
2 hari kemudian Yeonjin dan Evan sudah menemukan bukti kejahatan Angelistia dari anak buah yang mereka perintahkan.
Semua bukti itu sudah lengkap berupa file, photo dan video. Mereka sudah menyiapkan semuanya untuk menuntut Angelistia.
"Yeon bolehkah aku ketemu angel??". Pinta Zee.
"Untuk apa??". Kaget Evan yang ada disana.
"Aku hanya ingin berbicara sama dia".
"Udahlah Zee biarkan wanita itu mendekam dipenjara". Sahut citra.
"Tapi aku mohon sekali saja".
Yeonjin tidak tega melihat kekasihnya yang terus memohon. Alhasil mereka mengijinkan Zee bertemu dengan Angelistia dengan ditemani banyak pengawal dan tentu saja mereka bertiga.
"Wanita itu sedang ada di perusahaan London". Kata Evan saat melihat tatapan kakaknya.
"Kita ke sana sekarang". Ucap Zee.
"Kamu yakin??". Tanya Yeonjin memastikan.
Zee hanya menjawab dengan menganggukkan kepala. Lalu mereka akan berangkat ke Landon dengan keputusan Zee yang sudah bulat.
Tadinya Yeonjin menyarankan untuk segera kembali ke Thailand setelah menyerahkan laporan kepada polisi.
1 jam perjalanan udara yang mereka ambil supaya lebih cepat dengan banyaknya pengawalan.
Sampai di badara London, banyak anak buah yang sudah Yeonjin siapkan karena Angelistia sudah mengetahui kabar Zee untuk saat ini tapi dia tidak berniat apa apa karena banyak anak buah Yeonjin menjaga di perusahaan dia.
Mereka langsung meluncur ke perusahaan Angelistia yang ada di London.
"Apa dia ada didalam??". Tanya evan kepada anak buah yang ada didepan ruangan.
"Dia didalam tuan".
Salah satu anak buahnya membuat pintu membiarkan 4 orang masuk kedalam ruangan.
Hanya ada satu wanita di dalam dengan banyak dokumen di atas meja. Melihat keberadaan Zee disana membuatnya kaget tapi berusaha setenang mungkin tapi dari tatapan matanya tidak pernah bohong bahwa wanita itu sangat membenci Zee.
Zee duduk berhadapan dengan menyerahkan map yang berisi semua bukti yang mereka dapatkan.
Angelistia mengambil dan melihat itu semua langsung gemetaran karena semua rencananya ketahuan. Tapi tidak bisa bergeming sama sekali.
"Apa motif kamu melakukan ini??". Tanya Zee tenang.
Tidak ada jawaban tapi Angelistia menatap kearah Yeonjin yang berdiri tidak jauh dari tempat duduk Zee.
Zee menatap ke arah pandang Angelistia, lalu mengangguk paham.
"Karena Yeonjin??".
Tebakan Zee membuat wanita itu kembali menatapnya dengan wajah sinis. Bibirnya terangkat sedikit memalingkan wajah.
"Lo tahu masih nanya".
"Kenapa??". Tanya Zee santai.
"Lo bilang kenapa hah, Lo udah rebut Yeonjin dari gue, setelah dia dekat sama lo dia gak pernah peduli sama gue. ". Teriak angel dengan menggebrak meja. Tatapannya masih sangat tajam terhadap Zee yang duduk berhadapan.
__ADS_1
Yeonjin ingin berjalan ke arah Angel untuk menjauhkan dia dari Zee tapi ditahan oleh zee yang masih stay duduk.
"Kedatangan lo pembawa sial, tch wanita seperti Lo di agung agungkan semua orang padahal lo wanita murahan yang mau sana sini.. Lo datang ke sini juga karena di negara lo gak diterima". Angel terus berteriak dihadapan Zee tapi Zee sama sekali tidak membalas satu pun.
"Angel jaga mulut lo". Pekik Yeonjin sudah mulai emosi.
"Kenapa, kenapa lo belain dia terus". Seru angel perlahan berjalan mendekati Zee tapi Yeonjin dengan cepat berdiri di depan zee untuk menghalangi.
Evan yang ada disana juga sedikit mendekat, mereka takut wanita itu mencelakai Zee dengan berbagai cara.
"Gue sayang sama lo, gue udah ngelakuin apapun buat Lo tapi apa,, Lo milih dia, wanita gak tahu diri, wanita murahan".
"Gue gak pernah minta lo ngelakuin itu,, Lo hanya terobsesi sama gue Lo gak benar benar cinta sama gue". Kata Yeonjin.
"Yeonjin, , buka mata Lo lebar lebar hah gue -".
"Stop,,". Teriak Yeonjin memotong ucapan yang terus menghina kekasihnya disana. Dia sudah tidak tahan akan kelakuan wanita itu.
"Yeonjin gue sayang sama Lo, gue cinta sama Lo gue mohon Lo buka hati buat gue". Kata Angel sedih berusaha memegang Yeonjin tapi dia malah sedikit mundur membuat Zee yang ada di belakangnya ikut mundur.
"Dulu gue diam karena kelakuan lo tapi untuk sekarang Lo gak akan lepas lagi. . Dulu lo celakain semua wanita sang suka sama gue, buat mereka menderita tapi sekarang gak lagi.. hati Lo dimana hah. Lo tega ngilangin nyawa orang buat ambisi Lo yang gak guna".
Ucap Yeonjin tidak menyangka bahwa angel bisa melakukan itu semua. Padahal waktu kuliah dulu, dia mengenal angel sebagai wanita yang baik dan satu satunya wanita yang dekat dengannya tapi dibalik itu ada hal buruk yang dia lakukan.
"Yeon aku minta maaf, aku ngelakuin itu buat kamu, aku mau kamu jadi milik aku,, aku mohon maafkan aku".
"Tch buat apa gue maafin wanita busuk kaya Lo wanita iblis". Pekik Yeonjin sangat marah.
"Yeon udah". Seru Zee memegang tangan Yeonjin agar sedikit tenang.
Mendengar suara Zee membuat angel menatap ke arah Zee dengan penuh kebencian. Lalu perlahan bangkit dan ingin menyerang Zee tapi dengan segera Yeonjin melindunginya.
"Akhhhhh semua ini gara gara lo, , wanita sialan". Teriak angel memberontak.
Beberapa anak buah Evan datang memegangi angel yang terus memberontak ingin menyerang Zee.
Yeonjin mendekat ke arah Zee untuk memeluknya. Lalu segera dibawa meninggalkan perusahaan itu.
"Van urus semuanya jangan sampai lolos". Kata Yeonjin sebelum meninggalkan ruangan.
......
Di dalam mobil hanya ada Yeonjin, Zee dan citra menuju bandara. Mereka akan langsung pulang ke Thailand tanpa menunggu apapun lagi. Sedangkan Evan akan segera menyusul setelah permasalahanya selesai.
Dari keluarnya ruangan itu, Zee hanya diam di dalam pelukan Yeonjin tanpa berbicara apapun. Untuk saat ini dia merasa pusing karena beberapa hari banyak pikiran, memikirkan masalah yang datang apalagi berawal dengan ke salah pahaman dia dengan Yeonjin lalu berlanjut dengan Angel.
"Kamu tidur biar pikiran kamu tenang, jangan memikirkan hal yang aneh aneh". Seru Yeonjin mengelus kepala Zee.
Perlahan Zee menutup matanya untuk beristirahat.
Tanpa dia tahu ternyata sampai di bandara sudah banyak wartawan dan beberapa fans yang datang.
Yeonjin tidak tega membangunkan Zee yang tertidur pulas. Alhasil dia meminta anak buahnya menjaga dengan ketat di setiap jalan untuk memasuki bandara.
Citra yang ada disana juga setuju karena dia juga tidak tega. Semua barang milik Zee dibawa oleh citra yang memang hanya membawa beberapa barang yang sangat penting di satu tas.
Langkah demi langkah kaki memasuki bandara setiap wartawan terus mengikuti. Bahkan mereka semua kaget melihat Zee dalam gendongan Yeonjin apalagi setelah beredarnya berita kecelakaan yang menimpa Zee di London.
"Zee hanya kecapekan dan tertidur dia baik baik saja,, kalian tinggu klarifikasi dari kami, terima kasih". Kata citra sebelum masuk ke dalam meninggalkan para wartawan dan fans.
__ADS_1
********
11 j, 25 mnt+ perjalanan dari London ke Thailand. Akhirnya mereka sampai di bandara Suvarnabhumi Bangkok.
Kedatangan mereka disambut banyak orang. Bahkan bandara itu penuh dengan manusia yang membawa kamera ataupun ponsel.
Saat ini kondisi Zee sudah lumayan baik setelah mengalami demam saat di pesawat tadi. Yeonjin yang duduk disampingnya terus menjaga sang kekasih dengan baik.
Angga pun ikut menjemput Zee dibandara. Pertama kali melihat adiknya, dia langsung memeluknya dengan erat.
"Are you okay??".
"Oke,, Abang jangan khawatir". Ucap Zee.
"Gimana Abang gak khawatir Zee-".
"Buktinya Zee baik baik saja sekarang. Abang jangan pikirin yang aneh aneh, apa keluarga Zee menelpon Abang juga??".
"Iya mereka sudah tahu berita itu dan langsung menanyakan kebenaran nya tapi Abang pun tidak tahu". Kata Angga meneteskan air mata yang langsung Zee hapus.
"Saat disana zee sudah memberi kabar dan banyak berkomunikasi dengan mereka".
"Ya udah kalau gitu sekarang juga pulang biar kamu bisa istirahat". Ajak Angga.
Mereka berjalan ke arah mobil dengan banyak bodyguard yang mengawal. Disisi kanan dan kiri Zee digandeng dengan dua pemuda yang penting dalam kehidupannya saat ini.
Sampai di rumah Zee langsung istirahat di kamar dengan paksaan Yeonjin. Sebenarnya dia ngotot ingin berkumpul dengan mereka di ruang tamu tapi Yeonjin terus meminta Zee untuk istirahat. Mau tidak mau Zee pun menuruti dan pergi ke kamar.
Hanya cuci muka dan berganti pakaian, Zee langsung naik ke tempat tidur dan tak lama pergi ke alam mimpi.
......
Jam makan malam Zee dibangunkan citra untuk makan bersama dan minum obat. Di dalam rumah masih banyak orang yang menginap. Beberapa sahabat Zee juga datang di sela kesibukan mereka berkerja.
Berita klarifikasi sudah beredar di media tapi hanya evan dan pengacara yang menjelaskan tanpa ada Zee didalamnya. Beberapa bukti juga tersebar dan para fans murka dengan apa yang angel lakukan terhadap Zee. Media sosial milik angel diserbu para fans zee dari seluruh dunia.
"Ckckck fans lo serem nong, , setiap saat naikin tranding dimana mana". Seru love yang sedang memainkan ponsel.
"Fans nong Zee jangan dilawan,, kaya gak tahu saja beberapa akun haters hilang dalam sekejap". Sahut Jimmy.
"Gak lihat noh didepan rumah banyak kiriman buat nong Zee gak ada absen setiap harinya".
"Satpam nya juga sudah jadi best friend nong Zee". Celetuk Neo tanpa disaring membuat semua orang tertawa.
"Komplek ini aman juga ya gak dibolehin pihak luar masuk sembarangan,, penjagaannya ketat bangat".
"Lo gak tahu aja saat tadi gue datang ke sini gimana,, supir gue bukain jendela mobil saat gue tidur karena gak diizinin masuk. Kan edan gue sampai kaget tau gak". Kata sea yang memang saat turun dari mobil langsung bad mood mengeluh pada Jimmy yang datang duluan.
Semua orang tertawa dengan apa yang sea alami. Mereka memang selalu mengalami hal lucu saat berkunjung ke rumah Zee saat melewati keamanan di depan kompleks masuk.
"Karena muka Lo pada sudah tercatat di tempat satpam makanya gampang kalau masuk". Seru Zee disela tertawa.
Gimana satpam tidak mengenali mereka karena dalam seminggu mereka bisa datang 4- 5 kali ke rumah Zee hanya untuk mampir sebentar kalau dia ada dirumah.
Hanya alasan tempat syuting atau tempat bekerja mereka yang melewati komplek perumahan Zee.
Kedatangan para sahabatnya ke rumah membuat Zee ceria dan tidak banyak pikiran. Yeonjin yang ada disana terus menatap ke arah Zee tanpa mengalihkan ke arah lain sedikitpun sampai beberapa orang yang ada disana puas meledek pasangan ini.
...---------...
__ADS_1
...Happy Reading.,...