
Keesokan harinya masih pagi buta, Zee sudah bangun tapi masih menggunakan piyama tidur karakter sedang bergulat di dapur.
Hari ini ia sedang membuat salad buah kesukaannya hanya beberapa wadah saja. Sudah lama Zee tidak makan itu. Biasanya Zee bisa makan setiap hari atau sesering mungkin saat ada di luar ataupun dirumah.
Seperti rencana kemarin hari ini Zee akan datang ke A'entertainment hanya sekedar main. 3 hari kedepan Zee belum ada schedule apapun atas perintah Angga.
"Gimana nih yang ulang tahun. Siapa yang pertama ngucapin??". Tanya citra yang sudah tiba tiba ada dihadapannya yang sedang ada di dapur.
"Fans siapa lagi".
"Yakin". Ucap citra yang tidak percaya.
"Udah deh jangan ledekin gue terus. Udah sana siap siap lo juga bakal pergi ke sana kan. Nanti bang Angga ngamuk kalau telat". Ucap Zee mulai kesal.
"Ah oke oke gue siap siap dulu".
Citra langsung pergi menuju kamarnya untuk siap siap tapi sebelum pergi dia mengambil beberapa potong buah yang sedang Zee potong dengan nyengir tanpa dosa.
Namun Zee tidak mempermasalahkan itu karena bagi mereka itu hal biasa.
Setelah siap membuat salad dan sarapan. Barulah Zee pergi ke kamar untuk mandi.
Zee tidak membawa barang apapun. Toh dia pergi kesana juga tidak ingin ngapa ngapain. Buat apa bawa barang banyak.
"Udah siap belum". Ucap citra masuk ke dalam kamar Zee tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
"Udah, ayo".
Kedua gadis itu pergi hanya berdua. Mereka tidak menggunakan sopir dan memilih Zee yang akan mengemudi sendiri.
"Nong sarapannya ketinggalan". Teriak a aom berlari dari dalam rumah.
"Ah iya zee lupa. Makasih ya a aom".
"Iya hati hati dijalan".
Diperjalanan Zee sarapan dengan sesekali disuapi oleh citra. Mereka tadinya mau sarapan di kantor aja tapi Zee lupa bahwa dia udah buat tadi pagi.
"Aish kenapa tumbenan macet sih". Keluh Zee karena beberapa menit dia terjebak macet di sepanjang jalan.
Jika seperti ini Zee akan memilih untuk menggunakan supir daripada mengemudi sendiri.
Satu jam Zee dihabiskan dalam kemacetan dijalan raya. Akhirnya mereka sampai di depan A'entertainment yang sedikit ramai.
"Rame hangat ada apa??". Tanya Zee menatap semua dari dalam mobil.
"Gak tahu. Yuk Angga udah chat gue terus dari tadi".
Citra keluar terlebih dahulu lalu disusul oleh Zee. Pertama kali yang dilihat adalah beberapa orang yang sedang menurunkan rangkaian buket dengan berbagai jenis uang.
Zee menyapa orang yang ia lewati dan berbicara dengan sopan. Ternyata itu semua hadiah dari pans di hari ulang tahun Zee yang ke 26th.
Para fans mengirim ke A'entertainment karena Zee telah mengadakan event seperti tiap tahunnya.
Halaman A'entertainment dipenuhi dengan berbagai buket uang dengan berbagai bentuk. Lalu Zee memutuskan untuk masuk ke dalam setelah berpamitan kepada beberapa orang disana.
Ruangan Angga adalah pertama yang dia kunjungi. Pertama kali masuk, Zee melihat Angga sedang sibuk dengan layar komputer sampai ada orang yang masuk ia tidak tahu.
"Sibuk amat bang". Celetuk Zee membuat Angga sedikit tersentak.
"Udah lama sampai??".
"Baru sampai". Ucap Zee duduk di sopa yang ada di ruangan Angga diikuti citra.
"Kamu lihat kan didepan padat dengan hadiah. Ini karena kamu gak mau adain event". Ucap Angga sedikit mengeluh.
"Ya tadinya kan Zee hanya ingin istirahat". Seru Zee.
"Yakin hanya itu". Ucap Angga menyipit kan mata menatap ke arah Zee.
"Ntahlah". Ucap Zee dengan senyum yang lebar. Dia gak tahu apa alasan tidak membuat event itu.
Tok
Tok
Tok
"Masuk".
"Maaf Khun angga, aktor yang anda cari sudah datang dan ada di ruang make up. Apa harus dipanggil kesini?". Tanya salah satu staf yang masuk ke dalam ruangan Angga.
"Nggak usah biarkan dia melakukan pekerjaan dulu nanti biar saya yang kesana".
__ADS_1
"Baik Khun angga".
Staf itu langsung pergi meninggalkan ruangan setelah tidak ada lagi hal yang akan disampaikan.
"Emangnya ada aktor baru??". Tanya Zee yang memang belum tahu apa apa.
"Ya, 2 aktor baru yang satu pendatang baru yang satunya pindahan agensi lain.. tapi aktor itu sedang ikut syuting di series yang sedang berlangsung". Zee menganggukkan kepala pertanda mengerti.
"Lusa kamu ada wawancara dengan salah satu program tv. Kamu tidak lupa kan??".
"Nggak bang, Zee gak lupa semuanya sudah dan zee gak sabar untuk kerja lagi". Ucap Zee dengan ceria.
"Ingat, jaga kesehatan".
"Siap kapten". Ucap Zee dengan tangan menghormat.
Angga yang melihat tingkah Zee hanya bisa menggelengkan kepala. Lalu kembali menatap ke arah komputer agar semua pekerjaannya sepat selesai.
.......
Lama kelamaan hanya diam di ruangan Angga dengan yang sibuk dengan gadget ditangan masing masing membuat Zee bosan.
"Gue mau keliling dulu sebentar". Ucap Zee kepada citra.
"Hm kalau ada apa apa telpon gue aja".
Sebelum pergi Zee melihat ke arah Angga untuk izin tapi saat melihat Angga yang sangat sibuk membuat Zee mengurungkan niat. Lalu langsung pergi meninggalkan ruangan Angga yang ada di lantai 5.
Gedung A'entertainment terdiri dari 5 lantai dengan palkiran yang luas. Tempat itu cukup efisien yang dikelilingi dengan banyak caffe/restoran.
Banyak para pans yang datang ke sana tapi tidak diizinkan masuk karena bersifat privat. Mereka hanya bisa sampai palkiran dan hanya menunggu di caffe/restoran sekitar sana.
Zee berjalan masuk ke setiap ruangan yang ia ketahui. Sampai akhirnya Zee memutuskan untuk masuk ke ruang pemotretan.
Dijalan Zee bertanya kepada salah atau staf dan ternyata saat ini sedang ada pemotretan cost untuk series baru.
Series ini dibuat untuk memperkenalkan setiap aktor yang ada di A'entertainment kepada masyarakat. Sebelum membuat series khusus mereka.
Zee masuk ke ruangan pemotretan yang ada di lantai 2. Rungan itu hanya ada area pemotretan, studio rekaman dan studio lainnya.
Cklek.
Perlahan Zee membuka pintu ruangan pemotretan yang terlihat sibuk. Setiap orang sedang melakukan pekerjaan nya masing masing tanpa ingin Zee ganggu.
"Nong Zee ada pemotretan hari ini??". Tanya salah satu staf saat melihat Zee disana.
"Tidak. Saya hanya ingin lihat lihat saja".
"Baiklah nong bisa duduk di kursi yang ada disana". Tunjuk staf itu ke kursi kosong yang ada di samping staf redaksi.
"Terimakasih". Ucap Zee sambil memberi wai.
Datang menghampiri staf yang bertugas dengan sopan. Lalu duduk di kursi kosong setelah sedikit berbincang.
Zee melihat beberapa aktor yang sedang pemotretan dengan berbagai gaya. Dia hanya melihat dari layar komputer tanpa ingin melihat secara langsung. Zee cukup melihat hasilnya saja.
"Hasilnya sangat bagus semaunya, mereka aktor baru kan tapi udah sangat proporsional". Puji Zee dengan apa adanya.
"Mungkin karena sekarang jaman canggih dan banyak orang suka berphoto".
"Mungkin sih gak kaya Zee dulu. Malas kalau ada yang photoin karena hasilnya selalu jelak tapi kalau Zee yang photo selalu bagus". Keluh Zee langsung ingat akan dirinya dulu. Zee memang suka memotret orang lain daripada dirinya sendiri. Ntah mungkin karena kurang percaya diri.
"Mungkin banyak orang yang mengalami itu juga".
"Mungkin!! Zee gak tahu itu". Ucap Zee polos membuat semua yang mendengar tersenyum gemes.
Namun lama kelamaan Zee mulai kepanasan padahal ruangan itu terdapat AC yang mendinginkan ruangan tapi mungkin karena banyak orang yang ada diruangan jadi membuat suasana menjadi meningkat.
Apalagi saat ini Zee menggunakan Hoodie yang cukup tebal. Yang pasti tambah gerah.
"Gerah sekali, kalau gitu phi akan masuk ke ruang ganti dulu ya phi. Mau ngadem." Ucap Zee kepada semua orang.
"Iya nong". Balas salah satu staf.
"Nong Zee, nong ingin minuman dingin??". Tanya salah satu staf yang baru datang menghampiri Zee.
"Ah boleh kebetulan Zee haus".
Staf itu menuntun Zee menuju ruang ganti yang banyak terdapat minuman dan makanan. Mungkin itu semua disiapkan untuk para aktor dan staf disana.
Zee duduk disalah satu sopa kosong yang memang kebetulan hanya ada beberapa orang saja yang ada disana.
Saat ini Zee sedang bermain ponsel dengan tangan kanan dan tangan kiri memegang ice chocolatte.
__ADS_1
Gak lama kemudian banyak orang yang masuk mungkin pemotretan sedang istirahat terlebih dahulu dengan berganti pakaian yang lain.
Zee yang menundukkan kepala tidak dikenali oleh orang orang disana. Apalagi dengan topi yang menghalangi wajah cantiknya.
"Ugh, kirain kita bakal ketemu dengan Zee phitsamai. Tapi gak ada tanda tanda dia datang ke agensi". Ucap salah satu orang terdengar ditelinga Zee. Hal itu membuat Zee menaikan alisnya bingung dan Zee tidak ada niatan untuk mengangkat kepalanya.
"Iya padahal ini hari ulang tahunnya. Aku berharap ketemu dia walau sekali saja.. saat aku diterima di agensi ini aku sangat bahagia karena biasa satu agensi dengan idola aku dari dulu". Lanjut yang lain.
"Phi Zee independen gak masuk Agensi ini".
"Iya tapi kan pemilik agensi ini milik mantan manajer phi Zee. Yang otomatis phi Zee ada kaitannya dengan agensi ini".
Saat asik mendengarkan ucapan mereka berbicara. Tanpa Zee ketahui ada seorang yang datang mendekat ke arah nya.
"Maaf phi permisi saya mau ambil tas". Ucap orang itu membuat Zee tersedak kaget.
"Ah...".
Bruk
Ice chocolatte ditangan Zee jatuh dari genggaman. Jika kaki Zee tidak segera menjauh pasti minuman itu sudah mengotori sepatu putih yang zee kenakan.
"Ah maaf phi aku gak bermaksud membuat phi kaget". Ucap orang itu merasa bersalah.
Zee yang kaget langsung menengadahkan kepalanya lalu berdiri.
Melihat wajah yang mereka kenali membuat semua orang kaget dan diam mematung.
Seketika wajah Zee langsung menjadi cengo melihat tatapan semua orang. Zee kebingungan dengan semua orang yang ada disana.
"Apa kamu baik baik saja??"
Ucap Zee kepada orang yang ada dihadapannya yang sedari tadi diam mematung.
",,,".
"Nong,,!! Nong baik baik saja". Ucap Zee lagi memegang pundak orang itu.
"Phi Zee". Ucap orang itu pelan.
"Hah". Ucap Zee heran.
........
Lama Zee berbincang dengan semua orang di ruang ganti membuat semuanya senang. Mereka berphoto bersama dan meng-upload sambil mengucapkan selamat ulang tahun kepada zee.
Disana Zee sangat tertawa lepas karena mendengarkan apa yang mereka katakan. Setiap cerita yang keluar dari mulut mereka terdengar lucu apalagi saat mereka mengatakan bahwa mereka sangat mengidolakan dirinya sedari dulu.
Mau tidak mau Zee harus pergi saat masuk jam makan siang. Kebetulan juga citra menelponnya untuk mengajaknya pulang. Hari ini Zee memang diizinkan keluar hanya setengah hari saja.
Tapi sebelum pulang, Zee masuk ke dalam yang ada di lantai dasar. Dia akan melihat banyaknya hadiah yang datang dari beberapa hari yang lalu.
Di dalam ruangan itu banyak paper bag dan kotak hadiah untuk Zee yang membuatnya syok melihat banyaknya hadiah dari para pans.
"Alamat harus kerja lebih ekstra". Gumam citra melihat banyaknya hadiah itu.
"Yang sabar ya". Ucap Zee mengelus bahu citra dengan lembut.
"Sialan. Gue yang kerja lo yang enak". Keluh citra.
"Nanti gue bawa pasukan tenang saja".
"Awas lo ya kalau kabur". Tunjuk citra dengan tatapan tajam.
"Gue kan lagi sakit. Jadi gak boleh cepek".
"Ck alasan".
Setelah berphoto untuk diunggah di akun Instagram nya. Kedua gadis itu pulang ke rumah dengan membeli makanan terlebih dahulu.
Banyak orang yang memberikan hadiah, ucapan dan doa untuk Zee di usianya yang ke 26th.
Beberapa tahun ini ulang tahun Zee selalu dirayakan dimanapun dia berada. Tapi kalau diingat dulu waktu Zee bukan siapa siapa. Dia gak pernah merayakan itu semua. Bahkan Zee tidak pernah mendapatkan kue ulang tahun dan hadiah dari semua orang yang Zee kenal.
Tapi sekarang. , , ,
Semua berubah 360° dari sebelumnya.
...----------------...
...TBC...
...Happy Reading,,,, Babay!!!!...
__ADS_1