Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Chapter 89


__ADS_3

Sore hari semua orang dikagetkan dengan kedatangan Angga kesana. Citra pernah memberikan alamat Yim padanya tapi gak ada pikiran bahwa Angga akan datang.


Saat ini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga yang ada dilantai 1 setelah infus Zee dilepas.


Keadaan Zee mulai membaik tapi zee ngotot ingin pergi keluar kamar dengan alasan bosan. Zee tidak ingin terus terusan berbaring di tempat tidur.


"Abang kok ada disini.. pekerjaan Abang gimana??". Kata Zee memeluk angga dengan erat.


Satu orang diantara mereka ada yang memandang Angga dan Zee berpelukan dengan tatapan tajam.


"Dia abangnya,, muka lo gue pukul baru tau rasa". Seru Yim yang ada di dekat Alex.


Ya, seperti yang Alex katakan tadi bahwa dia akan kembali lagi untuk menjenguk Zee. Tapi karena dia tidak mengetahui Angga membuatnya marah saat berpelukan dengan Zee.


"Brother??".


Alex kaget saat mendengar ucapan Yim. Dia tidak tahu asal usul Zee lebih detail seperti apa dan bagaimana.


"Want to approach but don't know the origin < mau pendekatan tapi tidak tahu asal usulnya>". Celetuk citra dengan kata kata pedas membuat semua orang menatap ke arah citra seketika. "Apa yang salah". Pekik citra enteng.


"Gak salah sih". Ujar Yim menyetujui apa yang citra ucapkan.


Mereka mengobrol bersama membahas paling agar Zee terhibur. Angga yang baru kenal Alex membuat dia menjadi bahan bully an apalagi saat Yim menceritakan kelakuan Alex yang terus mendekati Zee.


Citra yang sebelumnya memberi kode kepada angga agar tidak menyebutkan Yeonjin membuat mereka paham dan tidak mengganggu pikiran Zee saat ini.


Seharian ini Zee beristirahat total dilarang untuk melakukan apapun. Bahkan mereka yang ada disana memanjakan Zee sampai orangnya mengeluh.


Zee ada di balkon kamar dengan menatap pemandangan yang ada disekitar rumah yim. Suasana hari ini sangat bersahabat untuk pergi jalan jalan. Tapi tubuh dan kondisi nya yang tidak bersahabat.


...🍂🍂🍂🍂🍂...


Keesokan harinya Zee akan kembali bekerja walaupun masih harus meminum obat. Hari ini jadwal pekerjaan Zee sangat padat jadi mereka menjadi sangat positif dan ingin ikut bekerja dengan Zee.


3 pemuda itu terus mengikuti kemana Zee pergi, disana citra mengeluh dan memilih bekerja berdua saja daripada diikutin mereka.


"Kenapa mereka harus ikut sih". Bisik citra duduk di mobil bersama Angga dan supir.


Yim menyiapkan supir pribadi untuk mereka saat berada di Shanghai. Saat berangkat tadi Zee meninggalkan Alex dan Yim tapi mereka kekeh mengikuti Zee ke lokasi syuting.


Jadi mobil Zee di kawal oleh dua mobil sport Lamborghini Aventador yang membuat banyak perhatian orang yang melintas.


Zee yang ada didalam mobil hanya bisa pasrah akan kelakuan pemuda itu yang tidak bisa lepas darinya.


Tentu saja lokasi syuting Zee begitu heboh akan kedatangan Yim. Tapi mereka menyiapkan penjagaan ketat untuk mereka karena ditakutkan banyak fans yang datang.


Lokasi syuting saat ini berada diluar ruangan membuat pekerjaan itu sedikit terhambat. Zee selalu bersikap profesional, menghiraukan semua kelakuan mereka padanya yang sangat posesif.


....


Pagi sampai malam mereka sampai di lokasi yang sudah berpindah ke dalam ruangan saat melakukan pemotretan. Pemotretan itu bertema outdoor dan indoor. Lokasi yang berada disalah satu hotel membuat mereka nyaman untuk beristirahat serta jauh dari orang luar.


Banyak makanan sehat yang dibawa untuk mereka semua. Staf produksi paham akan kondisi Zee yang tidak pit membuat pekerjaan lebih lama dari sebelumnya. Angga juga menjelaskan semuanya kepada mereka.


*****

__ADS_1


Seminggu sudah mereka di Shanghaiist. Saat ini Zee dan yang lain harus kembali ke Thailand. Yim juga harus kerja karena dia mengambil libur hanya 3 hari. Itupun dengan banyak cara memindahkan schedule ke hari lain.


Jangan ditanya kalau Alex masih terus mengambil hati Zee dan terus mendekatinya. Banyak barang barang yang Alex belikan sebagai hadiah. Sebelum kembali ke Thailand Alex juga mengajak dinner berdua dengan Zee.


Zee yang tidak enak menolak akhirnya mengiyakan. Itu pun atas persetujuan Angga dan meminta untuk dinner di tempat yang sangat sangat privat.


"Apa semuanya sudah beres??". Tanya Angga memastikan semua barang Zee tidak ada yang tertinggal.


"Semuanya sudah bang".


Zee menatap semua koper yang ada di ruang keluarga. Dia sendiri geleng geleng kepala dengan banyaknya koper milik dia.


Anak buah Yim mengawal Zee ke bandara. Yim sendiri tidak bisa ikut karena ada schedule pagi.


Perjalanan Shanghai ke Thailand membutuhkan waktu 4j 49 menit dengan jalur udara. Tidak ada aktivitas lain saat di dalam pesawat jika bukan menonton film.


Sampai di Thailand mereka dijemput oleh supir kantor langsung istirahat pulang ke rumah. Satu hari libur dan besoknya akan langsung kembali bekerja.


Jadwal Zee yang super sibuk dari sebelumnya membuat dia harus ekstra menjaga kesehatan. Pekerjaan zee yang sekarang banyak job di luar negeri yang membuat Zee harus berpergian jauh.


"Ingat jaga kesehatan jangan begadang dan makan makanan yang sehat". Nasehat Angga kepada Zee.


"Iya Abang".


"Abang mending kamu ambil series daripada nolak balik ke luar negeri yang cuma berdua sama citra". Keluh Angga.


"Zee malas meladeni lawan main Abang, capek banyak komentar dimana mana". Elak zee


"Apa karena takut ada yang marah". Goda Angga.


Citra yang ada disana menyenggol tangan Angga agar tidak membahas lebih lanjut. Saat mereka melihat ke arah wajah Zee sudah berubah ekspresi. Wajah Zee langsung murung.


*********


Dari Thailand ke Singapura - Osaka - London - new York lalu kembali lagi ke Thailand sudah dilakukan Zee 3 bulan ini.


Pekerjaan yang panjang di luar negeri membuat Zee mendapatkan banyak momen untuk di post di Instagram.


Dia hanya bersenang senang berdua bersama citra dan pada sahabatnya saat di negara tertentu. Mereka menjadi patner kerja dengan projek yang berbeda beda.


Sepulang dari sama Zee memutuskan untuk mengambil libur 2 Minggu sebelum bekerja kembali.


Waktu itu akan digunakan Zee untuk melakukan aktivitas seperti biasa seperti jalan jalan dan pergi mengunjungi para sahabatnya di lokasi syuting ataupun di restoran.


....


Topi, kacamata hitam dan masker menutupi penampilannya agar terhindar dari wartawan. Saat ini Zee baru keluar mobil sedang berada di salah satu tempat syuting phi ton dan phi Jimmy.


"Mami". Panggil Zee memeluk phi ton dengan erat.


"Nong Zee". Teriak phi Jimmy.


"Phi Jimmy,,,,!!!". Keluh Zee saat kepalanya di usap dengan kasar.


"Kenapa baru pulang eh~ apa senyaman itu tinggal di Korea??". Ledek phi ton kepada Zee dengan wajah menggoda.

__ADS_1


Zee tidak menjawab, ia hanya memanyunkan bibi cemberut dengan ledekan yang tertuju padanya. Mereka tahu karena saat Zee ke Korea tujuan utamanya memang ketemu dengan Yeonjin.


"Nong ton waktunya take". Seru manajer yang baru datang ke ruang tunggu.


"Iya phi,,". Jawab phi ton. " N'zee tunggu disini sebentar phi mau take, apa kamu mau lihat". Seru ton memandang Zee yang duduk kursi kosong sampingnya.


"Mau ikut". Jawab Zee dengan ceria.


Ton dan Zee pergi berdampingan keluar dari ruangan tapi sebelum menghilang phi Jimmy berteriak dari dalam ruangan. " Siap siap besok tranding dimana mana??". Teriak phi Jimmy.


Zee mendengar itu tapi ia mengacuhkan nya dan berjalan ke lokasi syuting yang ada di luar ruangan.


Saat ini Zee tidak menggunakan penyamarannya saat datang ke lokasi syuting.


Baru keluar ruangan semua penonton yang datang ke lokasi berteriak heboh melihat keberadaan Zee dan ton yang sangat dekat.


Zee sedikit tersentak akibat teriakan itu yang membuat phi ton menatap ke arah Zee. "Saat datang tadi gak seramai ini". Seru phi ton.


"Iya Zee masuk ke sini hanya ada beberapa orang yang datang tapi sekarang seperti lagi ada fan meeting disini".


Mereka berdua ketawa kecil. Hari ini lokasi syuting sangat ramai tidak seperti biasanya menurut phi ton.


Saat phi ton sedang syuting, Zee duduk di kursi samping sutradara untuk melihat produksi syuting kali ini. Tak lupa juga dengan cemilan yang ada di tangan diberikan oleh salah satu staf.


"Apa gak kangen syuting lagi n'zee??". Tanya sutradara di jeda take.


"Haha~Sangat rindu".


"Phi setelah ini akan produksi series terbaru kayanya cocok buat kamu". Seru sutradara dengan tersenyum kecil memperlihatkan ponselnya.


"My good in princess". Gumam Zee melihat judul novel yang diperlihatkan phi sutradara.


"Kayanya cocok buat kamu".


"Zee belum mau mengambil job film phi,, akhir akhir ini Zee sibuk sama schedule di luar Thailand". Kata Zee apa adanya.


"Wow luar Thailand??".


"Iya phi, kalau Zee ambil series pasti Zee kurang istirahat maka dari itu manajer Zee juga menyetujui semuanya untuk menjaga kodisi zee". Lanjut Zee menjelaskan.


"Ah baiklah, semangat na".


"Iya phi".


Semua nya kembali melihat ke arah phi ton dan pemain lain syuting saat take dimulai lagi.


Jam makan siang mereka makan bersama di lokasi syuting. Saat ini Zee hanya makan dengan nasi dan telur karena itu yang sekarang Zee inginkan. Ia meminta staf untuk membelikan sebab makanan kali ini babi panggang yang tentunya tidak bisa dimakan oleh Zee.


Makan bersama semuanya membuat Zee merasa senang, hal ini tidak dilakukan lagi sejak lama karena Zee tidak mengambil job series.


Mereka juga berbicara dengan phi all dan phi Neo yang satu projects ke ponsel phi ton. Jika tidak ada pekerjaan kepastian mereka akan datang ke lokasi syuting itu apalagi phi Neo sangat senang melihat Zee.


Menurut mereka Zee sudah seperti adik kecil mereka yang manja. Tapi berbeda di mata allton yang menganggap nya sebagai anak mereka. Semua orang juga tahu itu.


Zee dirawat dengan baik oleh allton saat mereka bersama sama. Dia sangat senang dikelilingi orang orang yang menyayangi nya dan mengerti keadaannya sedari dulu.

__ADS_1


...-------------...


...Happy Reading.,...


__ADS_2