
Kegagalan
Sosok pemuda itu mengeluarkan Benih Pohon Kehidupan yang dia dapatkan dari kota Garunggang.
Memasukan benih itu ke dalam jiwanya.
Dimulailah Kultivasi seperti biasa,dia mulai menyerap energi yang terkandung didalamnya.
Benih itu memancarkan aura yang berwana hijau,beberapa hari berlalu Benih itu berubah menjadi Symbol api berwarna hijau.
Namun anehnya api ini tidak liar sama sekali dengan mudah dapat disempurnakan.
Setelah Symbol api hijau bertemu ketiga Api terdahulu,dia malah mengeluarkan aura yang menyejukkan.
Terasa berada di sebuah hutan yang sangat damai.
Saat itulah Symbol Api Jiwa berubah menjadi empat,tandanya dia sudah berada ditahap Magic Power Manifestasi.
Pada saat ini Mata Dewa Kematiannya juga menjadi semakin kuat.
Pandangannya dapat menembus bangunan pada jarak tertentu.
Pemuda itu kembali ingin meningkatkan Kultivasinya.
Dengan bantuan Api hijau yang baru dia sempurnakan.Namun bukannya meningkatkan Energi Soul Power api ini malah memperbaiki 9 merediannya dan semua bagiannya tubuh yang rusak.
Pemuda itu terdiam sejenak "Apa yang dilakukan oleh api ini" Gumamnya.
Dia mencoba menggabungkan api hijau ini dengan yang lainnya,Ternyata hanya api putih yang dapat menyatukan diri dengannya.
Terciptalah sebuah teknik baru "Pure Self" dimana Skill ini dapat menyembuhkan seseorang yang dibakarnya dengan cepat.
"Mungkin ini akan berguna saat aku terdesak"Gumamnya.
Meskipun Teknik ini tidak memiliki spesifikasi untuk menyerang mau pun bertahan.Paling tidak ini saat berguna jika di dalam perang tidak ada support yang bisa membantu.
Merasa dirinya yang belum cukup untuk menerobos,pemuda itu kembali mengeluarkan Sapu Tangan Hitam yang dia dapatkan dari pelelangan.
Dia menyalurkan Soul Power kedalam Sapu Tangan Hitam,hingga membuatnya berubah menjadi jubah hitam yang pajang.
Terdapat Array segel yang dia tidak mengerti.
Tiba-tiba suara Mata Dewa Kematian berbicara.
"Gunakan Api Hitam mu untuk membakar segel itu."
Tampak bertanya pemuda itu langsung menggunakan api hitam membakar segel yang ada.
Ketika segelnya hancur,Jubah itu langsung terbang dan melayang.
Dengan sigap pemuda itu mengambilnya dan memasukkan Soul Power agar dapat menyatu dengan dirinya.
Dia kembali mendapatkan Skill baru dari jubah yang sudah disempurnakan.
"Night Walker"Sebuah teknik yang dapat membuat penggunanya bereleportasi kearah yang dia inginkan.
Tentu dia sangat senang dengan Teknik ini.Ditambah dengan Langkah Ilusi yang dia miliki,kemungkinan tidak ada Seorangpun di Wilayah Ignis yang dapat mengejarnya.
Selain itu juga Jubah ini sama kuatnya dengan Perisai Surgawi tingkat atas.
Selain ringan ini sangat mudah untuk digunakan.
Setelah 12 hari pemuda itu tetap melanjutkan kultivasinya,dia melakukan segala cara untuk dapat menerobos namun hanya dapat mencapai Setengah dari tahap Soul God.
"Sepertinya ini memang sangat sulit,Aku akan bertanya kepada Mordox ketika aku kembali."
Pemuda itu segera mengakhiri kultivasinya dia keluar dari menara itu.
Diluar sudah terlihat Doyhen dan Lilyan yang menunggunya.
Namun terlihat wajah kecewa dari pemuda itu.
"Apakah kamu berhasil..? Tanya Doyhen.
Namun pemuda itu hanya menggelengkan kepalanya saja.
Mereka mengerti sangat sulit untuk menerobos ke ranah Soul God.
"Tenang saja meskipun kamu gagal aku masih tetap mencintai mu."Ucap Lilyan sambil menggodanya.
"Lalu bagaimana dengan mu sendiri,Apakah kamu hanya akan terus menjadi beban...?
Aku takut kamu tidak dapat bersaing dengan gadis pemburu itu ahhaha.Nchex mengejek Lilyan.
"Huh gadis berdada datar itu tidak mungkin dapat melampaui ku."Dia terlihat marah dengan ucapan Nchex.
"Lalu apa rencana mu sekarang...?"Tanya Doyhen menyela mereka.
"Aku akan kembali menemui Mordox terlebih dahulu,Sepertinya kita akan berpisah disini."
"Mengapa kamu ingin pergi begitu saja tanpa mengucapkan sesuatu untuk ku."Ucap Lilyan dengan kesal.
" Haha dimasa depan kamu akan menjadi Pemimpin Dark Soul oleh karena itu berhentilah bersikap cengeng seperti ini."
Pemuda itu langsung pergi dengan menaiki Rubah perak,dengan cepat dia menghilang.
"Huh mengapa dia tidak mengucapkan selamat tinggal kepada ku."Tanya Lilyan dengan kesal kepada Doyhen.
__ADS_1
"Haha jika kamu tidak berlatih dengan keras akan ada banyak wanita yang menjadi saingan mu.
Aku hanya berharap kamu tidak menjadi musuhnya pada saat itu."
Didepan gerbang Kerajaan Kegelapan terlihat seorang pemuda menerobos masuk.
Dengan menunggangi seekor Rubah Perak dengan api biru di kakinya.
Di depan lapangan tempat pertarungan,terlihat banyak murid Kerajaan Kegelapan sedang berkumpul.
Sepertinya sedang terjadi sesuatu,terlihat dua sosok sedang bertarung seorang wanita dan pria.
Pertarungan itu disaksikan oleh Mordox dan Penatua lainnya.
Pemuda itu langsung turun untuk melihat kedua murid yang bertarung itu.
Tiba-tiba seorang Penatua menghampirinya,Dia adalah Vullu.
"Anak muda sepertinya kamu sudah bertambah kuat."
"Murid memberi hormat kepada Penatua."Ucap Nchex.
Di dalam hatinya Vullu masih bertanya "Mengapa anak ini berubah menjadi begitu hormat."
Namun itu sesuatu yang baik baginya.
Nchex kembali bertanya.
"Siapakah pria yang menjadi lawan Azura itu."
"Dia adalah Shadow murid pertama dari Mordox,Namun dia memiliki temperamen yang jauh lebih keras."
"Lalu masalah apa yang terjadi sekarang ...?"
"Hemm sepertinya kamu sudah terlambat,mereka berdua saling memperebutkan kandidat pertama yang akan mewakili Heroes War.
Pada saat ini Kerajaan Kegelapan memiliki 2 token Heroes War.
Namun token yang pertama seseorang dapat dipastikan akan lulus babak penyisihan tanpa harus mengikutinya.
Selain itu mereka yang masuk menggunakan Token pertama juga akan memiliki hak istimewa di alam Dewa."
Ditengah pembicaraan mereka pertarungan menjadi semakin intens.
Terlihat mereka berdua akan mengeluarkan Binatang Roh iblisnya.
Ternyata Shadow juga mempunyai salah satu binatang iblis Naga dari empat yang terkuat.
Yaitu Dragon Void.
Black Dragon yang berada di dalam tubuh Nchex tentu mengenali aura naga ini.
"Itu adalah Wyvern Dragon."Ucap Blacky.
"Kemungkinan akan seimbang namun pada saat ini kemampuan mu masih jauh dibawahnya."
Jelas Blacky dapat merasakan Shadow dan Azura ini sudah mencapai tahap Soul God.
Tentu saja Nchex juga sangat terkejut dengan perkembangan Azura.
Segera Wyvern dan Cimera beradu serangan namun Azura harus mengakui kekalahannya pada saat ini.
Rupanya Shadow ini juga memiliki api abadi yaitu Api Ungu "Racun Api Kematian."
Sepertinya Shadow ini bukanlah seorang yang baik hati.
Ketika dia melihat Azura yang sudah terluka parah,dia malah ingin mengakhirinya.
Untung saja Mordox langsung menghentikannya.
"Pak tua mengapa kau ikut campur."Ucap Shadow dengan marah.
"Bukankah kau sudah menang,mengapa harus membunuhnya...?"
"Bagiku siapapun yang menjadi lawan ku dia harus mati,Cepat berikan token itu pada ku."
"Berani sekali kau berlagak seperti itu di hadapan guru mu ini."
Namun tiba-tiba ada seorang yang datang membantu Shadow,orang ini bahkan lebih kuat dari Mordox.
Dia adalah Yama dari Ras Iblis.
Dengan menyandera Azura sebagai jaminannya.
"Cepat berikan Token itu atau aku akan membunuh murid kesayangan mu."Ucap Yama dengan suara yang menakutkan.
Merasa tidak ada pilihan lagi,Mordox terpaksa memberikan token kepada Shadow.
meskipun dia tidak dapat menerimanya namun itu akan lebih baik dari pada harus kehilangan nyawa.
"Cepat lepaskan murid ku."Ucap Mordox.
Yama langsung melemparkan Azura dengan keras ke tanah.Untung saja salah satu Penatua langsung menangkapnya.
Namun Shadow masih merasa tidak puas dia malah menyerang Mordox di bantu oleh Yama.
Karena kedua serangan kuat dari orang itu Mordox langsung mendapatkan luka,seteguk darah keluar dari mulutnya.
"Haha setelah aku membunuh wanita ini,kalian tidak akan memiliki perwakilan Heroes War lagi."
__ADS_1
Seorang Penatua yang berusaha melindungi Azura langsung dibunuh olehnya.
Sedangkan Mordox yang ingin membantu dihadang oleh Yama.
"Anak itu akan mewakili Ras iblis untuk Heroes War,oleh karena itu aku tidak akan membiarkan mu menghentikannya." Ucap Yama.
"Kalian orang-orang dari pasukan Iblis telah berani menampakkan diri rupanya,dengan senang hati aku akan melayani mu."
"Hahaha meskipun kamu dapat menahan ku,tetapi murid kesayangan mu akan mati hari ini."Yama tertawa mengejeknya.
Shadow langsung memberikan serangan Api Ungu dengan Soul Power yang kuat mengalir ditangannya.
Serangan itu langsung dihantam kepada Azura membuatnya terpental sangat jauh.
Melihat Azura yang sudah terkena Racun Api Ungu tetapi masih bisa berdiri.
Shadow Kembali melakukan Serangan kali ini dengan api ungu yang berbentuk Ular Cobra.
Dengan Soul Power yang kuat Ular Cobra itu langsung diarahkan kepada Azura.
Terlihat wajah Azura menjadi pucat tubuhnya telah terluka parah, sepertinya dia sudah pasrah dengan nasibnya.
Namun sebelum serangan itu mengenainya Cobra itu bertabrakan dengan dinding Api Hitam.
Tentu saja beberapa orang yang melihat api ini mengenali sosok dibalik api hitam itu.
"Nenek Sihir sepertinya kamu berhutang Budi pada ku sekarang hahaha."
Nchex langsung membawa Azura pergi menjauh dari tempat itu.
"Setengah level Soul God berani melawan ku,Kamu akan menerima akibatnya."Ucap Shadow dengan sombong.
Dia merilis Domain dewa kematiannya "Gravity Blast"dimana Domain ini dapat merubah tekanan di dalam areanya menjadi berat dan ringan.Telihat semua orang yang berada didekatnya tidak dapat bergerak.
Bahkan Mordox sendiri menjadi tertekan oleh domainnya.
Rupanya Shadow ini juga memiliki Mata Dewa Kematian sebelah kanan.
Akan tetapi tekanan ini tidak berpengaruh kepada Nchex,karena dia juga menggunakan domainnya "Dimensi Ilusion" dimana di dalam domainnya dia bebas menciptakan apapun dan membuat ilusi pada orang disekitarnya.
Dengan tipuannya dia berhasil membawa Mordox keluar dari Domain Shadow.
"Guru apa kau baik-baik saja."Tanya Nchex kepada Mordox.
"Aku hanya sedikit terluka kamu harus hati-hati."
Nchex mengangguk dia langsung beradu pukulan Shadow, terlihat ada perbedaan yang sangat jauh namun Nchex berhasil mengimbangi dengan teknik-tekniknya.
"Rupanya kamu masih memiliki murid berbakat."Ucap Yama.
"Hahaha Aku akan membakar Semua Ras Iblis dengan Api hitam ku."
Sepertinya Nchex menyadari bahwa pengguna Api hitam adalah musuh alami untuk Ras Iblis.
Itulah mengapa selama ini dia terus diikuti oleh Pasukan Iblis.
"Kamu benar-benar sombong, Bagaimana kamu akan menghadapi serangan kami berdua sekarang." Ucap Yama menggertak.
"Mungkin jika Azura yang berada diposisi ini dia akan menangis minta tolong hahaha."Nchex tertawa mengabaikan ucapan Yama.
Azura yang mendengar ucapan Nchex dia hanya bisa menatapnya dengan marah.
"Pria Mesum berdoalah semoga kau tidak mati."
"Apa kau kira dua orang budak didepan ku ini bisa membunuh ku...? Haha itu sangat lucu.Nchex kembali mengejek Shadow dan Yama.
Yama dan Shadow yang menjadi marah segera menggabungkan kekuatan mereka.
Avatar prajurit tengkorak terbentuk dari gabungan Soul Power mereka berdua.
Tengkorak ini memiliki baju ziarah lengkap dengan pedangnya.
Area pertempuran menjadi mencekam seketika,sosok yang sangat mengerikan muncul di hadapan semua orang.
"Lihatlah ini bocah bagaimana aku mengirim mu ke neraka."
Melihat serangan yang sekuat ini,dia juga langsung merilis "Formasi 4 Api Abadi" terbentuklah sebuah Array pelindung persegi dengan keempat warna api.
Tengkorak itu langsung menyerangnya dengan kekuatan Soul Power menebaskan pedangnya.
Suara ledakan terdengar "Baaaangg...!" seluruh tempat menjadi langsung tertutup oleh kabut.
Yama langsung berkata.
"Bocah sombong kamu memang berbakat,namun harus bertemu dengan Ras iblis terlalu cepat."Ucap Yama dengan senang.
Dia mengira pemuda itu telah terbunuh oleh serangannya.
Begitu juga oleh para murid dan penatua,mereka sangat menyayangkan pemuda itu harus mati begitu cepat.
Namun ketika kabut sudah menghilang,banyak tatapan mata yang terkejut melihat ke arah tempat serangan itu.
Pemuda itu hanya berbaring dengan santai didalam Formasi Array Pelindungnya.
Semua orang saling bertukar pandangan didalam hatinya bertanya-tanya "Sekuat apakah pemuda ini."
"Apakah pertunjukan kembang Apinya telah selesai..?Tanya Nchex kepada Yama dengan expresi santai.
Merasa teknik terkuatnya tidak dapat memecahkan Array yang diciptakan oleh Nchex.
__ADS_1
Yama memutuskan untuk pergi,lagi pula saat ini Azura juga sudah terkenal racun Api ungu,akan sulit baginya untuk disembuhkan.
"Setelah Heroes War Selesai aku akan mencari mu." Ucap Yama kemudian mereka menghilang.