
Dengan perlahan Zee memindahkan kepala Yim agar tidak terbangun. Saat berhasil zee dikagetkan dengan pertanyaan seseorang dari belakang.
"Kakak dia siapa??". Tanya seseorang langsung membuat Zee sedikit melompat karena kaget.
"Lim. . . ". Keluh Zee memegang dadanya yang berdebar kencang karena suara tiba tiba dari belakang.
"Maaf kak Lim gak sengaja ngagetin kakak". Ucap Lim tersenyum memperlihatkan deretan giginya.
"Gak apa lain kali jangan gitu. . Bisa jantungan kakak". Seru Zee. "Ya udah kakak ke kamar dulu mau mandi". Lanjut Zee.
"Tapi kak, dia siapa??". Tanya Lim kembali mengentikan langkah kaki Zee.
Zee mengerutkan keningnya yang kebingungan.
"Masa iya Yim tidak terkenal, , padahal series kemarin tranding dimana mana". Batin Zee.
"Nanti kakak jelasin yang penting kamu jangan ganggu dia". Pesan Zee sambil tersenyum dan diangguki oleh Lim.
Zee pergi ke kamarnya untuk mandi dan membereskan semua barang pribadi untuk dipindahkan ke kamar citra.
Melihat Zee yang pindahan membuat 2 wanita yang baru bangun kebingungan.
"Kenapa dipindah??". Tanya jenie heran.
"Dibawah ada Gege makanya aku pindah". Balas Zee membuat mereka kaget.
"Yim ke sini??". Ucap citra memastikan apa yang ia dengar.
"Hm. . Dia lagi liburan".
Zee sibuk merapihkan rambutnya sedikit. Ia memang sangat suka aksesoris kepala dan hari ini ia berencana memakai bandara kecil yang imut.
Beres semua Zee kembali ke lantai bawah untuk melihat Yim yang ia tinggalkan tadi.
Baru menuruni anak tangga membuat Zee kaget karena Lim dan Yim sangat akrab. "Gege udah bangun??". Tanya Zee duduk di samping Lim.
"Kalian mau kemana??". Tanya Yim yang melihat semua orang sudah rapih.
"Kita mau ke pantai, phi mau ikut??". Ajak Lim dengan semangat.
"Boleh. Yuk berangkat". Teriak Yim berdiri dari duduknya seperti anak kecil.
Zee hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat Yim yang sama kelakuannya dengan Yim padahal umur mereka sangat jauh.
Liburan ini memang dibuat Zee untuk bikin banyak konten. Jadi saat kemanapun perginya mereka Zee selalu membawa kamera.
__ADS_1
Dalam pembuatan video/konten YouTube hanya akan dibantu oleh citra, sedangkan jenie khusus untuk asisten Zee saja.
Mereka semua bersenang senang bersama di pinggir pantai membuat suasana yang baru. Yim yang baru ketemu Lim sudah sangat dekat dan tidak jarang juga lim yang polos di jahilin oleh Yim yang nakal.
Matahari sudah mulai meninggi diatas kepala membuat semuanya kepanasan. Zee yang sudah menepi terlebih dahulu akhirnya di samperin oleh semua orang ke tempat duduknya.
Sebelumnya Zee sudah memesan berbagai makanan untuk dibawa kesana. Zee memang tidak ada pantangan atau alergi terhadap apapun tetapi jika makanan yang ia makan tidak menyukainya, Zee tidak akan memakannya lagi dan tidak akan menghabiskannya.
Jika pergi bersama Angga, dialah yang akan selalu menghabiskan makanan Zee semuanya.
Untuk hewan Zee sangat takut terhadap ulat/cacing. Bukannya takut tapi Zee geli melihatnya dan ia tidak akan mau melihat hewan sejenis itu.
Mereka semua makan siang di pesisir pantai dengan cuaca yang sangat panas. Kebetulan juga baterai kamera Zee sudah habis yang membuat konten itu berakhir. Ia sangat malas jika harus kembali ke penginapan hanya untuk mengambil baterai cadangan.
"Zeze, Yeon-jin mana??tumben dia gak datang ke sini". Tanya Yim.
"Dia sibuk, boro boro pergi berlibur buat hubungin aku aja gak bisa". Jawab Zee dengan sangat cuek. Ia sangat sebal saat hubungannya sangat jelas malah membuat mereka los komunikasi.
Yim yang mendengar itu tertawa ngakak dengan kisah percintaan sang adik.
"Kasihan. .". Ledek Yim yang sangat senang melihat adiknya itu sedih.
Gak lama kemudian saat asik berbincang tiba tiba phi ton telpon. "Hello mami". Teriak Zee kesenangan.
Saking senangnya ia tidak tau bahwa phi ton menelpon nya karena lagi syuting. Membuat Zee langsung menutup kamera ponselnya dengan cepat.
"Kamu kenapa Zee??". Tanya Yim yang membuat semua orang heboh diseberang telpon mendengar suara cowok.
Karena awalnya mereka taunya Zee lagi liburan dan tidak ada yang tau liburan bersama siapa aja.
Di sosial media pun Lim belum up bersama Zee sebelum kontennya tayang dan hanya ada teka teki dari mereka semua.
"Wait, , nong Zee lagi di mana??". Tanya Mae di sebrang telpon.
Mendengar suara yang ia kenal membuat Zee membuka kamera itu tetapi hanya ada muka phi ton yang menatap dirinya secara intens.
"Mami jangan pasang muka kaya gitu, takut". Rengek Zee dengan sangat imut.
"Nalak". Ucap Mae.
Ternyata mereka lagi live dan telpon Zee langsung disambung dengan live itu. Citra menunjukannya lewat ponsel dan membuat Zee tersenyum memamerkan gigi nya.
Setelah mereka mengetahui bahwa Zee menyadari apa yang mereka lakukan. Membuat mereka langsung membahas ini kenapa mereka menelpon.
Sedikit menjauh dari mereka semua membuat Zee leluasa bercanda dengan mereka. Live itu memang ditayangkan langsung di channel YouTube Agensi.
__ADS_1
Zee pindah ke bawah pohon, tetapi ia gak tau itu pohon apa. Saat menengok ke arah lain dan. . .
"Akkhhhh. . . ". Teriak Zee kaget dan reflek melemparkan ponselnya ntah kemana.
Zee berlari ke arah citra langsung memeluknya membuat semua orang kaget. Citra yang melihat live Zee pun kebingungan.
"Zee/Zeze/kakak kenapa??". Tanya mereka bersamaan.
Citra yang memegang tubuh Zee yang gemetar sangat heran dan terus memeluk Zee dengan erat tanpa mau melepaskannya.
Zee menangis dalam pelukan citra tanpa suara membuat mereka semua tambah bingung. Bukan hanya mereka yang ada disekitar Zee, di sebrang telpon pun sama. Mereka panik melihat Zee yang mengilang setelah teriakan kencang.
"Kamu tenang dulu, oke??". Ucap citra mengelus punggung zee.
Yim mencari ponsel Zee lewat live yang ia lihat di YouTube. Setelah mengetahui letak ponsel itu yang tergeletak di atas pasir membuat Yim menggantikan terlebih dahulu live Zee karena kamera menghadap ke atas membuat Yim dilihat semua orang.
Saat ingin kembali ke tempat duduknya semula, Yim dikagetkan dengan binatang yang ada di batang pohon.
"Mungkin Zeze kaget saat lihat ulat di pohon itu". Seru Yim yang mendekati semua orang.
"Apa, ulah??". Ucap citra sangat kaget membuat Zee menutup kedua telinganya. "Live nya udah mati kan??". Tanya citra memastikan.
"Udah setelah gue jelasin perihal Zee yang mungkin kaget melihat ulat itu dan mereka semua paham". Jelas Yim membuat citra menepuk jidatnya sendiri. "Kenapa??". Tanya Yim kembali dengan kebingungan.
"Dari pertama gue ketemu Zee, dia memang sangat takut sama ulat dan sejenisnya". Beber citra membuat semua orang kaget.
"Dia bakal kaya gini terutama melihat ulat. . Udah sekarang gendong dia ke resort cepetan". Pinta citra.
Tanpa basa basi Yim langsung mendekat ke arah Zee. "Zeze kita masuk ke resort aja yuk dari pada disini??". Ajak Yim dengan lembut memegang tangan Zee yang memegang telinga.
Zee menggelengkan kepala dengan cepat dan tubuhnya masih bergetar ketakutan.
"Zee mending kamu masuk aja lebih aman di dalam ayok". Bujuk citra.
Gak lama kemudian Zee menyetujui nya dan langsung digendong ala bridal memasuki penginapan mereka di Phuket.
Dengan menyembunyikan wajahnya di dada bidang Yim tanpa rasa malu karena saat ini ia sangat sangat ketakutan.
...-------------------...
Hai reader. . .
Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .
Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .
__ADS_1
Happy reading guys 😊. . . .