Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Chapter 80


__ADS_3

...Menyibukkan diri untuk menghilangkan pikiran yang negatif...


...______...


"Angkat cepet".


Zee berjalan mendekati telpon. Lalu mengangkat telpon itu dengan lesu.


["Hello sayang aku kangen sama kamu, , ," suara seorang wanita diseberang telpon. ]


Deg


["Hello sayang... Yeonjin jawab aku jangan diam terus, , Yeonjin". ]


Suara seorang wanita terngiang di telinganya membuat hati Zee sakit dan pikirannya berpikiran negatif tentang Yeonjin.


Zee menutup telpon tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Ia berjalan kembali mendekati citra yang terlihat bingung.


"Siapa yang telpon??. Bukan Yeonjin??".


"Bukan siapa siapa,, salah sambung". Jawab Zee menatap ke arah televisi.


Setelah mengangkat telpon, Zee terlihat sangat berbeda. Ia hanya diam menatap ke layar tanpa makan cemilan lagi.


Zee tidak fokus menonton film ia hanya memikirkan hal negatif yang memenuhi pikirannya saat ini.


("Siapa wanita itu?? Gak mungkin dia salah sambung, dia nyebutin nama Yeonjin berarti meeka kenal". Batin Zee.)


("Tapi kenapa dia panggil sayang".)


Tanpa disadari Zee memegang kepalanya yang terasa pusing. Citra yang melihatnya begitu khawatir. "Kamu kenapa??".


"Aku hanya pusing,, aku mau istirahat sebentar". Ujar Zee lesu. Lalu pergi masuk ke dalam kamar dengan dipapah citra.


Zee berbaring di tempat tidur memejamkan matanya untuk menghilangkan rasa pusing dan sakit hati nya mendengar ucapan wanita di telpon.


Citra membiarkan Zee untuk beristirahat sedangkan ia kembali untuk menonton film di ruang keluarga.


****


Salju tidak turun di siang hari ini, tapi cuaca di luar sangatlah dingin. Yeonjin yang pergi ke kantor menggunakan pakaian hangat lengkap dengan syal yang melingkar di leher.


Tidak ada schedule apapun, membuat Yeon bisa mengecek perusahaan selama beberapa bulan sibuk syuting. Semua pekerjaan kantor di pegang Evan yang sudah ia percaya sedari awal.


Evan tidak akan menelepon Yeonjin jika itu bukan pekerjaan yang sangat penting. Bahkan hanya untuk memberitahukan kabar pun tidak pernah. Tidak sering juga tinggal di apartemen karena Evan sendiri lebih memilih tinggal di apartemen nya yang dekat dengan kantor.


"Hyung putri pemilik Kan'Company dari sebulan yang lalu ingin ketemu Yeonjin Hyung secara pribadi". Seru Evan memasuki ruangan Yeonjin.


"Mau apa,, masalah kerjaan bisa dibicarakan sama kamu".


"Evan gak tahu,, dia terus memaksa ingin bertemu jika tidak dia akan datang ke agensi Hyung". Ucap Evan membuat Yeonjin heran.


"Dia tahu Minggu ini Hyung gak ada schedule apapun makanya dia terus menelpon kantor". Lanjut Evan.


"Biarin aja,, kembali kerja hyung ingin cepat pulang". Perintah Yeonjin kembali mengerjakan dokumen yang menumpuk.


Evan berjalan keluar ruangan tapi sebelum menghilang dia kembali menatap ke belakang. "Evan hari ini pulang ke apartemen Evan gak bareng Yeonjin Hyung.. Hyung biasa pulang pakai mobil Evan". Kata Evan tapi tidak ditanggapi.


Setelah perginya Evan, ia mengambil ponsel untuk menghubungi Zee tapi sudah beberapa panggilan tidak kunjung diangkat. Yeonjin khawatir tapi ia tidak bisa meninggalkan kantor.


Yeonjin menelpon ke apartemen untuk memastikan tapi yang mengangkat panggilan citra.

__ADS_1


["Hello".]


"Ini gue Yeonjin,, Zee dimana?? Dia baik baik aja kan??". Tanya Yeonjin to the point saking khawatir nya pada Zee.


["Dia sedang istirahat di kamar,, Zee masih pusing tapi udah minum obat ko Lo tenang aja ada gue yang jagain dia". Jawab citra.]


"Yakin Lo,, apa sebaiknya gue panggil dokter".


["Dia gak mau katanya diistirahatkan sebentar juga udah hilang". Seru citra meyakinkan.]


"Ya udah kalau ada apa apa hubungi gue segera".


["Ok".]


Panggilan dimatikan tanpa ada hal yang mau diucapkan lagi. Yeonjin berusaha menghilangkan pemikiran yang negatif kepada Zee.


Yeonjin merasakan perasaan tak enak didalam dirinya. Pikirannya terus memikirkan Zee walaupun di rumah sudah ada citra yang menjaga.


****


Setelah lama tertidur, akhirnya Zee perlahan membuka mata dan melihat jam menunjukan pukul 5 sore waktu Korea.


Zee berjalan ke kamar mandi membawa pakaian ganti untuk dirinya. 15 menit Zee kembali dengan wajah yang segar.


Hanya mengenakan krim rutin tanpa make up, Zee mengambil iPad berjalan ke balkon kamar untuk melihat pemandangan kota Seoul yang selalu menjadi impiannya sejak dulu.


Dari kejauhan Zee melihat poster boy band favorit nya yang terpampang jelas. Dilain arah juga ada boy band lain yang menghiasi kota Seoul.


Melihat tempat tempat yang ingin dikunjungi keesokan harinya. Zee sudah merencanakan liburannya di Korea tanpa harus berdiam diri di apartemen.


Zee ingin menyibukkan dirinya untuk menghilangkan pikiran yang aneh di dirinya. Ia gak mau berlarut dalam suasana seperti ini.


Mengambil pemandangan dari iPad dan mem-posting nya di sosial media tanpa caption.


Zee_Phitsamai



1668 Suka


Zee_Phitsamai ❄️❄️


Lihat semua komentar :


-----------------------------------------


[Ton : Pergi tanpa bilang bilang rasanya sakit banget T_T.]


[Zee_Phitsamai : lain kali kita pergi sama sama mami jangan marah,, maafkan anakmu yang nakal ini.


[Love : nong Zee aku ikut liburan ]


[Zee_phitsamai : susul aku sekarang.


[Sea : jangan lupa bawa hadiah jika pulang ke Thai. ]


[Zee_Phitsamai : kembalikan dulu semua makanan yang telah phi makan baru Zee akan bawakan yang spesial,, wkwkwk.


[Jimmy : Sedang ada di Korea awas kalau tidak datang ke event phi. ]


[Zee_Phitsamai : really,, Kapan??

__ADS_1


Melihat komentar dari phi Jimmy, Zee langsung mengecek Instagram agensi. Beberapa hari Zee memang tidak mengecek sosial media, citra pun sama dia tidak memberitahu apapun. Mungkin alasannya karena Zee sedang sakit.


Fan meeting jimmySea in korea membuat Zee tersenyum. Evan itu beberapa hari lagi tapi mereka belum datang kesana.


Zee langsung menelpon mae untuk memberitahukan bahwa ia akan datang ke acara itu. Sudah lama Zee tidak ketemu dengan para sahabatnya karena sibuk dengan pekerjaan masing masing. Terakhir mereka ketemu saat party ulang tahun phi Neo di Phuket.


Besok phi Jimmy dan phi sea berangkat ke Korea, Zee ingin langsung bertemu dengan mereka maka dari itu Zee menelpon phi Jimmy untuk mengonfirmasikan dan mencari tahu apakah mereka ada waktu luang untuk bertemu.


"Hello phi Jimmy". Sapa Zee ceria.


["Hello nong,, phi sedang syuting ini phi sea". Ucap seseorang dari sebrang telpon. ]


"Oi,,, istri yang posesif". Sindir Zee.


["Iri bilang baby". Balas phi sea dengan tawa ngakak. ]


["Siapa??". Tanya seseorang yang Zee dengar tapi dari suaranya itu phi Jimmy. ]


["Nong Zee". Balas phi sea.]


["Ada apa nong Zee??". Tanya phi Jimmy.]


"Zee hanya ingin memastikan besok phi ada waktu,, Zee ingin ketemu". Seru Zee.


[" Hm,, phi hanya ada schedule sore, mungkin sampai sana siang hari.. kita bisa makan siang bersama gimana??". ].


"Boleh phi,, gimana kalau Zee jemput di bandara". Usul Zee tersenyum.


["Oi jangan nanti heboh seluruh dunia,, berita nong yang datang ke sana diam diam juga belum reda". Ledek phi Jimmy. ]


"Wkwkwk,, Zee tidak bermaksud begitu".


Zee tertawa memikirkan itu semua. Gimana hebohnya fans mereka saat melihat Zee ada di live Yeonjin saat hari ulang tahun.


["Nanti phi kabarin lagi,, phi harus lanjutin kerja dulu,, bye nong Zee ". Pamit phi Jimmy dan terdengar teriakan phi sea.


"Bye phi Jimmy phi sea".


Tidak Zee ketahui ternyata di kursi samping ada citra yang sedang duduk memandang ke depan. Itu membuat Zee kaget dan berteriak.


"Oi kenapa datang gak ada suaranya". Pekik Zee mengusap dadanya yang berdetak kencang.


"Kamu lagi telpon". Jawab citra enteng.


"Oh ya Yeonjin telpon kayanya kamu gak angkat panggilan dia dari tadi.. dia juga memberi pesan dia akan pulang malam". Lanjut citra.


Mendengar nama Yeonjin diucapkan membuat senyum Zee menghilang. Lalu kembali menatap ke arah depan tanpa menjawab apapun.


Citra yang bingung hanya menatap ke arah Zee. Dia ingin bertanya tapi melihat ada kesedihan membuatnya mengurungkan niat.


"Aku denger kamu mau ketemu phi Jimmy??". Tanya citra mengalihkan perhatian.


"Iya besok aku mau ketemu.. mereka ada fan meeting di Korea". Balas Zee ceria.


"Aku lupa kemarin lihat di Instagram agensi.. aku mau bicara sama kamu tapi lupa sampai sekarang". Citra nyengir tanpa bersalah membuat Zee memanyunkan bibir.


Mereka berbicara panjang lebar di balkon kamar. Menceritakan apapun yang penting citra tidak membahas Yeonjin. Dia tahu dari wajah Zee bahwa mereka sedang tidak baik baik saja.


Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk makan malam lebih awal karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan dikirim oleh Angga via email.


Mau dimanapun mereka harus membantu Angga yang baru memiliki karyawan yang sedikit.

__ADS_1


...--------...


...Happy Reading.,...


__ADS_2