda ini."
Di alam bawah sadarnya Nchex berbicara pada Blacky.
"Berapa kemungkinan kita bisa menang menghadapi binatang ini."
"Apa yang kamu rencanakan bocah bodoh."
"Ku kira kamu adalah Binatang iblis terkuat,Ternyata itu hanya omong kosong."
"Aku tidak takut dengan binatang iblis ini,Tetapi yang berada di bawah binatang ini."Ucap Blacky.
"Itu adalah Sirin dia adalah ratu es penguasa tempat ini.
Meskipun kita bisa lari,tetapi kedua wanita di samping mu pasti mati.Ini terlalu beresiko."
Namun tiba-tiba beberapa orang.
Dengan pakaian bangsawan berwarna emas.
Dengan rambut panjang yang di ikat.
Dia adalah Ken Pangeran kedua dari Kerajaan Es.
Di ikuti oleh Dua orang tetua Shasi dan Taka.
Shasi berapa di level Soul Emperor Puncak.
lebih rendah darinya.
Sedangkan Ken dia sebanding dengan Nchex.
"Rupanya disini sudah ada orang ya."
Ken mengeluarkan Soul powernya.
Kedua wanita itu juga merasakan energi yang kuat dari Ken.
Namun mereka juga tidak ingin kalah.
kedua wanita itu memancarkan Soul power Merah muda dan Hitam darah.
Hanya dengan Aura nya saja dapat memukul mundur kedua wanita itu.
Tetapi seorang pemuda yang duduk bersila itu masih tampak tenang.
" Sepertinya ada orang berbakat di tempat ini."
Akhirnya Ken mengeluarkan Soul Power Kristal Es.
Aura itu di tujukan ke arah sosok pemuda yang duduk itu.
Tetapi dengan cepat Angin hitam juga membungkus pemuda itu.
Kedua tetua dibelakang Ken juga menyipitkan matanya.
"Apakah Sekte angin masih hidup...?"
Kedua tetua itu ingin menghentikan Ken.
__ADS_1
Tetapi Ken masih bersikeras memberikan serangan.
Soul Power berkumpul di tangan kanannya.
Energi itu membuat sebuah Kristal es dengan balutan petir.
Tampaknya dia juga memiliki elemen yang unik.
Dengan Energi Soul Power yang telah di padatkan.
Ken langsung melemparnya ke arah pemuda itu.
"Di hadapan ku,Api pun akan membeku."Ucap Ken.
Kristal Es merubah apa pun yang di lewatinya menjadi membeku.
Kedua sosok wanita itu pun kaki juga telah membeku.
Sebelum serangan Kristal itu mencapai pemuda itu.
Serangannya langsung di blokir oleh dinding api hitam.
Pemuda itu juga mengeluarkan aura yang mengerikan.
"Tetapi Api milik ku dapat membakar lautan."
Kedua sosok ini langsung beradu pukulan.
tidak ada yang mau mengalah.
bentrokan Soul Power yang kuat di antara 2 pemuda berbakat ini.
Kedua Tetua di belakang Ken tampak terkejut melihat mereka berdua bertarung imbang.
Nina yang baru mengetahui Nchex sekuat ini dia hanya bergumam dalam hatinya.
"Pantas saja Lilyan menyukainya,Aku juga akan berusaha membawanya bersama kami."
Serangan demi serangan terus dilancarkan
Pukulan berganti tendangan sampai dinding di sekitarnya menjadi retak.
Kedua sosok itu mengambil langkah mundur.
"Apa yang kamu inginkan...!"
"Haha aku tidak ingin bertindak jika kedua teman ku tidak di serang."
"Itu karena mereka lemah."
"Mengapa kamu begitu yakin...?"
Sebelum akhirnya kedua Tetua Sekte ikut berbicara.
"Kami hanya ingin mengambil binatang ini,Jika kalian tidak keberatan aku akan membiarkan kalian pergi.Ucap Shasi.
Namun tiba - tiba beberapa orang juga datang ke tempat itu.
"Sejak kapan kerajaan es berani arogan di wilayah Ignis ini.Ucap Sans.
Mighty Guardian dan Kerajaan Es saling menatap tajam.
Di Belakang Sans ada Feng dan Yu.
mereka mengatakan jika kita bertarung disini,binatang ini akan terbebas.
ada kemungkinan dia akan mengamuk.
Tetapi Sans sama sekali tidak peduli itu.
Dengan cepat dia merilis serangannya.
"Tinju Matahari"
Soul Power berwarna kuning keemasan membungkus tinjunya.
Tinju itu memiliki energi panas yang membakar.
Sans menghantam Lantai es yang ada di bawah.
Dia berencana melepaskan Shanzu.
Namun siapa sangka tinju itu tidak dapat menghancurkan lantai es.
"Haha serangan mu terlalu lemah."Shasi mengejek Sans.
Karena benturan yang keras.
Tempat itu langsung di datangi oleh banyak orang.
Namun tidak satupun dari mereka yang dapat masuk ke dalam lantai itu.
Rupanya lantai es sudah di pasang segel pertahanan yang kuat.
Dari kerumunan orang yang datang disana juga terlihat Yunfie dan Sekte Awan Anginnya.
Seorang paruh baya merupakan tetua dari sekte itu.
"Aku juga tertarik dengan binatang Iblis ini."Ucap Dalton.
Keadaan menjadi semakin kacau.
Yunfie yang baru datang menatap ke arah Lilyan yang masih hidup.
Disaat seperti ini semua orang memancarkan auranya masing-masing.
Beberapa orang juga menyadari bahwa aura Nchex tidak lebih lemah dari mereka.
Akhirnya Ken memulai pembicaraan.
"Jika kita semua menyatukan Soul power,Itu mungkin dapat merusak segel ini.
Semua orang agak ragu dengan ucapan Ken.
tetapi dia terus menambah beberapa hal yang ada di balik binatang ini.
Dia menyebutkan ada beberapa Artefak Suci di dalamnya.
"Tapi ku dengar ada Ratu es yang tersegel di bawah sini,Bahkan itu lebih kuat dari binatang ini."Jawab Sans.
"Namun itu sepadan dengan harga yang didapatkan." Sahut Dalton.
Di tengah semua orang yang sedang berdebat.
Nchex mengajak kedua wanita itu untuk pergi dari tempat itu.
Sepertinya dia ingin menghindari situasi ini.
melihat Nchex yang ingin pergi para tetua dari Mighty Guardian menghentikannya.
"Anak muda apakah kamu tidak tertarik."
Tetua Feng ini sepertinya tidak memiliki niat yang jahat padanya oleh karena itu dia menjawab dengan sopan.
"Jika Para Tetua tertarik dengan harta ini saya tidak keberatan memberikan.
Oleh karena itu saya akan pergi."Nchex menangkupkan tangannya kepada Tetua Feng.
Mendengar ucapan Nchex yang seperti ini.
semua tetua berpikir bocah ini tampak sangat hati-hati.
Tetapi mereka juga memikirkan berbagai hal.
Jika membiarkannya pergi,mereka juga kekurangan tenaga.
__ADS_1
Sebelum akhirnya Yunfie ikut berbicara.
"Ya kamu boleh pergi tetapi wanita harus tetap tinggal,"Yunfie menatap ke arah Lilyan.