Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Chapter 81


__ADS_3

...Shopping day ...


..._________...


Malam itu Zee tidak bertemu dengan Yeonjin. Dia pulang dari kantor larut malam. Mungkin saat Zee sudah tidur.


Pagi hari Zee terbangun sangat pagi. Ia sangat bersemangat ingin cepat bertemu dengan phi Jimmy dan phi sea. walaupun Zee dan sea selalu berantem merebutkan makanan tapi mereka saling menyayangi. Jika phi ton selalu menuruti apa kemauan Zee, phi sea yang akan merebutnya apalagi soal makanan mereka tidak akan mau kalah.


"Zee kamu bangun pagi banget??". Tanya citra yang terbangun.


"Gak tahu mungkin karena mau ketemu phi Jimmy". Balas Zee.


Zee pergi ke kamar mandi untuk cuci muka. Lalu keluar kamar menuju dapur untuk membuat sarapan.


Saat membuka lemari es ia melihat banyak buah buahan. "Bikin salad buah aja lah mumpung bahan bahannya ada". Gumam Zee.


Pagi ini Zee hanya sarapan dengan susu cokelat panas kesukaannya. Saat melihat tas tergeletak di sopa ia mengira bahwa Yeonjin ada di apartemen.


Zee akan membuat sandwich untuk sarapan setelah membuat salad buah tapi belum selesai Yeonjin sudah bangun dan mengagetkan Zee yang ada di kamar.


"Sayang".


"Yeonjin jangan ngagantian.. aku lagi pegang pisau gimana kalau aku reflek melemparkan ke arah kamu". Marah Zee mengomeli.


Yeonjin yang merasa bersalah terus meminta maaf tapi Zee hanya diam melanjutkan kegiatan nya menghiraukan Yeon-jin.


Tanpa malu Yeonjin sampai memeluk Zee dari belakang tapi tetap tidak ada respon apapun.


"Daripada aku tambah marah sebaik nya kamu pergi mandi". Kata Zee mengandung makna tertentu.


Mendengar itu Yeonjin menundukkan kepala berjalan memasuki kamar yang ia tempati saat Zee ada di apartemen nya.


Zee sebenarnya tidak terlalu marah saat yeonjin tidak sengaja mengagetkannya tapi hatinya belum siap untuk keberadaan Yeonjin di dekatnya saat ini. Suara wanita kemarin masih terngiang di kepalanya.


Beberapa saat kemudian Yeon-jin kembali dengan wajah segar dan pakaian santai. Zee tahu bahwa Minggu ini Yeon tidak ada schedule apapun sedangkan perusahaan sudah ada Evan.


Bersamaan dengan sarapan yang sudah siap di meja makan. Zee meminta Yeonjin sarapan duluan karena ia akan membangunkan citra terlebih dahulu. .


"Aku akan menunggu". Kata Yeonjin memberikan jawaban.


Zee pergi ke kamar untuk membangunkan citra yang masih tidur pulas.


"Cit bangun kita sarapan bersama". Ucap Zee menggoyangkan tubuh citra.


"Hm,, kalian sarapan duluan saja aku masih ngantuk".


"Tap-".


"Udah sana aku ngantuk". Potong citra.


Zee hanya bisa pasrah berduaan dengan Yeonjin yang tidak tahu apa apa. Dengan senormal mungkin Zee duduk dan menikmati makanan tanpa bicara apapun. Ia juga sarapan dengan memfokuskan pada ponsel yang sengaja dibawa.


"Kamu kenapa??". Tanya Yeonjin curiga.


"Hah". Zee kaget dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Yeonjin.


"Kamu aneh hari ini,, apa ada yang salah dari aku??".


"Nggak ada". Jawab Zee menutupi semuanya.

__ADS_1


"Tapi kamu beda.. kamu hanya fokus pada ponsel cuekin aku yang ada disini". Seru Yeonjin.


"Aku bukan cuekin kamu cuma ngecek tentang phi Jimmy yang akan datang ke Korea". Dalih Zee.


Jawaban Zee tidak memuaskan bagi Yeonjin bisa dilihat dari pandangan mata yang ditunjukan.


"Aku gak bohong mereka ada event disini dan aku berencana mau ketemu mereka siang ini". Lanjut Zee menjelaskan.


"Dimana?? Acara nya kapan??".


"Gak tahu mereka belum ngabarin aku,, acaranya akan berlangsung 2 hari lagi". Jawab Zee.


"Aku ikut sama kamu nanti siang". Pinta Yeonjin.


"Kamu ikut saat event aja ya kalau nanti siang aku berangkat sama citra berdua". Tolak Zee karena untuk saat ini ia belum siap lama lama dekat Yeonjin.


"No".


"Ayolah plis aku janji saat event kamu bakal ikut lagian kamu gak ada schedule juga pada hari itu". Bujuk Zee.


Yeonjin menetap Zee yang menampilkan wajah memohon yang lucu. Mau tidak mau Yeon mengijinkannya dengan mencubit pipinya yang chubby.


"Tapi aku antar kesana". Lanjut Yeonjin yang sepertinya tidak ikhlas.


"Tuh kan kamu gak percaya sama aku". Cemberut Zee.


"Aku percaya tapi aku gak mau kamu berangkat hanya berdua".


"Aku bisa pesan taksi online kok". Seru Zee.


"No,, kamu pilih diantar supir aku atau pakai mobil aku?? Gak ada taksi atau kendaraan umum". Kata Yeonjin memberikan pilihan.


"Ok tapi janji gak ada bantahan lagi saat aku milih ini". Tunjuk Zee membuat Yeon menganggukkan kepala.


"Tap-".


"Tidak ada bantahan kamu udah janji". Ucap Zee dengan mata yang mengintimidasi.


"Ok ok . Kamu bisa pakai mobil aku yang manapun". Pasrah Yeonjin takut kekasihnya marah lagi.


......


Siang hari Zee yang sudah mendapatkan kabar dari phi Jimmy segera bersiap berangkat ke lokasi.


Citra juga sudah siap dan mereka tinggal berangkat saja. Diruang keluarga ada Yeonjin yang sedang mengerjakan pekerjaan kantor dengan pakaian santai.


"Udah mau berangkat??". Tanya Yeonjin membuat Zee menganggukkan kepala sedikit merapihkan pakaian yang ia kenakan.


Saat ini Zee memakai pakaian hangat dan tidak lupa membawa syal ditangan untuk jaga jaga. Walaupun tidak turun salju tapi udaranya sangat dingin.


Yeonjin mengantar mereka berdua ke palkiran apartemen khusus bagian Yeonjin. Apartemen Yeonjin memiliki area palkir yang luas untuk setiap pemilik apartemen disana.


5 mobil mewah berjajar rapih. Zee tidak bisa memilih mobil yang mana karena itu keputusan Yeonjin.


Saat ini Zee sudah lihai mengemudi mobil bahkan ia sudah mempunyai SIM internasional. Hal itu bertujuan saat Zee pergi berkerja di negara lain.


"Kamu hati hati kalau ada apa apa hubungi aku segera". Pesan Yeonjin membukakan pintu untuk Zee.


Zee mengendarai mobil Mercedes Benz yang hanya muat untuk 2 orang. Yeonjin menjelaskan tujuannya memilih mobil ini karena ia tidak mau ada orang lain yang masuk ke mobil itu kecuali citra yang dipercaya menemani dirinya.

__ADS_1


"Posesif". Celetuk citra didalam mobil.


Tidak membalas ucapan citra yang memang sudah biasa.


Zee melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang dengan lokasi yang digunakan di ponsel ke titik yang dikirim phi Jimmy.


Setengah jam mereka sampai di restoran terkenal di Seoul Korea. Saat mobil terpalkir di palkiran restoran semua pengunjung heboh karena mereka tahu itu adalah mobil Yeonjin aktor terkenal di Korea.


"Apa mereka tahu ini mobil Yeonjin??". Tanya citra heran.


Mereka berdua masih berada di dalam mobil tanpa ada niatan untuk keluar. Tempat itu ramai mungkin karena mereka tahu didalam sedang ada phi Jimmy dan phi sea.


"Nyesel jadinya kalau kaya gini". Keluh Zee.


Dari luar Zee melihat beberapa sekuriti yang akan menjaganya untuk masuk ke dalam restoran.


Tapi saat Zee keluar. Pengunjung bertambah heboh. Mereka pikir Yeonjin yang datang ternyata Zee datang menggunakan mobil sang kekasih untuk bertemu sahabat nya yang datang ke Korea.


Sampai di meja restoran yang sudah dipesan phi Jimmy. Zee terus mengeluh pada mereka yang sudah datang terlebih dahulu.


Meja itu sedikit jauh dari para penggemar walaupun bukan ada di dalam ruangan privat.


"Ada apa kenapa fans pada heboh??". Tanya phi Jimmy heran menatap sekeliling restoran.


"Apa Yeonjin ikut datang??". Sambung phi sea.


Zee tidak menjawab ia hanya makan dengan cemberut saat makanan yang dipesan datang. Sebelumnya Jimmy dan sea sudah memesan makanan agar saat Zee datang mereka akan langsung makan tanpa menunggu lama.


"Orangnya gak ikut tapi mobilnya yang ikut". Citra menggantikan Zee menjawab.


"Nong datang dengan mobil Yeonjin??". Kaget phi Jimmy.


"Iya".


Jimmy dan sea terus meledak Zee yang membuatnya ngambek sepanjang ada disana tapi masih ikut bercanda juga. Mereka banyak membicarakan hal apapun yang lama berada di restoran.


Sampai Manager mereka meminta kembali ke hotel untuk bersiap siap pemotretan majalah.


Mereka juga mengizinkan Zee untuk ikut tapi ditolak karena ingin pergi shoping. Sea yang mendengar Zee ingin shopping langsung nimbrung ingin ikut tapi dicegah sang manager yang sudah tidak ada waktu bermain main. Tujuan mereka datang ke Korea untuk bekerja bukan untuk liburan. Mungkin jika setelah event selesai mereka bisa jalan jalan tapi tidak karena mereka harus mengejar pekerjaan yang ada di Thailand.


Dengan mengendarai mobil sendiri mendatangi setiap tempat indah yang ada di Korea Selatan. Zee mencari informasi lewat internet. Hari ini Zee meminta citra menemani nya ke tempat tempat khusus BTS.


Tanpa bara basi Zee mengajak citra pergi ke Busan tapi itu tidak mungkin karena jarak yang lumayan jauh. Alhasil mereka hanya mengunjungi tempat yang dekat.


Banyak barang yang Zee beli dengan tema BTS atau apapun berbau BTS. Zee ingin belanja ke mall juga tapi mereka ragu karena tidak ada yang mengawal.


"Kita makan di restoran aja jangan ke mall". Seru citra.


"Iya aku tahu. Aku juga takut datang tanpa pengawalan". Kata Zee setuju akan saran citra.


Mereka kembali ke restoran untuk makan sebelum pulang ke apartemen Yeonjin. Saat ini jam menunjukan pukul 6 sore yang langit masih terang.


Mereka akan pulang sebelum malam. Yeonjin yang ada di apartemen juga sudah telpon sedari tadi karena belum pulang.


..


Setelah asik jalan dan shopping akhirnya mereka sampai di depan apartemen. Zee langsung memalkirkan mobil di garasi apartemen dan akan masuk lewat lift yang ada di garasi tanpa harus ke lobi terlebih dahulu.


Sampai di apartemen suasana sangat hening. Zee tidak banyak berpikir langsung masuk ke kamar lalu membersihkan badan bergantian dengan citra.

__ADS_1


...--------------...


...Happy Reading.,...


__ADS_2