
Hari ini Zee akan menghadiri fanmeeting yang diselenggarakan manajemen serias yang sedang dibintanginya saat ini.
Acara akan dilakukan pukul 9 pagi dan sorenya Zee akan datang ke universitas untuk menghadiri pertemuan mahasiswa sebelum acara besok pagi.
Menuruni anak tangga dengan perlahan dengan tangan memegang ponsel di telinganya sedang berbicara dengan seseorang.
Zee ;" ya baiklah beberapa menit lagi saya sampai disana??". Ucap zee terakhir kali sebelum menutup telpon.
Melihat ke arah meja makan yang sudah tersaji beberapa makanan disana.
"Nong Zee apa mau sarapan dulu??". Tanya a aom saat melihat Zee duduk di meja makan.
"Ya sekalian nunggu jenie dan citra". Balas Zee meminum susu untuknya.
"Siapa yang masak??". Tanya Zee disela sarapan.
"Mae yang masak,, dia sedang memasak makanan di dapur". Balas a aom.
Gak lama kemudian sang ibu muncul membawa sup ditangannya. Lalu diletakan di meja makan.
"Kamu mau sarapan?? Tapi nasi nya belum ada". Tanya sang ibu.
"Tak apa Bu Zee makan sup nya aja,, Zee gak sarapan nasi". Balas Zee dengan senyuman.
Saat Zee sedang mencicipi sup buatan ibunya, citra turun dengan beberapa barang diikuti jenie.
"Mau sarapan dulu zee". Seru citra.
Menatap ke arah mereka berdua dan memang Zee biasanya sarapan di mobil. "Hm,, kalian bisa sarapan dulu". Ajak Zee.
"Kita sarapan di mobil aja Zee gak sempet soalnya". Melihat jam dan berbalik lagi menatap Zee yang sedang duduk di meja makan.
"Oii,,,!!! Lupa gue,, Bu Zee berangkat dulu ya kalau ada apa apa telpon Zee/bang Angga segera". Ucap Zee mencium tangan sang ibu.
"Oh ya hari ini jika ibu mau kemana mana bilang aja ke na wisit". Lanjut Zee menatap sang ibu.
Zee meninggalkan rumah setelah mendapat jawaban dari sang ibu, lalu mengambil bekal makanan yang diserahkan a aom untuk mereka dijalan.
Hari ini mereka berangkat bertiga tanpa supir. Melaju menuju hotel tempat persiapan fanmeeting dilakukan sebelum ke tempat acara untuk bersiap siap.
Di lobi hotel Zee diarahkan ke kamar yang sudah disiapkan dan beberapa pemain sudah datang untuk bersiap. Pakaian yang akan Zee kenakan juga sudah ada di dalam kamar bersama beberapa perias.
"Pagi nong Zee". Sapa seseorang.
"Pagi,, maaf saya terlambat". Zee duduk di kursi.
"Tidak masalah,, semua orang baru saja tiba".
Keheningan melanda ruangan itu sampai selesai dirias dan berganti pakaian. Sambil menunggu staf memanggil, ia bermain sosial media untuk mengunggah photo terbaru miliknya pagi ini.
Zee phitsamai
Baru saja
Kita akan ketemu lagiπ€π€π€
1.2k suka 576 komentar 78 bagikan
Postingan itu seketika langsung mendapatkan respon dari orang orang. Notifikasi selalu masuk jika ia tidak melakukan beberapa perubahan di dalam pengaturan.
Komentar dari beberapa orang yang Zee kenal langsung dibalas dengan cepat tanpa pengecualian. Ia tidak akan mengacuhkan setiap komentar orang yang dikenal sedikitpun jika ia mengetahuinya.
__ADS_1
Cklek....
"Nong Zee ayo".
Menatap ke arah pintu, lalu bangkit merapihkan sedikit pakaian untuk bergabung dengan yang lain menuju lokasi acara.
Fanmeeting akan diadakan selama 3 jam sampai selesai. Acara ini juga berkolaborasi dengan beberapa barang yang membuat mereka harus berphoto sebelum acara dimulai.
Saat memasuki mall suasana sangat meriah dengan teriakan para fans yang memadati mall dalam acara ini. memasuki lokasi acara dengan menggandeng tangan phi nuea membuat para fans bersorak tambah heboh.
("Nong Zee jangan membuat oppa Yoen sakit hati,,!!!". )
("Oppa istrimu main mata").
("Istrimu nakal Yeon-jin oppa".).
Teriakan para fans yang terselip nama seseorang membuat Zee tersenyum mesem. Semua fans menyebutkan Yeon tanpa henti sampai mereka di panggung dan Zee melepaskan gandengannya.
"Sepertinya mereka tidak mau nong Zee dipasangkan dengan siapapun kecuali phi Yeon". Bisik phi nuea dengan senyum meledek.
Zee mencubit pelan tangan phi nuea yang membuat orangnya meringis kesakitan untuk dilepaskan. Sedangkan Zee hanya tersenyum memamerkan gigi untuk merespon.
..........
Di universitas Zee memasuki ruang kelas yang ia ketahui dari grup line tempat mereka kumpul nanti.
Berkumpul bersama teman kuliah dan sedikit mengobrol. Mereka hanya beranggotakan 4 orang yang memiliki daya tarik tersendiri. Kami berempat dikenal di setiap fakultas walaupun jarang berkumpul bersama terutama Zee.
Pertemuan hanya berlangsung 1 jam dan kami dilanjutkan dengan berkumpul di kafetaria yang ada di fakultas terletak di bagian tengah setiap fakultas.
"Zee tidak bawa mobil??".
Zee :"Tidak aku suruh mereka pulang duluan". Balas Zee makan makanan yang ia beli.
"Jangan harap jika tidak punya suami". Kata ana membuat fuse menatapnya dengan tajam.
"Berharap boleh tapi jangan ketinggian". Celetuk ying menambahkan.
"Oii,, kalian menyebalkan,,,". Kata fuse, lalu menatap Zee dengan wajah memohon. "Zee,,,!!". Rengek fuse memegang tangan Zee.
"Gue bukan suami Lo". Balas Zee membuat semua orang tertawa ngakak.
Brak,,,,,
Pukulan mendarat di atas meja membuat semua orang diam menatap fuse heran yang berdiri tiba tiba. "Gue mau pulang,, bye".
"Bye,, awas jatuh". Kata ana dengan tertawa lagi sedangkan keduanya hanya melambaikan tangan.
Zee, Ying dan ana pergi meninggalkan kafetaria bersama sama menuju palkiran. "Lo pulang sama siapa??". Tanya ying menatap Zee.
"Gue pakai taxsi kalian tenang aja". Balas Zee.
"Ya udah gue antar aja sekalian". Tawar ana.
"Baby,,!!!". Teriak fuse melambaikan tangan dengan seseorang disampingnya.
Ketiga gadis itu hanya menatap temannya yang datang kembali dengan mood yang berbeda. Menatap fuse dengan penuh pertanyaan tanpa berbicara apapun.
"Hai gue James dari fakultas manajemen". Kata seseorang yang datang bersama fuse.
"Gue ana,, yang paling cantik". Ucap ana dengan nada centil.
__ADS_1
"Gue ying". Dengan mengedipkan sebelah matanya.
"Zee".
"Mau pilih yang mana?? Kecuali istri gue yang satu ini". Kata fuse menunjuk Zee.
Zee hanya bisa mengerutkan kening dengan kebingungan dengan ucapan fuse. "Lo mau istri apa suami??". Seru Zee dengan tiba tiba.
"Suami". Kata fuse dengan tersenyum.
"Hm,,~".
Percakapan terputus akibat panggilan masuk di ponsel Zee yang membuat semua orang menatap dirinya.
"Ya".
[Kakak dimana??". Tanya Lim diseberang telpon].
"Kakak di universitas,,kenapa??".
[Lim besok ingin datang ke wisuda Kakak boleh ya??.].
"Boleh kamu datang sama bang Angga ok".
[" Ok kak.. Lim tutup telpon dulu mau lanjut syuting ].
"Baiklah".
Panggilan tertutup, melihat wajah semua teman yang penasaran membuat Zee mengerutkan kening, "kepo". Celetuk Zee dengan bahasa Indonesia.
James yang tidak mengerti hanya memasang wajah bingung berbeda dengan ketiga temannya yang mengerti.
"Gue pulang dulu". Pamit Zee kepada semuanya.
"Aku antar ya". Tawar James.
Saat ingin menjawab tiba tiba ia melihat mobil yang dia kenal mendekat ke arah mereka. Sampai orang yang ia kenal keluar dari mobil bersama keponakannya.
"Zee udah mau pulang". Kata citra mendekat bersama kedua ponakan Zee.
"Iya,, kalian ikut juga??". Tanya Zee kepada kedua ponakannya yang tersenyum ceria.
"Dia pengen ikut katanya sekalian jalan jalan". Jawab citra mewakili.
"Ya udah gue balik dulu ya.. James makasih tawarannya". Kata Zee menatap semua orang terutama James.
"Ok hati hati dijalan". Balas James dengan tersenyum.
"Dan Lo jangan harap dia jadi suami Lo". Seru Zee kepada fuse.
Sebelum mendapat teriakan dan amukan ia meninggalkan semuanya dengan tertawa memasuki mobil.
"Zee phitsamai,,,,". Teriak fuse dari kejauhan.
...----------------...
Hai reader. . .
Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .
Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .
__ADS_1
Happy reading guys π. . . .