
Sesampainya di gedung acara, banyak orang yang sedang mengantri untuk masuk ke dalam ruangan.
Mereka mengantri dengan teratur, Zee meminta sebelumnya sudah meminta para staf membagikan minuman kepada mereka dengan uang pribadinya.
Zee paham akan pengorbanan mereka yang rela menunggu dari pagi hanya ingin ketemu dengan Zee saat fan meeting itu.
Saat ini Zee memakai gaun putih yang sangat indah dengan kepala dihiasi dengan mahkota bunga yang melingkar.
Zee akan masuk dari dengan duduk di atas ayunan dengan sangat indah. Awalnya dia akan masuk dari atas dengan ayunan yang digantung. Dia sangat ragu dengan ketinggian. Bukannya nyanyi malahan mulutnya tidak akan terbuka sama sekali.
Saat fan meeting Zee akan memakai 3 busana dan 5 lagi dibarengi dengan beberapa games.
3 lagu miliknya dan 2 lagi random dari penyanyi kesukaannya. Termasuk lagu boy band Korea favorit nya sedari dulu.
Q&A akan diambil dari beberapa pertanyaan dari fans yang sudah dia ambil di sosial media dengan acak.
Staf tentu saja sebelumnya sudah memposting di media sosialnya untuk meminta para fans dengan berbagai pertanyaan.
Untuk MC juga Zee serahkan kepada pihak panitia, dia meminta senyaman mungkin tanpa ada tuntutan apapun. Asalkan profesional.
Dari awal sampai akhir Zee sangat bersenang senang dengan para fans yang datang. Mereka sangat bahagia melihat kedatangan Zee di Singapura.
Sebelum face to face Zee kembali ke ruang tunggu terlebih dahulu agar para panitia menyiapkannya dengan baik. Saat ini jam sudah menunjukan pukul 4 PM. Yang pasti acara sudah selesai. Mereka semua sangat bersenang senang apalagi saya Zee menjawab Q&A yang dibacakan MC.
Q&A bisa seputar apapun yang, Zee tidak mempermasalahkannya karena dia akan menjawab jika itu pantas untuk dijawab. Tidak semua harus Zee ungkapkan kepada publik. Apalagi tentang keluarganya.
Zee juga akan tahu pertanyaan itu pas ada di atas panggung, di belakang panggung dia tidak di brifing sama sekali.
"Lo yakin gak ingin tahu pertanyaan yang mereka kasih di fan meeting selanjutnya??". Tanya jenie ragu saat mendengar beberapa pertanyaan yang malah mengarah tengang percintaan Zee dengan Yeonjin.
"Nggak, ini membuat gue penasaran dengan pemikiran mereka semua". Jawab Zee.
"Jen Lo tenang aja, Zee akan menjawab jika dia ingin. Dia tidak akan menjawab sembarangan". Sambung citra.
"Oke gue percaya sama lo".
Setelah persiapan selesai, Zee naik kembali ke atas panggung untuk bertemu dengan fansnya sebelum pulang.
Malam hari Zee akan langsung pergi ke Vietnam dan dilanjut ke Manila. Tidak ada persiapan apapun disana. Karena hanya berkunjung 3 hari tidak lebih.
Perjalanan dari Singapura ke Vietnam sekitar 3j, 5 mnt. Zee berangkat mengambil jam penerbangan malam yang dihangatkan beberapa fans di bandara.
Setelah acara Zee langsung kembali ke hotel untuk cek out dan pergi ke bandara dengan penerbangan malam pukul 9 PM.
Dia sengaja berangkat malam untuk menghindari beberapa orang yang ada di bandara. Saat ini Zee cukup lelah dan tidak ingin terjadi apa apa saat perjalanan ke sana.
Semua orang juga sudah setuju akan semua keputusan yang zee lakukan sebelumnya. Jika itu baik, dia akan kembali melanjutkan perjalanan malam ke negara lain. Tapi jika tidak mereka akan berangkat di jam pagi.
*******
Fan meeting di Vietnam sudah mulai berbeda dengan yang ada di Singapura.
Saat di Singapura, Zee banyak mendapatkan berbagai barang dari fans. Sekarang Zee hanya menerima surat yang gampang dibawa ke mana mana.
Bukannya Zee menolak pemberian fans tapi itu juga mempermudah Zee dalam barang barang yang sudah banyak Zee bawa dalam tour ini.
__ADS_1
"Lo mau apakan surat surat ini??". Tanya jenie saat mereka berada di perjalanan menuju hotel setelah selesai fan meeting di Vietnam.
"Setelah dibaca gue simpan aja di satu kotak". Jawab Zee. Lalu menutup mata setalah selesai menghapus make up.
.......
Keesokan harinya mereka akan terbang ke Manila dengan penjagaan yang ketat. Di bandara sangat banyak yang sudah menunggu keberangkatan Zee.
Zee memakai pakaian serba hitam dan sangat tertutup. Semalam dia kurang tidur karena harus bekerja menyelesaikan pekerjaan kantor bagian dia.
Angga tidak bisa memback up nya karena itu bagian Zee. Jika bisa Angga akan mengerjakannya semua agar Zee fokus pada tour nya saat ini.
3 j, 20 mnt perjalanan menuju Manila dihabiskan dengan tidur tanpa ada yang mengganggu. Zee sudah memberitahu citra jangan ada yang mengganggu sampai mereka tidak di bandara Ninoy Aquino Manila.
Saat disana mereka tidak akan melalu jalan umum saat keluar dari bandara. Zee sungguh lelah tidak ingin menampilkan wajah lelahnya kepada para penggemar dia.
Sampai di hotel tempat menginap Zee langsung tidur kembali. Dia menolak untuk makan atau apapun itu.
"Kamu tidur aja, kalau ingin makan panggil aku segera dan di meja banyak buah buahan". Seru citra.
"Hm, , ". Balas Zee dengan mata tertutup.
Dia mengacuhkan keberadaan citra dan jenie yang sedang memasukan koper miliknya ke sana.
"Kasihan banget Zee dia pasti kecepekan banget". Seru jenie melihat ke arah Zee yang sedang tidur.
"Fan meeting kali ini emang sungguh berat. Zee hanya melakukan fan stage atau Q&A saja. Tapi sekarang dia harus akting dan nyanyi. Itu semua menguras tenaga Zee dua-tiga kali lipat". Kata citra apa adanya.
"Aku juga paham sih". Jenie mengusap kepala Zee dengan sayang.
Hal itu membuat Zee menjadi adik kesayangannya semua orang padahal umurnya udah mau 26 thn.
Banyak orang yang ngira Zee masih berumur 20 thn karena wajahnya yang imut. Dia sering perawatan wajah yang membuat wajahnya jauh lebih baik dari sebelumnya.
"Udah sekarang kita biarkan Zee istirahat lebih lama sebelum besok kembali berkerja". Ajak citra.
"Hm~".
Citra dan jenie pergi meninggalkan Zee sendirian di kamar hotel.
Beberapa jam lagi citra harus meninjau gedung tempat acara yang akan berlangsung besok siang. Zee tidak akan melakukan soundchek untuk acara itu, hanya akan dicek oleh citra.
......
Tidak tahu berapa jam tertidur. Akhirnya mata Zee perlahan dibuka dengan menyesuaikan cahaya ruangan.
Zee terbangun karena perutnya sangat lapar. Saat melihat jam di layar ponsel sudah menunjukan pukul 4 PM. Dia sudah melewatkan jam makan siang beberapa jam.
"Uh~lapar banget". Keluh Zee memegang perutnya yang sudah keroncongan.
Zee duduk di samping tempat tidur, ia memesan makanan dari restoran bawah dan memakan buah buahan yang ada di atas meja untuk mengganjal perut.
Setalah makanan datang barulah dia makan sambil menonton film di laptop. Tak lupa dia juga harus bekerja mengedit beberapa video yang diambil saat tour ini.
Ting, , !!!
__ADS_1
Suara pintu dibuka tidak membuat Zee kepo. Dia tahu siapa yang akan bisa masuk. Saat di cek on hotel untuk kamar Zee meminta 2 kartu akses masuk.
Itu semua agar citra dan jenie bisa langsung masuk tanpa harus dibukakan oleh Zee dari dalam.
"Udah bangun?? Kirain belum tadinya gue mau bangunin buat ajak makan". Seru jenie duduk di sofa samping Zee.
"Citra mana??".
"Dia lagi cek tempat acara, mungkin sebentar lagi pulang". Jawab jenie.
"Jen Lo sibuk gak??". Tanya Zee.
"Nggak, beberapa pekerjaan kantor udah selesai semua lebih awal".
"Minta tolong editin video gue, banyak benget video yang belum gue edit nih". Pinta Zee dengan sedikit memohon.
"Gue ambil laptop dulu sebentar".
Jenie pergi ke kamar dan kembali dengan membawa laptop. Beberapa video akan diedit oleh jenie. Sedangkan citra tidak bisa membantu apapun karena dia fokus mengurus persiapan fan meeting. Dia sudah sangat sibuk, tidak bisa diganggu sedikitpun.
*******
Yeonjin sudah kembali ke Korea, setelah dinner malam itu di Singapura. Mereka bertemu kembali, bahkan tukar chat pun jarang.
Yeonjin membiarkan kekasihnya untuk fokus dengan tour kali ini. Dia juga ingin Zee cukup istirahat selama perjalanan 2 bulan non stop dari satu negara ke negara lain.
"Hyung tidak ada schedule?? Tumben banget datang ke kantor". Ucap Evan mengandung ledekan.
"Aish gue datang salah gak datang tambah salah, Lo maunya apa sih??". Seru Yeonjin galak.
"Ow~ santai dong kan Evan cuma tanya aja. Ngotot banget sih".
Bibir Yeonjin terangkat sedikit dengan kesal. Dia sungguh muak dengan Evan yang terus saja meledaknya karena jarang berkomunikasi dengan Zee, kekasihnya.
Evan mengerjakan pekerjaan kantornya di ruang kerja Yeonjin. Disana dia mencari suasana lain selain di ruangannya.
******
Malam hari di kamar hotel tempat menginap Zee sangat berantakan. Citra dan jenie sedang memilih semua barang yang akan dipakai di acara selanjutnya.
Beberapa koper juga akan dipaketkan terlebih dahulu ke Thailand. Dia tidak mungkin membawa semuanya keliling dunia dengan barang yang sudah tidak ingin digunakan.
"Zee apa ini mau kamu gunakan??". Tanya citra memperlihatkan sepatu dan tas dikedua tangan.
Zee memang di perintahkan untuk diam mengerjakan video yang belum beres. Citra juga menolak Zee membantu mereka dengan alasan agar pekerjaannya lebih cepat selesai.
Jika Zee ikut membantu, kepastian semua barang akan masuk ke dalam koper yang akan dipakai. Tentu saja itu tidak akan berguna bagi mereka memisahkan semuanya.
"Aku serahkan semuanya sama kalian, yang penting semuanya harus ada salah satunya". Jawab Zee. Ia juga pusing dengan barang barang yang akan dipakai. Padahal Zee hanya memakai celana jins dan kaos jika sehari hari.
Ditambah lagi Zee hanya akan memakai piyama tidur ketika malam hari. Jadi citra dan jenie sudah paham semua kebutuhan Zee. Mereka harus menyiapkan beberapa style piyama di dalam koper.
Bahkan Zee tidak malunya sering memakai piyama saat berbelanja ketika tengah malam kelaparan.
...----------...
__ADS_1
...Happy Reading. ...