
Vietnam adalah negara pertama yang akan diadakan fan meeting series Z yang masuk dari daftar 6 negara tersebut.
Besok para pemain akan berangkat ke sana bersama sama dalam penerbangan pagi. Maka dari itu hari ini Zee akan istirahat lebih awal.
Malam harinya Zee baru packing barang yang akan ia bawa. Pakaian untuk acara sudah disiapkan oleh staf. sedangkan Zee hanya menyiapkan untuk keperluan sehari hari.
Dia hanya membawa barang yang diperlukan saja. untuk mempermudahkan saat berpindah pindah negara nanti.
......................
Pagi buta Zee sudah siap dengan pakaiannya. bahkan matahari belum muncul tetapi ia harus sudah rapih. mereka semua harus kumpul di agensi terlebih dahulu untuk briefing.
sebelumnya Zee mendapat pesan bawa akan dijemput sama Yeon-jin untuk berangkat bersama ke agensi. Tidak hanya Yeon, Yim juga akan mampir dulu di rumah Zee sebelum ke agensi. Padahal Zee sudah meminta mereka untuk ketemu di agensi saja tetapi tidak ditanggapi apapun sama mereka berdua.
"keras kepala". ucap Zee memasuki mobilnya saat melihat 2 pria posesif.
Saat ini Zee satu mobil bersama Angga, citra dan jenie. ia tidak mau semobil dengan mereka berdua yang sedari awal sudah membuat Zee bad mood.
Tetapi sebelum ke mobil citra memberikan 2 kotak sarapan buat Yeon dan Yim satu persatu. Kotak itu berisi sandwich untuk sarapan mereka dibuatkan Zee tadi pagi. walaupun Zee marah tetapi ia tetap peduli sama mereka.
Sesampai di agensi semua orang langsung berkumpul di suatu ruangan untuk mulai briefing.
Pukul 06.30 rombongan baru berangkat ke bandara karena penerbangan setengah jam lagi.
sesampai di bandara banyak fans dan wartawan yang menunggunya. Semua fans berkumpul dengan tertib membuat semua pemain senang menyapa mereka.
Tidak lupa berphoto bersama. lalu pergi memasuki pesawat. Di dalam pesawat Zee duduk bersama Angga sedangkan citra bersama jenie.
Perjalanan membutuhkan 1 j 20 menit dari Bangkok, Thailand menuju Hanoi, Vietnam. Di bandara banyak sekali fans yang datang menunggu.
Zee dikawal sama beberapa orang menuju mobil yang berbeda dengan para pemain. Masih dengan muka bantal membuat ia memakai kacamata hitam dan topi untuk menutupinya. Didalam pesawat ia tertidur sebentar.
Sesampai di hotel Zee langsung disuguhkan dengan cemilan yang sudah disiapkan panita. Acara akan dilakukan keesokan harinya.
"Cit makanannya halal gak??". tanya Zee yang sedang memakan buah.
"Belum aku cek sih". balas citra berjalan kearahnya.
Citra mengecek beberapa cemilan yang ada disana dan beberapa dari cemilan itu ada yang non halal membuat Zee harus berhati hati dalam memakan setiap cemilan yang sudah disiapkan. mungkin pihak hotel tidak mengetahui agama Zee.
Di Thailand Zee Dikenal dengan Nama Zee phitsamai. Ia tidak memakai nama aslinya karena usulan dari pihak agensi.
"Hanya sedikit yang tersisa apa aku beli sendiri aja kamu mau apa??". tanya citra.
"Ah gak usah kamu juga capek mending istirahat aja". ucap Zee.
"Beneran". citra memastikan Zee tidak akan kelaparan soalnya dia sangat suka makan dimana pun ia berada harus ada banyak cemilan.
Zee hanya mengangguk membalas ucapan citra.
__ADS_1
"Ya sudah nanti untuk makanan aku sendiri yang urus sama pihak hotel/ panitia". sambung citra.
Sebelum istirahat Zee membuat video yang diminta staf agensinya yang sudah diberikan kamera sebelumnya.
Saat bikin video tiba tiba pintu diketuk sama seseorang.
Tok. . . tok. . tok.
Cklek. . . pintu dibuka oleh jenie dan berdirilah seorang cowok yang Zee kenali.
"Ngapain kesini??". ucap Zee sinis. ia tidak memikirkan dirinya yang sedang membuat video karena masih kesal dengan orang yang datang itu.
"masih ngambek segala. . jangan ngambek ngambek dong nanti cantiknya hilang". ucap Yim sedikit meledek.
Zee sebal karena dari kemarin Yim dekat terus dengannya membuat sedikit risih bahkan sekarang ia malah datang ke kamar hotelnya.
Sebenernya Zee tidak terlalu marah ia hanya berpura pura menunjukan ekspresi itu karena Zee sangat sebal setiap dekat Zee pipinya akan jadi korban kejahilan Yim yang tidak pernah bosan.
Yim mengetahui cemilan yang ada di kamar Zee membuatnya sedikit menegur pihak hotel. Karena kebanyakan cemilan itu non muslim membuat Zee tidak bisa memakannya.
Selesai bikin video zee istirahat membiarkan Yim yang ngoceh sendiri sedari tadi.
......................
Keesokan harinya semua pemain Series Z sudah rapih di dalam kamar salah satu pemain. berbeda dengan Zee karena ia cewek sendiri maka dari itu staf datang ke kamar untuk bersiap.
Acara akan dimulai pukul 9 pagi di salah satu stadion yang ada di hanoi, Vietnam.
Acara berlangsung dengan baik dan juga banyak momen yang mereka dapatkan. Capek tidak dirasakan karena antusias para fans yang datang.
Selesai acara mereka semua pergi untuk makan siang bersama sama.
Di Vietnam hanya tiga hari karena mereka harus pergi ke negara selanjutnya.
Di Vietnam mereka mengunjungi Mausoleum ho Chi Minh dan sedikit melihat budaya yang ada di Vietnam dengan seseorang yang membimbingnya.
Beberapa Hari kemudian semua pemain dan kru sudah mengunjungi berbagai negara tempat mereka mengadakan fan meeting seperti Vietnam, Singapura, Malaysia dan Filipina.
Minggu sekarang Indonesia tujuan selanjutnya. Zee sangat senang bisa pergi ke negara kelahirannya lagi setelah sekian lama berada di negara orang.
Saat di Filipina Zee sakit karena kecapekan. Disana dia dirawat dengan baik oleh Yeon, Yim yang pulang ke Hongkong sebelumnya sangat khawatir akan keadaan Zee, dia harus pulang dulu ke Hongkong karena ada urusan yang sangat mendadak.
Zee sangat sedih karena Yim tidak ikut ke Indonesia padahal dia sangat ingin memperkenalkannya kepada keluarga Zee di Indonesia. Tetapi Zee tidak bisa berbuat apa apa.
Flashback.
Di restoran Filipina mereka sedang makan bersama tanpa Yim. Semua orang sangat senang kecuali Zee yang sudah terlihat sedikit pucat.
Zee berangkat dari hotel memang sudah tidak enak badan, tapi ia paksakan pergi ke restoran untuk makan malam.
__ADS_1
"Zee kamu pucat banget. kita gak udah pergi ya aku pesan makanan buat kamu aja". ucap citra yang sangat khawatir.
"Aku baik baik aja. . kita berangkat saja". ucap Zee.
"Yuk mereka sudah ditunggu yang lain di depan". ucap jenie yang baru masuk ke kamar hotel.
3 gadis itu pergi menemui yang lain. Zee meminta citra untuk tidak memberitahukan keadaannya kepada semua terutama Yeon.
Di dalam restoran Zee mulai merasakan kepalanya yang sakit. ia tahan dengan sebaik mungkin tidak mau membuat semua orang khawatir.
"Kenapa makanannya tidak habis??". tanya Yeon yang melihat makanan Zee yang masih separuh.
"Aku udah kenyang". ucap Zee sambil tersenyum.
Yeon merasakan keanehan Zee yang tidak biasanya menyisakan makanannya. Zee gadis yang suka makan membuat dirinya aneh tetapi ia abaikan dulu tidak bertanya lebih jauh.
Sebelum pulang ada beberapa kru yang ngajak untuk jalan jalan ke mall yang ada di Filipina.
"Aku gak ikut pengen langsung istirahat di hotel". ucap Zee.
"HM. . baiklah tidak apa lagian besok kita juga harus pergi ke bandara lebih pagi. . nong Zee istirahat aja dengan baik". ucap salah satu kru.
"Ya udah kami pulang dulu. . bye semua". pamit citra.
"bye phi". lanjut Zee.
Zee dan kedua asistennya pergi menuju mobil yang akan mengantar ke hotel. Didalam mobil Zee langsung menutup matanya untuk istirahat yang kepalanya sangat pusing.
Saat mobil ingin pergi tiba tiba pintu diketuk dari luar membuat supir membuka kunci mobil.
Zee membuka matanya ingin melihat orang yang masuk ke mobilnya.
"Loh kok kamu disini??". tanya zee kepada Yeon yang tiba tiba masuk ke dalam mobil yang akan mengantar Zee ke hotel.
"Yang lain tidak ada yang pulang ke hotel makanya aku ikut mobil ini". ucao Yeon.
"HM. . . .
.
.
.
Hai reader. . .
Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .
Dan terus saksikan kelanjutan cerita Maureen dan Rafael . . . . .
__ADS_1
Happy reading guys 😊. . . .