
"Apa benar pacar lo orang Thailand??". Tanya Jonghyun penasaran.
"Ya dia kerja di Thailand tapi dia bukan berasal dari sana??". Yeon menjawab pertanyaan Jonghyun yang membuat mereka berdua kebingungan.
"Maksudnya bagaimana??".
"Dia orang Indonesia di Thailand hanya bekerja saat agensi nya menawarkan kerja sama makanya dia bertahun tahun tinggal di Thailand". Jawab Yeon lebih lanjut.
"Kenapa bisa dia kerja disana??".
"Katanya sih gak sengaja waktu main ke agensi dan kebetulan juga dia memang sudah terkenal saat di Indonesia sebagai YouTubers".
"Gue pernah denger suara pacar lo,, suaranya memang bagus sih tapi gue gak tau apa lagu yang dia nyanyikan". Seru Kimhan dengan semangat.
"Itu lagu Indonesia".
"Iya gue tau tapi tetap aja gue gak ngerti". Celetuk kimhan.
"Gue juga pernah ke Jakarta,, waktu ada job disana dan memang makanannya enak enak". Sahut Jonghyun yang langsung mendapat pukulan dari Kimhan.
"Makanan aja yang Lo tau". Sahut Kimhan sedangkan Jonghyun mengelus kepalanya yang sakit akibat pukulan itu.
....
Berbeda dari 3 pemuda yang berada diruang privat. Pemain the life sedang dinner bersama di restoran yang mereka sewa karena jumlah orangnya yang sangat banyak. Mereka membooking restoran selama 3 jam agar sedikit santai sambil berbincang bincang. Bahkan mereka juga menyiapkan mini Konser didalam restoran.
Mereka melakukan ini untuk bersenang senang dalam projects series the life karena saat selesai nanti gak akan bisa berkumpul bersama. Para pemain akan satu persatu pulang ke Thailand terlebih dahulu.
Hal itu membuat semua orang senang dan tentu saja diakhir akan ada penemuan siapa yang jadi korban untuk membayar semua makan yang mereka pesan.
Dinner ini berakhir sampai tengah malam yang membuat James yang harus membayar semua makanan. Dia kalah dari Apple yang menawarkannya meminum sampai tandas.
"James besok kamu ada syuting kenapa malah minum sih??". Keluh Zee yang duduk disamping James menahan tubuhnya yang sudah mabuk.
"Tidak apa nong Zee,, scene dia memang siang dan bisa istirahat dulu sebelum syuting nanti". Sahut kru produksi yang duduk sedikit jauh dari mereka.
"Ok phi kalau gak ada masalah". Balas Zee.
Semua orang pulang dengan beberapa orang yang sudah mabuk berat. Mereka yang diizinkan minum hanya beberapa karena besok mereka harus kerja dengan berat dan akan bergantian di siang/sore hari.
Zee pulang dengan angga yang mengemudi. Disana Zee menyewa mobil secara pribadi agar masuk semua orang yang datang bersamanya yaitu Angga, citra dan jenie.
Diperjalanan menuju hotel yang jaraknya sedikit jauh membuat Zee tertidur didalam mobil dan akan dibangunkan saat sampai di hotel nanti.
****
Pukul 8 pagi Zee sudah siap dengan beberapa barang yang diperlukan dalam syuting nanti. Mereka akan berangkat ke lokasi syuting yang tidak terlalu jauh dari hotel.
Beberapa staf sudah berangkat duluan untuk menyiapkan semua peralatan agar para pemain tidak menunggu lama.
Sesampainya di lokasi syuting, Zee langsung pergi ke tenda khusus pemain untuk berganti pakaian/bersiap siap.
__ADS_1
Karena syuting kali ini diluar ruangan jadi tempat tunggu para pemain didalam tenda yang selalu dibawa oleh kru. Ruangan itu dibagi menjadi dua yaitu satu untuk wanita dan satu untuk pria.
Tentunya peraturan itu tidak akan pernah berlaku dimanapun berada karena kepastian pada pria akan masuk bergabung dengan para wanita yang sedang menunggu take bagian.
Zee yang take paling banyak memungkinkan untuk menyiapkan pakaian yang lebih dari satu.
Saat take Zee dikagetkan dengan kedatangan seseorang yang mendekat ke lokasi dia berada. Dan saat sutradara bilang 'cut' dengan cepat Zee berlari dan memeluk orang itu tanpa memikirkan semua orang disekitarnya.
Semua orang yang melihat bersorak gembira dengan pasangan ini yang baru ketemu lagi.
"Be aku kangen banget sama kamu,!!". Kata Yeon-jin mencium kepala Zee dengan mesra.
"Aku juga". Balas Zee dengan tersenyum manis.
"Kangen boleh tapi kerja dulu yuk kerja". Goda sutradara dengan suara keras sambil tertawa.
Zee yang mendengar itu hanya bisa tersenyum malu menatap semua orang. "Ok yuk take selanjutnya". Ucap Zee.
"Kamu tunggu sebentar bagian aku hanya beberapa lagi". Lanjut Zee kepada Yeon-jin.
"Iya kamu kerja dengan baik". Yeon kembali mencium kepala Zee sebelum wanita nya pergi menjauh.
Lagi dan lagi membuat semua orang berteriak heboh bahkan beberapa fans yang datang juga ikut gembira dengan momen yang mereka dapat hari ini.
Yeon-jin duduk ditemani Angga sambil melihat Zee yang beradu akting dengan pemain lain.
"Kamu sendiri datang kesini??". Tanya Angga.
"Hm,, Yim tidak ikut katanya dia ada di Korea".
"Dari kemarin dia terus hubungin aku, bahkan datang ke tempat aku kerja tapi pagi ini belum ngabarin apa apa".
Saat asik berbincang tiba tiba citra datang ke arah mereka berdua.
"Ga ada telpon dari Yim". Seru citra memberikan telpon zee yang ia pegang pada angga.
Seketika Yeon dan Angga saling pandang, lalu tertawa bersamaan. "Baru juga disebutin dah nongol aja nih anak". Gumam Angga memakai bahasa Indonesia.
"Aku aja bang yang angkat". Sahut Yeon menunjuk ponsel Zee yang dipegang Angga.
Angga langsung memberikan ponsel itu pada Yeon untuk menjawab panggilan dari Yim.
["Zeze lokasi syuting kamu dimana?? Kenapa semua orang gak angkat telpon Gege termasuk kamu". Pekik Yim kesal di sebrang telpon setelah panggilan itu diangkat. ]
"Wih slow dong bro jangan ngegas kaya gitu". Jawab Yeon santai.
["Sialan,,!! Lo udah ada disitu aja bajingan,,!!! Pantesan di apartemen lo kagak ada". Teriak Yim saat mendengar suara Yeon disana yang membuatnya bertambah kesal. ]
"Ada apa lo telpon??". Ucap Yeon mengalihkan pembicaraan.
[" Pake nanya lagi lo,, kirim lokasi tempat syuting Zeze sekarang juga awas kalau nggak gue bikin perhitungan sama lo". ]
__ADS_1
"Sebentar lagi selesai lo tunggu di restoran gue aja,, kita bakal makan siang disana".
Tanpa menunggu jawaban dari Yim, Yeon segera mematikan panggilan itu dan tentunya membuat orang diseberang sana mengomel dengan keras. Yim selalu menjadi korban Yeon saat ingin bertemu dengan Zee karena Yim selalu manja jika bersama adik kesayangannya itu.
Gak lama kemudian Zee datang menghampiri Yeon yang duduk di bangku ruang tunggu yang sedikit jauh dari lokasi Zee take.
"Siapa yang telpon??". Tanya Zee mendekat.
Saat berada dihadapan yeon, dia segera menarik zee agar duduk di pangkuannya dengan tenang. Tangan Yeon juga melingkari pinggang kekasihnya agar tidak terjatuh.
"Pasti Gege nanyain tempat lokasi aku kan". Tebak zee saat melihat panggilan masuk di ponsel yang diberikan Yeon padanya.
"Hm". Deheman Yeon menatap wajah Zee sambil tersenyum.
"Apa Gege bakal datang kesini??".
"Nggak dia ada schedule dan aku minta dia buat datang ke restoran aku".
Saat berbicara Yeon terus memandang wajah Zee tanpa mau mengalihkan ke arah lain. Bahkan wajah Yeon terlihat sangat bahagia setelah bertemu dengan sang kekasih.
"Ngapain Gege ke restoran kamu??". Bingung Zee dengan wajah gemas yang membuat Yeon mencubit pelan pipi Zee saat itu juga. "Akh Yeon sakit ih". Keluh Zee pura pura kesakitan terus menghindari tangan Yeon-jin.
"Lagian sih kamu pasang wajah gemas kaya gitu".
Zee memalingkan wajahnya ke arah lain dengan wajah ngambek. Awalnya ia ingin bangun dari pangkuan Yeon tapi tangannya dengan cepat menahan pinggangnya agar tidak bangun.
"Baiklah syuting akan dilakukan setelah makan siang dengan tempat yang berbeda, , semua pemain harus kumpul di lokasi sebelum pukul 1 siang". Teriak sutradara pada semua orang.
"Nong Zee ingat itu". Goda sutradara menatap ke arah Zee yang sedang berpacaran.
"Siap phi". Ucap Zee sembari tangan memberi hormat dengan mulut yang tersenyum lebar.
Citra dan jenie datang mendekat dengan membawa tas milik Zee yang dititipkan. Mereka tau kemana Zee akan dibawa pergi karena Yeon sudah memberi tahu mereka sebelumnya.
Yeon mengambil tas yang diserahkan citra untuk ia bawa dan tangannya menggandeng mesra sang kekasih menuju mobil di palkiran.
Diperjalanan menuju restoran YJ Starts, mereka bercanda bersama dengan kelakuan Zee yang memang sangat manja kepada Yeon jika bersama. Momen romantis selalu tercipta dengan baik dan mengabadikannya di sosial media masing masing.
Sesampainya di restoran milik kekasihnya, Zee langsung terbengong melihat suasana yang sangat ramai. Restoran itu memiliki 3 tingkat yang sangat besar untuk kalangan tertentu.
"Ayo masuk". Ajak Yeon memegang tangan Zee kembali.
Mereka semua masuk ke dalam restoran yang langsung disambut oleh para karyawan yang ada disana. Mungkin semua orang yang ada di restoran ini berteriak atau berlari kearah mereka tapi tentu saja tidak bisa karena setiap idol disana memiliki privasi sendiri. Jika mereka fans yang positif, mereka akan menjaga semua itu dengan baik tanpa membuat idol nya kecewa.
...----------...
Hai reader. . .
Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .
Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .
__ADS_1
Happy reading guys 😊. . . .