
Gak kerasa waktu sudah malam, Zee yang kebetulan sedang tidak menjalankan ibadahnya ikut berkumpul lebih lama yang biasanya ia akan pamit pulang duluan.
"Yuk pulang udah malam". Ajak phi Jimmy yang membereskan barang miliknya.
"Mami pengen ice cappucino lagi". Pinta Zee yang di pesankan oleh phi ton kepada pelayan caffe.
Gak lama kemudian pesanan datang dan Zee meminta mereka untuk pulang dan minta diantarkan karena ia sangat malas mengemudi.
"Di luar ada beberapa wartawan??". Ucap salah satu dari mereka yang memang ingin pulang duluan membuat semua orang kaget.
"Kok bisa??". Tanya phi all.
Semua orang merasa kebingungan dan gak tau harus berbuat apa. Dari mobil yang terpalkir di luar bisa ditebak itu milik siapa.
"Aish. . Terus Zee pulang gimana??". Ucap Zee kepada semua orang.
"Kita pulang terpisah dan Zee pulang sama papi". Usul phi ton yang disetujui oleh semuanya.
Mereka keluar dengan jarak sedikit lama dari setiap orang yang keluar duluan. Zee pulang bersama phi all dan phi Neo yang akan semobil dengannya.
Yang kepastian akan heboh di sosial media karena mereka habis berkumpul bersama di satu caffe. Hal ini kedua kalinya mereka ketauan saat sedang berkumpul di restoran salah satu mall terkenal di Bangkok.
Di mobil zee memainkan ponselnya sambil meminum ice cappucino yang ia bawa dari caffe. Ia duduk di kursi belakang sedangkan di depan phi all dan phi Neo.
20 menit kemudian mereka sampai di rumah Zee dan Zee meminta mereka membawa mobilnya untuk pulang. Setelah kepergian mereka berdua barulah Zee memasuki rumah yang sangat sepi. Kepastian kedua asistennya sedang berada dikamar.
Zee langsung pergi ke kamar untuk segera membersihkan badan supaya bisa langsung istirahat. Hari ini ia sungguh sangat capek banget.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Pagi hari Zee bangun siang karena sangat malas. Ia tidak ingin membuka sosial media saat semalam tertangkap kamera sedang berkumpul dengan para temannya di caffe.
"Hari ini kita mau melakukan apa??". Tanya citra yang tiba tiba masuk ke dalam kamar Zee.
"Ntahlah aku pun belum tau". Ucap Zee kembali menarik selimut menutup seluruh badannya.
"Trus apa yang akan kamu lakukan dengan Lim??". Tanya citra penasaran.
Zee memikirkan apa yang citra tanyakan karena memang dirinya belum ada rencana apapun untuk Lim.
Pintu kamar Zee tiba tiba terbuka, masuk lah jenie dengan riang membawa tab miliknya. "Wih tranding setiap minggunya". Seru jenie dengan sedikit tertawa.
"Ck. . Udah aku duga sebelumnya". Zee memukul keningnya yang bingung kenapa setiap Minggu ia selalu tranding dimana mana setiap melakukan apapun.
"Boro boro terciduk malam malam keluar dari caffe., Setiap dia update sosial media selalu tranding dimana mana". Sambung citra mengacak acak rambut Zee yang masih tertidur.
__ADS_1
"Itu alasannya aku jarang up". Jawab Zee yang sedikit kesal.
Setiap pergerakan Zee pasti ada yang memantau membuatnya sedikit kesal karena pergerakannya terhambat.
"Ini kan hari Minggu minta tolong tanyain bang Angga ada dimana dong". Pinta Zee kepada dua asistennya.
Jenie yang sedang memegang tab langsung menghubungi Angga untuk menanyakan keberadaannya.
Angga memberitahukan bahwa dirinya sedang ada di apartemen dan tidak ada rencana apapun. Ia hanya ingin istirahat di apartemen saja.
Mendengar itu zee bangkit dan pergi ke kamar mandi untuk siap siap akan pergi ke apartemen Angga. Gak membutuhkan waktu lama akhirnya Zee sudah menggunakan pakaian santai yang nyaman untuk dirinya.
Hanya memakai Hoodie dan celana jins, Zee mengajak kedua asistennya untuk pergi dan dijalan tak lupa mereka pesan makanan untuk disana.
Di depan apartemen Angga, Zee sangat kesal karena Angga lama sekali membuka pintu.
Ting tong. . Ting tong. .
Zee terus saja memencet bel sedangkan citra menelpon dari ponselnya. Mereka mengira bahwa Angga masih tidur didalam dan memang mereka tidak mengetahui password apartemen Angga yang sebelumnya sudah diganti.
"Pakai acara diganti segala sih". Keluh Zee kesal yang sudah lama menunggu di depan kamar apartemen Angga.
Cklek. . . Suara pintu terbuka membuat ketiga gadis yang sudah kesal menunggu langsung menerobos masuk.
"Pantesan jomblo terus". Ledek Zee menatap ke arah Angga yang tertidur kembali.
"Dari pada kamu. . Punya pacar serasa jomblo". Balas Angga yang masih menutup mata.
Mendengar itu zee langsung berniat untuk menelpon Yeon-jin karena ia juga sebenarnya kangen sama dia. Tetapi beberapa kali Zee memencet panggilan pada Yeon tidak sekalipun panggilan itu dijawab membuat Zee sedih menundukkan kepala.
Ingin marah tetapi harus bagaimana lagi karena mereka sama sama sibuk. Saat zee memberi kabar Yeon sedang sibuk, dan saat Yeon ada jadwal senggang giliran Zee yang sibuk begitulah mereka. Membuat jarang berkomunikasi satu sama lain.
"Nah kan apa Abang bilang". Celetuk Angga yang tidak memikirkan perasaan Zee dan langsung mendapat pukulan dari citra yang ada di dekatnya tidur.
"Lah emang gue salah ngomong". Pekik Angga pelan. Lalu citra menunjuk ke arah Zee yang sedang bersedih menatap ponsel yang sudah mati.
"Zee apa kamu sudah tau apa yang akan kamu lakukan dengan Lim??". Tanya Angga sembari duduk untuk mengalihkan pembicaraan.
Zee langsung menatap ke arah Angga dan langsung teringat dengan tujuannya datang ke apartemen tersebut.
"Ih, , Zee juga mau nanya Abang tentang itu". Ucap Zee sedikit cemberut.
"Abang pun gak ada rencana, , terserah kamu aja lah lagian apa yang kamu lakukan pasti tranding". Ucap Angga santai berjalan mengambil makanan yang Zee bawa.
"Pasti Lo liat berita di sosial media kan??". Sahut citra menunjuk ke arah Angga.
__ADS_1
"Hm. . kagak kapok nya sih Lo pada setelah terciduk di mall dan sekarang di caffe. . Siap siap aja kamu dikabarkan pacaran dengan salah satu dari mereka". Seru Angga.
"Gak papa lah lagian mereka kan ganteng semua tajir lagi". Sahut jenie yang sedari tadi diam.
Mendengar ucapan jenie membuat Zee menatapnya dengan sangat heran. "Bukan masalah agama tapi gue bakal dihujat seluruh dunia kali". Pekik Zee dengan menekan setiap kata yang ia ucapkan.
"Siapa tau mereka dukung kamu". Jenie terus menerus mendukung Zee berhubungan dengan salah satu dari aktor Thailand. Bahkan ia lupa bahwa Zee sedang menjalin hubungan dengan Yeon-jin, aktor terkenal di Korea.
"Tau ah terserah Lo". Pasrah Zee dengan setiap kata yang keluar dari mulut jenie yang belum punya prinsip dalam menjalin hubungan.
"Bikin konten apa ya yang baru buat di YouTube??". Pikir Zee karena sudah lama ia tidak meng-upload video di channel miliknya.
Mereka bertiga malas malasan di apartemen Angga yang tidak tau mau melakukan apapun. Sampai akhirnya berita tentang pemutusan kontrak Lim dengan agensi tercuat di Twitter dan beberapa orang menyangkut pautkan dengan unggahan Zee dan Lim yang photo berdua di akun Instagram pribadi masing masing.
"Akhirnya ni berita muncul juga". Celetuk Zee melihat beberapa postingan di Twitter membahas dirinya.
Sebelumnya ia juga sudah memberi konfirmasi kepada pihak agensi dan mereka memaklumi sikap Zee. Hal itu sebenarnya tidak dianggap pelanggaran tetapi karena dari pihak sana memang tidak menganggap Lim lagi membuatnya bertindak seenak jidat saja.
"Liburan yuk??". Ajak Zee tiba tiba dan membuat semua orang yang ada disana kaget.
"Beneran Zee??". Ucap Angga memastikan.
Zee hanya mengangguk sambil tersenyum. Ia pun segera memastikan Lim untuk ikut. Mereka akan berlibur di ke pantai Nai Harn, Phuket, Thailand.
Lim menyetujuinya sekalian merilekskan tubuh dan pikirannya.
"Abang minta tolong pesenin tiket pesawat ya". Pinta Zee dengan tersenyum manis.
"Baiklah. . tapi Abang gak bisa ikut karena besok Abang sibuk banget". Ucap Angga membuat Zee sedih karena sudah lama ia tidak liburan bareng Angga.
"Jangan sedih kapan kapan kita liburan berdua jangan ajak mereka". Ucap Angga dengan memegang pipi Zee.
"Pergi aja sono". Sensi citra meninggalkan apartemen Angga terlebih dahulu.
Ketiga gadis itu kembali lagi ke rumah untuk siap siap karena jadwal penerbangan diambil paling cepat yaitu 1 jam lagi.
...---------------...
Hai reader. . .
Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .
Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .
Happy reading guys 😊. . . .
__ADS_1