Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Chapter 84


__ADS_3

Orang yang tidak suka akan tetap beranggapan jelek walaupun kita sudah berusaha bersikap baik.


★Zee_Phitsamai


...----------...


Pagi ini Zee bangun lebih pagi untuk membantu menjadi model pengganti di perusahaan Evan. Model sebelumnya sakit dan harus dirawat untuk beberapa hari.


Zee menyetujui nya karena dia tidak ada schedule pada hari itu dan karena Evan sangat baik.


Pemotretan ini bertema pakaian pada musim dingin tapi untungnya mereka bekerja di dalam ruangan tidak memakai salju yang akan membuat Zee kedinginan.


Setelah kemarin hari natal yang disibukan dengan jadwal yang padat. Tapi untuk malam tahun baru, Zee akan datang ke birthday party anak salah salah satu pengusaha yang menjadikan dia sebagai brand ambassador.


Zee datang bersama citra lebih awal ke tempat pemotretan. Disana kru sedang menyiapkan set untuk nanti. Set pertama akan dilakukan oleh Zee karena mengejar schedule lain.


Dia juga akan berpasangan dengan model lain tapi sedikit siang. Jadi Zee harus melakukan pemotretan solo terlebih dahulu.


"Nuna kenapa datang lebih pagi,, nanti nunggu lama". Ujar salah satu kru.


"Gak papa kalian sangat aja jangan terburu buru". Balas Zee dengan sopan.


Diruang ganti Zee menghabiskan waktu mengarjakan dokumen yang dikirim Angga menunggu untuk dirias.


Sampai waktu tiba pemotretan dan selesai dirias. Zee langsung menuju set yang sudah disiapkan.


3 tahun menjadi model majalah dan yang lain membuat Zee tidak membutuhkan waktu lama mendapatkan photo yang bagus.


Pemotretan ini sangat ramai dengan zee yang selalu membuat lelucon. Zee sangat sama pada siapapun dan membuat semua orang senang berkerja sama dengan dia.


Sampai pasangan Zee dalam pemotretan ini masuk dengan menggunakan pakaian couple dengannya membuat Zee heboh akan ketampanan pria itu.


"Akh ganteng banget". Pekik Zee tiba tiba jatuh perlahan membuat semua orang tertawa.


Wajah lucu zee membuat semua orang gemes.


Zee yang rebahan di lantai membuat orang itu membantu untuk berdiri yang tentunya tidak bisa ditolak oleh Zee.


"Kamu lucu".


Mendapat pujian dari pemuda tampan membuat Zee memalingkan wajah dengan tersenyum malu. Semua orang berteriak kepada Zee yang langsung dibalas dengan wajah yang merajuk. .


"Ekhm~ kenalin Zee". Kata Zee menyodorkan tangan untuk berjabat dengan pemuda itu.


"Lee Kwang". Pemuda yang sering dipanggil Lee menjabat tangan Zee.


"Yeonjin Hyung,, nuna Zee genit". Teriak salah satu kru yang membuat Zee cemberut.


Sedangkan citra yang ada disana sudah takut akan perubahan mood Zee yang sekarang. Perasaan Zee kepada Yeonjin belum sepenuhnya baik. Dia tidak mau pemotretan ini kacau.


"Ah benar,, Nuna pacarnya Yeonjin Hyung kan Lee tahu". Kata Lee.


"Lee tahu??". Tanya Zee memastikan.


"Semua orang di seluruh dunia pun akan tau kalau nuna dan Yeonjin Hyung berkencan".


"Ok untuk saat ini nuna hanya milik Lee tidak ada yang lain". Goda Zee membuat suasana menjadi kembali riuh. .

__ADS_1


Mendengar itu Lee hanya bisa tertawa. Pemotretan dari awal sampai akhir berjalan dengan baik sampai Zee berpamitan untuk langsung pulang setelah berganti pakaian.


Saat ini Zee sedang ada di ruang ganti sedang berbicara dengan Evan di telpon sedangkan citra membereskan semua barang milik Zee kedalam tas.


Ruangan itu hanya ada mereka berdua dan tiba tiba ada seseorang yang masuk. Lalu, , ,


Byur, , , ,


Air minum yang ada di meja ditumpahkan seseorang yang baru masuk ke kepala Zee.


"Astaghfirullah".


Zee bangun dari duduk menatap wanita yang berdiri di hadapan Zee. Citra yang melihat itu segera mendekati Zee dan mengelap wajahnya yang basah.


"Lo jangan berani berani deketin Yeonjin.. pergi jauh dari kehidupan dia mulai sekarang, Yeonjin hanya milik gue, milik Angelistia". Wanita itu berteriak dihadapan Zee yang hanya diam menatap tajam wanita itu.


("Angelistia". )


"Woy Lo apa apaan hah baru datang cari masalah". Teriak citra menunjuk wanita itu.


Zee menahan citra untuk tidak main kekerasan. Ia hanya memandang wanita yang bernama Angelistia yang terus bicara sambil menunjuk nujuk dirinya.


Sampai wanita itu pergi dan Zee membersihkan pakaian yang basah. Bukannya Zee takut tapi dia tidak tahu harus berbuat apa. Dia wanita yang akhir akhir ini dekat dengan Yeonjin.


Walaupun sakit Zee hanya bisa membiarkan Yeonjin memilih keputusan dia sendiri. Jika dia memilih wanita itu, Zee akan pergi tanpa ingin berhubungan kembali dengan Yeonjin.


Citra membantu mengeringkan rambut dan wajah Zee tapi mulutnya terus menyumpah serapah wanita itu tanpa henti.


Mereka pergi dari gedung itu menuju lokasi pemotretan selanjutnya tapi Zee mampir dulu ke salon karena bau kopi. Air yang ditumpahkan tadi adalah minuman ice cappucino milik Zee.


Beberapa menit selesai mereka melanjutkan ke lokasi syuting yang untung tidak telat.


"Nuna ada yang menghantarkan pesanan buat nuna Zee". Seru kru memasuki ruang make up Zee.


"Suruh masuk". Jawab citra.


Saat ini Zee sedang dirias sambil tertidur. Zee sangat pusing apalagi dengan kejadian tadi siang membuat kepalanya tidak berhenti memikirkan Yeonjin.


Sampai pemotretan selesai suasana hati Zee belum juga berubah. Dia terlihat pendiam sampai sekarang.


"Kamu mending gak usah datang ke acara itu mending istirahat aja". Ucap citra saat perjalanan pulang ke apartemen.


"Kalau aku gak datang gak enak. Aku diundang langsung oleh ayahnya, apalagi dia bilang undangan ini khusus buat aku".


"Tapi -"


"Aku baik baik saja". Potong Zee membuat citra pasrah.


....


.


Malam hari Zee dan citra sudah siap dengan gaun warna hitam. Sedangkan citra memakai gaun warna biru dongker. Zee juga memakai blazer panjang berwarna putih. Takutnya disana dia kedinginan karena acara akan berlangsung sampai malam.


Tas yang Zee pakai berwarna silver menyesuaikan dengan sepatu yang dipakai. Mereka pergi hanya berdua dengan zee yang mengemudi.


Saat di Korea Zee selalu mengemudi sendiri tanpa ingin menyewa bodyguard/supir.

__ADS_1


Sampai di hotel acara dilangsungkan. Banyak banget wartawan di luar tapi Zee tahu bahwa didalam tidak akan ada kamera karena pengawasan sangat ketat.


Zee dan citra berjalan berdampingan setelah memberikan kunci mobil kepada penjaga disana untuk dipalkiran karena tidak mungkin untuk Zee sendiri dengan banyaknya orang disana.


Sebelum masuk Zee memperlihatkan undangan agar bisa masuk ke ruangan acara. Didalam ruangan itu sudah dipenuhi banyak orang dari kalangan tertentu.


Tapi kebanyakan cowok, sebab yang ulang tahun putra pemilik salah satu perusahaan terkenal di Korea.


Birthday party ini dilakukan dua tahap dimana akan ada acara khusus anak muda di jam malam. Jika Berangkat lebih awal banyak pengusaha yang datang berbagai usia tapi kalau sudah masuk ke jam malam akan dipenuhi dengan remaja cowok maupun cewek.


"Malam tuan". Sapa Zee kepada tuan max pemilik perusahaan yang bekerja sama dengan Zee. Di perusahaan itu Zee menjadi model utama.


"Zee Alexander". Balas tuan max dengan candaan membuat Zee tersenyum.


Zee memang sudah akrab dengan tuan max dan istri nya. Dia juga meminta Zee untuk menjadikannya menantu buat anak satu satunya.


"Lex kenali ini Zee,, wanita yang sering Daddy ceritain".


"Hai,!! Alexander". Pemuda itu menyodorkan tangan untuk berjabat.


"Zeefanya". Zee menjabat tangan Alex. "Dan ini citra, sahabat saya".


Zee selalu memperkenalkan namanya sebagai zeefanya dan memperkenalkan citra sebagai sahabatnya saat diluar pekerjaan.


"Happy birthday.. Hopefully what you want will come true ". Ucap Zee memberikan kado kepada Alex.


"Thanks you". Kata Alex dengan senyum cerah.


"Seharusnya gak usah bawa kado,, Zee sudah datang juga Alex senang".


Mendengar itu zee hanya tersenyum tanpa ingin menanggapi. Tuan max sangat dekat dengan Zee dan selalu meminta itu kepada Zee. Sering juga merencanakan kencan untuk Alex dan Zee tapi tidak pernah terlaksana karena schedule Zee yang padat. Lalu ini kali pertama mereka bertemu langsung.


Zee pun tidak tahu kenapa bokapnya Alex selalu menjodohkannya padahal mereka tidak saling dekat ataupun kenal satu sama lain.


Mereka berbincang bincang sebentar sampai orang tua Alex pulang duluan.


Jam menunjukan sudah pukul 11 malam yang artinya set ruangan digantikan dengan disko dan banyak minuman alkohol dimeja.


Untuk ini Zee, dia bagus berhati hati untuk itu. Tapi disudut ruangan juga berjajar orange jus untuk orang yang tidak minum alkohol.


Alex tahu para sahabatnya ada juga yang tidak minum alkohol dan ada juga yang minum.


Banyak pemuda yang mengajak Zee ngobrol dan berphoto bersama. Alex juga selalu ada disekitar Zee yang tidak tahu kenapa.


Waktu berjalan dengan cepat Zee hanya mengobrol banyak dengan citra tanpa mau mendekati siapapun disana.


Sampai tiba tiba, , ,


Bug, , ,


Zee disenggol seseorang dan membuat pakaiannya tertumpah dengan alkohol yang dia bawa.


Saat zee menatap orang yang menabraknya tiba tiba dia langsung kaget.


"Ups sorry sengaja". Celetuk wanita wanita itu.


Citra menolong Zee yang gaunnya basah dan tercium bau alkohol di semua tubuhnya. Dengan cepat Zee pergi ke kamar mandi untuk membersihkan nya diikuti citra.

__ADS_1


...---------...


...Happy Reading.,...


__ADS_2