
Diperjalanan menuju kantor agensi banyak yang mereka bicarakan dan Lim memang anaknya sangat lucu.
"Lim kalau kamu pindah jadi manajemennya bang Angga mau gak??". Tanya Zee tiba tiba membuat semua orang kaget.
Tidak hanya Angga, Lim dan asistennya pun kaget dengan tawaran Zee yang notabe nya salah satu artis terkenal disana. "Mau phi tapi aku gak ada uang untuk membayar pinaltinya nanti". Ucap Lim pelan sambil menundukkan kepalanya.
"Berapa sih uang pinaltinya kalau boleh tau??". Tanya Zee penasaran.
"2 juta bath Thai". Ucap Lim membuat zeefanya mikir.
"Dirupiahkan nya berapa bang??". Tanya zeefanya pada abangnya yang lagi nyetir.
"Lah disini kamu pakai uang Thailand bukan rupiah". Sahut citra.
"Pengen tau aja masa gak boleh". Ucap zee cemberut.
Dengan penasaran Zee membuka ponselnya untuk mengetahui uang itu jika dirupiahkan. "800 juta". Celetuk Zee membuat Angga tertawa.
"Biasa aja kali". Sahut Angga yang sedang menyetir mobil sedangkan citra yang ada di samping kemudi tertawa ngakak mendengar ucapan Zee yang kaget.
"Gak nyampe 1 M juga". Lanjut Zee membuat semua orang yang tadi tertawa mendadak berhenti membuat Zee bingung sendiri. "loh kenapa??". Ucap Zee menatap semua orang yang ada di mobil.
Angga hanya menggelengkan kepala. "Buat kamu kecil tapi buat dia artis pendatang baru sangat besar". Seru Angga membuat Zee tersenyum memamerkan deretan giginya.
Pembicaraan pun terpotong karena mereka sampai ke kantor agensi. Dengan cepat Zee dan yang lain memasuki lantai tempat pemotretan nanti.
Di depan kantor sangat ramai fans dan wartawan membuat topik hangat di Twitter karena Lim artis baru mendatangi agensi ***tv dengan Zee.
Mereka mengira akan ada collab baru tentang mereka berdua tetapi banyak juga yang mengira Zee akan main series baru dengannya setelah berakhirnya series Z kemarin.
"Phi apa kiriman dari phi all sudah datang semua??". Tanya Zee saat sampai di lokasi pemotretan kepada staf disana.
"Sudah nong semuanya ada di ruang make up". Ujar staf itu.
Zee mengajak semuanya ke ruang make up untuk bersiap siap. Sedangkan Angga sudah kembali ke ruang kerjanya di kantor itu untuk mengerjakan pekerjaan nya.
"Phi apa boleh?? Ini kan tidak terkait dengan kontrak??". Tanya Lim ragu.
"Tidak apa kita post di Ig masing masing aja kamu tenang aja lagian ini pemotretan santai kok". Ucap Zee sambil tersenyum. "Dan jika ada apa apa kamu tinggal hubungin phi Zee aja". Lanjut Zee mengelus kepala Lim dengan sayang.
Zee sangat tertarik dengan Lim karena dia sangat lucu dan polos. Sebelumnya ia memang tidak punya adik ataupun kakak laki laki membuat ia mudah dekat terutama dengan laki laki.
Pemotretan dimulai dengan tema santai. Ini juga dijadikan photo untuk ia post di sosial media karena sangat jarang untuk berphoto santai.
Saat asik pemotretan tiba tiba phi Neo datang bersama Mae yang kebetulan sedang ada di kantor.
__ADS_1
"Nong Zee memang ada apa tumben pemotretan di kantor??". Tanya Mae penasaran.
Melihat kedatangan Mae dan phi Neo mereka berpelukan sesaat. " Ia phi ada masalah di pemotretan xxx". Jawab Zee.
"Bukannya udah diurus Angga ya?? Mae juga udah bilangin dari kemarin". Ujar Mae sedikit mengelus kepala Zee.
"Ikut photo dong". Pinta phi Neo mendekat ke arah Lim dan akhirnya mereka photo bersama sambil menunggu Zee yang sedang mengobrol dengan Mae dipinggir.
Zee hanya tersenyum dengan ucapan Mae saat ini yang membuat Zee tidak bisa berkata apa. Awalnya memang banyak orang yang menyarankan Zee untuk tidak mengambil job ini tetapi ia sendiri yang ngotot dan memang kebetulan tidak ada waktu job saat itu.
Saat asik mengobrol, Mae mendapatkan telpon dan harus pergi. Membuat Zee melanjutkan photo itu bersama lim dan phi Neo.
"Phi gak ada kerjaan??". Tanya Zee pada phi Neo.
"Sebentar lagi phi juga berangkat. . Kamu mau ikut??". Ajak Neo.
"Kemana??".
"Ke Phuket ada pemotretan disana". Ujar phi Neo membuat Zee tertarik tapi sedikit malas juga berpergian agak jauh.
"Nggak deh Zee dirumah aja pengen manjain diri". Ucap Zee dengan sedikit tersenyum.
Sudah dikira cukup barulah mereka menghentikan pemotretan itu karena takut staf akan bersiap untuk menyiapkan pemotretan yang lain.
Setelah berganti pakaian, Zee mengajak lim untuk makan bersama tetapi ia menolak karena ada les yang harus ia kerjakan.
..............
Di Korea Yeon jarang sekali menghubungi Zee setelah berpisah dari pulau Jeju. Ia sangat sibuk dan tidak bisa menghubungi Zee terlebih dahulu. Sedangkan Zee pun tidak menghubungi Yeon-jin karena takut mengganggu pekerjanya.
Padahal mereka berdua baru berpacaran dan sekarang sudah los contek begitu aja.
.........
Zee yang memang tidak mengambil job apapun di sisa liburannya 3 Minggu ini membuat ia pergi ke kampusnya dengan rajin.
Kampus di Thailand memang menggunakan seragam di setiap kampusnya.
Pagi ini Zee sudah rapi dengan seragamnya untuk pergi ke kampus terkenal di Thailand.
"Zee kamu bener mau masuk ke kampus??". Tanya citra di meja makan.
"Hust diem aja deh aku mau jadi anak rajin dulu biar cepat lulus". Ucap Zee memakan sarapannya di pagi hari ini.
Citra tidak menyangka bahwa Zee benar benar akan datang ke kampus.
__ADS_1
Dengan mengendarai mobilnya sendiri ia pergi ke kampus yang memang beberapa kali ia pernah berangkat juga.
Sampai di palkiran kampus ia segera masuk ke kelas dengan menghiraukan setiap pandangan yang tertuju padanya. Dengan mengikuti setiap mata kuliah yang ada dan Zee sangat cepat memahami semua nya yang notabennya bukan warga asli Thailand itu.
Saat istirahat di kantin, Zee sangat bingung saat ingin memesan makanan karena takut bercampur dengan makanan non halal membuat dirinya hanya minum air mineral saja sambil mengerjakan tugas.
Gak lama kemudian ada beberapa anak mahasiswa yang menghampirinya di meja kantin.
"Boleh kita gabung". Pinta salah satu mahasiswa itu sambil membawa makanan mereka masing masing.
Zee menegakan kepalanya sambil tersenyum manis mengiyakan. Beberapa dari mereka pun mengetahui Zee sebagai artis pendatang baru tahun ini.
"Gak makan??". Tanya mereka sedikit canggung.
"Nggak. .". Jawab Zee sopan.
"Oh kamu kan muslim pasti takut sama makanan disini ya. . Mau aku ambilkan??". Tawar salah satu cewek yang memang mengetahui indentitas Zee.
"Gak usah aku memang tidak lapar". Tolak Zee cepat yang melihat cewek itu sudah berdiri.
"Beneran??". Tanya cewek itu sekali lagi.
Zee menganggukkan kepalanya untuk meyakinkan mereka semua. Gak lama kemudian ponsel zee berdering dan itu dari asistennya Lim.
"Hello phi". Sapa Zee setelah menggeser tombol hijau.
(.....)
"Apa??kirimin alamatnya saya kesana sekarang juga". Kaget Zee langsung mematikan telpon.
Dengan cepat Zee merapihkan semua barang miliknya dan berpamitan kepada semua orang kerena ada urusan mendadak.
Sampai di palkiran Zee menenangkan diri terlebih dahulu sebelum mengemudikan mobilnya. Ia belum begitu lancar mengemudi jadi ia pun harus berhati hati walaupun sedikit panik mendengar kabar itu.
Dari kampus ke Kondo yang diberikan asisten Lim memang sedikit jauh. Sebelumnya ia sudah menghubungi citra untuk menyusulnya kesana.
Awalnya ia ingin menghubungi Angga tetapi ia urungkan karena takut mengganggu pekerjaannya yang sedang sibuk.
...--------------...
Hai reader. . .
Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .
Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .
__ADS_1
Happy reading guys 😊. . . .