Soul Caster

Soul Caster
Episode 91


__ADS_3

Avatar Kaisar Tirani


"Serang...!"


Ribuan anak panah ditembak oleh pasukan Jenderal Yulius.


Segera Array pelindung Istana di Aktifkan.


Pasukan tentara Istana juga langsung maju menyerang.


Akhirnya bentrokan kedua belah pihak langsung terjadi.


Desing bunyi senjata sangat jelas terdengar, teriakan tangis dan air mata menyertai kedua belah pihak.


Salah satu Pemimpin mereka bernama Nezar ikut turun tangan membantai pasukan Istana.


Karena hal itu Evan dipaksa harus turun tangan untuk menghadapinya.


Di medan pertempuran kedua sosok itu saling berhadapan dan langsung jual beli serangan.


Kedua terus mengeluarkan berbagai tekniknya masing-masing.


Kilatan demi kilatan bentrokan Soul Power terus jadi.


Evan menyerang ke depan menendang dengan kakinya. Nezar yang terlambat menyadari terpaksa harus mundur beberapa langkah.


"Bloming Arrow"


Tidak anak panah tercipta dari Soul Powernya.


Nezar mengarahkan kepada Evan yang ingin menghindarinya.


Namun anak panah itu terus saja mengejarnya, merobek Ziarah Perang yang digunakan Evan.


Untuknya dia tidak mendapatkan luka yang fatal.


Hanya punggungnya saja yang sedikit terluka.


Untuk membalas sekarang itu, Evan juga mengeluarkan tekniknya yang disebut.


"Junggernaut"


Soul Power didalam tubuhnya tampak mengalir sangat deras.


Kekuatan fisiknya berubah menjadi lebih kuat seperti raksasa.


Hantaman demi hantaman dia berikan, membuat Nezar menjadi terdesak olehnya.


Setelah Evan berhasil memukul mundur, dirinya sendiri juga harus batuk darah efek dari teknik yang dia gunakan.


Evan mencoba berlari kearahnya dengan menggunakan Pedang besar di tangannya, Namun tiba-tiba dia pentalkan oleh seorang Penatua pihak lawan.


Dia datang untuk menyelamatkan Nezar dari kematian.


Sosok itu terlihat berumur 40 tahun, Dengan pakaian Ziarah Hitam Merah.


Dia sangat mahir dalam menggunakan berbagai senjata dan Magic Power, mempunyai rambut yang agak nyentrik seperti anak muda.


Levelnya juga tidak kalah dengan Ketua Guild yaitu God of Internity.


Orang itu bernama Jack,dengan kepalan tangannya Evan harus terpental jauh kebelakang.


Munculah Heriz untuk menghadapi orang itu.


Kini pertarungan berganti menjadi Jack melawan Heriz.


Sementara itu Pemuda itu masih mengamati pertarungan besar yang sedang terjadi.


Sudah terlihat pasukan Istana kekaisaran Silva dipukul mundur oleh mereka.


Matanya menatap ke langit yang sudah mulai gelap. Tiba-tiba suara angin mulai bergemuruh, sesekali ada kilatan petir yang menyambar.


Melihat tentara musuh yang sudah mulai mendekat,pemuda itu melakukan tebasan angin,dan membuat garis pembatas.


Dia berada didepan pintu gerbang utama.


"Siapapun yang melangkah melewati garis itu,Maka adalah musuh ku." Ucap Nchex.


Namun Pasukan Iblis itu tetap saja menyerang sepertinya dia tidak bisa diperingati.


Akibatnya mereka harus terkena serangan dari pemuda itu.


1000 Boneka Kegelapan juga telah dikeluarkan,Pemuda itu menerjang maju ke depan.


Dengan gerakan yang sangat cepat dia telah menghabisi beberapa tentara didepannya.

__ADS_1


Tidak cukup sampai disana beberapa kumpulan tentara musuh juga dia habisi dengan beringas.


Seperti Singa yang sudah terbangun dari tidurnya,Mata merah menyala itu membuat musuhnya menjadi ketakutan.


"Inikah kekuatan Kaisar Ignis" Ucap para penatua yang terkejut melihat Kekuatannya.


Bahkan ribuan prajurit telah dia habisi sendirian.


Melihat Pasukan Iblis yang telah dipukul mundur,Vander,Yama dan Sneder mencoba menghentikan pemuda itu.


Untung saja Ketua Guild Valkyrie Union membantunya menahan Vander.


Penatua itu bernama Miyushin memiliki rantai gada besar dan perisai ditanganya.


Sedangkan Yama ditahan oleh Onimaru.


Kini hanya pemuda itu berhadapan dengan Sneder.


Nchex yang sudah menyimpan dendam kepada Sneder langsung menunjukkan kekuatan "Flame Sword" disertai dengan "Crimson Spirit Amor" yang dia keluarkan.


Cahaya merah menyala menyelimuti pemuda itu.


Dalam sekali serangan cepatnya,Sneder sudah dipukul mundur beberapa langkah.


"Mari kita lihat siapakah yang akan menjadi pecundang hari ini." Ucap Nchex.


"Hahaha ternyata kamu masih saja terlalu sombong, tempat ini akan menjadi kuburan mu." Jawab Sneder.


"Armageddon"


Hujan Api yang lebih kuat dari sebelumnya langsung menghujani seluruh tempat itu.


Tidak peduli kawan atau pun lawan, siapapun yang berada didekatnya juga akan terkena efek serangan.


Ledakan terus berlanjut merubah tempat itu menjadi lautan api dalam sekejap.


Seketika itu juga Sneder menyadari perbedaan level kekuatan diantara mereka.


Namun sudah terlambat untuknya melarikan diri, pemuda itu dengan cepat langsung menyerangnya tanpa memberikan ampun.


Pedangnya mulai menebas pedang Sneder digabungkan dengan teknik "Fire Blade" ledakan itu mematahkan pedang milik Sneder dan memberikan luka di bahunya.


Pemuda itu menendang Sneder dengan kakinya yang membuatnya harus terpental dan terbatuk-batuk mengeluarkan darah.


Dia terus menyiksa Sneder sebelum ajal menjemputnya.


"Ayah ... Ayah ... Tolong Aku..!" Ucap Sneder berteriak sambil merasakan rasa sakit yang luar biasa.


Tiba-tiba sebuah portal terbuka dan kilatan cahaya langsung membawa Sneder pergi dari sana.


"Aku akan membalas dendam kepada mu." Ucap Kayra yang membawa Sneder pergi.


"Haha sepertinya kamu telah melupakan sesuatu." Jawab Nchex.


Betapa terkejutnya ketika Kayra menyadari hal itu.


Ternyata Sneder yang dia bawa sudah tidak memiliki kepala lagi.


Kayra menoleh kebelakang ketempat pemuda itu berada.


Ternyata kepala Sneder sudah berada dibawah kakinya.


Rupanya sebelum Kayra membawa Sneder pergi, pemuda itu sudah memisah kepalanya dari tubuh Sneder.


Sungguh sosok yang benar-benar kejam.


"Hahaha mengapa kau tidak mengambilnya kembali." Ucap Nchex mengejeknya sambil menendang kepala Sneder seperti bola.


Kayra yang berniat mengambil bagian tubuh anaknya itu.


Langsung diserang dengan teknik "Tinju Lahar Gunung."


Akibatnya kepala Sneder menjadi hancur tak bersisa.


"Astaga aku terlalu kuat memukulnya hahaha." Ucap Nchex yang sudah menggila.


"Kamu benar-benar kejam,Aku tidak akan memaafkan mu." Jawab Kayra yang sudah sangat marah.


Kini kedua orang itu langsung bertarung dengan sengit.


Meskipun Kayra berada di level 60 sedangkan Nchex level 50, karena bantuan pedang diranah Supreme itu membuat kekuatan mereka menjadi seimbang dalam pertarungan teknik pedang.


Bahkan beberapa kali benturan serangan yang dikeluarkan oleh Kayra tidak dapat membuat pemuda mundur dan terluka.


Dia malah memberikan serangan balik yang sama kuatnya dengan Kayra.

__ADS_1


Setelah semua itu usai keduanya mundur mengambil beberapa langkah,untuk mengukur sejauh mana kekuatan lawannya itu.


Mata Kayra mulai menatap tajam, ekspresinya mulai berubah menjadi menakutkan.


Tangannya mulai membentuk beberapa segel Aneh hingga aura berwarna hijau merembes keluar dari pedangnya.


Gemuruh angin menyelimuti tubuhnya,yang ternyata Kayra ini juga memiliki Atribut angin.


"Aku akan menunjukan kekuatan Elemen angin. kepada mu." Ucap Kayra yang tubuhnya sudah mengeluarkan cahaya hijau yang terang.


Avatar besar dengan 2 pedang ditangannya mulai muncul dan meningkatkan kecepatan serangan Kayra sampai diluar nalar.


"Tebasan Kaisar Tirani"


Ribuan tebasan angin dari Avatar itu langsung menyerang Nchex seperti pisau-pisau tajam yang akan memotongnya.


Energi pelindung Soul Power juga akan robek jika terkena serangan dari pedang itu.


Teknik "Raizen" dikeluarkan untuk membantunya menghadapi ribuan tebasan angin yang tanpa henti.


Api Borealis mulai menyelimuti tubuhnya,kelima jarinya menggenggam pedang ditangannya dengan erat.


Suara raungan naga mulai terdengar serta langit yang menjadi hitam mengundang badai petir.


Suara gemuruh yang memercikan telinga itu membuat orang-orang menjadi bergetar.


"Inikah teknik Raizen sangat Kuno itu."


Seketika itu juga Ular Naga Petir mulai muncul dari langit.


Sosok pemuda itu langsung dengan cepat menyerang ke depan, Dengan serangan Naga petir yang dapat meruntuhkan gerbang istana.


Naga itu menerjang musuh didepannya dengan sangat cepat dan kuat.


Namun Kayra mengeluarkan seluruh kekuatannya kepada kedua kaki,Dengan kilat dia bisa menghindari serangan itu.


"Bocah dengan teknik ku ini,kamu terlihat sangat lambat." Ucap Kayra.


Pemuda itu mulai berpikir sejenak,selama ini tidak ada yang bisa menandingi kecepatannya.


Tapi kenapa orang didepannya ini bisa lebih cepat darinya.


Setiap kali dia melancarkan serangan,Kayra dapat menghindarinya dengan sangat mudah.


Hingga pada akhirnya dia menyadari,bahwa teknik Kayra ini bukan mempercepat gerakan.


Tetapi memperlambat gerakan,Sama seperti Dimensi Ilusionis yang akan membuat ilusi pada orang yang mencoba memasuki Domainnya.


"Huh ku kira teknik mu itu hanya dapat memperlambat gerakan ku saja, Sama sekali itu bukanlah teknik kecepatan Sekte Angin." Ucap Nchex mengejek.


"Hahaha bocah kamu tetap selalu arogan seperti biasa,tapi sekuat apapun serangan mu tetap saja tidak bisa menyentuh ku." Jawab Kayra.


Kedua sosok itu kembali beradu serangan.


Bentrokan keduanya menghancurkan area sekitar.


Yang membuat orang-orang tertuju untuk melihat kedua pertarungan itu.


Dua kilatan cahaya menghancurkan apapun yang ditabraknya.


Bahkan pertarungan SangCaster kecepatan ini tidak bisa dilihat oleh orang yang memiliki level dibawahnya.


Saking cepat bentrokan kedua orang itu,hanya suara angin yang bisa mereka dengar.


Namun tetap saja Kayra dapat membaca setiap gerakan dari pemuda itu,dan berbalik menyerang.


"Duarrr" Pemuda itu berhasil dipukul mundur olehnya dan menabrak dinding gerbang utama.


Pemuda itu terjatuh dan mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.


Dia mencoba berdiri sambil menyapu noda darah yang ada pada mulutnya.


Tetapi Kayra tidak akan membiarkan untuk dapat bernafas begitu saja.


Avatar Kaisar Tirani itu juga menjadi lebih besar.


Terlihat seperti patung hijau giok dengan cahaya yang menyilaukan.


Dua tebasan pedang besar hijau telah mengarah menuju pemuda itu,penuh dengan tekanan angin yang membuat nafas menjadi berhenti.


Gerbang Istana menjadi hancur akibat serangan itu,Serta pemuda itu juga harus terpental kebelakang tubuhnya menghancurkan beberapa bangunan yang ada didalam Istana.


Baju Crimson Spirit Armor juga mulai retak dan terbelah.


Hingga tidak bisa untuk digunakan olehnya lagi.

__ADS_1


Pemuda itu mulai batuk darah dan mencoba mengumpulkan kembali tenaganya.


"Serangan terakhir ini akan menghabisi mu selamanya." Ucap Kayra.


__ADS_2