Soul Caster

Soul Caster
Episode 25


__ADS_3

Artefak Dewa Kematian


"Ini adalah jurus segel,"Jika terus terjebak disini kita akan menjadi batu.


Soul Power di dalam tubuh Nchex di tarik paksa oleh rantai itu.


Semakin berontak rantai itu mengikatnya semakin kuat.


"Haha inilah yang aku rasakan saat kau mengekang ku.


"Naga bodoh kenapa kau tidak membantu ku."


"Percuma saja,rantai ini menyerap semua energi."


Tampaknya api hitam yang melindungi tubuh Nchex sudah hampir menghilang.


Tubuhnya menjadi semakin lemah,dia hanya bisa pasrah menunggu waktu.


"Terima Kasih sudah menjadi teman ku."


Matanya mulai tertutup rapat, kesadarannya sedikit menghilang.


"Bocah bodoh apa kau berpikir bahwa kakek Naga ini lemah."


"Transformasi Binatang Iblis"


Black Dragon menggabungkan Jiwa nya ke dalam tubuh Nchex.


Muncul tanduk dan taring.


Tubuhnya mengeluarkan Sayap dan Ekor.


Kaki nya berubah menjadi naga.


Dengan lapisan Kulit hitam tebal seperti baja.


Kini terbentuk sosok manusia Hybrid.


Api hitam langsung meledak dari tubuhnya.


Rantai pengekangan itu langsung hancur dengan kepakan sayapnya.


"Mengapa kau baru melakukannya sekarang"


"Aku hanya tidak mau bergabung dengan mu.Ambil benda itu dan pergi dari sini"


"Meteor Black Dragon"


Mulutnya terbuka lebar,membuat bola api besar yang sangat kuat.


Aliran di bawah sungai mulai terisap kedalam bola api hitam.


Setelah di tembakan,Api hitam menjadi semakin besar.


Hampir membakar setengah sungai darah.


Bola batu itu menjadi retak oleh kuatnya serangan api.


Sebelum rantai hitam itu kembali utuh.


Dia dengan cepat membawa Bola batu kembali ke atas.


"Soul power ini terlalu kuat"


Nchex melihat bola batu yang retak di tangannya.


Tetapi bola batu itu malah mengisap api hitam ke dalamnya.


Sebelum akhirnya dia melihat Simbol mata kuno keluar dari batu itu.


"Ini adalah Artefak Dewa Kematian"


Batu itu pecah memunculkan sebuah sosok berwarna hitam.


Terlihat sebuah sosok hitam seperti bayangan.


"Haha aku sudah bebas"


Setelah aku hampir mati apakah dia ingin pergi begitu saja.


Nchex langsung merilis Pedang Dewa kematian.


Dia mengejar sosok dengan kecepatan yang sangat gila.


Lebih cepat dari langkah ilusi.


"Tubuh tranformasi ini tidak dapat bertahan lama,"Cepat tangkap dia.


"Aku juga kesal dengan orang itu."


"Raizen level 7."


Kini Api hitam berubah menjadi petir hitam.


Petir itu membentuk Kepala Naga menyelimuti tubuhnya.

__ADS_1


Dengan Kilatan yang sangat cepat dia langsung menebas bayangan itu.


Bayangan itu langsung terjatuh ketanah.


Namun nchex tidak memberikan waktu bernafas.


Pedang dewa kematian langsung menancap di tubuh bayangan.


"Arggh ... mengapa bocah ini bisa menangkap ku"


Segera Nchex dan Black Dragon kembali ke bentuk normal.


Rupanya Tranformasi tadi menguras soul power mereka masing-masing.


"Bocah kau menghabiskan Soul power ku"


"Aku hanya ingin mencoba sekuat apa Jurus itu."


Melihat kedua orang itu saling berdebat.


Bayangan itu mencoba meloloskan dirinya.


Akan tetapi dia baru saja menyadari bahwa yang menusuknya,adalah pedang dewa kematian.


"Apa kamu mencoba melarikan diri,"Dengan senyuman licik di wajahnya.


"Cepat bunuh dia."


"Kalian berpikir seperti bisa membunuh ku."


Tetapi Nchex tidak mau berdebat dengan sosok itu.


Dia langsung mengalirkan Soul Power ke dalam pedang.


Bayangan itu mengerang sengsara.


Sedikit demi sedikit tubuhnya di bakar oleh api hitam.


"Apakah kalian tidak tahu,Aku adalah Mata Dewa Kematian."


Tetapi Nchex langsung membakar tangan kirinya.


"Bajingan aku akan balas dendam pada kalian semua."


Kembali tangan kanannya menghilang.


Rupanya cara kasar tidak akan berlaku untuk anak ini.


Kembali dia menawarkan.


"Jika kamu melepaskan ku,Aku akan memberikan beberapa skill Dewa Kematian."


Bayangan itu terus berteriak kesakitan.


"Apa yang kalian inginkan ...?


"Aku sudah menunggu itu dari tadi."Nchecx tertawa licik


"Bocah kurang ajar,Kau ingin menyiksa dewa."


"Aku akan memberikan mu waktu 5 menit,"Sebelum itu akan membakar habis semua tubuh mu.


"Baiklah apa itu.".Sosok bayangan itu menjawab dengan gagap.


"Pertama panggil aku tuan muda."


"Saya memberi hormat untuk tuan muda."


"Hahahaha" Manusia dan Seekor naga kini tertawa keras di depannya.


"Apakah dia adalah dewa Haha." Blacky tertawa sambil mengoloknya.


"Hemm sepertinya kamu dewa yang malang."


"Jika kalian berdua membunuh ku,"Kalian tidak dapat menyempurnakan Artefak Mata Dewa kematian.


"Haha sepertinya aku tidak membutuhkan kekutan itu."


"Ayo kita pergi"


Melihat Nchex yang akan pergi,dia langsung memanggilnya.


"Tunggu tuan tolong bawa saya,Saya berjanji akan setia pada tuan."


Kedua sosok licik itu sepertinya sudah memikirkan sesuatu.


Alih-alih menyempurnakan dengan Soul Power Sepertinya dengan cara ini akan lebih mudah.


Memang benar-benar licik.


"Baiklah jelaskan pada ku apa kemampuan yang aku dapatkan."


Sosok bayangan itu mulai menjelaskan.


Nchex mencabut pedang dewa Kematian tubuh bayangan.

__ADS_1


"Aku adalah salah satu Artefak Suci dari dewa kematian.


Meskipun aku tidak lebih hebat dari Pedang dan Api hitam yang kau miliki sekarang.


Tapi aku yakin dimasa depan aku sangat membantu mu.


Dewa kematian juga dikenal sebagai Jenderal Perang.


Dengan kekuatan penyegelan dia di takuti oleh pasukan iblis.


Namun dia di khianati oleh Dewa Ashura.


Karena Hal itu lah terjadi perpecahan di antara SangCaster perang itu disebut Internal War.


Karena bentrokan energi itu terlalu kuat, menyebabkan ruang antar dimensi terbuka.


Banyak mahluk asing dari dimensi luar memasuki wilayah ini.


Hingga akhirnya perang besar yang melibatkan seluruh ras di dunia berperang.


Pada saat itu Dewa Kematian menggunakan semua kekuatannya untuk menyegel dimensi itu.


Tetapi hal itu membuatnya terbunuh dan kekuatannya menyebar ke seluruh dunia.


Pada saatnya nanti kamu akan memahaminya."


"Lalu apa kemampuan mu."


"Selama aku bersama mu,Tidak ada satupun Jurus Ilusi yang dapat menyerang mu."


Bayangan itu berubah menjadi simbol mata berwarna hitam.


Dia masuk ke dalam mata kiri nchex.


Sekarang dia bisa menggunakan hampir setengah kekutan dewa kematian.


Perlahan dia menyadari ada Soul power dewa kematian di dalam dirinya.


"Aku akan berkultivasi di sungai ini,Blacky tolong jaga aku."


Sosok pemuda itu duduk di atas sungai darah.


Menutup matanya dan mulai kultivasi.


Api hitam perlahan naik dan membungkus tubuhnya.


Kobaran api hitam semakin lama semakin besar.


Hingga sosok itu sudah tidak terlihat lagi.


Aliran air di bawahnya kini membuat pusaran air yang kuat.


Soul Power merah darah terserap ke dalam tubuhnya.


Terdengar suara teriakan dari dalam api.


Jika dia tidak di lindungi oleh Ziarah petir kemungkinan tubuhnya akan menjadi abu.


3 Bulan berlalu


Suara teriakan itu tidak terdengar lagi.


Namun kobaran api menjadi semakin besar,Pusaran air menjadi besar dan kencang.


Sungai darah mengeluarkan asap seperti air mendidih.


Di bawah alam bawah sadarnya.


dia mendapatkan teknik baru,Kutukan dewa kematian.


Meskipun jurus ini tidak dapat menyakiti fisik lawan.


Tetapi ini akan menimbulkan rasa takut, meskipun orang itu berada jauh di atas level penggunanya.


5 Bulan berlalu


Api hitam kini mulai redup.


Air sungai darah menjadi surut berubah warna menjadi hitam.


Sepertinya ecensi murni sudah terserap habis.


Seorang pemuda itu membuka matanya.


Dia merasakan Soul Power nya meningkat.


Blacky berucap.


"Soul Emperor tahap awal,Haha tidak buruk."


"Berapa lama aku disini ...?"


"Setidaknya kurang dari 1 tahun."


Tetapi putaran waktu Dimensi luar dan disini berbeda jauh.

__ADS_1


Kemungkinan dia hanya menghabiskan waktu selama 5 hari saja.


"Ayo kita pergi."


__ADS_2