Soul Caster

Soul Caster
Episode 77


__ADS_3

Dikrit Bayangan


Rooney yang dilarang untuk masuk kedalam pusat penelitian istana.


Memutuskan untuk membawa pemuda itu keruangan bawah tanah di rumahnya.


Sepanjang perjalanan memasuki ruangan itu banyak sekali alat-alat teknologi ciptaannya.


Tentu saja salah satunya adalah alat Transportasi yang ia ciptakan di pusat kota itu.l


Rooney mulai menceritakan bahwa selama ini dia berada di dalam Istana seperti tawanan.


Disana dia hanya di suruh membuat alat-alat baru tanpa di bayar sepeserpun.


Tentu saja orang-orang itu akan mencarinya jika dia terlalu lama berada disini.


Rupanya Rooney ini sangat pintar dalam pembuatan senjata,namun dia tidak bisa berkultivasi.


Oleh karena itu dia hanya bisa diam tanpa melawan.


"Aku akan memberikan beberapa alat teknologi kepada mu,Namun kamu harus membawa ku pergi dari sini secepatnya." Ucap Rooney.


"Aku ada Ketua dari Sekte Angin,Jika tertarik kamu boleh tinggal disana sesuka mu." Jawab Nchex.


"Bukankah Sekte Angin sudah lama hilang..?"


"Ya,Aku mendirikannya kembali di wilayah Ignis.


Selain itu juga aku berniat membentuk sebuah Kekaisaran besar ditempat itu." Jawab Nchex.


Rooney menjadi sangat kagum kepada pemuda ini,di usia yang sangat muda dia telah berhasil membangun sebuah Sekte.


Selain itu juga pemuda ini sangat kuat, melebihi apa yang dia harapkan selama ini.


"Sekarang jelaskan pada ku, tentang alat transportasi itu." Ucap Nchex.


Rooney menujunya sebuah alat seperti jam tangan kuno,Dia menyebutnya "Dikrit Bayangan."


Ketika alat itu ditekan akan langsung memunculkan Portal Transportasi.


Namun sebelum memakainya seseorang harus meletakkan beberapa Dekrit ditempat yang ingin dituju terlebih dahulu.


Hal ini sama seperti memberi tanda titik pada semua map.


Jika alat itu sudah terpasang maka akan ada warna merah,yang menunjukkan nama pada tempat itu.


"Apakah kamu masih punya alat yang lain...?" Tanya Nchex.


"Saat ini aku masih meneliti sebuah alat yang berfungsi untuk memindahkan sebuah bangunan besar.


Jika aku diberikan waktu dan Sumberdaya yang cukup,tentu saja alat itu akan terwujud." Jawab Rooney.


"Baiklah aku akan membawa kalian keluar dari sini,Namun kalian harus pergi ke Sekte Angin tanpa aku.


Aku masih memiliki urusan di wilayah Dragon Harbor."


"Baiklah kita akan berpisah setelah keluar dari kota ini." Ucap Rooney.


Setelah berpisah, pemuda itu langsung pergi menuju Wilayah Sky Dragon.



"Kastil Morian" Banyak Naga berterbangan disekitar Kastil.


Para prajurit dari suku Naga juga bersiap untuk bertempur.

__ADS_1


Semua orang-orang yang berpangkat tinggi sedang menyiapkan pasukannya masing-masing.


Sepertinya perang besar antara kedua Suku Naga akan segera terjadi.


Lark,Rey dan Rosaline juga terlihat berada disana.Serta beberapa murid dari Divisi Pembunuh.


Dari kejauhan pemuda itu masih mengamati apa yang sedang terjadi disana.


"Mengapa kamu tidak ikut bergabung disana." Tanya Blacky.


"Tugasku datang kesini hanya untuk melindungi Wanita itu,bukan ikut menjadi bidak catur mereka." Jawab Nchex.


"Baik-baiklah,Namun kamu harus membantu ku untuk balas dendam kepada beberapa orang tertentu,Salah satunya ada di Wilayah Hell Dragon."


Sementara itu didalam sebuah Goa.


Azura,Faira dan beberapa murid lainnya sedang ditahan disana.


Seorang lelaki menggunakan pakaian tengkorak sedang berbicara dengan seorang Pria yang berada disana.


Dia merupakan seorang Raja di wilayah Hell Dragon yang bernama Lu Thor.



"Siapkan pasukan segera serang Morian Kastil." Ucap Lu Thor.


"Segera laksanakan tuan ku." Jawab Lu Bu.


Lu Bu ada seorang Jenderal perang, tangan kanan dari Lu Thor.


Dia juga memiliki kemampuan yang sangat hebat dalam berperang,Dengan Kapak besarnya yang tidak pernah terkalahkan.



"Bajingan lepaskan aku...!" Ucap Azura.


Ternyata Suku Naga Hell Dragon ini,Sudah diperalat oleh Pasukan Iblis.


Sepertinya dia sengaja mengadu domba kedua wilayah ini.


Lu Bu dan pasukannya segera menyerang wilayah Kastil Morian.


Namun disana dia juga harus berhadapan dengan Pasukan Sky Dragon.


Sedangkan di Kubu Sky Dragon juga dipimpin oleh Ayahnya Azura yang bernama Aracas.


Sosok yang tidak kalah kuat dengan Lu Thor.



Selain dibantu oleh 2 penatua dan beberapa Murid Guild.


Disana juga ada Hecxa yang datang ingin membantu Azura.


Rupa mereka memiliki hubungan yang cukup baik dengan kerajaan kegelapan.


Kedua pasukan itu sudah saling berhadapan dan siap untuk menyerang.


Suara genderang perang telah dibunyikan,Namun sebelum itu Aracas menanyakan kepada mereka.


"Dimanakah Anak ku...?"


"5 biji Enhancement Stone level 9 untuk harga gadis itu." Ucap Yama.


Sepertinya mereka ingin melakukan pertukaran.

__ADS_1


Aracas mengeluarkan 5 batu bercahaya merah menyala.


Telihat energi yang sangat murni tersimpan didalamnya.


Melihat benda yang sangat asing itu,dan menjadi rebutan mereka.


"Sepertinya itu terlihat berharga" Gumam Nchex.


"Itu adalah bahan yang dibutuhkan untuk meningkatkan Senjata Mystical menjadi Supreme." Ucap Blacky menjelaskan.


"Kalau begitu kita aku harus mendapatkan batu itu."


"Apa yang ingin kamu lakukan bocah,Saat ini bukan waktunya bersikap ceroboh." Ucap Blacky yang khawatir.


Melihat kedua belah pihak ini sudah sangat memanas,selain ada banyak pasukan line up masing-masing kubu juga terlihat sangat kuat.


"Perlihatkan Anak ku dulu...?" Ucap Aracas.


Lu Bu membawa sebuah gerobak besar,dan mengeluarkan Azura yang sudah dirantai dari gerobak itu.


Tubuhnya di penuhi dengan banyak luka cambuk dan kehabisan Energi Soul Power.


"Kita akan melakukan pertukaran di udara,Jika salah satu dari kalian bertindak.


Aku tidak akan segan-segan membunuh tawanan yang lainya." Ucap Yama.


"5 batu untuk 1 nyawa bukankah itu sedikit tidak adil." Ucap Rey yang baru saja bergabung.


Setelah mendengar ucapannya tentu saja Aracas kembali berpikir.


Meskipun itu adalah putrinya,Namun batu level 9 itu juga sangat berharga baginya.


Selain harganya yang sangat mahal,juga sangat sulit untuk mendapatkan batu itu.


"Bagaimana jika kita melakukan pertukaran satu persatu.1 batu untuk 1 nyawa." Ucap Aracas.


"Hahaha apakah seorang pewaris tahta hanya dihargai dengan 1 batu,Aku menginginkan 3 batu." Balas Yama.


"2 batu untuk Azura atau semuanya batal." Sahut Rey.


Rupanya Rey ini juga cukup pandai dalam negosiasi.


Mengetahui situasi yang sudah tidak menguntungkan lagi.


Yama kembali berpikir,jika dia terus memaksa mereka pasti tidak akan mau untuk melakukan pertukaran seperti itu.


"Jangan lakukan itu Ayah bunuh saja aku." Ucap Azura serak sambil meneteskan air mata.


Namun tiba-tiba wajahnya langsung di tendang oleh Lu Bu.


Terlihat jelas tatapan membunuh dari mata orang ini.


Sepertinya dia sudah dilatih untuk menyerang tanpa ampun dan rasa sakit.


"Diam kau bajingan...!" Ucap Lu Bu.


"Baiklah 2 batu untuk Putri mu dan 1 batu untuk yang lainya." Jawab Yama setelah lama berpikir.


Pertukaran pun langsung terjadi,untuk yang pertama.


Azura dan 2 biji Enhancement Stone segera dilemparkan secara bersamaan.


Pertukaran ini berjalan mulus sampai kepertukaran kedua.


Yaitu Faira dengan 1 biji Enhancement Stone.

__ADS_1


Kali ini juga dapat berjalan dengan lancar.


Namun apa yang terjadi dipertukarkan ke 3...?


__ADS_2