
Mengalahkan Kayra
Menghadapi serangan kuat yang akan menyerangnya.
Transformasi Tubuh Iblis dia gunakan, Kulitnya berubah menjadi merah hitam.
Tanda Kutukan Naga mulai menyebar hingga terbentuklah Manusia Hybrid setengah Naga.
Pemuda itu mengacaukan Pedangnya ke langit,Cahaya merah terang mulai menyelimuti pedang itu.
Begitu juga dengan Api Borealis yang semakin tinggi menjulang ke langit.
Bangun tempat ia berdiri juga ikut hancur dan terbakar. Disertai dengan domain dewa kematian.
Seketika area tempat itu berubah menjadi sangat mencekam.
Kaki para prajurit yang berada disekitar istana mulai bergetar ketakutan,Seolah mereka sedang melihat malaikat maut berada didepannya.
7 Bayangan pedang juga muncul dibelakangnya,Mata merah menyala itu menatap tajam kepada Kayra yang juga bersiap melakukan serangan terkuatnya.
Kemudian ke 7 pedang itu mulai berputar mengitari pedang yang genggam dengan erat itu.
Soul Power didalam tubuhnya membentuk Tornado berwarna merah yang menyelimuti seluruh tubuhnya.
Suhu panas yang dihasilkan dari kekuatan itu membuat area sekitar mengeluarkan asap,seolah tempat itu sedang dipanggang olehnya.
10 Ribu Hukum Dunia dipadukan dengan Knight Symbol.
Dengan area serangan sebesar ini pemuda itu berpikir Kayra tidak akan bisa menghindarinya.
Segera serangan tornado seperti bor itu menyerang kedepannya, disertai dengan Kayra yang memulai tebasan Avatar Kaisar Tirani dengan 2 pedangnya.
Bentrokan kedua serangan itu membuat area sekitar bergetar hebat.
Beberapa prajurit mulai tertarik kedalam pusaran angin itu langsung remuk dan menjadi tulang.
Membuat pasukan kedua belah pihak menjauhi mereka berdua.
"Baaang" bentrokan kedua serangan itu menjadi terdistorsi.
Avatar Kaisar Tirani dan Tornado telah menghilangkan.
Namun bayangan pedangnya berhasil mengenai Kayra yang ingin menghindarinya.
Kali ini dia telah mendapatkan beberapa luka dan memuntahkan darah.
"Yaaaha ... sepertinya kamu sudah terlalu tua untuk bertarung." Ucap Nchex.
Melihat perkembangan pesat yang terjadi pada pemuda ini penatua Hao mulai bergumam.
"Bocah ini bukan hanya dapat mengimbangi Kayra,dia bahkan berhasil melukainya."
Mengetahui Kayra yang sudah terluka parah Jendral Yulius menyuruh beberapa orang kapten untuk membantunya.
Namun pemuda itu juga mengeluarkan "Red Dragon Puppet" untuk menghentikan pergerakan mereka.
Pada akhirnya tidak ada yang dapat melindungi Kayra dari pemuda itu.
Nchex langsung berdiri ke depan memberikan beberapa tebasan untuknya.
Kayra yang mencoba lari dijerat dengan "Rantai Amarah Jiwa." Akan tetapi dia berhasil terlepas dengan merelakan salah satu lengannya.
Mengetahui Kayra yang ingin pergi dari pertempuran "Black Dragon Refulse" juga dikeluarkan dari jarak jauh.
Yang membuatnya terjatuh oleh serangan itu.
"Ingin melarikan diri dari ku,Setelah kamu menyiksa istri ku dengan kejam.
Hari ini akan kutukan Ruang Penyiksaan sebenarnya." Ucap Nchex.
Ruang Dimensi Kekosongan pun terbuka,dengan mengunakan Teknik Ilusi pemuda itu mulai menyerang metalnya.
__ADS_1
Kayra mulai berteriak-teriak seperti orang yang sedang disiksa dengan sangat kejam.
Seolah musuh dimasa lalunya hidup kembali dan menuntut balas kepadanya.
Namun orang-orang yang melihat kejadian ini,mengira Kayra sudah menjadi gila karena telah dikalahkan oleh seorang bocah.
Setelah mengambil Soul Bag yang dimiliki oleh Kayra pemuda itu langsung menghabisinya dengan kejam.
Tentu saja hal itu membuat Yulius menjadi sangat dan ingin segera menghabisinya.
Namun Kaisar Rudi juga menghentikannya.
"'Lawan mu adalah aku." Ucap Kaisar Rudi.
"Aku akan mengurus bocah itu setelah membunuh mu." Jawab Yulius.
Mengetahui waktu Transformasi Iblisnya akan segera habis.
Pemuda itu berniat mengeluarkan seluruh kekuatannya.
Kali ini matanya menatap tajam ke arah Yama dan Onimaru yang sedang bertarung, Keduanya tampak sudah kelelahan.
"Biarkan aku mencoba teknik baru ku ini." Ucap Nchex yang membuat Yama menjadi ketakutan.
Jelas dia mengetahui Karakter dari pemuda ini, Yang tidak akan membiarkan lawannya pergi hidup-hidup.
Mengetahui akan hal itu Yama berniat ingin kabur dari sana,namun Onimaru juga telah memberikan serangan kepadanya.
Yang memaksa Yama harus jatuh dan tersungkur di tanah.
Pedang pemuda itu mulai mengeluarkan cahaya merah yang sangat terang,lebih terang dari sebelumnya.
Bahkan orang-orang disekitarnya mulai tertutupi oleh cahaya itu.
Samar-samar mereka dapat merasa aura yang sangat menakutkan tersimpan didalam pedang itu.
Pemuda itu membuat beberapa gerakan aneh dengan pedangnya.
Hanya tersisa satu warna merah yang terus memadat kedalam pedang.
3 Ketua Guild yang menyadari akan hal ini segera menjauh dari area pertempuran.
"Bocah ini benar-benar mengerikan...!"
Begitu juga dengan Kaisar Rudi yang bergegas pergi dari sana.
Seketika itu tekanan energi yang sangat luas mulai menekan mereka semua.
Membuat orang-orang yang ada didekat menjadi tidak dapat bergerak.
Bahkan Onimaru yang ada disana juga langsung turun ketanah karena tidak kuat menahan serangannya itu.
Pemuda itu langsung berdiri di hadapan Yama
dengan kedua tangan yang memegang pedang berwarna merah.
Dia memberikan senyum tipis kepada Yama,yang membuatnya menjadi sangat ketakutan.
Seolah dia mengerti apa yang telah diisyaratkan di balik senyuman itu.
"Tolong ampuni aku, Aku akan setia mengabdi kepada mu." Ucap Yama dengan bergetar takut.
"Paling tidak ada Kayra yang akan menjadi teman mu di Neraka hahaha."
"Flame Berseker."
Tebasan pedang merah itu langsung membelah seluruh Medan pertempuran.
Yama yang berada didepannya hilang bersama dengan teknik regenerasinya.
Bahkan serangan itu belum menghilang selama beberapa menit.
__ADS_1
Ribuan Pasukan Iblis yang berada dalam jalur serangan itu juga terkenal dampak.
Teriakan tangis yang tidak terhitung jumlahnya terus terdengar menyertai Serangan itu sampai berakhir.
Mengetahui pasukannya telah banyak terbunuh,Serta beberapa penatua mereka yang sudah terluka.
Yulius memutuskan untuk segera mundur dari pertempuran,Begitu juga dengan Vander yang membawa semua pasukannya pergi.
Perlahan prajurit mereka satu persatu mulai menjauh dan menghilang dari area pertempuran.
Begitu juga dengan tentara Kekaisaran Silva yang juga mengalami banyak kerugian.
Mereka membawa mayat orang-orang yang telah gugur di medan perang untuk dimakamkan.
Pemuda itu mencoba menghampiri Melisa yang masih tidak mengingatnya.
Dia melepaskan Segel Api Borealis yang masih tertanam didalam dahinya.
Tentu saja hal itu membuatnya menjadi bertanya-tanya.
"Bagaimana mungkin segel itu bisa berada didalam tubuhnya."
Meskipun dia sudah tidak mengingat apa-apa lagi,tanpa dia sadari air matanya juga mulai menetes ketika segel itu telah menghilang darinya.
Mata semua orang tertuju kepada kedua sosok itu,Mereka juga sangat penasaran apa yang sebenarnya terjadi.
"Dengan hilangnya segel ini, Kamu juga bebas menikah dengan siapapun yang kamu mau.
Aku juga telah menepati janji ku untuk membantu dalam perang ini.
Hari ini semua ikatan yang telah kita buat telah terbayar lunas." Ucap Nchex.
"Mengapa kamu tidak tinggal disini sebentar mungkin saja dia bisa mengingat kamu kembali." Ucap Rudi yang menahannya.
"Bagaimana bisa aku menikah dengan seseorang yang tidak mencintai ku, Bahkan mengingat ku saja tidak bisa." Jawab Nchex.
Jelas Kaisar Rudi merasa sangat bersalah dengan pemuda ini.
Terlebih dialah yang memberikan perintah agar Melisa memasuki 9 Gerbang Cahaya.
Namun sekarang dia sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi kepadanya.
Kaisar Rudi memberikan Dekrit kepadanya.
"Dekrit itu setara dengan putra mahkota, Kamu bisa kembali kapan pun kamu mau." Ucap Kaisar Rudi.
"Apakah ini semua karena salah ku...? Bisakah kamu menceritakan semuanya pada ku...?"
Tanya Melisa.
"Bagaimana aku bisa menyalahkan mu, Akulah yang salah karena telah mencintai Putri Raja seperti mu.
Bukankah kamu sendiri sudah mengatakannya, Orang seperti ku tidak mungkin bisa bersama dengan mu." Ucap Nchex tersenyum dan pergi meninggalkan tempat itu bersama Penatua Hao.
Melihat sosok pemuda itu pergi,Melisa merasakan ada sesuatu yang hilang didalam dirinya.
Meskipun dia tidak mengetahui apakah itu, semakin dia mengingat kepalanya akan terasa sakit dan ingin pecah.
Beberapa Alchemist pun didatangkan kedalam Istana.
Namun tetap saja tidak ada yang berhasil mengembalikan ingatannya.
Didalam hatinya dia terus bertanya-tanya siapakah pemuda itu sebenarnya.
Sampai akhirnya Yuna mengatakan yang sebenarnya kepada Melisa.
Bahwa pemuda itu adalah Suaminya yang ingin segera melakukan pernikahan saat dia keluar dari 9 Gerbang Cahaya.
Setelah mengetahui hal itu, dirinya hanya bisa terus terdiam.
Sambil mencoba mengingat sesuatu tetapi tampaknya ingatannya tentang pemuda itu sudah benar-benar hilang.
__ADS_1
"Jika yang ibu katakan itu benar,Aku akan terus menunggunya sampai ingatanku benar-benar pulih." Ucap Melisa.