Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Kecelakaan


__ADS_3

Pukul 08.00 Zee lanjut syuting sama yang lain. ntah bakal selesai sampai jam berapa karena take malam ini sangat banyak mengejar untuk jadwal berikutnya.


Scan malam memang jarang diambil karena siangnya kebanyakan jadwal di luar syuting membuat mereka jarang bersama dan takut capek jika harus syuting setelah acara lain.


Saat ini take Zee berlari menuruni tangga mengejar yim sebagai sahabatnya yang patah hati. kebetulan udah sangat malam dan sudah sedikit kecapekan.


"Kamera. . roll. . Acton". teriak sutradara. .


"Yim. . yin tunggu. . yim. . . . ". Teriak Zee dari dalam kamar.


Zee berlari mengejar yin yang meninggalkannya setelah cerita panjang lebar. .


"Yim kamu mau kemana tunggu". teriak Zee dari lantai 2.


scan Zee saat menuruni tangga memang berkali kali disaat take terakhir tiba tiba. . .


"Aaaaaaaaaaa. . . . ".


Bug. . .


Suara begitu nyaring membuat semua orang yang ada di tempat kejadian panik dan mendekati Zee yang jatuh.


Kaki Zee salah pijak saat melangkah membuat ia tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya. alhasil ia terjatuh ke bawah, untung saja cuma beberapa anak tangga.


"Nong Zee gak papa?". tanya beberapa staf.


"Nggak papa". ucap Zee memegang kaki yang agak sakit.


Saat Zee mau dibantu berdiri ia kembali terjatuh.


"Aduh. . ". rengek Zee memegang kakinya yang sakit.


Beberapa staf langsung mengecek keadaan kaki Zee yang sakit.


"Aduh. . ."Rengek Zee karena kakinya yang sakit dipegang oleh staf.


"Maaf. . ". ucap staf itu.


Digendong oleh Yeon yang ada di sebelah Zee membawanya ke sofa yang ada di ruangan itu.


Yeon juga memijit kaki Zee yang keseleo dengan pelan dan mengoleskan krim pereda sakit.


Hal itu banyak yang mengabadikan nya dan memposting video di sosial media karena di lokasi masih ada beberapa fans yang ikut menonton jalannya syuting.


Kaki Zee sakit banget sampai tidak bisa digerakkan. Bahkan Zee menahan tangisannya karena malu dilihat sama yang lain. mungkin jika sendiri dia akan nangis kencang.


"Berhubung take nong Zee sudah habis, tinggal beberapa take yang lain saja. Nong Zee bisa langsung istirahat dan yang lain lanjut ke take selanjutnya". ucap sutradara kepada semua orang.


"Tapi phi untuk scan ini gimana??". tanya Zee.


"Tenang aja semuanya bisa diatasi. . Daripada kita take kaki kamu lagi sakit gini". lanjut sutradara.


"Beneran phi". ucap Zee ragu.


"Ia nong Zee tenang aja". ucap sutradara meyakinkan.

__ADS_1


"Zee yuk kita ke kamar untuk istirahat". ajak citra.


Zee perlahan bangkit dan tiba tiba dikagetkan dengan perlakuan Yeon-jin disana.


"Yeon turunkan". rengek Zee didalam gendongan Yeon-jin.


Tanpa menjawab pertanyaan Zee, Yeon membawa Zee ke kamarnya karena segera istirahat.


Didepan pintu kamar Zee, Yeon-jin berhenti dan ragu untuk masuk karena teringat perkataan Zee sore tadi.


"Udah sampai sini aja.. makasih ya". ucap Zee berusaha turun dari gendongan Yeon-jin.


"Ia. . kamu langsung istirahat". ucap Yeon sambil mengusap lembut kepala Zee.


"Tolong jaga Zee. . kalau bandel bilang sama saya". lanjut Yeon kepada citra yang mengikuti nya dari belakang.


"Siap phi Yeon". seru citra sambil tersenyum.


Citra dan jenie membantu Zee masuk ke kamar. lalu membaringkan nya di tempat tidur.


"kamu istirahat. . aku sama jenie mau beresin barang barang dulu sebentar". ucap citra.


"ponsel aku mana??". tanya Zee.


"Tidak ada ponsel. . istirahat cepat". pekik citra membuat Zee cemberut.


Mereka berdua meninggalkan Zee dikamar sendiri agar istirahat dengan cepat. Zee langsung mengikuti perintah citra dan langsung tidur.


......................


Bug. . Kepala Zee terpentok tembok karena ingin jatuh membuat jenie terbangun.


"nong Zee gak papa". tanya jenie panik langsung menghampiri Zee.


"Gak papa Jen maaf yang kamu jadi terbangun". ucap Zee merasa bersalah.


"ah gak papa nong Zee. . ayok aku bantu".


Jenie membantu Zee masuk ke kamar mandi dan langsung keluar lagi. Saat mau keluar jenie masih di dekat pintu karena takut Zee membutuhkan bantuan lagi.


Di tempat tidur Zee memandang kakinya yang agak kebiruan akibat jatuh semalam. Ia perlahan memijitnya tetapi sangat sakit.


"Nong Zee kita ke rumah sakit aja yuk. . kaki nong sangat biru takut terjadi apa apa". saran jenie.


Saat ini dikamar hanya ada mereka berdua sedangkan citra sedang membuat sarapan buat Zee didapur.


"Tidak usah Jen nanti juga sembuh kok". ucap Zee sambil tersenyum.


"Tapi nong...".


"Jen. . gak papa". potong Zee.


Jenie meninggalkan Zee sendiri di kamar dan kembali dengan citra yang membawa nampan berisi sarapan pagi Zee.


Zee melihat mereka sangat khawatir dengan keadaan Zee. Semalam juga Zee meminta tolong untuk tidak memberi tahu Angga tentang kejadian itu.

__ADS_1


Gak lama datanglah Yeon-jin dan asistennya ke kamar Zee membuat dia kaget.


"cepat sarapan kita ke rumah sakit sekarang". ucap Yeon tanpa ekspresi.


Mendengar itu zee menatap jenie yang ada di hadapannya.


"Maaf nong aku ceritain semuanya sama phi Yeon-jin. . soalnya aku khawatir banget sama nong". ucap jenie yang tau arah tatapan Zee.


Hufh. . Hembusan nafas pasrah Zee keluarkan lalu memakan sarapan yang citra siapkan.


Susu coklat di gelas sudah habis bahkan saat sarapan zee dilihatin terus sama semuanya membuat Zee agak gugup.


Melihat Zee selesai sarapan Yeon-jin segera menggendong Zee ala bridal style dan akan membawanya ke rumah sakit.


Jenie tidak ikut ke rumah sakit karena harus mengurus urusannya di lokasi syuting. jika ada orang yang bertanya keberadaan mereka karena semua orang masih istirahat di kamar masing masing.


Diperjalanan ke rumah sakit Zee hanya diam menatap ke samping mobil tanpa ada pembicaraan apapun.


Sampai di rumah sakit Zee meminta untuk dibawa pakai kursi roda tidak mau di gendong lagi oleh Yeon karena akan mendapat perhatian dari banyak orang.


Zee langsung ditangani oleh dokter dan langsung pulang setelah mengambil obat di apotek.


Dokter menyarankan Zee untuk tidak banyak berjalan dulu karena takut memperlambat proses penyembuhan dan diharuskan untuk memakai tongkat.


Sesampainya di lokasi syuting Zee langsung duduk bersama sutradara untuk membicarakan kelanjutan syuting.


Dia akan istirahat dulu beberapa hari untuk penyembuhan dan untuk take yang ada adegan Zee ditunda sampai ia sehat kembali.


Walaupun agak sulit karena Zee pemain wanita di series itu membuat ia banyak adegan di lokasi ini.


"Phi. . saya bisa syuting jika adegan itu tidak membutuhkan pekerjaan berat kita bisa lanjutkan". ucap Zee pada sutradara.


Sutradara diam memikirkan ucapan Zee dan menyetujuinya tetapi langsung dibantah keras Yeon-jin.


"Aku gak setuju kamu . . ".


"Yeon aku baik baik saja". potong zee meyakinkan Yeon-jin.


"Baiklah. . tapi kalau ada apa apa kamu langsung bilang". peringatan Yeon-jin diangguki oleh Zee.


Mereka semua akhirnya melanjutkan syuting walaupun ada hambatan sedikit. Semua kru dan pemain bisa memaklumi keadaan Zee yang membuat ia terharu dengan perlakuan semuanya.


Jika orang itu baik maka Zee akan berusaha lebih baik juga. Tetapi jika orang itu jahat maka Zee akan membiarkan tanpa membalas asal tidak mempengaruhi karir atau kehidupan Zee.


.


.


.


..


Terus saksikan cerita selanjutnya. . .


...happy reading guys. . ....

__ADS_1


__ADS_2