
Pukul 7 malam akan diadakan hiburan di tempat acara tadi membuat phi white dan phi Neo meminta untuk datang. Tidak ingin melewatkan kesempatan apapun, bahkan mereka pun ikut memeriahkan acara itu tanpa diminta. Padahal mereka berlima sangat terkendala dengan bahasa yang tidak lancar bahasa Inggris ataupun tidak bisa bahasa Indonesia dengan benar.
Kebetulan mereka juga diundang langsung oleh kepala desa dan panitia untuk datang yang dikonfirmasi selesai acara siang. Mereka yang tidak membawa baju ganti meminta untuk pulang ke penginapan terlebih dahulu.
Pukul 6 lewat yang tadinya semangat untuk pergi menghadiri acara malam hari di dekat rumah Zee pun hilang sejenak karena kelelahan.
Hanya Zee dan love yang sudah selesai mandi sisanya masih rebahan di sopa tanpa ada niatan untuk mandi.
"Kalian mau datang apa nggak??acaranya sebentar lagi dimulai??". Teriak Zee yang sedang kesal dari tadi.
"Kalau nggak gue berangkat sama love berdua bodo amat lah". Tanpa menunggu jawaban, Zee kembali ke kamar untuk siap siap. Bahkan sang paman sudah ngabarin jika ingin datang mereka tinggal ke dekat panggung yang sudah disiapkan.
Karena pamannya malam ini sangat sibuk tidak bisa menemani Zee disana. Sedari siang sang paman lah yang menemani Zee dan yang lain di tempat acara sebab Zee sendiri kurang mengenali setiap warga disana.
Pukul 7 lewat belum juga ada yang beres dari ke empat pemuda itu, sedangkan Zee dan love sudah bosan menunggu. Tidak hanya itu saking kesalnya kedua wanita malah membantu mereka merapihkan rambutnya agar sedikit lebih cepat.
"Udah tau waktu mepet pada cuci rambut segala". Keluh Zee mengeringkan rambut phi Neo dengan sedikit keras.
Para cowok tidak bisa membantah apapun jika Zee sedang marah, kalau ada yang menanggapi dia akan kena dampaknya lebih parah. Membuat semua sahabat Zee tidak ada yang berani macam macam sama Zee.
RRRRRRRRRRRRRR
Suara dering telepon masuk dari sang ibu membuat Zee sedikit menjauh karena suara hair dryer.
Zee :" hello Bu??". Sapa Zee dengan lembut.
Ibu :" kamu ada dimana?? Kok belum datang??".
Zee :" sebentar lagi Zee sama yang lain berangkat,, mereka lagi siap siap".
Ibu :" baiklah".
Beberapa saat kemudian akhirnya semua orang siap dan berangkat bersama.
Sampai di lokasi mereka harus turun agak jauh dan berjalan ke arah panggung.
Jalanan yang biasanya sepi sudah dikerumuni warga yang ingin menonton. Kebetulan saat mereka datang pengisi acara baru datang, membuat Zee sedikit lega.
Berjalan menuju panggung dengan rombongan membuat semua orang menatap Zee dan yang lain. Beberapa orang mengenali mereka berenam adalah artis Thailand langsung meminta photo yang membuat mereka susah berjalan.
Zee kira tidak akan begini membuatnya tidak bicara apapun kepada pamannya minta dijemput.
Acara tertunda sejenak membuat panitia membuat jalan melewati kerumunan kepada Zee CS menuju sisi panggung.
"Selamat malam Zee dan yang lain,, maaf atas kejadian barusan yang tidak ada pemikiran kesana??". Ujar kepala desa kepada Zee.
__ADS_1
"Tidak apa pak,, kami juga minta maaf jika acaranya tertunda akibat kami berenam". Ucap Zee merasa bersalah.
Zee memberitahukan semuanya kepada para sahabatnya tentang ucapan kepala desa yang berbicara agar dimengerti.
Akhirnya kami semua menikmati acara dengan meriah. Para cowok Thailand yang hobi party pun ikut bergoyang, tapi disuruh naik ke panggung pun menolak.
"Zee apa gak masalah kalau pakai uang tahi??". Tanya phi sea yang ingin naik ke panggung tapi tidak punya uang Indonesia.
Uang cash yang mereka tukar sudah habis, (gimana gak habis jika jajan Mulu ke supermarket yang dekat penginapan).
Tanpa pikir panjang Zee mengambil sisa uang yang sebelumnya ia tukar kepada para sahabatnya dan langsung dibagi dengan rata.
Awalnya Zee menolak untuk ikut ke panggung tapi pada sahabatnya terus menarik dan meminta Zee untuk nyanyi lagu Indonesia yang sering Zee nyanyikan di Thailand.
Acara pun tambah meriah saat Zee CS naik ke panggung dan para penonton sedikit mendekat.
Jimmy yang membagikan uangnya ke para penonton membuat tambah ramai dan sedikit rusuh. Hal itu membuat yang lain ikut memberikan uangnya dan meminta untuk tidak saling dorong.
Uang rupiah yang Jimmy cs pegang habis dibagikan semua tanpa mikir untuk pengisi acara nya saat ini.
"Woy buat artisnya mana??". Seru Zee disela sela nyanyi.
Mendengar ucapan Zee, keempat pemuda itu satu persatu mengambil uang thai dengan lembaran 100 bath ke bawah.
Hal itu membuat Zee menepuk keningnya sedikit pusing dengan kelakuan para sahabatnya itu. Dengan cepat Zee memberikan mic ke penyanyi disana dan berjalan mendekati sang paman yang ada di samping panggung.
"Gak masalah sama sama uang". Balas sang paman dengan tersenyum meyakinkan.
Walaupun sedikit tidak mood Zee terus melanjutkan bergoyang di atas panggung sampai lagu selesai.
Bukan phi sea namanya kalau tidak manja kepada phi Jimmy suaminya. Padahal sekedar kehausan ingin minum.
"Nong Zee". Panggil phi Jimmy isyarat ingin minum.
Zee melihat isyarat itu dan menatap ke arah phi sea yang sedang cemberut seperti anak kecil membuatnya sedikit menyipitkan mata. "Dih bocah".
Bangkit dan berjalan ke pinggir penonton, Zee pergi untuk mengambil minuman dan sedikit cemilan untuk para sahabatnya ke tempat sang ibu yang jualan.
Tetapi sesampainya disana ternyata air minumnya tidak ada, Zee ingin mengambilnya di mobil tapi itu akan beresiko karena banyak penonton yang ada di setiap jalan.
Bukannya ambil minum malah dikerumuni warga disana.
Sampai akhirnya ntah ibu dan kakaknya beli dimana. Zee langsung membawa minuman dan cemilan untuk para sahabatnya di tempat duduk menunggu.
Lupa akan waktu saking senangnya, tidak terasa sudah tengah malam dan acara pun sudah selesai.
__ADS_1
Zee memutuskan untuk tidur dirumahnya yang diikuti para sahabatnya padahal Zee meminta mereka pulang ke sama dengan diantar sang paman tepi mereka semua menolak dan ingin tidur di rumah Zee.
.............
Dikamar yang tidak terlalu besar, keempat pemuda itu tidur dengan saling bertumpukan membuat love tertawa terbahak bahak.
Bahkan bukan itu saja, love memotret dan meng-upload nya ke media sosial yang tentunya akan membuat heboh dikalangan fans mereka.
Tentunya jika diketahui sang korban, pelaku hanya akan tersenyum memamerkan gigi sambil meminta maaf.
..............
Matahari sudah diatas dan keenam orang yang tidur di satu ruangan tidak ada tanda tanda untuk bangun. Mereka semua baru tidur pukul 4 dini hari karena sibuk dengan gadget masing masing.
"Ehmmmm,,,,,". Pekik seseorang terbangun dengan wajah yang masih ngantuk.
Zee dengan pelan turun dari tempat tidur, cuci muka dan turun ke bawah. Pertama yang dilakukan adalah pergi ke dapur untuk minum.
Suasana di rumah sangat sepi, mungkin karena keponakannya sedang sekolah.
"Udah bangun Zee??". Tanya sang ibu masuk ke dalam rumah dengan beberapa bawaan ditangannya.
"Ia,, ibu habis belanja??". Ujar Zee duduk di meja makan sambil memakan buah apel.
"Ia,, mau masakin buat kalian makan nanti". Ujar sang ibu.
"Zee bantuin ya soalnya beberapa dari mereka orangnya pemilih kalau soal makanan". Balas Zee yang membuat sang ibu kaget.
"Terus mereka bisanya makan apa??". Tanya ibu Zee tegang.
"Gak papa salah Zee juga tidak memberi tahu ibu sebelumnya,,, akh ibu beli daging sapi??". Kaget Zee melihat daging yang dikeluarkan sang ibu dari kantong belanjaan.
Hal itu membuat sang ibu kaget dan menatap ke arah Zee penuh pertanyaan.
"Ya udah gak masalah,, yang penting jangan semua masakan dari daging sapi.. oh ya buat penyedapnya juga Bu". Kata Zee memberi sedikit informasi.
Untuk mempercepat proses memasak Zee membantu sang ibu memotong motong sayuran yang akan dimasak. Saat membuka kulkas Zee melihat 2 bungkus kuwetiau dan memasaknya kebetulan phi sea sangat menyukainya dan selalu meminta Zee untuk memasak itu jika datang ke rumah. dan memasaknya kebetulan phi sea sangat menyukainya dan selalu meminta Zee untuk memasak itu jika datang ke rumah.
...--------------...
Hai reader. . .
Tetap dukung author dengan cara like, beri komentar dan tambahkan ke favorit. . .
Dan terus saksikan kelanjutan selanjutnya. . .
__ADS_1
Happy reading guys 😊. . . .