Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Chapter 74


__ADS_3

...Rencana Zee...


..._____...


Tidak terasa sudah akhir tahun. Dan pekerjaan zee sudah mulai bisa ditinggal. Ia hanya bisa berkerja dibelakang layar membantu Angga di agensi.


Dengan rencana Zee dari awal. Dia akan memberi kejutan untuk ulang tahun Yeonjin seminggu lagi.


21 Desember adalah ulang tahun Yeonjin dan satu hari sebelumnya Zee akan terbang ke Korea untuk memberikan kejutan.


Sebelumnya Zee sudah menginformasikan itu kepada manajer Yoen dan asistennya akan mengurus Zee saat datang kesana.


Minggu Minggu itu pas dengan musim dingin di Korea yang membuat jadwal schedule Yeon tidak terlalu padat dan Yeon meminta libur untuk merayakan ulang tahun nya di apartemen pribadi nya lewat media online.


Hari ini masih tanggal 19 yang membuat Zee sibuk akan persiapan berangkat ke Korea apalagi dia harus menyiapkan banyak pakaian tebal karena sedang musim dingin.


"Zee jangan lupa bawa banyak jaket". Kata citra yang ntah sudah kesekian kalinya dia bilang seperti itu.


Zee sangat suka salju tapi dia tidak kuat dingin dan ujung ujungnya akan sakit. Itu membuat zee kesal sendiri karena menghambat dia melakukan kesenangan sendiri.


Saat ini Zee sudah meminta tolong asisten Yeonjin untuk menyiapkan barang untuk kejutan Yeonjin dan meminta menyewa hotel yang dekat dengan apartemennya agar tidak terlalu sulit melakukan semua rencana mereka.


Dengan senang hati sang asisten Yeonjin dan beberapa staf membantu Zee agar kejutan itu berjalan lancar tanpa hambatan.


Tapi 1 kesulitannya adalah Zee harus sembunyi akan media saat berangkat dan tibanya di Korea apalagi wartawan di Korea selalu standby di bandara setiap saat untuk mengetahui aktivitas semua idol.


"Zee yakin nih rencana kamu bakal berjalan dengan lancar?? Kok aku gak yakin yah". Kata citra yang duduk di lantai yang sedang membantu membereskan barang.


"Kamu mah jangan buat aku pesimis lah". Rengek Zee.


Zee sendiri masih belum biasa yakin akan rencananya. Karena jika wartawan atau fans tahu tentang keberangkatan Zee ke Korea semua rencana akan gagal apalagi Yeonjin sekarang lebih sering cek media sosial akibat banyak waktu senggang.


"Ya aku kan cuman nyampai kan apa yang aku rasakan". Elak citra.


..


.


Malam ini Zee memesan tiket pesawat malam agar sampai di Korea masih pagi yang tidak memungkinkan wartawan ada disana apalagi saat musim dingin seperti ini. Tapi itu juga masih menunggu berita karena penerbangan malam jarang dilakukan saat musim dingin takut ada badai salju datang.


Seperti jadwal Zee dan citra akan mengambil penerbangan pukul 8 malam waktu Thailand dan akan tiba pukul 4 pagi waktu Korea Selatan.


Zee hanya bisa berdoa agar semuanya lancar. Ia juga berangkat berdua sama citra tanpa orang lain lagi.


1 koper besar dan 1 koper kecil milik Zee dikeluarkan supir. Kali ini Zee akan melakukan apapun sendiri agar tidak mencolok.


Walaupun susah dengan membawa barang bawaannya tapi Zee selalu siap tanpa mengeluh.


Dengan barang bawaan yang banyak membuat Zee harus menjawab koper besar dan banyak jaket tebal yang Zee bawa juga.


Sedangkan citra hanya membawa 1 koper besar dan tidak terlalu menyiapkan banyak pakaian tebal. Hanya Zee yang repot akan persiapannya dengan cuaca dingin yang akan ia lalui beberapa jam lagi.

__ADS_1


.


.


Perjalanan dari Thailand ke Korea membutuhkan waktu ± 7 jam lepas landas. Sampai akhirnya Zee sampai di Korea masih terbilang tengah malam.


Asisten Yeonjin dan beberapa bodyguard sudah menunggu di bandara yang akan dipisah 2 bagian dengan citra. Hal itu untuk mengecoh wartawan yang ada diluar.


Walaupun tengah malam mereka harus waspada akan wartawan yang selalu mencari informasi tentang artis terkenal disana.


"Nong gimana perjalanan nya??". Sapa asisten Yeonjin ramah.


"Baik Hyung semoga sampai selesai kejutan ini berjalan dengan lancar". Doa Zee setiap waktu.


Mereka berdua berbincang sebentar untuk menunggu citra yang sudah keluar terlebih dahulu untuk mengawasi keadaan.


Bahkan asisten Yeonjin dan para bodyguard juga memakai pakaian biasa yang tidak menunjukan mereka sedang mengawal orang penting.


Sampai akhirnya Zee lolos dan sudah ada didalam mobil menuju hotel tempat penginapan.


Didalam hotel sudah banyak barang yang disediakan asisten Yeon-jin untuk kejutan sang kekasih lusa tanpa ada yang tertinggal.


Setelah mengantar Zee ke hotel mereka semua langsung pulang membiarkan Zee untuk istirahat kembali karena mereka tahu saat ini cuaca sangat dingin dan tidak memungkinkan Zee untuk melakukan banyak aktivitas apalagi saat diluar ruangan.


...🍂🍂🍂🍂...


Tidak ada bangun pagi atau rencana apapun. Setelah menunaikan kewajibannya Zee kembali berbaring di tempat tidur sambil bermain ponsel.


Kebetulan agensi Angga sedang menyiapkan series baru membuat zee bisa memberi alasan sibuk membantu projects itu kepada Yeonjin.


Asik dengan menonton video idol kesukaannya tiba tiba ponselnya berdering dengan panggilan dari Yeonjin.


"Baru juga dipikirin udah nongol aja". Gumam Zee menatap layar ponsel.


Tidak ada niatan untuk menjawab panggilan itu. Zee memilih untuk pergi ke kamar citra untuk meminta memesan sarapan ke restoran bawah.


"Cit,, citra!!". Panggil Zee dengan keras padahal jaraknya masih jauh.


"Apa sih teriak teriak". Omel citra dengan teriak juga.


"Kamu juga terisak". Pekik Zee membuat citra nyengir tanpa dosa. "dih,, gak jijik gue". Kata Zee sambil bergidik ngeri duduk di tepi ranjang.


Citra memalingkan wajahnya kembali ke iPad yang dia pakai menonton film.


"Pesenin sarapan dong!!". Pinta Zee dengan senyum manis.


"Pesan sendiri". Tolak citra dengan cepat tanpa mengalihkan pandangan.


Ucapan citra membuat Zee mengerucutkan bibirnya ngambek.


Saat hening seketika membuat citra mengalihkan pandangan untuk menatap orang yang ada di sana. Hal itu membuat citra menaikan alisnya heran melihat wajah Zee yang sedang ngambek.

__ADS_1


"Gak usah bikin wajah kaya gitu.. kalau mau sarapan tinggal pesan pakai telpon hotel". Seru citra tapi Zee tetap ngambek menggelengkan kepala.


"Dih,, kok malah merinding ya kalau manjanya sama gue". Gumam citra pelan tapi masih didengar oleh Zee.


"Gue pesenin,, boleh manja tapi jangan ke gue cukup ke cowok Lo aja". Lanjut citra mengambil telpon hotel.


"Pengen susu coklat panas dan sandwich". Kata Zee tanpa ditanya dengan ceria.


Citra langsung memesan sarapan untuk Zee dan dirinya sendiri. Saat selesai berbicara citra menatap Zee yang sudah tidur disampingnya.


"Tidur dikamar jangan disini".


"Gak mau".


Zee yang masih manja kepada siapapun membuat citra menggelengkan kepala. Walaupun umurnya lebih muda 1 tahun dari citra.


Citra sedari kecil sudah di dewasakan oleh keadaan membuatnya sangat mandiri dimanapun berada.


Berbeda dengan Zee yang bisa menyesuaikan situasi dan keadaan. Zee akan manja pada orang yang membuat dirinya nyaman dan dilain waktu akan berpikiran dewasa.


Citra paham sebenernya Zee memang orangnya ingin selalu dimanja pada semua orang tapi untuk dirinya sendiri, citra sedikit risih karena sesama wanita walaupun sudah lama bertemu.


..


.


Gak lama kemudian bel berbunyi dan membuat citra bangun untuk membuka pintu. Dia tahu Zee tidak akan bangun karena sudah terlihat bahwa hari ini Zee sedang malas melakukan apapun.


"Zee sarapan". Teriak citra saat tidak melihat Zee mengikutinya di belakang.


Zee yang mendengar itu pergi untuk sarapan bersama sambil membawa laptop citra melanjutkan nonton untuk dirinya sendiri.


"Suka suka kamu aja lah nanti anak orang nangis". Ujar citra enteng.


Sedangkan yang diledek hanya bisa diam menonton film dengan asik makan sarapan yang ada diatas meja.


Selesai makan citra mengambil laptop tanpa permisi dan kembali ke kamar langsung mengunci pintu. Zee yang mendapatkan perlakuan itu hanya bisa diam menatap kepergian citra tanpa bicara apapun.


"Bete gue". Keluh Zee masuk ke dalam kamarnya sendiri.


Akhirnya dikamar Zee memutuskan untuk mencari film buat ia tonton di iPad. Zee tidak berniat untuk mengecek ponselnya takut lupa malah membalas pesan dari Yeonjin.


Tapi gak lama kemudian ponsel Zee kembali berdering panggilan masuk dari Yeonjin yang membuat Zee mau tidak mau untuk menjawabnya kecuali panggilan video. Hal itu membuat Zee dan Yeonjin berbicara ditelpon panjang lebar dengan membahas apapun yang mereka mau atau terlintas di pikiran masing masing.


...--------...


Maaf masih banyak yang typo dalam penulisan karena saya cuma menggunakan hp. Harap maklumi,, 🙏


Dan jangan lupa buat mampir ke karya aku yang lain,,


Terimakasih~~❤️

__ADS_1


...Happy Reading., ...


__ADS_2