Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Hiburan malam


__ADS_3

Malam harinya dirumah zee selalu mendengarkan lagu Thailand setelah mendapat projects itu.


Untung saja kamar Zee kedap suara dan tidak membuat semua orang terganggu dengan apa yang Zee lakukan di dalam kamar jika memasang lagu yang keras.


Sampai akhirnya pintu diketuk dari luar karena dari kepulangan nya dari agensi Zee tidak keluar dari kamar.


Tok. . Tok. . tok.


Cklek. . Pintu terbuka tanpa ada sahutan dari dalam. Terlihat Zee sedang berbaring asal di atas tempat tidur memegang iPad.


"Zee makan dulu??". Pinta citra duduk di sisi tempat tidur.


Zee langsung menatap ke arah suara dan duduk menghadap ke arah citra.


"Aku tau apa yang kamu pikirkan, tapi kamu juga harus menjaga kesehatan jangan terlalu stres". Nasehat citra memegang tangan Zee yang memang kelihatannya banyak pikiran.


Zee menundukkan kepalanya tanpa berbicara apapun. "Aku gak percaya diri, bahkan saat bicara pun aku masih tidak terlalu bisa".


"Aku yakin kamu pasti bisa asal jangan terlalu dipaksa dan selalu jaga kesehatan,ok?". Seru citra menyemangati Zee. "Sekarang kita makan malam dulu". Ajak citra bangkit sambil memegang tangan Zee.


Dengan cepat Zee mengikuti tarikan tangan yang dilakukan citra, lalu turun ke bawah untuk makan bersama.


Di rumah itu hanya ada 3 orang yang selalu bersama bukan sekedar bekerja tapi mereka sudah menganggap satu sama lain sebagai keluarga.


Mereka makan dengan tenang sambil bercanda bersama di meja makan. Sampai tiba tiba bel berbunyi yang membuat semua orang kaget.


"Siapa yang datang malam malam??". Tanya Zee bingung menatap ke arah pintu masuk yang tertutup gorden.


Tidak ada jawaban dan jenie bangkit dari duduknya berjalan membuka pintu.


"Nong Zee. . ". Teriak semua orang yang datang.


Hal itu membuat Zee bengong dengan kedatangan mereka ke rumahnya. "Ada angin apa kalian datang ke sini??". Tanya Zee merasakan hal aneh dari mereka.


Malam ini sudah pukul 9 malam tiba tiba phi All ton, phi Jimmy sea , phi white Love dan phi Neo, Itulah geng yang selalu bersama. Terdiri dari 8 orang dan hanya ada 2 wanita yaitu love dan Zee.


Kami selalu bersama dan selalu meluangkan waktu untuk berkumpul di manapun tempatnya yang privasi. Walaupun sudah 2 kali terciduk wartawan yang membuat semua orang mati berdiri. Mereka berdelapan memang belum pernah 1 projects dan memang tidak mau.


Jika mereka dipersatukan tidak akan beres hanya akan ada candaan dan tidak fokus dalam mengerjakan apapun.


"Wait wait tunggu dulu,, kenapa memasang muka kaya gitu". Goda love dengan memeluk Zee karena Zee adalah orang paling muda diantara mereka walaupun jarak hanya terpaut 1 tahun dari semua orang.


Zee mengibaskan makannya saat love mau mencubit pipinya yang membuat Zee sangat sangat sebal. "No. . ". Tolak Zee.


Semua orang yang membawa beberapa makanan diletakan lah di meja keluarga. Rumah Zee memang tidak terlalu luas membuat ruangan itu langsung penuh.


"Nih". Seru phi ton memberikan 1 minuman yang membuat Zee senang.

__ADS_1


Dengan cepat Zee berlari ke arah phi ton dan memeluknya membuat semua orang malas melihat drama Zee malam ini.


"Mami tau aja kesukaan Zee". Seru Zee dengan gembira memeluk phi ton.


Zee yang memang awalnya sudah pujosi membuatnya senang bisa berada diantara mereka semua. Tidak memikirkan Masalah patner ataupun reel hanya yang tau adalah cinta dan kasih sayang mereka tulus diberikan kepada semua orang.


Pltak. . Sentilan di kening Zee dapatkan dari seseorang yang duduk disampingnya.


"Papi. .". Pekik Zee Dangan cemberut menatap ke arah phi all sambil mengelus keningnya yang sakit.


"Kalian kesini ngapain sih??". Lanjut Zee menatap semua orang.


"Ya kumpul lah". Jawab Jimmy yang membuat Zee mengerti.


"Jangan jangan kalian mau menjadikan rumah Zee sebagai basecamp". Tebak Zee yang langsung mendapat acungan jempol dari semua orang.


Zee diam mematung menatap semuanya dengan cemberut. Ia tidak mau rumahnya dijadikan basecamp karena akan dibuat berantakan setiap kumpul disana.


"No,, rumah Zee kecil dan tidak ada tempat untuk kumpul". Keluh Zee." 1 lagi,, mobil kalian akan ditaruh dimana Zee gak ada palkiran luas disini".


"Gampang,, jalanan depan rumah kamu luas dan bisa menampung 3-4 mobil". Jawab love dengan santai yang langsung menadapat tatapan tajam oleh Zee.


"Lagian di samping rumah kamu lahan kosong juga kan jadi gak bakal ganggu tetangga kamu". Sambung Neo sambil makan cemilan.


"Dan itu lahan punya kamu kan??". Zee langsung kaget mendapat pertanyaan dari phi all yang mengetahui tantang tanah kosong yang ada di samping rumah Zee.


"Nunu mau beli tanah itu tadinya tapi udah dibeli sama kamu duluan". Ucap phi all yang langsung mendapat pukulan keras dari phi ton.


Semua orang sudah menebak bahwa phi ton ingin selalu dekat dengan Zee di manapun berada karena ia sudah sangat menyayangi Zee dari awal mereka ketemu.


Bahkan hadiah yang diberikan Zee dulu, ia simpan dengan begitu hati hati.


Zee ingin sekali menolak apa yang mereka ucapkan tapi ia juga tidak bisa berbuat apa apa dan hanya bisa menyetujui saran mereka semua.


"Baiklah daripada diciduk wartawan terus,, Zee bakal bikin ruangan untuk kumpul di sebelah rumah". Ucap Zee pasrah.


"Asik,, bikin bioskop aja Zee". Usul Neo.


"Setuju". Ucap semuanya dengan kompak.


"Nanti diatasnya baru ruangan terbuka". Usul phi ton.


"Ya udah mana uangnya sini kumpulin". Pinta Zee menengadahkan tangan kepada semua orang.


Berurusan dengan uang semuanya mengalihkan perhatian dan pura pura tidak mendengar ucapan Zee. Hal itu membuat Zee kesal dan melempari mereka dengan makanan satu per satu.


Waktu sudah semakin malam, bukannya pulang mereka malah memilih film untuk ditonton. Bahkan meja yang ada ditengah sea Jimmy pinggir kan agar bisa berbaring disana.

__ADS_1


Semua selimut yang ada dikamar pun mereka angkut ke ruang keluarga. Zee yang melihat rumahnya sudah berantakan hanya bisa pasrah.


"Cit siap siap mulai besok kita gembok ni rumah jangan menerima tamu lagi". Ucap Zee yang diacungi jempol oleh citra.


Zee duduk di samping phi ton dan menyenderkan kepalanya ke tubuh phi ton yang tidak beda jauh dari Zee. Phi ton memiliki tubuh yang mungil tetapi lebih mungil Zee dari semuanya karena postur tubuh orang Indonesia berbeda dari orang Thailand.


Asik dengan film tiba tiba Zee melihat ada salah satu pasangan yang sedang bermesraan di karpet.


Bug. .


"Jangan macam-macam Lo pada". Zee melempar bantal yang ia pegang.


Saat Zee memarahi pasangan itu tiba tiba telponnya berdering membuatnya sedikit kaget.


Zee kaget karena phi all langsung mengambil ponsel Zee yang jatuh ke badan phi ton saat ia melempar bantal itu.


"Ah papi kesini in". Teriak Zee berusaha mengambil ponselnya yang ada ditangan phi all.


Zee tidak memikirkan dengan phi ton yang ada ditengah mereka. Dan membuat phi ton kena imbasnya.


"Papi kasih ponselnya,,,aww". Teriak phi ton yang kesakitan.


Phi all langsung mengangkat video call yang masuk dan membuat semua orang penasaran.


"Yeon-jin,, kenapa kamu telpon malam malam??". Tanya Neo yang merebut ponsel Zee dari tangan phi all.


Phi Neo adalah orang yang sangat sangat kepo dengan urusan orang lain. Hal itu membuatnya berpikiran yang engga engga terhadap Yeon dan Zee saat ini.


"Phi Neo siniin". Pinta Zee menengadahkan tangannya.


White pun ikut nimbrung dengan Neo yang sedang bicara dengan Yeon-jin lewat ponsel Zee. Sedangkan Zee cemberut melihat semua dan kembali membaringkan tubuhnya di sopa.


Di sebarang telpon, Yeon-jin juga tidak bisa berbuat apa apa saat sahabatnya Zee yang menerima panggilan itu.


Hubungan Zee dengan yang lain memang tidak terlalu banyak Yeon-jin tau. Hal itu membuatnya berpikiran yang negatif terhadap Zee.


Karena Yeon-jin sangat sibuk jadi ia tidak pernah mengikuti berita diluaran sana apalagi berita berbeda negara saat ini.


...-------------...


Hai reader. . .


Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .


Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .


Happy reading guys 😊. . . .

__ADS_1


__ADS_2