
Hari ini adalah syuting pertama untuk series terbaru Zee. Setelah kemarin seharian berada di agensi bersama seluruh pemain the life dan melakukan upacara pembukaan/doa disalah satu kuil. Zee hanya ikut tapi tidak melakukannya, karena semua orang tau apa agama Zee yang tidak memperbolehkannya.
Lawan main Zee di series ini bernama James, dia keturunan korea-thai. Yang bikin Zee kaget ternyata James seumuran dengannya dan baru lulus S2.
James yang humoris tentunya akan mudah dekat dengan Zee. Bahkan Zee sering kali ditargetkan dengan kejahilannya disaat bosan dengan suasana lokasi.
"James, , , !!".
Teriakan menggema di seluruh ruangan akibat James yang tiba tiba datang mengagetkan Zee yang asik dengan ponsel ditangannya.
"Hahahaha, , ".
Seketika suara tawa juga ikut memenuhi ruangan, lalu saat James melihat wajah Zee yang imut membuatnya tidak bisa menahan untuk mencubit pipi Zee.
"Ah lucu". Kata James terus mencubit pipi Zee, sedangkan orangnya terus cemberut dan menahan tangan James.
"N'james jangan seperti itu". Ucap manajer James melihat kelakuannya yang selalu menjahili Zee dari awal pertemuan.
James yang mendapat peringatan itu hanya memanyunkan bibirnya dengan mata gemas.
"Tidak apa phi,, anak nakal". Senyum Zee lalu mengelus kepala James dengan lembut.
Zee tau sebenernya James melakukan itu hanya untuk mendapat perhatian lebih dari orang sekitarnya. Walaupun diusianya mau menginjak 25th dia masih seperti anak kecil sama halnya dengan Zee. Tapi bedanya Zee akan melakukannya dalam suasana yang berbeda dan orang yang berbeda pula. Ia bisa menyesuaikan di lingkungan manapun tempatnya berada.
Tanpa meminta persetujuan James duduk di tempat duduk Zee yang hanya bisa diduduki oleh satu orang. Hal itu membuat tempat duduk menjadi sempit.
"James apa tidak ada tempat lain untuk duduk??".
"Tidak ada semua tempat penuh". James menjawab dengan tersenyum tanpa dosa menatap Zee.
Zee hanya memalingkan wajahnya acuh kembali membaca skrip yang akan dilakukan hari ini.
***
"Ying-min,, apa ada kabar dari Zee??". Tanya Yeon pada manajernya yang baru memasuki kamar dengan membawa 1 style jas.
"Mereka sedang ada di lokasi syuting,, apa kamu lupa hari ini mereka syuting series baru n'zee".
"Ah,, aku lupa". Kaget Yeon saat mendengar ucapan manajernya, lalu iya langsung melihat ponsel.
Beberapa hari ini Yeon yang sangat sibuk tidak sempat mengecek media sosial. Bahkan yang memosting di Instagram nya adalah sang manajer.
Hari ini Yeon akan menghadiri premiere film terbaru sahabatnya, dia diundang secara VVIP langsung oleh pihak agensinya sendiri.
Setelah siap dengan pakaiannya untuk dipakai ke acara itu, Yeon langsung pergi bersama manajernya tanpa menunggu siapapun lagi. Mereka akan berangkat dari apartemen tanpa ke agensi terlebih dahulu.
Sampai di gedung acara sudah penuh oleh wartawan dan beberapa pans yang datang. Kilatan cahaya flash langsung memenuhi ruangan, sedangkan Yeon berjalan dengan gagah menuju tempat yang disiapkan.
Wawancara dilakukan sebelum memasuki ruangan dengan dipandu MC yang ada disana.
Pertanyaan MC mengarah ke Zee sang kekasih membuatnya sedikit bingung karena tidak mengikuti kabar berita diluaran sana. Akan tetapi Yeon menyembunyikan kagetnya dengan semaksimal mungkin. Sang manajer pun tidak memberi tahu apapun padanya.
__ADS_1
****
"Zee kamu tidak takut Yeon bakal marah sama kamu??". Tanya citra menghampiri Zee yang sedang membaca skrip sendirian.
"Kenapa dia harus marah??". Ucap Zee heran.
Citra menunjukan ponselnya ke hadapan Zee, lalu ia langsung melihat beberapa postingan di ponsel citra yang mengarah pada dirinya dan James.
"Dia gak bakal marah palingan aku yang akan kena posesif lebih". Jawab Zee enteng.
"Hahaha yang sabar aja,, mungkin dia takut kehilangan lo lagi".
Zee hanya menghela nafas pasrah, lalu menatap ponselnya yang mendapat banyak pesan di Yeon.
Setelah membalas, Zee kembali membaca skrip dan gak lama James datang terus bergelayut manja pada Zee.
Sedangkan Zee hanya pasrah dan memberi perhatian pada James. Mereka menghiraukan semua kamera yang tertuju pada setiap aktivitas mereka di lokasi syuting.
""Zee kamu dipanggil sutradara sekarang". Kata jenie yang baru datang.
Dengan cepat Zee bangkit dari duduk yang membuat James cemberut. "Baru juga datang udah ditinggal lagi". Seru James sedih.
Mendengar ucapan James, Zee mengacak acak rambutnya dengan gemes sambil tersenyum menggelengkan kepala.
Syuting ini berlangsung sampai malam, kru produksi menyiapkan semuanya dengan baik. Series ini hanya diberi waktu 2 bulan untuk pelaksanaan kegiatan dan 2 Minggu syuting di Korea.
Pukul 10 malam Zee sampai dirumah dan langsung pergi istirahat dengan cepat. Besok dia juga harus pergi ke agensi untuk membicarakan tentang kontrak kerja.
RRRRRRRRRRRRRR
"Hello bang ada apa??".
["Abang cuma mau kabarin kita ketemu agensi langsung, soalnya Abang ada urusan sebentar"].
"Iya". Balas Zee dengan mata tertutup.
[" Ya udah kamu istirahat pasti baru pulang kan".]
"Hm".
Panggilan terputus yang langsung membuat Zee masuk ke alam mimpi dengan meletakan ponsel sembarang.
*******
RRRRRRRRRRRRRR
Pagi pagi buta panggilan masuk yang membuat tidurnya terganggu.
"Emmmm, , ". Gumam Zee dengan mata tertutup setelah menggeser tombol hijau.
[" Baby belum bangun". Ucap seseorang dari sebrang telpon.]
__ADS_1
"Em, , ".
Yeon menatap wajah kekasihnya yang masih tertidur dengan sebagian wajahnya tertutup rambut dan selimut.
"Emmmm, , kamu gak kerja". Ucap Zee dengan suara serak baru bangun tidur.
["Buka dulu matanya sebelum nanya sayang". Seru Yeon dengan suara lembut yang membuat Zee membuka matanya perlahan. ]
Pertama yang Zee lihat adalah wajah kekasihnya yang sangat tampan berada diatas mobil sambil tersenyum.
"Hm,, kamu dijalan mau kemana??". Lanjut Zee bertanya.
["Aku mau ke agensi, kamu gak ada schedule hari ini??".]
"Ada. . nanti aku juga mau ke agensi sebelum pergi ke lokasi syuting". Jawab Zee menatap ke arah Yeon-jin.
Seketika suasana menjadi hening saling pandang tanpa berbicara apapun. Mereka hanya berbincang sebentar sebelum panggilan dimatikan karena Yeon sudah sampai di agensi.
Setelah itu Zee bangun dan bersiap siap untuk melakukan aktivitas hari ini yang sangat padat. Hari ini Zee akan memberi keputusan tentang masa kontraknya di agensi ***tv selama lebih dari 3 tahun.
Membawa beberapa peralatan yang dibutuhkan saat syuting nanti. Dibawah sudah ada citra dan jenie yang sedang sarapan pagi di meja makan bersama sama.
"Mau sarapan dulu??". Tanya citra kepada Zee.
"Di mobil aja". Zee menjawab setelah melihat jam dipergelangan tangan kirinya sedangkan jenie mengambil tas yang ia bawa.
"Ya udah yuk berangkat". Seru citra juga mengambil beberapa barang kebutuhan zee termasuk wadah yang berisi sarapan yang selalu disiapkan oleh a aom.
Didalam mobil seperti biasa, Zee sarapan sambil melihat media sosial dan beberapa photo yang bagus ia upload. Instagram itu juga dipegang sama Angga sebagai manajernya untuk meng-upload pekerjaan untuk mencegah beberapa kejadian saat Zee lupa.
Sesampai di agensi Zee langsung pergi ke ruangan produser untuk membicarakan tentang kontrak yang akan berakhir beberapa bulan lagi.
"Zee apa kamu udah memikirkan semuanya??". Tanya Angga memastikan keputusan akhir Zee.
Awalnya Zee memang sudah berbicara pada Angga secara pribadi bahkan citra pun ikut didalamnya. Karena mereka bertiga merantau bersama dan Zee tidak bisa memutuskan itu secara sendiri. Dia memberikan semua keputusan secara adil atas persetujuan mereka. Zee juga memberikan pilihan pada mereka berdua.
"Zee sudah bulat,, sedangkan untuk Abang harus berjuang agar semua keinginan Abang bisa terwujud. Tapi jangan khawatir Zee akan selalu dukung apapun yang Abang lakuin". Jawab Zee dengan sungguh sungguh.
"Terima kasih ya selalu ada buat Abang". Angga memeluk Zee dengan erat. "Jika bukan karena kamu Abang gak akan kaya sekarang".
"Ini semua kerja keras bersama bukan hanya Zee saja.. Zee juga bisa kaya gini dengan usaha Abang juga sebagai manager".
Mereka selalu bersama sama sedari awal karir sampai karirnya setinggi ini. Untuk citra, dia memutuskan untuk selalu ikut kemanapun Zee pergi dan akan selalu menemaninya. Sedangkan jenie akan ikut bersama Angga. Mereka akan bekerja sama bertiga, Angga, mook dan jenie.
...--------...
Hai reader. . .
Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .
Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .
__ADS_1
Happy reading guys 😊. . . .