Soul Caster

Soul Caster
EPISODE 33


__ADS_3

Mengalahkan Siren


"Semut seperti kalian berani sekali lancang dihadapan ku."


Siren memanggil Shanzu, menyuruhnya untuk menyerang mereka.


Kitsune juga tidak mau kalah,dia berubah ke bentuk KYUBI.


Kini dua sosok binatang iblis sedang bertarung.


Pertempuran keduanya cukup seimbang Api biru dan es abadi beradu di udara.


"Bagaimana dengan mu bocah...?"


"Sepertinya kamu memang tidak bisa di ajak bernegosiasi."


"Hanya Soul Emperor tingkat menengah ingin mengancam ku..? Itu terlalu bodoh."


"Jika begitu aku akan mengambil jantung mu."


Mereka berdua saling bertukar pukulan.


Jual beli serangan dilakukan namun terlihat perbedaan kekuatan yang sangat jelas terlihat.


SangCaster berapa pada tingkat Soul God berhasil memukul mundur dengan mudah.


"Dragon Diaster"


Pemuda itu langsung memanggil kekuatan roh iblis nya.


Bayangan Black Dragon segera muncul dibelakangnya.


Siren yang agak terkejut dia dengan cepat memunculkan Avatar dirinya yang cukup besar.


Kedua Sosok itu kembali bentrok beberapa teknik di keluarkan namun tetap saja Siren terlalu kuat.


Setelah dia berhasil memukul mundur,Siren langsung mengeluarkan serangannya.


" Posaedon Pierce."


Soul powernya membentuk Trisula yang sangat besar.


Melesat dengan cepat ke arah pemuda itu.


Melihat hal ini Nchex juga tidak tinggal diam


Dia merilis serangan.


"Strength Refulse."


Pedang dan Trisula yang sama besarnya saling menekankan.


Meskipun serangan itu sama-sama kuat karena perbedaan tingkat Nchex dipaksa mundur beberapa langkah.


Dia teringat perkataan Riwut bahwa Teknik Raizen pada level puncak setara dengan Soul God.


Segera dia merubah tehnik bertarungnya,kini cara memegang pedangnya menjadi terbalik.


"Raizen level 5."


"Langkah Ilusi."


Gerakannya menjadi sangat cepat bentrokan diantar mereka membuat tempat disekitar bergetar hebat.


Namun Siren masih terlalu cepat untuk diimbangi.


Nchex kembali meningkatkan level Raizen menjadi level 7.


Sekarang terlihat dia sudah dapat menangani kecepatan Siren.


Tetapi Siren juga tidak akan membiarkan hal ini berlangsung lama.


Siren "Dragon Bullet."


Muncul Lima ekor Naga air yang sangat panjang di sekitarnya.


Naga itu mengejar ke arah Nchex.


Kemanapun dia menghindar naga itu terus mengejar.


Semakin lama pertarungan Naga yang muncul semakin banyak.


Pada akhirnya Nchex terjebak oleh serangan itu tubuhnya langsung diserang oleh naga air secara bertubi-tubi.


Lagi-lagi Nchex harus di pukul mundur,Kali ini dia terlempar sangat jauh menghancurkan dinding es yang ada di sekitarnya.


Terlihat Nchex memercikan sedikit darah dari mulutnya.


Melihat Nchex yang terluka dia terus memberikan serangan tanpa ampun.


Kali ini dia mengubah air di sekitarnya menjadi Bongkahan es padat dan besar.


Karena SangCaster yang berada di tahap Soul God dapat memanipulasi elemen sesuka hatinya.


Bongkahan es itu langsung di lempar ke arah Nchex yang masih belum pulih.


Dengan Sigap Nchex menahan serangan itu dengan pedangnya.


Dia langsung meningkatkan Raizen ke level 8 dan 9.


Kali ini pedangnya mengeluarkan aura petir dengan itu dia dapat menghancurkan bongkahan es besar.


Dari jarak jauh dia kembali melakukan serangan.


"Naga Membelah Langit."


Namun serangan pedang besar itu berhasil dihancurkan oleh Siren.


Dengan kecepatan yang seperti hantu Nchex menyerang Siren dengan pedangnya.


Kali ini dia tampak berhasil,Siren menjadi Kewalahan menghadapi kecepatan.


Setelah beberapa saat beradu serangan akhirnya Siren berhasil di pukul mundur.


"Sepertinya aku meremehkan mu bocah."


"Sonar Whale"


Pusaran air yang sangat besar terbentuk di bawah area pertempuran.


Muncul Seekor paus berwarna hitam yang sangat besar.


Sosok itu mengeluarkan suara melengking yang sangat keras.


Akan memecahkan gendang telinga siapapun yang berada di dekatnya.


Kini area pertempuran telah bergetar hebat dinding dan bongkahan es besar menjadi porak poranda.


Menghadapi serangan yang sangat kuat ini.

__ADS_1


Disertai dengan Suara yang akan merusak Indra pendengaran.


Kini jurus baru dari mata dewa kematian di keluarkan.


"Dimensi Ilusionis."


Area di sekitar dia berdiri menjadi Monochrome.


Hanya ada warna hitam putih didekatnya,Benda apa pun yang mendekati areanya akan menjadi hitam putih.


Dia juga menambahkan jurus serangan untuk menghentikan Paus itu.


"Final Crush."


Tiga Bintang berwarna hitam bertabrakan dengan paus raksasa.


Sebagian kepala paus menjadi hitam putih.


Namun paus itu masih terlalu kuat untuk menahan serangan Final Crush.


Pada akhirnya Nchex kembali di pukul mundur dengan sangat keras.


Paus itu terus memukul mundur, menghancurkan apa saja yang dilewati.


Tampak Nchex sangat terluka dengan serangan ini.


Terlihat banyak sobekan luka di pakaian,Dia juga memuntahkan banyak darah.


Namun tiba-tiba api putih langsung menyembuhkan luka itu dengan cepat.


Siren "Haha Dengan kemampuan seperti itu mau menantang ku.


Paling tidak kamu tidak akan malu mati di tangan ku."


"Terlalu cepat bagimu untuk memutuskan hal itu."


Di dalam alam jiwanya Nchex berteriak.


"Naga bodoh pinjamkan kekuatan mu."


Expresi menjadi sangat serius dan marah


mereka berdua Melakukan Tranformasi perubahan wujud.


Kini terlihat manusia setengah Naga dengan kekuatan yang sangat mengerikan.


Tempat dinding es yang menjadi pijakannya menjadi hancur.


Mata kirinya berubah menjadi merah.


Pemuda itu kembali melakukan serangan kali ini menjadi lebih kuat.


Siren berhasil di pukul mundur beberapa kali.


Tetapi dia tidak membiarkan lawannya untuk bernafas sedikit pun.


Melihat kondisinya yang tampak disudutkan Serin menggunakan teknik pertahanannya.


Siren "Obligation"


Tubuhnya di bungkus oleh bola transparan.


Jurus sangat keras di tembus bahkan oleh pedang.


Bukan hanya itu dia juga dapat memukul balik serangan yang menyerangnya.


Merasa serangannya yang sudah tidak efektif lagi.


Nchex "Raizen level Puncak"


Awan hitam menjadi bergemuruh Kilat-kilat petir menyambar di area pertempuran.


Seluruh pedang dan tubuhnya memercikan aura petir.


Mereka kembali beradu serangan kali ini terlihat seimbang.


Siren kembali mengeluarkan Teknik Dragon Bullet.


Namun Naga itu langsung di sambar oleh petir yang besar.


Ini benar-benar pertempuran yang sangat intens.


Black Dragon kembali berucap.


"Jika terus begini waktu pengabungan kita akan segera berakhir."


"Aku mengerti."


Dengan cepat Nchex kembali menambahkan kekuatan kepada serangannya.


Namun kali ini benar-benar serius dia langsung mengeluarkan jurus andalannya.


"Order Swing,Crazy Standing."


Pedangnya menjadi berat,Aura api yang menyelimutinya kini menimbulkan suara seperti kompor gas.


Bongkahan es di sekitarnya menjadi mencair hanya dengan terkena auranya saja.


Dia langsung menyerang Siren dengan kekuatan Order Swing yang semakin lama semakin kuat dan berat.


Akhirnya pelindung Siren menjadi retak,Nchex terus menyerang tanpa henti sampai akhirnya pelindungnya pecah.


Dengan pelindungnya yang sudah menghilang dia kembali melakukan serangan.


"Final Crush"


Serangan itu berhasil memukul jatuh Siren ke bawah.


Tetapi pemuda itu masih tidak ingin membiarkannya begitu saja.


"Strength Refulse"


Kuatnya serangan itu membuat Pusaran air yang sangat besar dibawahnya.


Seluruh area pertarungan kini menjadi lautan es yang luas.


Namun tampaknya Siren berhasil selamat meskipun dia juga mendapat sedikit luka.


"Bajingan kecil aku akan membunuh mu."


"Nigi Mitama."


Air di sekitarnya bergerak menyatu kearah Siren.


Tangannya mulai membentuk beberapa Segel serangan.


Air yang di padatkan membuat Pilar jarum yang besar dan runcing.


Dengan di lapisi dengan Soul Power yang kuat serangan itu melesat dengan cepat.

__ADS_1


Nchex juga tidak akan tinggal diam menghadapi serangan ini.


Kali ini dia merilis Knight Symbol dengan tambahan lima jurus serangan sebelumnya kali ini pedang di tangannya benar-benar berat.


Tabrakan kedua serangan ini cukup dahsyat.


Lautan di bawahnya menjadi terbelah oleh dampak kedua serangan.


Binatang iblis di sekitar menjadi ketakuan dan melarikan diri.


Begitu juga dengan Shanzu dengan Kyubi mereka berhenti bertarung melihat kedua serangan dahsyat ini.


Setelah beberapa menit keduanya dipaksa mundur beberapa langkah oleh kuatnya soul power.


Tetapi Siren agak tidak terima dengan hasil yang dia peroleh.


Dia kembali melakukan serangan kali ini adalah serangan terkuatnya.


"Verdict Neptunus"


Raja duyung raksasa keluar dari soul powernya


Memegang sebuah Trisula bercahaya biru yang sayang menyilaukan.


Kehadirannya membuat ombak mengamuk dengan hebat.


Disertai oleh badai es yang lebat.


matanya memancarkan cahaya menatap kearah Nchex.


Ketika Avatar itu mengangkat Trisulanya badai es yang kuat langsung memberikan tekanan.


Dia dapat merasakan bahwa serangan ini sangat mengerikan.


Untuk menghadapi serangan ini,Nchex menggabungkan Dua api hitam dan putih.


Dia merilis serangan.


"Gerbang Kematian."


Sebuah gerbang yang sangat besar berbentuk Pentagram Yin dan Yang.


Ketika gerbang itu terbuka muncullah sesosok Avatar yang tidak kalah besar.


Setengah bagian Kirinya berwarna hitam dengan Sayap Naga.


Adapun sebelah kanannya berwarna putih juga memiliki sayap burung.


Kehadiran sosok ini tampak sangat menakutkan,Langit berubah menjadi hitam.


Dengan mata tertutup dan memegang pedang besar di tangannya.


Siren sangat terkejut ketika dia melihat Avatar ini.


"Ini adalah Teknik God The Evil."


Dia merasa agak sedikit khawatir,tetapi sudah tidak ada cara lagi untuk menghentikan bentrokan ini.


Setelah keduanya mengatakan.


"SERANG...!"


Bentrokan kedua Avatar itu menyebabkan Tornado raksasa.


Suara seperti guntur yang sangat nyaring terdengar dari dalam tornado.


Air laut dibawahnya terisap dengan paksa kedalam tornado itu.


Disertai dengan gumpalan awan yang juga di paksa masuk oleh tornado yang berputar dengan cepat.


Kedua sosok itu menyalurkan semua kekuatan Soul powernya kepada Avatar itu.


Sampai pada saat terakhir Siren sudah kehabisan Soul Powernya,Sekarang dia dapat merasakan betapa kuatnya serangan God The Evil.


Pedang besarnya menghancurkan Avatar Siren dengan telak memukul dirinya jatuh ke bawah.


Terlihat Siren tampak lemah.


Namun Nchex sama sekali tidak akan membiarkan wanita itu hidup.


"Raizen Dewa Kematian level 11"


Dengan kecepatan yang tidak bisa di lihat oleh Siren pedangnya langsung menebas kepadanya.


Meskipun Siren sempat menghindari nya tetapi serangan itu menyebabkan salah satu lengannya terputus.


Siren merasa sudah sangat putus asa.


Tetapi mata kedua pemuda itu sudah menjadi merah.


Itu tandanya dia sudah kehilangan kesadarannya.


"Raizen Dewa Kematian level 12."


Kecepatan dan kekuatannya kembali bertambah sampai mencapai titik Dewa.


Hanya dengan tebasan angin dari pedangnya Siren dilemparkan berkilo-kilo meter jauhnya.


Wanita itu menjadi lemah tidak berdaya.


Melihat Ratunya sudah hampir mati, Shanzu pun berniat menahan pemuda itu.


Tetapi dia kembali melakukan serangan.


"Raizen level 13 Pemusnahan"


Shanzu yang berniat menghalangi jalan pemuda ini.


Langsung terkena serangan pedang dan menembus tubuhnya.


Akibat dari serangan itu,Tubuh Shanzu menjadi debu tanpa ada sisa apa pun.


Pemuda itu kembali berjalan mendekati Siren yang sudah terluka.


Setiap langkah kakinya memercikan riak energi yang sangat mematikan.


Siren bermaksud menahan tebasan dengan Trisula,Namun trisula itu langsung di pentalkan dan menancap di tanah.


Dengan suara yang terbata-bata dia mengatakan.


"Baiklah aku akan memberikan cermin es ku kepada mu."


"Itu sudah terlambat."


Pedang dewa kematian langsung menebas.


Membuat badan dan kepalanya terpisah.


Ketika semua sudah berakhir dia memasukan Mayat Siren beserta trisulanya ke dalam soul bag.

__ADS_1


Tiba-tiba tatapannya menjadi gelap,Tubuhnya tumbang seketika bersama dengan hilangnya soul power yang mematikan.


__ADS_2