
Putri Cantik
Sebelum memasuki Vien City.
Nchex menyuruh Blacky untuk masuk ke dalam soul bag nya.
Dia tidak ingin di ketahui orang lain bahwa dia memiliki binatang roh naga bencana.
Ketika memasuki kota,nampak pilar-pilar tinggi menjulang ke arah langit.
Semua ornament bangunan nampak berwana putih dan kuning.
Ada bangunan yang paling tinggi tempat di tengah kota.
Dengan banyak nya penjaga yang silih berganti nampak sebagai kota peri yang makmur.
Terlihat juga banyak sekali SangCaster berlalu lalang,suasana di kota nampak sangat ramai sekali.
Kelompok Nchex berjalan selama setengah jam mengitari kota.
Tiba - Tiba ada seorang gadis cantik dengan rambut panjang berwarna kuning,lengkap dengan pakaian Khas bangsawan Gerbang Cahaya.
Dia duduk di dalam kursi roda,di dorong oleh seorang pelayan cantik yang tidak kalah cantiknya.
Semua orang nampak memperhatikannya,sepeti bidadari dengan senyum yang menggoda.
Nchex terus memperhatikan wanita ini,dalam benaknya.
"Aku belum pernah melihat wanita secantik ini di dalam dunia ku."
melihat Nchex yang bengong,Kama menegurnya.
"Hey kamu sedang memperhatikan nona itu ya...?"
Nchex hanya bisa tersenyum tanpa menjawabnya.
"Haha saudara selera mu memang sangat tinggi sekali.
Namun aku ingatkan kepada mu,dia ada putri ke Dua dari Sekte Cahaya Suci,Nama nya Ayume.
Banyak orang yang tertarik kepada nya,namun kabarnya beberapa tahun yang lalu dia mulai lumpuh tanpa sebab yang di ketahui."
"Oh benar kah itu..?"
"Kita yang hanya orang biasa ini melihatnya dari jarak jauh saja sudah beruntung."
"Kamu benar sekali,ayo kita selesaikan urusan kita dan kembali desa."Jawab Nchex.
Siap.
"Kakak Nchex kalau kita sudah menjual beberapa barang,boleh kah aku membeli beberapa makanan,"Ucap Diang.
"Tentu saja,aku juga masih ingin berkeliling di kota ini."
"Sekarang kita harus mencari toko Soultier dulu."
"Apa itu..?"Tanya Nchex.
"Disana kita dapat menjual beberapa barang yang kita punya,atau membeli beberapa barang."
Kelompok Nchex berjalan menuju toko soultier dan hasil yang di dapatkan hanya 6200 Pills energi.
Itu adalah hasil mereka berburu selama 1 Minggu.
Belum lagi mereka harus membeli barang makanan untuk keperluan penduduk desa.
Kama mengatakan hasil yang mereka peroleh.
"Sekarang kita mempunyai 6200 Pills Energy,di kurang 5000 keperluan desa.
kita hanya mempunyai 1200 sisanya."
"Sepertinya masih kurang banyak untuk mendaftar ya."
Kama dan yang lainnya hanya bisa tertunduk diam.
"Kalian tenang saja,aku pasti akan membawa kalian ke kompetisi.
Ayo kita melihat keseruan yang ada di kota ini dulu."
Mereka terus berjalan melihat sekeliling kota.
tiba - tiba dari kejauhan mereka melihat beberapa pria ingin melecehkan Ayume.
Pria itu adalah Rakka anak dari ketua Sekte Ap.
"Ayume kamu cantik sekali mengapa kau tidak menjadi istri ku saja."
"Bukankah aku sudah bilang aku tidak ingin menikah dengan mu."
Dengan wajah yang acuh tak acuh,Ayume menyuruh pelayanan nya untuk meninggalkan Rakka dan kelompoknya.
"Memang gadis yang sombong,masih untung aku bisa menerima kaki cacat mu."
Rakka mengatakan itu dengan nada yang menghina.
"Aku akan melaporkannya kepada ayah ku."
"Ya katakan itu setelah aku selesai memiliki mu."
Rakka adalah Anak dari ketua Sekte Api,Termasuk dalam 9 Gerbang kekaisaran Vena.
Oleh karena itu tidak ada seorang pun yang berani menegurnya.
di tambah 2 orang temannya,Zillo dan Zessa.
Mereka saudara kembar dari Sekte api yang juga telah mencapai Soul Guard bintang 5.
Rakka kembali mendekati Ayume.
Dia ingin membawa Ayume dengan paksa.
tetapi ada seorang anak muda yang mencegahnya.
Rocky dia seorang anak pandai besi di kota Vien City,nampaknya dia juga menyukai Ayume,kultivasinya saat ini berapa pada tingkat Soul Guard bintang 3.
dia juga merupakan pemuda berbakat di Suku nya,tetapi itu tidak bisa di bandingkan dengan 9 sekte besar.
"Heh lelaki mesum sebaiknya kau pergi."Ucap Rocky.
"Anak pandai besi sebaiknya kau jangan ikut campur dengan urusan mu."
"Terserah apa kata mu,yang pasti aku tidak akan membiarkan wanita di depan ku terluka."
"Hahaha sepertinya kau ingin menjadi pahlawan."
__ADS_1
Semua orang langsung berkumpul ingin melihat pertarungan itu.
Di ikuti oleh kelompok Nchex yang juga penasaran.
Banyak beberapa pemuda berbakat yang menonton nya.
"Baik lah sepertinya kau Ingin mati."
Ketika Rakka ingin maju,dia di tahan oleh Zillo.
"Tuan muda biarkan aku saja,aku sudah lama tidak merenggangkan otot."
Aura api langsung muncul di sekitar Zillo.
Segera dia merilis tombaknya yang berbentuk Ular Python besar.
"Nona tolong mundur sebentar,"Ucap Rocky.
Aura Perunggu berkilat keluar dari dalam tubuhnya,dia juga merilis Palu panjang.
segera terbentuk banteng besi di belakangnya.
Phyton dan Bateng saling beradu kekutan.
Pukulan demi pukulan saling bergantian.
Melihat aura bantengnya kalah,Rocky langsung maju ke depan mengarahkan palu nya kepada Zillo.
Tetapi itu dapat di tangkis dengan mudah oleh Zillo.
Segera ia melakukan serangan balik,tombak itu mengenai bahu Rocky.
Membuatnya mundur setengah langkah.
Melihat Rocky yang terdesak,zillo kembali menyerang Rocky dengan membabi buta.
Tubuhnya terpental ke belakang dengan banyak luka.
Kelompok Rakka tertawa melihat Rocky yang terluka parah.
"Haha ternyata hanya lalat kecil."
Ketika Zillo ingin menghabisi Rocky.
Rakka melihat ada seorang pemuda yang membawa Ayume menjauh.
"Sialan cepat kejar dia...!"
Nchex yang mendorong Ayume, di cegat oleh kelompok Rakka.
"Bajingan berani nya kau ikut campur urusan ku."
"Maaf tuan saya tidak mencampuri urusan tuan,Saya hanya membantu nona ini berjalan.
Bukan kah urusan tuan dengan orang itu."
"Haha bocah bodoh apa kau juga ingin mati...?"
Rakka langsung melemparkan bola api ke arah Nchex.
Namun bola api itu dapat ditangkis Nchex dengan sangat mudah.
Nchex kembali berucap.
"Maaf tuan saya masih tidak ingin mati."
Rakka kembali menyerang,kali ini dengan tinjunya.
Tetapi dia berhasil di pukul mundur dengan tendangan Nchex tepat di perutnya.
Zillo dan Zella langsung menangkap tubuh Rakka yang terpental,dia berbisik.
"Orang ini juga berapa pada tahap Soul Guard bintang 5."
"Siapa kah tuan ini..?"Tanya Ayume.
"Saya hanya pemuda biasa yang kebetulan lewat."
"Hey bocah apa kau tau siapa aku..?"
"Siapa?anak mami ya ... haha."
Orang-orang di sekitar hanya diam mendengar ucapan Nchex.
"Aku adalah anak pertama dari Gura Sekte Api Besar.Siapa pun yang berani melawan ku,sekte ku akan memusnahkan keluarganya sampai habis."
Mendengar ucapan Rakka bukan nya takut dia malah melompat maju ke depan.
"Oh begitu,Kalau begitu jika kamu anak dari Ketua Sekte berarti kau hebat.
Bagaimana jika kita bertaruh.
Jika aku menang lepaskan nona ini,Jika aku kalah kalian boleh membunuh ku."
"Seperti nya kau punya nyali,baiklah aku akan mengabulkan nya."
Rakka langsung maju melompat ke depan langsung merilis pedang api nya.
Namun Nchex kembali menghentikannya.
"Oh tunggu sebentar,sepertinya ini tidak adil."
"Apa kau takut bocah,Aku hanya perlu menggunakan setengah dari soul energy ku untuk melawan mu."
"Bukan seperti itu,Bagaimana jika kalian semua maju melawan ku."
"Bocah sombong ini saatnya kau mati."
Rakka kembali menebaskan pedangnya ke arah Nchex,kemudian dia terpental kembali dengan tinju Nchex.
Semua orang menonton saling berbisik nampak nya bocah ini sangat kuat.
"Ayo kita hadapi bersama."Ucap Zillo.
Ketiganya langsung mengeluarkan Aura api yang menakutkan.
Semua orang langsung mundur beberapa langkah.
"Phyton 9 Nyawa"
Tampak Phyton raksasa keluar di belakang tubuh Zillo.
"King Cobra Iblis."
Cobra raksasa dengan 2 kepala juga keluar di belakang Zella.
__ADS_1
"Singa Neraka."
Singa dengan ukuran raksasa,tubuh nya di selimuti lahar api yang pekat.
Nampak dua sayap di punggungnya,dengan Taring Panjang di depan.
Nchex juga tidak ingin kalah dengan binatang roh yang mereka keluarkan.
"Naga Bencana."
Black Dragon langsung muncul di belakangnya.
Dengan aura angin hitam yang menyelimutinya.
Semua orang terkejut melihat roh binatang iblis yang dipanggil oleh Nchex.
"Ini adalah sosok Naga legendaris,dari mana asalnya bocah ini."
Mereka berempat saling beradu pukulan di udara,tidak ada satu pun dari mereka yang dapat melukai Nchex.
Sebaliknya semakin lama mereka bertarung,energy soulnya semakin terisap oleh angin hitam milik Nchex.
"Bagaimana apa kalian masih ingin melanjutkannya ...?"
Rakka dan saudara nya yang lain membentuk 3 formasi gabungan.
Segera aura mereka terkumpul dengan kuat di dalam formasi.
3 Pentagram TELAPAK DEWA API.
Tangan Api yang sangat besar muncul di langit.
Suara gemuruh seperti gunung yang akan meletus,langit langsung berubah menjadi hitam.
Aura yang sangat panas terpancar dari telapak tangan itu.
Bahkan seorang Soul Jenderal pun akan mati jika terkena serangan ini.
"Jika kau bisa menahan serangan ini,aku akan melepaskan kalian."
"Terima kasih tuan sudah berbaik hati kepada saya."
Melihat serangan yang sangat kuat itu,Tiba-tiba Black Dragon langsung berbicara di alam jiwa Nchex.
"Bocah sialan apa kau ingin membawa ku mati bersama mu."
"Serangan itu sangat kuat,kau tidak bisa menahannya hanya dengan tehnik angin dari Nenek tua itu."
"Benarkah itu,lalu bagaimana aku mengalahkannya."
"Biarkan aku mengambil alih sebentar."
"Baiklah jika kau tiba - tiba mengamuk aku akan membunuh mu."
Menghadapi serangan yang akan datang ke arahnya,mata Nchex langsung berubah menjadi merah darah.
Aura angin yang sangat pekat langsung berkumpul ke pedangnya.
Aura itu membuat tornado yang tidak kalah besarnya dengan telapak Tangan Dewa api.
karena sekarang tubuh Nchex di kendalikan oleh Black Dragon.
Soul energi nya juga bertambah sangat jauh,bahkan sampai tingkat Soul jendral besar.
"Knight Symbol."
Kumpulan angin tornado itu membentuk pedang besar yang berputar seperti bor raksasa.
"Perhatikan ini bocah,Ini adalah salah satu jurus terkuat dari suku naga.
Dihadapan jurus ini bahkan tembok baja pun akan berlubang."
Telapak tangan dan bor angin hitam itu saling bertabrakan.
Orang-orang dengan soul yang lemah langsung terpental oleh tabrak 2 kekutan ini.
Area tanah di sekitarnya mulai hancur,angin dan api mulai menyapu apa saja yang ada di dekatnya.
Setelah beberapa menit terjadi tabrakan energi yang kuat.
Bor angin itu berhasil melubangi telapak tangan api.
Telapak tangan itu berangsur-angsur menghilang.
Seketika itu juga,Ketiga individu itu langsung memuntahkan darah dari mulut.
"Terima kasih tuan sudah membiarkan saya menang."
"Bocah sialan,pada pertemuan berikutnya aku akan membunuh mu."
Dengan luka yang dalam mereka terima,kelompok Rakka langsung meninggalkan tempat pertarungan.
Orang - orang di kota mulai berbisik siapa pemuda yang dapat mengalahkan Rakka dari sekte api.
Banyak dari Pasang mata memandang ke arah Nchex.
Sepertinya berita ini akan menyebar dengan cepat.
"Terima kasih tuan telah menolong saya,bolehkah saya tau nama tuan..?"Tanya Ayume
"Kamu boleh memangil ku Nchex,saya hanya kebetulan lewat."
Diang dan 3 saudaranya langsung berlari mendatangi Nchex.
"Kakak nchex luar biasa."
"Benar-benar gila,kamu menghajar anak ketua Sekte Api,"Ucap Kama.
Oda menambahkan
"Sepertinya itu akan menjadi masalah untuk kita."
"Haha biarkan saja,lagi pula merekalah yang membuat masalah dengan ku."
Ayume kembali menatap Nchex dia bertanya - tanya dalam hati nya.
"Apakah pemuda di depan nya ini tidak takut mati."
"Kakak Nchex,ayo kita pergi ke pasar,"Diang menarik tangan Nchex.
"Aku juga akan pergi kesana,ayo kita pergi bersama."
"Benarkah itu nona cantik,sepertinya sangat menyenangkan."
Ayume hanya tersenyum melihat tingkah Diang yang lucu.
__ADS_1
"Kalian tidak perlu memanggil ku nona,panggil saja aku Ayume."
Mereka kembali berjalan memasuki area pusat Vien City.