Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Lokasi syuting


__ADS_3

.......


.......


.......


...********...


3 bulan setelah ulang tahun Zee yang ke 26th. Zee diajak oleh Yeonjin untuk berlibur.


Pas hari ulang tahun Zee malamnya dia mendapat kejutan dari Yeonjin. Yeonjin datang dari Korea untuk memberikan kejutan yang spesial.


Zee yang sudah terbiasa dengan hubungannya bersama Yeonjin yang seperti ini sudah membuat dirinya paham. Hubungan Zee dan Yeonjin memang tidak bisa selamanya ada. Mereka berdua sama sama sibuk yang pasti berkomunikasi pun jarang.


Jadi untuk saat ini Zee sudah memberikan kepercayaannya penuh kepada Yeonjin sama halnya dengan Yeonjin kepada Zee.


Karena seperti itu membuat para fans selalu menunggu nunggu momen saat mereka berdua bersama sama. Tapi apalah daya mereka tidak biasa ketemu secara langsung untuk mewujudkan semua keinginan para fans.


Bahkan hanya live streaming di Instagram sudah membuat para fans seluruh dunia sangat heboh.


Sampai suatu hari pada jam makan siang bertepatan dengan jam 13.00 waktu Thailand.


Dihebohkan dengan kedatangan Yeonjin di bandar udara Suvarnabhumi, Bangkok.


Awalnya para wartawan dan semua orang yang ada disana sedang mengantar kan beberapa aktor yang akan pergi ke luar negeri.


Tapi siapa disangka. Yeonjin lewat dengan pakaian tertutup menggunakan topi dan masker.


Yeonjin dengan iseng malah membuka maskernya sedikit setelah melewati banyak orang sambil menengok ke belakang. Tak lupa juga dengan kedipan mata kanan yang membuat semua orang heboh.


Saat di bandara Korea tidak ada kabar apapun tentang keberangkatan Yeonjin yang tentu saja membuat fans yang ada di Thailand kaget.


Yeonjin masuk ke dalam mobil sport yang sudah dijemput sama anak buahnya yang ada di Thailand. Tentu saja Yeonjin yang dikenal dengan aktor terkenal dan pengusaha terkenal sudah tersebar di semua negara.


Store dan caffe milik Yeonjin sudah tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia. Hal itu membuat anak buahnya disebar Zee dengan baik untuk menjaga setiap bisnis yang Yeonjin dirikan.


Tujuan pertama adalah rumah Zee yang ada salah satu komplek perumahan yang ada di Thailand.


Sedari awal Yeonjin memang sudah mengubungi zee untuk mengatakan bahwa dia akan datang ke Thailand.


Saat mendengar itu tentu saja membuat Zee sangat bahagia. Dia akan menyambut sang kekasih yang sudah lama tidak bertemu.


Minggu ini Zee sedang melakukan syuting series besama kator dari naungan A'entertainment. Tapi saat ini Zee hanya melakukan take pada malam hari yang membuat Zee akan datang pada sore hari nanti.


...Yeonjin 🖤...


|Sayang aku udah ada dijalan menuju rumah kamu


|Apa kamu dirumah??


^^^Aku tunggu|^^^


^^^Ya aku dirumah, aku syuting nanti malam|^^^


|Oke sayang tunggu aku.


^^^Oh apa ada yang sedang bermain main di | sosial media?? Sampai tranding dimana mana.^^^


|Aku hanya iseng sayang.


(Read)


Melihat pesan yang dikirim oleh Zee membuat senyum Yeonjin terukir. Memang benar saat dibandara tadi dia hanya iseng yang membuka masker tapi ternyata hal itu membuat tranding dimana mana.


Yeonjin membuka kamera untuk mengambil photo dirinya yang ada di dalam mobil. Dia bermacam untuk meminta maaf kepada semua orang atas kelakuannya yang sudah berbuat heboh.


Kim_Yeonjin



2715 suka


Kim_Yeonjin maafkan aku jika membuat kalian heboh. Aku hanya iseng sedikit, love you all 🤍


Lihat semua komentar :


*Zee_phitsamai anak nakal 55555555.


\*Kim\_yeonjin aku hanya bercanda Maafkan aku 🙏



\*Zee\_phitsamai oh tidak ada kata maaf. Ia kan kawan??.


Zee yang ada di kamar tertawa ngakak melihat komentar dari Yeonjin. Dia tahu bahwa saat ini Yeonjin merasa bersalah membuat semua orang dan wartawan menjadi heboh di bandara tadi.


Dari atas Zee mendengar suara mobil berhenti di depan rumah. Dia melihat di balkon kamar terlebih dahulu sebelum turun.


Ternyata benar orang yang keluar dari mobil dialah orang yang sedari tadi Zee tunggu.


Dengan cepat Zee turun kebawah masih menggunakan celana pendek dan kaos rumahan.

__ADS_1


Menuruni anak tangga dengan tergesa gesa membuat citra yang ada di dapur menatapnya heran. "Lo kenapa buru buru kaya gitu??".


"Ada deh". Ucap Zee dengan senyum mengembang berjalan ke pintu utama.


Citra yang penasaran mengikuti zee dari belakang.


Cklek


Pintu utama dibuka dengan cepat lalu melihat Yeonjin membawa ikat bunga mawar besar sambil tersenyum manis.


Dengan cepat Zee berlari masuk ke dalam pelukan Yeonjin dengan gembira disambut juga dengan senang.


Pelukan itu kian erat saling mengeluarkan rasa rindu yang lama tidak bertemu.


Cup


Kecupan Yeonjin berikan di kening Zee dengan mesra. Untung saja di komplek perumahan itu suasananya selalu sepi jadi tidak akan mengganggu privasi mereka.


"Pantesan buru buru turun ternyata sang pujaan hati datang". Gumam citra dari belakang.


"Iri bilang sayang".


"Cih,, sorry ya lay". Citra langsung masuk tanpa menunggu kedua pasangan itu yang baru bertemu kembali.


Dia buru buru masuk karena ingin melanjutkan masak nasi goreng yang sengaja ditinggal untuk melihat apa yang membuat Zee turun dengan terburu buru.


Kembali ke depan rumah,, , ,


"Yuk masuk, disini panas aku gak pakai sun block". Cengir zee membuat Yeonjin mencubit pipi Zee dengan menggemaskan.


Tangan kanan berada di tangan Yeonjin sedangkan tangan kanan memeluk buket bunga yang Yeonjin berikan.


Untuk supir, Yeonjin perintahkan untuk mengantarkan barang barangnya langsung ke apartemen tanpa menunggu. Karena Yeonjin akan menghantar Zee syuting nanti malam.


Tanpa Zee tanya lagi, ia langsung pergi ke dapur untuk membuat coffee cappucino kesukaan Yeonjin.


Yeonjin dan Zee sama sama menyukai cappucino hangat ataupun ice. Minuman itu yang selalu mereka pesan menu itu kemana pun mereka pergi.


Beberapa menit kemudian Zee kembali dengan membawa nampan berisi makanan ringan dan minuman itu.


"Makasih sayang??". Ucap Yeonjin dengan senyum mengembang.


"Iya, apa kamu ingin makan siang sekarang??".


" Apa kamu udah makan sayang??". Bukannya menjawab Yeonjin malah bertanya balik.


"Belum, hanya makan cemilan saat dikamar tadi". Ucap Zee apa adanya.


"Ya udah kita pesan saja ya aku malas makan diluar". Usul Yeonjin.


Zee memesan beberapa makanan untuk makan siang. Dia juga menawarkan kepada citra tadi langsung ditolak karena dia sudah membuat nasi goreng.


Setelah masak citra juga langsung pamit untuk makan di kamar karena ia masih banyak pekerjaan yang tidak bisa ditinggal.


"Syuting kamu jam berapa??". Tanya Yeonjin.


"Nanti jam 8 malam, itu take terakhir aku dalam series ini".


"Kamu sibuk gak Minggu ini??".


"Kenapa??". Tanya Zee heran.


"Sibuk gak aku tanya dulu".


"Hm, hanya ada beberapa pemotretan kayanya kenapa??". Ucap Zee sangat penasaran.


"Aku mau ajak liburan hanya berdua".


"Kemana??". Ucap Zee dengan gembira saat mendengar ajakan Yeonjin berlibur berdua.


Sudah lama mereka tidak liburan berdua karena mereka selalu liburan bertiga atau lebih dengan orang yang akan menemani.


Alasan itu karena mereka berangkat dari negara berbeda dan ketemu di negara tujuan. Zee yang tidak pernah naik pesawat sendiri tentu saja akan mengajak citra kemanapun dia pergi.


"Tapi kamu yakin seminggu ini kamu gak ada jadwal apapun??". Tanya Yeonjin meyakinkan.


"Aku lihat dulu".


Saking senangnya Zee berlari menaiki anak tangga membuat Yeonjin panik.


"Sayang jangan lari". Teriak Yeonjin panik.


"Iya maaf".


Zee kembali ke lantai bawah dengan mambawa iPad ditangannya. Dia ingin mengecek schedule untuk seminggu kedepan yang ada disana.


"Aku ada 2 pemotretan yang lain kosong. Tapi tenang aja aku bisa jadwalkan ulang ke Minggu selanjutnya".


"Sekarang kita liburan". Teriak Zee langsung memeluk Yeonjin dengan erat.


"Yakin bisa".

__ADS_1


"Aku telpon bang Angga dulu". Ucap Zee yang dibalas dengan anggukan kepala.


Dering panggilan terhubung akhirnya diangkat juga olah Angga.


["Hello Zee ada apa?? Abang lagi meeting??". Ucap Angga dengan terburu buru. ]


"Zee hanya ingin mengatur jadwal pemotretan yang ada di Minggu depan.. ya ya ya bisa ya plis". Ucap Zee dengan memohon.


["Ada apa emangnya?? Abang belum tahu itu jadwal apa??". ]


"Abang lihat schedule Zee ngga dalam sebulan ini??". Ucap Zee cemberut.


["Nggak Abang sibuk". ]


"Its Abang". Rengek Zee seperti anak kecil.


"Sayang jangan seperti itu, bang Angga sedang sibuk jangan diganggu". Ucap Yeonjin kepada Zee yang sedang mengganggu Angga.


["Ah baiklah abang kasih waktu 5 menit mau tidak mau Abang matiin". Ucap Angga setelah mendengar suara seseorang yang dia kenal. ]


Sekarang Angga paham kenapa Zee ingin mengosongkan waktu minggu ini. Ya karena ada Yeonjin disana yang kepastian akan minta waktu berdua saja tanpa ada yang mengganggu.


Zee menunggu Angga yang sedang mengecek schedule nya untuk Minggu depan yang akan Zee debat kan selanjutnya.


["Zee". Panggil Angga dari seberang telpon.]


"Iya Abang gimana??".


["Syuting kamu sekarang apa sudah selesai??". ]


"Malam ini take terakhir. Selanjutnya Zee gak usah datang lagi ke lokasi syuting". Jawab Zee apa adanya.


[" Kalau begitu kenapa kamu gak majikan saja jam kosong itu.. jika dimajukan kamu hanya akan ganti jadwal satu pemotretan saja. Gimana??". Usul Angga. ]


"Apa gak kecepatan. Zee ingin liburan sama Yeonjin bang". Ucap Zee ragu.


["Abang hanya saranin itu saja. Mau gak papa kalau nggak juga gak papa berarti kamu harus kurangi waktu kosong.. karena Abang hanya mengizinkan kamu mengganti jadwal satu schedule saja.. apapun keputusan kamu bilang sama citra. Dia yang akan urus semuanya..!!! Abang tutup dulu bye Zee". Ucap Angga panjang lebar lalu langsung dimatikan panggilan itu tanpa menunggu balasan dari Zee. ]


Zee yang mendengar itu hanya terdiam memikirkan semuanya. Dia belum tahu kemana akan mereka datangi tapi dia juga ragu akan berangkat secara mendadak.


"Kenapa kok diam??". Ucap Yeonjin.


"Bang Angga hanya kasih izin satu schedule tapi jika liburannya ingin full seminggu. Kita harus majuin hari". Ucap Zee menatap ke arah Yeonjin.


Yeonjin melihat schedule itu lagi dan memikirkan sesuatu.


"Kalau dimajukan berarti besok kita berangkat. Apa kamu yakin?".


"Aku sih terserah kamu tapi aku belum siap siap dan nanti malam aku gak tahu pulang jam berapa". Ucap Zee dengan wajah ragu.


"Kita ambil penerbangan sore biar kamu biasa istirahat dulu. Nanti kalau kurang bisa istirahat di pesawat". Usul Yeonjin.


"Baiklah aku ikut aja".


.......


Sore hari Zee berangkat ke lokasi syuting lebih awal. Jarak dari rumah menuju lokasi menempuh 2 jam karena berbeda provinsi.


Zee yang duduk kursi samping kemudi hanya sibuk dengan salad buah yang dia bawa dari rumah. Tanpa lupa juga dengan ice cappucino yang tadi mereka beli dijalan.


"Sayang kamu yakin disana gak ada wartawan ataupun fans yang nunggu kamu??". Tanya Yeonjin yang sudah kesekian kali.


"Kata orang yang disana gak ada kamu tenang aja,, iya kan cit??".


"Iya mereka sudah antisipasi kalau kamu datang. Dan juga Zee take di dalam rumah kepastian semaunya aman". Sahut citra yang duduk di bangku belakang.


Yeonjin menganggukkan kepala sebagai jawaban.


Sesampai di lokasi syuting matahari sudah diganti dengan bulan. Suasana disana memang cukup sepi. Mungkin hanya kru dan pemain yang ada disana.


Kebetulan rumah yang disewa untuk syuting sedikit jauh dari gerbang masuk yang kemungkinan orang yang tidak bersangkutan dilarang masuk.


"Tuh kalau kamu mau jingkrak jingkrak silahkan gak ada wartawan". Ucap Zee kepada Yeonjin yang baru turun dari mobil.


"Ekhm, , di temenin pacar nih". Goda sutradara yang kebetulan berpapasan dengan mereka.


"Iya dong phi mumpung ada disini, sekalian aja". Ucap Zee dengan senyum mengembang.


"Ah oke oke,, kalian masuk aja nanti kita take jam 8 ingat jangan pacaran terus. Melepas rindu nanti dirumah aja".


"Siap phi". Ucap Zee sambil tertawa.


Zee, Yeonjin dan citra masuk ke dalam ruangan tunggu khusus zee untuk beristirahat sebelum take. Awalnya Zee meminta untuk ruangannya di gabung dengan yang lain tapi ternyata semua pemain mendapat tempat terpisah karena ada yang menginap juga disana.


Rumah itu juga dijadikan markas mereka saat syuting berlanjut. Walaupun Syuting didaerah lain tapi mereka akan pulang kesana daripada ke Bangkok yang memakan waktu lama.


Zee take dari jam 8 - jam 1 dini hari. Ini take terakhir tapi dialog nya ternyata banyak juga. Zee tidak mengira akan sampai tengah malam.


Sampai akhirnya Zee memutuskan untuk bermalam di lokasi syuting dan akan pulang ke Bangkok pagi pagi sekali.


...----------------...

__ADS_1


...TBC ...


...Happy Reading,,, Babay!!!!!!...


__ADS_2