Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Salah paham


__ADS_3

Pagi pagi sekali semua teman Zee yang ada dirumahnya pulang dengan satu persatu tidak sekaligus.


Semalam Zee tidak sempat untuk berbicara dengan Yeon-jin karena ketiduran di sandaran phi ton.


"Mami bangun,,mami". Seru Zee yang membangunkan phi ton.


"Ehmm. . ". Perlahan phi ton membuka mata dan menggerakkan tubuhnya.


"Mami gak ada kerjaan lagi ini". Tanya Zee sambil melipat selimut.


Phi ton hanya menggeleng dan kembali lagi tertidur dengan memeluk phi all yang ada disampingnya.


Diruangan itu hanya terdapat phi all ton, phi Neo dan Zee, sedangkan yang lain mungkin sudah pulang terlebih dahulu tanpa mau membangunkan Zee.


Dari ke delapan ini bukan Zee yang sangat manja pada mereka tapi phi ton yang lebih manja dari Zee. Phi ton sangat lengket pada Jimmy dan sea yang membuat phi Al selalu cemburu.


Zee segera bangkit menuju dapur untuk membuat sarapan pagi. Hari ini Zee tidak ada jadwal apapun dan membuatnya sedikit semangat untuk membuat sarapan.


Dengan dibantu citra yang baru turun dari kamarnya, ia membuat tomyam, ayam goreng dan nasi goreng.


Saat asik memasak Zee dikagetkan dengan kedatangan phi ton ke dapur masih dengan muka bantal. "N'zee masak apa??".


"Tinggal goreng ayam aja mi". Jawab Zee yang asik memasak.


Yang tadinya ingin membantu jadi diurungkan karena pekerjaannya udah beres. Diikuti dengan phi all dibelakang mereka duduk di meja makan menunggu sarapan tersaji disana.


"Mami papi ingin mandi disini aja??". Tawar Zee sembari duduk di meja makan.


"Papi gak bawa baju ganti". Ucap phi all mengambil sarapan.


"Ada baju punya Abang di kamar,, pakai aja gak papa". Usul zee. Lalu bangkit dari duduknya untuk memanggil phi Neo yang masih tertidur di ruang keluarga.


Tubuh phi Neo tertutup dengan selimut tanpa ada yang terlihat membuat Zee menggelengkan kepala. "Phi Neo bangun".


"Phi,,,". Ucap Zee dengan menepuk tubuh phi Neo dan membuka selimut.


Gorden rumah Zee dibiarkan tertutup untuk menghindari orang yang lewat di depan rumah. Walaupun tidak akan terlihat tetapi hanya untuk kenyamanan mereka saja.


"Ehmm". Keluh phi Neo yang tidurnya terganggu.


"Its,,phi Neo bangun sarapan dulu,, ini udah siang". Lanjut Zee yang mulai prestasi. "Tau ah".


Zee kembali ke meja makan, ia menyerah membangunkan phi Neo yang susah untuk bangun.


......


Di studio pemotretan terdapat pemuda yang sedang banyak pikiran. Pemuda itu masih memiliki banyak pertanyaan untuk sang kekasih.


Ia bisa ingat bahwa itu rumah Zee kekasihnya tetapi kenapa banyak sekali cowok didalamnya dan itu di malam hari. Bahkan sudah pukul 2 dini hari jika di Thailand.


Korea memang selisih 2 jam lebih awal dari Thailand. Sebab sosial media Zee saat itu masih online makanya Yeon memberanikan untuk menelpon nya. Tetapi yang ngangkat malahan cowok yang ia belum kenali. Disana juga terdapat suara Zee juga yang membuatnya over tingting.


Karena masalah itu pun Yeon yang tidak fokus menghambat pekerjaan nya dan memutuskan untuk menelpon Zee.

__ADS_1


Akan tetapi sampai beberapa panggilan Zee tidak mengangkatnya dan membuatnya tambah frustasi.


"Sial,,".


Yeon memasukan ponselnya ke dalam tas dan lanjut untuk berkerja. Walaupun belum menemukan permasalahan itu dan ia memutuskan untuk membiarkannya begitu saja.


........


Setelah sarapan Zee naik ke atas untuk mandi dan siap siap pergi untuk mencari orang yang bisa mendekor rumah. Zee memutuskan untuk mempercepat pembuatan ruangan itu agar rumahnya tidak lagi berantakan.


Saat panggilan masuk Zee sedang ada di kamar mandi, jadi panggilan itu terabaikan olehnya yang membuat Zee kaget juga.


"Yeon memanggil berpuluh puluh kali ada apa ya". Gumam Zee dengan cemas.


Zee berusaha menelpon kembali tetapi tidak ada jawaban, ia ingin menelpon asistennya tetapi Zee tidak mempunyai nomernya.


Hal itu juga membuat Zee sedikit kepikiran. Sebab semalam juga ia tidak berbicara sedikitpun dengan Yeon, ulah semua sahabatnya yang merebut ponsel zee.


Dengan banyak pikiran Zee berusaha tidak berpikir yang aneh aneh.


Tok.. tok.. tok. .


Cklek,,, Zee membuka pintu kamar dan terdapat phi ton yang berdiri disana masih memakai kimono mandi. "Ada apa mi?". Tanya Zee


"Baju yang ada dibawah tidak ada yang pas". Ucap phi ton yang langsung dimengerti oleh Zee.


"Ya udah yuk masuk,, mami pilih aja sendiri bajunya". Zee membuka pintu kamar dengan lebar mempersilahkan phi ton masuk.


Bukannya tidak ada yang muat atau pas tapi phi ton memang orangnya pemilih banget dalam segi apapun. Phi ton memutuskan memakai pakaian Zee daripada pakaian Angga.


Karena Zee tidak mengetahui setiap tempat yang ada di Thailand, jadi phi Neo yang tidak ada kerjaan memutuskan itu sendiri tanpa diminta.


Mereka pergi berempat dengan phi Neo cowok sendiri. Sampai di tempat toko yang menerima renovasi rumah, Zee langsung menjelaskan konsep yang ingin ia mau. Selebihnya mereka juga meminta jadwal untuk melihat lokasi.


Kebetulan hari ini memang hari Minggu yang tidak membuka jadwal untuk kerjaan mengecek lokasi membuat Zee harus mengatur dengan jadwal senggang dia.


"Baiklah phi Rabu siang saya bisa". Ucap Zee setelah melihat jadwal di ponselnya.


"Ok nanti saya hubungi lebih lanjut".


Mereka akan menghubungi jenie yang memang orang Thailand asli agar tidak terjadi kesalahan komunikasi.


Selesai dari sana mereka berempat memutuskan untuk pergi ke kantor agensi hanya untuk bermain main saja. Yang memang hari Minggu selalu banyak fans yang mengunjungi kantor ***tv.


"Kamu yakin mau kesana??". Tanya phi Neo yang sedikit khawatir, sebab ia tidak bisa ikut masuk karena ada hal yang harus ia urus.


"Beneran,, nanti Zee pulang sama bang Angga". Ujar Zee meyakinkan phi Neo.


"Ok,, hati hati ya". Seru phi Neo sebelum mereka turun dari mobil.


Benar saja saat fans melihat kedatangan Zee semua pada berhamburan mendekat. Dengan sigap keamanan disana menertibkan semuanya agar tidak terlalu mendekati artis yang datang.


Zee juga berphoto bersama fans sebentar sebelum naik ke lantai 10.

__ADS_1


Saat di lift juga ada beberapa fans yang meminta photo, mereka kebetulan mau ke lantai 25 tempat merch dijual.


Ting.....


"Makasih semuanya". Pamit Zee kepada para fans dengan sopan.


"Makasih kembali nong Zee". Balas para fans kompak.


Di ruangan itu Zee juga bertemu Mae yang sudah lama tidak ketemu. Mereka berpelukan dan ngobrol sebentar.


Dulu mereka selalu ketemu tetapi setelah Zee sibuk dengan berbagai pekerjaan membuat mereka jarang ketemu lagi. Mereka hanya bisa ketemu sesekali itu pun sebentar tanpa bicara panjang lebar.


Karena Zee jarang juga ikut dalam konten yang tayang di YouTube ***tv setiap hari. Mae mengurusi pekerjaan itu membuat ia tidak selalu ada dikantor agensi.


"Mae pergi dulu ya ada syuting". Pamit Mae membuat Zee cemberut. "Apa kamu mau ikut ada phi Alton juga loh". Ajak Mae.


"Pengen sih tapi emangnya boleh??". Tanya Zee.


"Boleh nanti Mae ambil pakaian buat kamu di dalam,, bener mau ikut??". Mae memastikan Zee agar bisa dikonfirmasi dengan kru yang lain.


Sampai akhirnya kru yang lain pun menyetujui Zee ikut kesana.


Zee akan berangkat naik mobil Mae dan akan membuat semua orang terkejut. Awalnya ia tau bahwa phi Alton akan kerja bersama tapi mereka tidak tau bahwa Zee akan ikut di konten itu juga.


Perjalanan menempuh waktu 1 jam lebih karena jarak dari agensi ke tempat syuting sangat jauh. Didalam mobil Zee membenarkan make up memakai make up milik Mae.


Karena tidak ada niatan kerja membuat Zee membawa alat makeup sama sekali. Yang membuat ia heran adalah ini pembuatan konten olahraga dan sekarang Zee memakai sepatu hak yang membuat semua orang bingung sebab mereka mengetahui nya saat ada di lokasi syuting.


Itupun dengan ledekan yang spontan phi all ungkapkan saat semua orang kaget melihat kedatangan Zee yang memang sudah mulai syuting.


"Nong Zee mau main dengan sepatu itu??". Ledek phi all menunjuk ke arah sepatu Zee.


Hal itu membuat semua orang yang ada disana tertawa. Sedangkan Zee memasang muka imut saat memandang ke arah sepatu yang ia pakai.


"Oy,, ia juga ya". Cengo Zee sambil menggaruk tengkuk leher yang tidak gatal.


Citra yang melihat itu pun menepuk jidatnya Karena Zee tidak membawa sepatu olahraga.


Phi ton yang ada disana meminta asistennya untuk mengambil sepatu miliknya di mobil untuk dipinjamkan kepada Zee.


"Makasih mami". Ucap Zee dengan memeluk phi ton.


Tentu saja membuat suasana disana tambah riuh dengan kelakuan Zee saat itu.


Dengan bergantinya sepatu Zee akhirnya permainan itu dimulai. Jika diindonesia itu namanya loncat tali tapi ntahlah disana namanya apa.


...-------------...


Hai reader. . .


Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .


Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .

__ADS_1


Happy reading guys 😊. . . .


__ADS_2