
Hari demi hari hubungan antara Yeon-jin dan zeefanya kian dekat. Pekerjaan mengharuskan mereka selalu bersama dalam setiap waktu.
Siang ini YeonZee akan menghadiri acara Brand bersama. Mereka berangkat dari agensi bersama sama setelah pemotretan.
Citra mendekati Zee yang sedang dirias.
"Zee tadi jenie izin ada urusan keluar tidak bisa ikut kamu ke sana". ucap citra.
"Trus aku sama siapa??".
Pagi tadi citra memang tidak bisa ikut ke acara Zee karena ada pekerjaan di ***tv yang harus dikerjakan. Alhasil jenie lah yang akan ikut tetapi sekarang dia ada hal penting yang tidak bisa di tinggalkan.
"Kamu sama aku aja gak papa kalau yang asisten kamu gak bisa ikut". sambung Yeon yang baru datang dari ruang ganti.
Zee melirik ke arah suara dan melihat Yeon-jin menganggukkan kepalanya.
"Baiklah".
Semuanya rapih dengan pakaian yang sudah dikenakan untuk acara barulah mereka berangkat dengan satu mobil.
Sampai di tempat acara mereka langsung briefing dan memulai acara live. Di setiap acara pasti ada aja yang menanyakan tentang hubungan mereka.
Canda dan tawa di setiap acara mereka lakukan dengan sangat senang mengalir begitu aja sampai selesai. Dengan keceriaan Zee yang selalu bikin semua orang tertawa dan ingin selalu dekat dengan dia.
Zee selalu menunjukan keceriaannya dimana pun dia berada. Ia selalu membuat semua orang yang ia kenal ceria untuk menutupi rasa kesepiannya. Sebenernya Zee melakukan itu karena merasa kesepian di negri orang. Karena terkendala bahasa membuat Zee susah untuk bergaul dan memang dia susah percaya kepada orang baru.
Selesai acara Zee diantar pulang ke rumah sama Yeon-jin setelah makan terlebih dahulu di restoran.
Dirumah Zee belum ada yang pulang jadi Yeon-jin tidak mampir dulu dia langsung pamit pulang.
Masuk ke dalam rumah, Zee langsung pergi ke kamar untuk mandi dan istirahat. Besok dia ada jadwal sampai malam membuat zee harus istirahat lebih awal di rumah.
Malam hari Zee dapat tlpon dari orang tuanya yang masih khawatir dengan kondisi Zee yang baru keluar dari rumah sakit.
......................
Pagi ini Zee akan berangkat ke lokasi syuting siang hari. Hari ini jenie pun tidak pulang hanya ada citra dan Zee di rumah.
Zee bangun dan langsung pergi untuk membuat sarapan, ia bikin sandwich beberapa dan bikin salad untuk dibawa ke lokasi syuting.
__ADS_1
"Bikin salad lagi Zee". tanya citra menuruni anak tangga.
"Ia lagi pengen". balas Zee yang asik di dapur.
"Salad Mulu gak bosan emang". Ledek citra duduk di meja makan.
mendengar itu zee hanya menjulurkan lidahnya kepada citra. Zee memang suka buah tetapi tidak untuk sayuran. Tetapi Zee orangnya sangat pemilih tentang makanan jika suka ia makan jika nggak ia akan kasih kepada citra.
Zee suka coklat tetapi tidak semua olahan coklat dia suka. Dia memang susah untuk menentukan apapun yang ia mau.
Pernah waktu itu selesai acara Zee diajak makan, sebelum berangkat Zee ditanya mau makan apa dan ia hanya menjawab terserah/ikut kemauan mereka. Saat di restoran Zee memesan makanan tetapi makanan itu ia gak suka dan baru makan satu suapan Zee gak lanjutkan hanya minum saja sampai makanan itu dimakan Angga karena takut mubazir. Zee sangat ingin menghabiskan nya tetapi perutnya sangat menolak membuat semua orang tidak memperbolehkannya.
Di lokasi syuting Zee mendapat ruangan untuk istirahat karena memang hari ini akan menginap lokasi syuting. Syuting kali ini banyak take waktu malam dan Zee juga membawa beberapa pakaian ganti.
Jenie akan langsung menyusul ke lokasi syuting untuk bergabung sama mereka.
Ruang istirahat Zee bersebelahan dengan ruangan Yeon-jin. yang membuat Zee heran setiap kali istirahat Yeon memasuki ruangan Zee bukan memasuki ruangannya sendiri. Sering sekali Zee mengusirnya tetapi tidak pernah didengar.
Dari cerita asisten nya Yeon-jin baru bersikap seperti ini kepada setiap orang yang ia temui. Biasanya dia cuek dan tidak pernah tertarik dengan siapapun atau yang membuat asisten nya itu kaget Yeon-jin tidak pernah menghampiri wanita terlebih dahulu.
Bahkan Yeon-jin lebih terbuka sama Zee daripada sama yang lain. dia Benyak cerita dan ngobrol jika bersama zeefanya.
Tiba tiba Yeon masuk dan duduk di sebelah Zee. Tanpa berbicara Zee menatap Yeon-jin dengan heran sambil mengangkat sebelah alis nya dan Citra datang membawa makanan untuk Zee.
"Yeon-jin disini aku hanya bawa makanan buat Zee saja". ucap citra kaget melihat Yeon-jin.
"tidak masalah. . nanti asisten saya yang bawa". ucap Yeon-jin.
"Kok satu kamu gak makan??". tanya Zee masih dengan mulut penuh makanan.
Uhuk. . uhuk. . uhuk. .
Belum citra menjawab Zee tersedak sama salad yang ia makan membuat semua orang panik.
Tanpa rasa jijik tangan Yeon menerima sisa buah dari mulut Zee yang tidak bisa tertelan. tangan Zee dengan memegang mangkuk jadi tidak bisa memakai tangannya. citra dengan segera memberikan air putih kepada Zee.
"Yeon kenapa kamu ngelakuin ini. . maaf ya. . kamu jangan ngelakuin ini lagi ini sangat menjijikan". ucap zee sambil membersihkan tangan Yeon-jin menggunakan tisu.
"Nggak kok". ucap Yeon-jin sambil tersenyum.
__ADS_1
Zee diam menatap Yeon yang ada didepannya kenapa dia melakukan itu semua. jika dilihat itu sangat menjijikan bekas orang lain.
Disana citra juga sangat heran dengan perlakuan Yeon-jin kepada Zee. Banyak pertanyaan yang ingin ia lontarkan didalam pikirannya tetapi diurungkan karena takut tidak sopan.
"kamu cuci tangan dulu sana??". perintah Zee.
"Gak usah ini juga udah bersih". ucap Yeon-jin.
"Yeon. . .". ucap Zee sedikit bentakan.
"Baiklah".
Yeon-jin menuruti perkataan Zee. lalu pergi ke kamar mandi yang ada di kamar Zee dan langsung dicegah sama Zee karena ia sangat tidak mengizinkan siapapun masuk ke ruangan pribadinya di manapun Zee berada.
"Yeon maaf jangan di sana". cegah Zee dengan segera menghampiri Yeon-jin.
"kenapa??". Yeon bingung.
"Aku gak mau siapapun masuk ke ruangan pribadi aku. . maaf ya kamu cuci tangan di ruangan kamu aja". ucap Zee tidak enak.
"oh tidak papa. . ya udah aku pergi dulu". pamit Yeon-jin.
Zee menganggukkan kepala sambil tersenyum. lalu pergi ke kamar setelah Yeon pergi dari ruangannya. Ia akan membersihkan badan dan menunaikan ibadah shalat magrib sebelum lanjut take lagi.
Zee dan citra bergiliran shalat sedangkan jenie tidak karena dia beragama non muslim.
.
.
.
.
.
Terus saksikan cerita selanjutnya. . .
...Happy reading guys. . ....
__ADS_1