Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Kebahagian yang sederhana


__ADS_3

Pagi pagi Zee terbangun dengan suara alarm yang semalam ia pasang. ia ingin melihat matahari terbit di pulau Jeju.


Melihat ke samping citra masih tertidur sangat pulas membuat dirinya tidak enak untuk membangunkannya.


Dengan perlahan mengambil selimut tebal keluar kamar. Zee berjalan ke arah pantai sendirian memakai penerangan ponsel.


Duduk di kursi menghadap ke arah pantai menunggu matahari Zee membalut tubuhnya dengan selimut tebal karena angin pagi ini sangat kencang membuat Zee kedinginan.


Menunggu matahari terbit Zee memainkan ponselnya melihat lihat media sosial. dan tiba tiba ia dikagetkan dengan seorang yang datang. . .


Derr. . . . .


"Yeon-jin. . . ". teriak Zee yang membuatnya ketakutan. .


Disana Yeon tertawa dengan girang melihat wajah Zee yang langsung memerah.


"he he sorry. . lagian pagi pagi udah ada disini aja". ucap Yeon sedikit menggeser tubuh Zee dan duduk di belakangnya membuat Zee bersandar pada dada bidang Yeon-jin.


Tanpa ada penolakan Zee tetap menghadap lurus ke depan dengan sedikit kesal.


Pelukan Yeon membuat Zee merasakan kehangatan dan kenyamanan, ia tidak ingin bangun dari posisi itu sampai tidak terasa Zee tertidur di dekapan Yeon-jin setelah melihat matahari terbit.


Melihat Zee yang hanya diam, Yeon perlahan melihat ke arah Zee. melihat pacarnya tertidur pulas di dalam pelukannya membuat Yeon tersenyum sambil menggelengkan kepala.


"Bisa bisanya dia tidur lagi". ucap Yeon sambil tersenyum.


Tidak lama kemudian citra datang untuk memberitahukan bahwa sarapannya sudah diantar oleh pelayan di meja makan yang ada di villa.


"Dih malah asik berduaan disini". seru citra melihat pasangan baru berduaan di pantai.


"Ada apa??". ucap Yeon-jin melihat citra yang datang.


"Sarapan udah siap. . apa mau dibawain kesini??". usul citra.


"Gak usah nanti kita kesana". ucap Yeon-jin.


Perlahan Zee membuka matanya saat mendengar percakapan dari seseorang.


"Cit ada apa??". ucap Zee dengan suara bangun tidur.


"Sarapan udah siap".


"oh. .ya udah ayo". Zee berusaha bangun tapi dia kembali duduk dipangkuan Yeon karena belum sepenuhnya bangun membuat Yeon-jin cepat siaga agar gadis kecilnya tidak jatuh ke pasir.


"Hati hati. .". ucap Yeon khawatir.


Zee mengangguk dan bangun dibantu oleh Yeon. Mereka mengikuti citra yang udah duluan pergi menuju meja makan.


Yeon memeluk pinggang Zee posesif tanpa ada penolakan sedikitpun.

__ADS_1


Bukan Zee namanya jika harus anggun di dekat semua orang yang dekat dengan dirinya. ia duduk di meja makan dengan kaki menyilang di atas kursi sambil sarapan.


Dia akan anggun jika didepan kamera saja tetapi itu juga kadang kadang. Zee selalu natural di depan kamera yang penting masih bagus dalam beretika.


Hacih. . .


Tiba tiba Zee bersin karena merasakan dingin bahkan tangan dan kakinya sangat dingin akibat udara di pagi hari ini.


Ia lupa tidak membawa selimutnya yang tadi ia tinggalkan di tepi pantai.


Dengan cekatan Yeon langsung mengambil selimut itu dan memberikannya pada Zee membuat gadis itu tersenyum manis dengan perlakuan Yeon-jin.


Zee meminum susu coklat hangat kesukaannya untuk menghilangkan rasa dingin ditubuhnya. Hari ini ia hanya memakan cake untuk sarapan.


Selesai sarapan 2 gadis itu pergi ke kamar untuk membersihkan badan sebelum jalan jalan menelusuri pantai Jeju.


Berbeda dengan Yeon-jin yang harus pergi karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal. Bahkan asistennya datang ke villa untuk menjemputnya.


Joong-ji adalah asisten pribadi Yeon-jin yang memang sudah sangat dengan dan kenal dengan zeefanya.


Keluar dari kamar dan dikagetkan dengan keberadaan asisten Yeon yang duduk di ruang tamu sambil memainkan ponselnya.


"Hyung Ji udah lama disini". sapa Zee duduk di salah satu sopa singel.


"Baru nong Zee paling 15 menit yang lalu". ucap joong-ji sambil tersenyum.


"Yeon-jin kemana kok belum datang". Zee menatap ke sekeliling mencari keberadaan Yeon-jin.


Tidak lama kemudian Yeon-jin datang dengan pakaian rapih membawa tas selempang menghampiri Zee.


"Aku pergi dulu ada pekerjaan nanti sore aku pulang kesini lagi". pamit Yeon mencium kepala Zee.


Joong-ji tidak kaget karena ia sudah mengetahui hubungan mereka sebelumya dari cerita Yeon padanya.


"Baiklah. . hati hati ya. . hati hati Hyung". ucap Zee melambaikan tangan.


"oh ya nanti malam aku mau ngajak kamu dinner". ucap Yeon dan dapat anggukan kepala oleh Zee.


Setelah kepergian Yeon dan asistennya Zee menunggu citra yang sedang bersiap dikamar. mereka akan pergi jalan jalan di sekitar pantai berdua saja.


Tak lupa membawa kemera untuk mengabadikan momen mereka disana. Zee sangat senang bermain di pesisir pantai walaupun cuma berdua sama citra.


Banyak momen yang mereka abadikan dan memosting nya media sosial. Tidak takut karena daerah sana tidak sembarang orang yang bisa masuk membuat Zee langsung memposting nya.


Di daerah sana hanya ada beberapa villa di kalangan atas dan hanya dimiliki secara pribadi.


Saat asik mengambil photo dari kejauhan Zee melihat beberapa orang yang ia kenali. Mereka salah satu aktor terkenal di Korea sedang liburan tetapi Zee tidak berani untuk mendekat kesana karena itu adalah privasi pribadi mereka.


"Zee bukankah itu aktor terkenal disini??". tanya citra melihat ke arah yang dituju zeefanya tadi.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan citra Zee langsung menatapnya dan meminta tidak membahas itu. "Biarin lah itu privasi mereka".


Akhirnya 2 gadis itu melanjutkan kesenangannya mereka berdua. sampai merasa capek mereka pergi ke tempat duduk untuk beristirahat sebentar.


Sebelumnya citra sudah memesan beberapa cemilan untuk mereka disana.


Walaupun mereka besar menjelajahi pesisir pantai tetapi Zee tidak berani lebih jauh dari villa tempat penginapan nya itu. sama halnya dengan citra.


Semua penghuni villa bebas bermain di pantai asal jangan memasuki setiap perkaran villa yang ada pembatasnya. Pemiliknya membatasi itu semua untuk kenyamanan setiap pengunjung disana.


"Zee aku kedalam dulu mau ambil topi panas banget disini". ucap citra.


"sekalian punya aku ya. . yang putih".


citra mengacungkan jempol dan berjalan menuju villa meninggalkan Zee disana sendiri.


Zee berjalan ke arah air pantai meninggalkan kamera nya tiba tiba ada seseorang yang menghampiri nya.


"Hello. .". sapa orang itu.


"Hello. .". balas Zee sopan.


"Zee phitsamai kan??". tanya cowok itu.


"ia". Zee sedikit canggung.


"Boleh minta photo gak nong??". tanya orang itu dan Zee mengangguk mengiyakan.


"Saya Kim. . saya salah satu penggemar nong Zee. . apa nong Zee sedang liburan disini??". ucap Kim so akrab.


"Terima kasih phi Kim. ".


"Zee. . ". teriak citra dari tempat duduk sambil melambaikan tangan.


"Maaf phi saya kesana dulu. . permisi". pamit Zee meninggalkan orang itu. ia sangat canggung dan takut juga.


Mendekati citra dan langsung duduk di kursi. Zee langsung dapat banyak pertanyaan dari citra yang membuat dirinya kesal.


"ih banyak tanya aku juga gak tau. . udah ah jangan bikin aku kesal". ucap Zee membaringkan tubuhnya di kursi sambil memakan cemilan.


citra juga sedikit khawatir dengan Zee yang berbincang dengan orang asing tapi ia juga tidak tau harus berbuat apa.


...----------------...


...----------------...


Hai reader. . .


Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .

__ADS_1


Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .


Happy reading guys 😊. . . .


__ADS_2