
Selesai mandi, Zee membongkar koper untuk mencari pakaian ganti. Dia membawa 3 koper dengan 2 koper berisi pakaian serta barang barang yang dibutuhkan untuk acara fan meeting dan 1 koper berisi pakaian sehari hari dia. Tak lupa juga mic kesayangan Zee yang berwarna putih pemberian penggemarnya dari Korea tempo hari.
Ting tong Ting tong.
Suara bel berbunyi tentu saja tidak ada sembarangan orang bisa masuk karena akses hanya bisa menggunakan kartu.
Ceklek, ,
"Ada apa Jen". Ucap Zee melihat jenie disana.
"Tas kamu kebawa citra".
Jenie menyerahkan tas yang berisi alat elektronik milik Zee, lalu pamit kembali ke kamar lagi.
Saat Zee mengambil ponsel dia tidak melihat Yeonjin disana. Bahkan panggilan video sudah mati.
✉️ Yeonjin
Sayang aku ada meeting makanya panggilan aku matikan dan nanti aku langsung ke bandara. Selamat istirahat sayang, love you😘
^^^Zee ✉️^^^
^^^Iya tidak apa.. maaf ya aku lama^^^
^^^Zee ✉️^^^
^^^Kamu juga hati hati dan sampai ketemu di Singapura nanti^^^
Setelah membalas pesan Yeonjin, dia langsung istirahat sebelum besok pergi jalan jalan di Singapura. Dia juga akan membuat vlog setiap negara yang dia kunjungi. Banyak fans yang menantikan video di YouTube pribadinya karena Zee jarang up video disana dan media sosial yang lain.
6 j, 30 mnt perjalanan dari Korea Selatan ke Singapura yang pasti Yeonjin akan sampai pada malam hari. Jadi Zee sudah memastikan bahwa mereka akan bertemu besok pagi apalagi Zee mengetahui bahwa Yeonjin akan tinggal di hotel yang sama.
*****
Keesokan harinya seperti yang Zee bilang. Dia bangun pagi dan mendapati pesan dari Yeonjin, dia baru sampai tengah malam tadi di hotel.
Dia juga mengajak Zee untuk sarapan pagi tapi Zee tidak tahu sekarang Yeonjin sudah bangun apa belum. Apalagi dia tidak tahu kamar hotel tempat tinggalnya di sini.
Sebelum menelpon, Zee cuci muka dan sikat gigi terlebih dahulu tanpa mandi. Lalu duduk untuk mengubungi Yeonjin.
["Hello sayang". ]
Terdengar suara Yeonjin yang masih serak bangun tidur di sebrang telpon.
"Ow~kamu belum bangun?? Aku ingin sarapan sekarang soalnya hari ini aku ingin pergi".
["Pergi ke mana??". ]
"Ada acara diluar sambil meeting dengan panitia yang lain". Seru Zee.
["Aku kebawah sekarang. Kamu tunggu di restoran bawah aja, aku gak lama kok". Ujar Yeonjin. ]
"Iya aku tunggu dibawah".
Panggilan dimatikan, Zee langsung pergi ke restoran bawah. Saat ini Zee masih menggunakan piyama tidur semalam.
Sesampainya di restoran bawah, zee melihat Yeonjin duduk di salah satu restoran yang ada di pojok. Di atas meja juga sudah ada beberapa menu sarapan yang dia pesan.
"Yeon maaf lama aku tadi ke kamar citra sebentar ajakin sadapan". Ucap Zee tidak enak sudah membuat Yeonjin menunggu. Padahal tadi dia sendiri yang pamit turun duluan.
"Tidak masalah, sekarang kita sarapan katanya kamu ada pekerjaan hari ini".
Mereka akhirnya sadapan berdua dengan sedikit berbincang bincang. Tempat makan mereka sedikit tersembunyi dan jarang terlihat orang karena tempatnya yang ada di pojok restoran.
Yeonjin memilih itu untuk menghindari beberapa orang yang ada disana. Walaupun mereka sudah go publik tapi mereka juga ingin privasi.
Selesai sarapan mereka memutuskan untuk kembali ke kamar masing masing. Sampai di kamar Zee langsung mandi dan siap siap untuk pergi ke gedung acara.
__ADS_1
Acara fan meeting akan dilakukan besok pukul 10 am waktu Singapura. Dia tidak mengambil jam malam karena kasihan kepada para fansnya yang pasti pulang tengah malam ke tempat masing masing.
Ting tong Ting tong , ,
Zee tahu mereka pasti citra dan jenie yang membunyikan bel. Dia segera membuka lalu kembali ke tempat duduknya untuk melanjutkan make up.
Jenie yang melihat rambut Zee di jepit asal langsung mengambil alih untuk merapihkan nya. Hal itu untuk mempersingkat waktu mereka datang ke gedung acara. Mereka tidak ingin telat ke sana padahal jika telah pun mereka tidak akan bisa dimarahi siapapun toh ini acara dia. Tapi Zee selalu menghargai siapapun dan berusaha datang dengan tepat waktu.
Setelah siap mereka bertiga pergi menuruni lift menuju lobi. Di bawah tentu saja sudah ada 3 bodyguard yang siap menjaga mereka. Beberapa fans juga datang ke hotel itu tapi tidak bisa masuk karena keamanan sangat ketat.
Mereka hanya bisa melihat dari kejauhan.
✉️ Yeonjin
Semangat sayang kerjanya. 😘
^^^Zee ✉️^^^
^^^Iya kamu juga^^^
^^^Zee ✉️^^^
^^^Hari ini kamu ada schedule apa??^^^
✉️ Yeonjin
Aku ada pemotretan hari ini
✉️ Yeonjin
Sampai ketemu nanti malam. Love you 😘
^^^Zee ✉️^^^
^^^Oke, love u to ^^^
Ntah kali ke berapa dia datang ke Singapura untuk bekerja tapi sayangnya dia belum pernah jalan jalan di negara itu.
Paling lama dia berada di luar negri itu hanya 3-5 hari. Berbeda dengan negara China dan Korea. Jika dia pergi ke negara itu kemungkinan paling sebentar itu 1 Minggu atau bisa berbulan bulan.
2 jam Zee berada di gedung tempat acara, lalu dilanjutkan dengan jalan jalan ke Merlion Park dan universal studio Singapore. Dua tempat yang Zee pilih sendiri secara mendadak.
Tempat wisata yang selalu ingin Zee kunjungi saat pergi ke Singapore dan ikoniknya negara itu.
Tentu saja Zee tidak bisa melewatkannya begitu saja.
"Yakin lo mau datang ke sana??". Tanya jenie ragu.
"Iya sesekali dan jangan ada yang up di sosial media". Tunjuk Zee kepada 2 wanita itu.
"Bukan gue tapi lo sendiri". Celetuk citra apa adanya.
Ya, Zee selalu bikin Ig story' dimanapun untuk mengabadikan momen. Tapi Zee sering sekali membagikan momen yang tidak pas.
Contohnya saat di sedang ada di pusat perbelanjaan di Thailand yang mengundang para fansnya datang untuk menemui mereka.
Hal itu membuat citra ketar ketir sendiri karena mereka pergi hanya berdua tanpa bodyguard satupun.
"Kali ini gak bakal". Ucap Zee cengengesan.
Kamera yang Zee bawa merekam semua momen mereka disana. Video ini akan di posting di channel YouTube miliknya.
Tentu saja mereka berdua dijadikan kameraman Zee dimanapun. Tapi Zee harus ingat bahwa mereka melakukan itu tidak ada yang gratis.
Saat seperti ini mereka selalu meminta bayaran untuk itu dimuka. Mereka tidak menerima bayaran nanti. Padahal video nya juga belum dia post tapi mereka sudah memikirkan bayaran.
Walaupun tertutup tentu saja banyak fans Zee yang meminta photo saat tidak sengaja bertemu.
__ADS_1
Beberapa orang memberitahukan Zee bahwa mereka akan merahasiakannya dari yang lain. Fans sejati akan menjaga privasi setiap artisnya dimanapun mereka bertemu.
Hal itu sudah di buktikan Zee saat bertemu dengan mereka. Tapi berbeda lagi jika Zee sendiri yang up di sosial media. Mereka akan datang dengan berbondong bondong menemui Zee dimanapun berada.
"Cari makan yuk lapar". Kata Zee memegang perutnya yang sudah kelaparan. Padahal dari tadi dia ngemil jajanan yang dia bawa sendiri dari mobil.
"Dari tadi lo lagi makan, masih bilang lapar lagi".
Citra tidak tahu harus bagai mana lagi menghadapi Zee yang doyan makan tapi tubuhnya masih segitu saja tidak berubah.
"Ini cemilan bukan makanan".
"Sama aja dodol".
Zee berjalan acuh ingin memasuki restoran asal. Padahal dia tidak tahu itu restoran apa.
"Jangan asal masuk". Tarik jenie memegang tangan Zee.
Dia melihat sepanduk didepan restoran yang menjual makanan non halal. Dia sudah paham dengan kepribadian Zee dan asal usul Zee dari dulu.
"Gue lapar". Cemberut Zee saat tangannya ditarik.
"Ikut gue".
Jenie menarik tangan Zee memasuki restoran halal yang menjual beberapa menu makanan yang bisa Zee makan. Sedangkan citra hanya bisa mengikuti dari belakang dengan 3 bodyguard.
Para bodyguard itu sesekali bercanda dengan Zee dan yang lainnya. Mereka memakai pakaian kasual jika tidak sedang bekerja. Itu semua permintaan Zee sendiri agar tidak mencolok saat ada di tempat umum.
Apalagi dengan kebobrokan mereka membuat semuanya seperti sekumpulan orang yang sedang berlibur bersama.
Phet, ram dan Aat. 3 nama bodyguard A'entertainment yang selalu menjaga Zee kemanapun mereka pergi.
Zee duduk di salah satu tempat duduk yang ada di pojok restoran. Dia diam memainkan ponselnya yang sedang tukar pesan dengan kekasihnya yang sama sama sibuk.
Tapi saat makanan datang ponsel itu langsung diletakan di atas meja dan mengalihkan pandangan ke makanan yang baru datang.
"Ram kenapa kalian makan disana??". Tanya Zee heran padahal dia sengaja memilih tempat yang luas agar makan bersama .
"Tidak apa Zee kami disini saja". Jawab ram dari jauh.
"Pindah kesini atau saya tidak ingin makan". Ancam Zee
"Ram, phet, at sini aja pindah kalau diam marah malah tambah ribet". Sahut citra yang tahu suasana hati Zee saat marah apalagi saat ini dia senang lapar.
Ketiga pemuda itu pindah ke meja yang Zee tempati dengan cepat. Mereka juga tahu kebiasaan buruk Zee saat seperti itu. Mereka tahu itu juga bentuk kepedulian Zee kepada mereka semua.
Keenam orang itu makan dengan tenang. Jika tidak ada yang mengetahui Zee itu siapa. Mereka bisa di kira sedang triple date di restoran karena 3 cowok dan cewek makan saling berhadapan.
******
Setelah asik jalan jalan mengunjungi beberapa tempat akhirnya Zee sampai di hotel dengan sedikit lelah.
Biasanya mereka selalu jalan jalan setelah bekerja tapi ini dia jalan dulu baru besok bekerja. Tapi itu tidak membuat Zee mengurangi rasa senangnya bisa melakukan world tour kembali.
"Hufh, , akhirnya sampai juga". Gumam Zee merebahkan tubuhnya di tempat tidur yang baru tiba di kamar hotel.
Jenie dan citra masuk membawa beberapa hadiah dari fans yang ditinggal dilobi hotel.
"Zee kalau seperti ini terus koper kamu bakal membeludak saat pulang nanti". Ucap citra.
"Iya, ini baru 1 negara loh". Sahut jenie mendudukkan pantatnya di samping Zee yang sedang rebahan.
"Ya gimana lagi, bagi mereka larangan adalah perintah. Aku bisa apa??". Jawab Zee.
Sering kali Zee memberitahukan para fansnya untuk tidak memberikannya hadiah tapi hal itu malah makna menjadi jadi. Banyak barang yang selalu Zee dapatkan dari para fansnya yang dia datangi.
...----------...
__ADS_1
...Happy Reading.,...