
Laut Hitam.
Kabut mulai menyelimuti pandangan.
Air laut yang berwarna biru kini berubah menjadi hitam, Seorang mereka memiliki batasnya masing-masing.
Disertai dengan bau busuk seperti darah yang bercampur dengan racun.
Cuaca yang begitu cerah berubah menjadi tampak mencekam.
Berbagai macam suara aneh yang tidak pernah ada sebelumnya juga terdengar ditempat itu.
Kapten Aero sendiri tidak dapat menentukan kemana arah tujuan mereka, Karena itu mereka hanya bisa terus berlayar terombang kemana arus air membawa mereka.
Jelas semua orang didalam kapal itu menjadi sangat waspada dengan keadaan yang mereka hadapi sekarang.
Helius juga sudah memasang Array pelindung untuk berjaga-jaga.
Kabut itu membuat halusinasi, Dimana orang-orang akan bermimpi indah dan akan tertidur selamanya.
Tiba-tiba sosok pemuda itu langsung muncul di samping Michelle.
Dia dapat menyadari bahwa tempat ini mempunyai kekuatan Ilusi yang sangat kuat.
"Kamu harus tetap berada di dekat ku." Ucap Nchex.
Melihat pemuda itu yang muncul seperti hantu,jelas membuat Michelle menjadi sedikit terkejut.
"Sejak kapan dia berada disini, Bukankah selama ini dia hanya berada didalam kamar." Gumamnya.
Namun hal itu juga disadari oleh Jesse ternyata dia juga salah satu Elemental Lord dalam penggunaan Magic Power.
"Kalian semua harus berhati-hati ditempat ini, Jangan sampai masuk kedalam Ilusinya." Ucap Jesse.
Namun seketika itu juga beberapa prajurit sudah mulai jatuh dan tertidur.
Jesse dan Stoner memasang Magic Powernya untuk melindungi diri mereka.
Sedangkan Helius menggunakan array pelindung khusus yang dapat membungkus Scorpion,Yamato dan Celcilia.
Sementara itu Nchex, Michelle dan Paman Dai berada didekat kemudi Kapten Aero.
Dengan Mata Dewa Kematiannya dia membantu Aero untuk menunjukkan arah yang benar.
Dari sini mereka semua akhirnya dapat menyadari bahwa pemuda yang terlihat sangat malas itu, Ternyata menyimpan kekuatan yang sangat menakutkan.
Merasakan auranya saja, Sudah membuat orang disekitarnya menjadi sangat ketakutan.
"Tenang saja selama kalian semua berada didekat ku, Ilusi itu tidak akan dapat menyentuh kalian." Ucap Nchex yang matanya sudah menjadi merah.
Kemudian terdengar suara aneh yang sangat melengking.
Mereka yang melihat sekelompok wanita cantik sedang berdiri di atas kapal mereka.
Sosok wanita itu mengajak mereka semua untuk singgah sebentar kedalam perahu kecilnya.
Namun di dalam penglihatan Nchex itu adalah "Bhanse" Sesosok Binatang Iblis Setengah Manusia setengah ular.
Kulitnya berwarna biru kehijauan, Wajah sangat menyeramkan dan memiliki empat lengan.
Ketika beberapa awak kapal yang sudah tergoda olehnya, Berjalan mendekati sosok wanita itu.
Jantung awak kapal itu langsung diambil oleh Bhanse dan memakannya.
Seketika sosok itu berubah ke wujud aslinya, Disertai dengan suara teriakan di seluruh kapal yang membuat semuanya menyadari akan hal itu.
Namun hanya Jesse dan Nchex yang bisa bergerak dengan bebas ditempat ilusi seperti ini.
Dengan cepat mereka berdua langsung menyerang sosok bintang iblis itu.
Jesse menyerang dengan soul powernya yang seperti manik-manik lima warna.
__ADS_1
Semakin lama terus memadat sampai menjadi jarum yang sangat kecil.
Begitu juga dengan Nchex dia memanipulasi Magic Powernya dan membentuk beberapa pisau terbang yang bercahaya keemasan.
melesatkan serangannya kepada kawanan Bhanse.
Salah satu pemimpin Bhanse mencoba untuk melawannya.
Namun ketika pemuda itu bergerak ke depan dan muncul dihadapannya.
Mata merah menyala itu membuatnya menjadi sangat ketakutan.
Tampak Bhanse juga menyadari bahwa itu adalah artefak suci Dewa Kematian.
Kawanan Bhanse itu memutuskan untuk melarikan diri, Sebagian berhasil dihabisi oleh Jesse.
Sampai disini pemuda itu masih belum mengungkap kekuatan aslinya.
Mungkin saja dia tidak ingin terlihat menonjol hingga orang lain menyangka bahwa Jesse lah yang sudah banyak berkontribusi akan hal itu.
Ketika semuanya sudah tenang,Jesse bersama Stoner mendatanginya.
"Mengapa kamu tidak mengatakan yang sebenarnya kepada mereka...?" Tanya Jesse.
"Apa maksud mu...? Bukankah aku hanya membantu mu sedikit saja." Jawab Nchex.
Stoner yang berada disana juga dibuat bingung dengan apa yang dikatakan oleh Jesse.
Jelas dia melihat sendiri Jesse lah yang sudah banyak berkontribusi.
Sambil menengahi keduanya, Stoner mengajak Jesse pergi meninggalkan pemuda itu sambil bertanya kepada Jesse.
"Apa yang kamu lakukan jelas-jelas dia hanya anak pemalas yang beruntung bisa ikut bersama kita.
Apakah benar dia lebih kuat dari mu...?"
"Aku dapat merasakan Magic Power yang sebanding dengan ku, Bahkan lebih kuat." Ucap Jesse.
"Jika itu benar, Maka kita perlu meminta bantuannya." Jawab Stoner sambil memikirkan sesuatu.
Yang ternyata ada 8 tentakel yang sudah melilit kapal mereka.
Dengan sigap mereka langsung menyerang tentakel itu dengan cara menontonnya, Namun senjata biasa tidak dapat untuk melukai tentakel itu.
Stoner juga mencoba untuk membantu, Dia melepaskan sebuah tinju dengan kekuatan soul power yang sangat kuat.
Satu tentakel berhasil dilepaskan namun tidak mendapatkan luka sedikitpun.
Mengetahui hal itu 4 orang pengawal terpilih langsung mengeluarkan senjata andalannya.
Alhasil semua tentakel itu berhasil mereka potong dan singkirkan.
Sebuah gelombang yang sangat besar melambung tinggi ke langit.
Munculah sosok gurita raksasa yang sangat besar.
Meliki 3 mata yang berbentuk segitiga, Seluruh kulitnya berwarna hitam.
Dia adalah "Venomus Kraken" raja binatang laut hitam.
Seketika tentakel yang sudah berhasil terpotong tadi langsung kembali utuh.
Di atas kepalanya juga terlihat sesosok Bhanse yang tadi kabur dari pertarungan.
"Serahkan jantung emas itu pada ku...!" Ucap Bhanse dengan suara yang sangat menakutkan.
Matanya menatap tajam ke arah Cecilia, Namun hal itu juga yang membuat orang-orang bertanya-tanya kepadanya.
"Bukankah jantung emas itu hanya dimiliki oleh Binatang Iblis...?"
Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi, Sedangkan Cecilia sendiri adalah seorang manusia.
__ADS_1
Di tengah banyaknya tatapan mata yang tertuju padanya, Tentu saja ada sesuatu yang dia sembunyikan.
Namun hal itu juga membuat Cecilia menjadi bergetar ketakutan, Dia merasa agak canggung untuk menjawab pertanyaan itu.
"Tenang saja aku akan melindungi mu." Ucap Scorpion dan yang lainya.
Akhirnya Cecilia bernafas lega dan kelima orang itu langsung menyerang Kraken.
Sementara itu Nchex yang mendengar percakapan mereka langsung bertanya.
"Apakah kamu tidak ingin memberitahu ku...?"
"Bodoh aku adalah tuan mu, Cepat bertarung dan bantu mereka semua." Ucap Cecilia yang kesal.
"Haha apa kau tahu nona, Di dunia ini ada beberapa orang yang tidak bisa dibeli dengan uang atau pun kekuasaan.
Hoam ... aku sangat mengantuk temui aku dikamar jika kalian sudah menemukan penawaran yang cukup baik untuk ku." Jawab Nchex.
Pemuda itu berjalan kembali kedalam kapal tanpa peduli dengan apa yang sedang mereka hadapi.
Tentu saja hal itu membuat semua orang menjadi kesal, Michelle mencoba untuk membujuknya dengan berkata.
"Bukankah ayah ku menyuruh mu untuk mengantar kami semua sampai tujuan.
Mengapa kamu bertindak seperti itu...?" Tanya Michelle.
"Haha aku hanya berjanji untuk melindungi mu, Tapi tidak dengan adik mu.
Aku tidak akan mempertaruhkan nyawa untuk sesuatu yang tidak jelas." Jawab Nchex.
Namun kali ini tatapan pemuda itu berubah menjadi sangat tajam.
Aura didalam tubuhnya samar-samar juga dapat mereka rasakan.
Pada akhirnya pemuda itu pergi masuk kedalam kapal.
Hal itu juga yang membuat mereka sangat penasaran, Ditengah ancaman yang seperti ini pemuda itu masih bisa tetap tenang.
Namun pertarungan kelima itu masih tetap terus berlanjut.
"Cyclone Sonic"
Tebasan angin tornado tercipta dari teknik pedang Helius.
Hembusan angin yang sangat kuat seolah merobek ruang dilancarkan kearah Kraken.
Namun Kraken berhasil menahannya dengan menggunakan dua tentakel.
Satu cambukan tentakel pun di arahkan kepada Helius,Untung saja Yamato berhasil menyelamatkan.
Kali ini Jesse yang mencoba menyerang, Dia mengeluarkan sebuah teknik Speactrum Suara berbentuk lingkaran kuning.
Di bantu oleh Stoner yang juga mengeluarkan 2 rudal ditangan robotnya.
Gabungan keduanya itu berhasil melukai beberapa tentakel yang dimiliki oleh Kraken.
Namun dengan cepat lukanya langsung sembuh seperti semua.
Kali ini binatang iblis itu mulai mengamuk melancarkan serangannya melalui tentakelnya yang terus mencambuk mereka berlima.
Sebuah cairan hitam seperti tinta yang beracun juga dia keluarkan dari mulutnya.
Membuat kapten Aero memutar Kapalnya untuk menjauhi tempat itu.
Sementara mereka berlima menghadapi Kraken yang semakin menjadi ganas.
Bhanse yang melihat kapal mereka pergi menjauh langsung melesat menuju kesana, Menghampiri Celcilia.
Untungnya Paman Dai dengan sigap langsung menahannya.
Hingga terjadilah pertarungan diantara keduanya.
__ADS_1
Beberapa pertukaran serangan pun langsung terjadi.
Namun terlihat Bhanse tampak mendominasi karena Paman Dai kesulitan untuk menghadapi teknik Ilusinya.