Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Chapter 64


__ADS_3

Restoran yang ada dilantai 3 dengan nuansa outdoor sengaja ditutup atas permintaan pemilik restoran sendiri untuk beberapa jam.


Dia melakukan itu agar sang kekasih merasa nyaman dan tidak terganggu oleh semua orang yang datang.


Disana hanya ada mereka berlima dengan banyak makanan di atas meja yang sudah disiapkan sedari awal.


Setelah setengah makan, Zee langsung teringat dengan yim yang tidak kunjung datang. Lalu Zee berencana untuk mengubungi gegenya itu agar tidak marah padanya.


"Loh kok ponselnya gak aktif". Ucap zee heran menatap kearah Yeon-jin.


Yeon yang mendengar ucapan Zee langsung memanggil Yim memakai ponselnya dan ternyata sama ponsel milik yim ternyata tidak bisa dihubungi.


"Ah Zee coba kamu lihat". Seru jenie memberikan ponsel miliknya yang berisi story' Yim beberapa saat yang lalu.


"Dia pulang ke Shanghai kenapa gak bilang aku,, apa dia marah??". Ucap Zee tidak enak bahkan sudah ingin menangis.


Dengan segera Yeon memeluk sang kekasih untuk menenangkan perasaannya. Setelah melihat postingan Yim dengan layar bandara dan caption seperti itu membuatnya merasa bersalah.


"Udah jangan nangis mungkin dia kembali ke sana karena pekerjaan yang mendadak". Kata Yeon terus mengelus kepala Zee yang sudah menangis.


"Tapi Gege marah sama aku dia bikin caption itu buat aku". Ucap Zee dengan suara serak karena menangis.


"Nggak dia cuma main main saja percaya sama aku".


Suasana hati Zee sangatlah kacau, makanan yang ia pesan sudah terasa hambar dan tidak menghabiskannya. Yeon serta yang lain terus menenangkan Zee tapi tetap saja ia sangat sedih dengan pulangnya Gege kembali ke aja tanpa bertemu sebelumnya.


..


Kembali ke lokasi syuting sebelum pukul 1 siang membuat Zee hanya terdiam membaca skrip naskah. James yang baru datang pun merasa kebingungan dengan Zee yang tidak merespon apapun yang dia lakukan.


Angga yang melihatnya sedikit memberi penjelasan yang langsung dimengerti oleh James sendiri.


Ntah kebetulan atau apa skrip kali ini mengandung kesedihan yang membuat Zee tidak bisa berhenti menangis. Setalah cut pun ia masih menangis didalam pelukan James.


Citra yang ada disekitar sama menatap sekeliling untuk mencari keberadaan Yeon-jin yang tiba tiba menghilang. Saat melihat ke samping tenda ia melihat ke keberadaan Yeon-jin dan langsung menghampirinya.


"Yeon!!". Panggil citra pelan memegang pundak Yeon agar berbalik.


Dengan arahan tangan citra mengarahkannya kepada Zee yang terus menangis. Hal itu membuat Yeon langsung memutuskan panggilan, lalu berjalan dengan cepat menghampiri kekasihnya.


James yang melihat Yeon-jin mendekat perlahan melepaskan pelukannya, membuat Yeon langsung mengambil alih untuk menenangkan Zee saat ini.


Take terakhir untuk Zee selesai yang membuat tangisannya pecah setelah sekian lama menahannya sedari datang ke lokasi syuting.


Zee dibawa ke tenda ruang tunggu oleh Yeon-jin yang terus memeluknya dengan erat. Disana Yeon kembali menenangkan sang kekasih dengan berbagai cara yang dilakukan.

__ADS_1


Semua orang memberi ruang untuk mereka berdua agar Zee cepat tenang.


.


Pukul 3 sore semua skrip bagian Zee sudah selesai dan bisa langsung pulang. Tapi Yeon tidak membiarkan Zee kembali ke hotel dengan kondisi yang seperti ini.


Tangisan Zee sudah hilang tapi ia masih memeluk Yeon dengan erat.


"Sayang kita pulang ya". Ajak Yeon dengan lembut.


"Tapi kamu tenang dulu,, jangan kaya gini". Ucap Yeon saat melihat Zee yang menganggukkan kepala.


Perlahan kepala Zee diangkat menatap ke arah Yeon. Perlahan air matanya dihapus dengan membuat oleh Yeon-jin dengan senyum manis. "Sekarang kita pulang dan jangan dipikirin lagi ya". Ucap Yeon lembut mengelus kepala Zee.


Zee berjalan ke arah mobil dengan diikuti Angga serta yang lain menuju hotel tempat penginapan Zee di korea.


Didalam mobil Zee hanya memandang lurus ke depan tanpa bicara apapun, Yeon yang melihat itu tidak bisa berbuat apa apa dan menghubungi Angga untuk meminta izin pergi jalan jalan agar suasana hati Zee membaik.


Walaupun Zee yang sedang melamun tiba tiba ia dikagetkan dengan arah jalan yang berbeda menuju hotel. Ia langsung menengok ke arah Yeon-jin yang sedang mengemudi disampingnya.


"Kita mau kemana??". Tanya Zee pelan.


"Ke suatu tempat".


Gak lama kemudian Zee melihat gedung tinggi yang menjulang dengan tulisan hybe. Gedung itu adalah agensi bighit yang menaungi idol favoritnya.


"Ayo". Ajak Yeon memegang tangan Zee.


"No,, masa aku masuk dnegan keadaan kaya gini". Komplen Zee menatap penampilannya saat ini.


"Siapa suruh kamu nangis". Ucap Yeon sedikit meledek.


"Yeon,,!!". Rengek Zee menggoyangkan tangan Yeon yang memegang dirinya.


"Terus maunya gimana?? Lagian belum tentu juga kita ketemu idol didalam". Seru Yeon menatap wajah Zee yang sembab akibat menangis.


"Tapi gak gini juga kali,,". Zee tetap cemberut dengan kelakuan Yeon yang mengajaknya jalan tanpa bilang terlebih dahulu.


"Ok,, aku ada Hoodie dibelakang apa mau ganti baju". Tawar Yeon dengan lembut membuat Zee menganggukkan kepala.


Yeon mengambil Hoodie miliknya yang ada di kursi belakang dan memberikan nya pada Zee. Setalah itu dia menekan beberapa tombol, lalu keluar mobil terlebih dahulu.


Tombol yang Yeon tekan untuk memunculkan beberapa pelindung agar tidak terlihat dari luar. Mobil pribadi miliknya dimodifikasi secanggih mungkin yang membuat dia nyaman.


Beberapa saat kemudian Zee keluar dengan penampilan yang berbeda. Ia memakai kacamata bening agar mata sembabnya tidak terlibat.

__ADS_1


Setelah Zee berada disampingnya, Yeon langsung menggandeng tangannya memasuki gedung itu. Sebelum Zee keluar ternyata beberapa artis ada yang baru datang memasuki agensi dari arah yang lain.


Didalam gedung itu Zee bersenang senang bersama melihat semua barang yang terpajang disana. Idol yang dia suka sedari dulu tapi belum bisa berhenti langsung dengan mereka semua.


Zee menyukai semua idol dari naungan bighit tapi dia lebih suka sama BTS. Saat mereka mengadakan Konsel, selalu saja disaat Zee sedang sibuk bekerja membuatnya tidak pernah bisa datang kesana.


Saat asik di salah atau ruangan, mereka berdua dikagetkan dengan seseorang yang menyapa Yeon-jin.


Dan saat Zee melihat orang itu ia langsung membulatkan matanya tidak percaya. Mereka salah satu mamber dari txt yang sedang membuat konten disana.


Sedari masuk Zee sebenarnya memiliki pirasat yang aneh karena suasana ruangan itu sangat sepi tidak ada pengunjung yang datang. Bahkan semua orang yang ada didalam hanya dipenuhi dengan beberapa staf hybe langsung.


Dia dan Yeon terus berbincang dengan Zee yang terus memperhatikan mereka berdua. Walaupun mengerti dengan apa yang mereka ucapkan tapi Zee masih tidak percaya bahkan sangat gugup bisa bertemu dengan dia.


"Kamu kenapa??". Tanya Yeon khawatir saat tangan Zee yang dipegang begitu dingin.


Sedangkan Zee hanya membalas dengan menggelengkan kepala tanpa bisa berkata kata lagi. Saat Yeon melihat wajah Zee, dia semakin khawatir saat melihat air mata di pipinya.


"Be kenapa menangis??".


Yeon membuka kacamata yang Zee pakai dan langsung menghapus air mata nya dengan lembut.


Melihat wajah panik kekasihnya membuat Zee tambah menangis memeluk Yeon yang membuat orang didepannya kebingungan.


"Aku gak nyangka bisa ketemu dia". Bisik Zee di telinga Yeon yang membuatnya tertawa pelan.


Dia terus menenangkan Zee kembali,.lalu mereka berphoto bersamaan karena Yeon-jin bukanlah orang sembarangan di Korea. Yeon dan beberapa artis/idol K-Pop selalu berkolaborasi dalam hal apapun.


Saat ini Zee sangat senang bisa berbicara langsung dengan salah satu idol favoritnya, dan yang membuat semua orang tertawa di sekitarnya saat Zee dengan percaya diri untuk menyampaikan salam dia kepada semua mamber BTS terutama park Jimin.


.


Diperjalanan pulang menuju hotel, Zee terus memandang ponsel nya yang berisi photo dia saat berada di gedung hybe. Tangannya sangat ingin meng-upload foto itu ke sosial media, tapi Yeon mencegahnya untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan sebelum pihak sana yang meng-upload nya sendiri.


Hal itu hanya bisa dilakukan oleh yang meng-upload nya sosial media karena mereka memang sering diketahui ada projects bersama.


"Boleh iri gak sih". Keluh Zee cemberut menatap ke arah Yeon yang sedang mengemudi.


Beberapa saat yang lalu Yeon memosting photonya berdua bersama mamber txt tanpa dirinya yang membuat semua orang heboh..!!! Mereka menyangka bahwa txt akan kembali berkolaborasi dengan Yeon-jin secara pribadi karena lokasi mereka berada di bagian gedung agensi.


...---------...


Hai reader. . .


Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .

__ADS_1


Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .


Happy reading guys 😊. . . .


__ADS_2