Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Projects baru


__ADS_3

2 bulan kemudian. . . .


Syuting series Z sudah selsai dan mereka akan mengadakan jadwal selanjutnya. Tetapi pihak agensi belum memberitahukan semuanya.


Kontrak memang hanya tertulis dengan series Z saja tidak untuk yang lain membuat semua pemain tidak bisa berpencar begitu saja tanpa kesepakatan pihak agensi.


Mereka banyak mendapatkan job dengan team bahkan dengan couple masing masing dalam series.


Series Z tranding berbagai negara membuat semua orang yang berpartisipasi sangat bahagia walaupun bukan genre BL yang saat ini sedang populer di Thailand.


Besoknya semua pemain beritahukan untuk kumpul di agensi untuk membicarakan jadwal selanjutnya.


Hubungan Zee dan Yeon-jin sangat sangat dekat bahkan mereka tidak mudah dipisahkan. Tidak hanya Yeon yang sering ke rumah Zee mereka sering jalan berdua ke mall atau sekedar refreshing.


Tetapi mereka tidak pernah jalan hanya berdua. Zee selalu membawa beberapa orang untuk menemaninya karena tidak mau tersebar rumor buruk di seluruh fans.


Salah satunya Zee pernah di bandingkan dengan lawan main Yeon-jin di drama yang dia bintangi. Bahkan tidak tanggung tanggung haters membandingkan dengan body shaming.


Awal berita itu membuat Zee tertekan dan tidak keluar dari kamar sama sekali. Ia mengurung dirinya tidak mau menemui siapapun.


Sampai akhirnya Yeon turun tangan membereskan kekacauan di sosial media dan terus membujuk Zee.


Dengan sabar Yeon-jin membuat Zee ke dirinya yang awal. Diri Zee yang sangat ceria sampai akhirnya berhasil dalam waktu singkat.


Di dalam salah satu toko yang berada di mall Zee dibingungkan dengan tas yang ingin ia beli.


"Ya udah beli semuanya aja". usul Yeon-jin.


"Dih asal jeplak aja kalau ngomong. . emang aku kerja buat beli tas doang". semprot Zee kepada Yeon yang asal bicara.


"Daripada susah milih". sambung Yeon.


"Dah lah Yeon gak bakal didengar sama dia. . Dia memang suka dengan barang barang itu tapi dia gak bakal asal beli aja". ucap citra.


"Harus dijadwal". celetuk jenie yang baru datang.


"Nah good job". seru Zee.


Itulah Zee, memang suka dengan barang barang mewah tetapi ia tidak akan sembarang beli barang. Zee sangat suka mengkoleksi barang Branded di kamarnya. jika tidak di atur dengan baik mungkin uang hasil kerja Zee akan habis dengan belanja barang yang ia inginkan.


Zee sangat pintar mengatur uang. Ia bahkan menabung kan uangnya sebagian dalam bentuk barang ataupun apapun.


Bahkan ia sering mengirimkannya ke orang tuanya untuk kebutuhan mereka atau digabung di ibunya.


Dengan berbagai pertimbangan akhirnya pilihan Zee masuk ke tas Chanel berwarna putih. Selesai berbelanja mereka pergi ke restoran untuk makan siang bersama.


"Besok kamu akan datang ke agensi kan??". tanya Yeon-jin.


"Ia. . bang Angga nyuruh aku kesana". balas Zee.


"Aku tidak bisa jemput. . kita ketemu disana aja ya". ucap Yeon.


"Tidak papa aku berangkat sama mereka kok". ucap Zee menunjuk citra dan jenie.

__ADS_1


Selesai makan Yeon mengantar 3 wanita itu pulang ke rumah zee dan untuk dirinya langsung pulang ke apartemen.


......................


Keesokkan harinya Zee siap siap untuk berangkat ke agensi untuk meeting projects selanjutnya.


Zee mengendarai mobilnya sendiri bersama citra dan jenie. Diperjalanan ponsel Zee berdering di dalam tas.


"Cit tolong ponsel aku berdering". ucap Zee yang sedang mengemudi.


Citra langsung mengambil ponsel Zee di dalam tas. " Yim. .".


"Angkat dan lospeker". ucap Zee.


"Ada apa Geyim??". sapa Zee sedikit berteriak.


"Gege jemput ke rumah ya". ucap Yim di sebrang telpon.


"Zee sebentar lagi sampai di agensi Geyim". ucap Zee.


"ah. . baiklah kita ketemu di agensi kalau begitu". ucap Yim.


Panggilan dimatikan dan gak lama Zee sampai di agensi. Zee mengapa resepsionis dengan baik dan langsung naik ke ruangan angga.


"Pagi Abang. . Pagi semua". sapa Zee memasuki ruangan Angga.


"Pagi Zee/Nong Zee". ucap semuanya.


Zee duduk di kursi kosong dekat dengan Angga. mereka berbincang sedikit sampai Yim datang bersama Yeon.


"Gege sakit ih". keluh Zee karena pelukan Yim sangat erat membuat Zee susah bernapas.


"Sorry Zeze yang cantik". puji Yim mendapat tatapan heran dari Zee.


"Pasti ada maunya??". tebak Zee.


Yim menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


Sebelum Yim berbicara masuklah staf yang memanggil semua pemain Series Z untuk meeting di ruangan.


Zee dan yang lain pergi ke tempat yang sudah diperintahkan. Disana sudah ada phi Ken yang sudah menunggu bahkan ada produser dari beberapa Agensi mereka juga.


Meeting dimulai dengan tenang sampai akhirnya dikagetkan dengan berita projects series Z tentang tour the world.


"Baiklah kita sepakat untuk memberi semua pemain libur dalam sebulan sampai acara tour dimulai". ucap phi Ken membuat semua orang bersorak gembira.


"kok lama banget phi liburnya". tanya Lucas.


"Ia karena 1 bulan ini bertepatan dengan jadwal berakhirnya penayangan series Z. . kalian bisa liburan sepuasnya, bahkan kalian bisa pulang ke negara masing masing.


Semua orang mengerti dengan keputusan meeting kali ini dan langsung bubar selesai meeting berakhir.


"Zeze gimana??". tanya Yim mendekati Zee yang duduk di sopa.

__ADS_1


"gimana apanya??". tanya Zee bingung.


"Ikut Gege pulang ke Hongkong". ucap Yim.


"Gege mau pulang??". tanya Zee kaget.


"Ia kebetulan libur panjang Gege mau pulang dan ada urusan juga disana. . Zeze ikut ya". ajak Yim.


"Hm. . Zeze gak tau bang Angga belum bilang apa apa tentang pekerjaan yang lain". ucap Zee membuat Yim sedih.


Melihat itu Zee sangat bersalah kepada Yim. ia belum bisa memberi keputusan karena takut ada pekerjaan.


Tidak lama Yeon datang membawa minuman kesukaannya.


"makasih tau aja kalau aku haus". ucap Zee meminum ice cappucino yang dibawa Yeon-jin.


"Udah jangan sedih nanti Zeze usahain bilang ke bang Angga". sambung Zee membuat Yim tersenyum.


Dengan segera Yim memeluk Zee dengan erat sampai Zee tersedak karena sedang minum.


"Yim. .". ucap Yeon-jin kesal dan membantu Zee membersihkan mulutnya dengan tisu.


"maaf Zee. . kamu tidak papa". ujar Yim melas.


"Zee baik baik saja". ucap Zee sambil tersenyum.


Berbeda dengan Yeon-jin yang hanya diam melihat mereka berdua. Ada perasaan kesal dengan kedekatan antara Yim dan Zee tetapi dia tidak bisa berbuat apa apa.


"Yeon pulang ke Korea??". tanya Zee menatap Yeon.


"Nggak aku ada pekerjaan disini". jawab Yeon dengan singkat.


"Lo gak kangen sama keluarga Lo emangnya". sambung Yim.


"eomma gue lagi di Turki". ucap Yeon membuat semua orang mengerti.


Akhirnya mereka pulang tetapi tidak dengan Zee karena ada beberapa yang akan Angga bicarakan dengan Zee di kantor.


Zee juga memberitahukan kemarin Yim yang mengajaknya ke hongkong tetapi ternyata pekerjaan Zee sangat padat untuk berlibur. kepastian jika Zee pergi ke Hongkong tidak akan membutuhkan satu atau dua hari disana apa lagi dengan kedekatan orang tua Yim.


.


.


.


.


.


.


Terus saksikan cerita selanjutnya. . . .

__ADS_1


...Happy reading guys. . . . . . ...


__ADS_2