Suamiku Artis Terkenal

Suamiku Artis Terkenal
Chapter 87


__ADS_3

Evan terus mengeluh akan schedule yang Zee yang padat. Hal ini dilakukan karena Evan tidak mau Zee sakit atau kenapa kenapa.


"Eonni tidak apa Evan jangan pikirkan itu ok". Kata Zee meyakinkan Evan yang terus memeluk Zee dari samping.


Evan terus cemberut karena Zee tidak mendengar kan apa yang dia ucapkan tapi Evan hanya bisa menjaganya dari jauh dan meminta citra melaporkan apapun dengan cepat padanya jika terjadi sesuatu.


Citra yang ada disitu hanya bisa melihat drama Evan yang terus merengek. Dia juga sudah sering melihat banyak orang yang posesif kepada Zee tidak harus Yeonjin seorang.


Yeonjin yang di percaya citra malah ntah kemana tidak ada kabar. Bahkan saat melihat media sosial pun tidak ada berita apapun tentang dia. Syuting atau apapun itu.


Untuk saat ini Zee hanya tinggal 3 hari lagi berada di Korea. Dia akan kembali ke Thailand setelah dari Shanghai. Bekerja seperti sebelumnya tanpa ingin pergi lagi dari masalah Yeonjin.


Ingin rasanya Zee menanyakan itu semua tapi Yeonjin tidak bisa dihubungi sama sekali yang membuat komunikasi mereka pecah.


Maslaah dulu Zee yang memutus komunikasi tapi sekarang Yeonjin sendiri yang menghilang. Zee tidak tahu akan dibawa kemana hubungan mereka selanjutnya.


Orang orang disekitarnya juga tidak tahu akan ke berada Yeonjin dan terakhir kali dia bilang kepada Yim sedang berada di Jeju mengurus pekerjaan.


*****


3 hari kemudian, Zee dan citra akan pergi ke Shanghai untuk beberapa hari. Lalu kembali ke Thailand.


Alexander, putra tuan max mengajak Zee untuk makan malam jika ada waktu. Untuk saat ini Alex sudah ada di Shanghai dan sedang menunggu Zee disana.


Zee dan Alex mulai dekat dari kejadian di birthday party nya malam itu. Alex mudah mendapatkan nomer telpon pribadi Zee karena Zee sangat dekat dengan ayahnya yang sudah menganggap Zee sebagai anaknya sendiri.


Apalagi nyokapnya Alex yang ingin zee menjadi anak gadisnya. Tapi Zee jarang bertemu karena jadwal yang padat jika bukan ketemu saat ada perusahaan mereka tidak akan pernah bertemu di luar itu.


Evan mengantar Zee dan citra ke bandara. Koper mereka sangat banyak yang dibawa padahal di apartemen juga Zee meninggalkan banyak pakaian.


Pakaian itu didapat Zee saat menjadi brand ambassador dan banyak shoping saat di Korea.


"Evan gak bisa bayangin jika nanti eonni pulang dari Shanghai gimana bertambah berapa koper lagi". Ledek Evan melihat koper yang sedang dikeluarkan dari bagasi mobil.


"Hust jangan berisik". Seru Zee meletakan tangan ke mulutnya pertanda harus diam.


1 yang spesial adalah mic yang dipesan khusus saat di Korea pemberian Evan saat pertemuan pertama berwarna putih bling karena dia tahu Zee suka bernyanyi.


Zee ingin menolak tapi Evan mengancam kalau Zee tidak menerimanya dia akan marah dan gak mau menghubungi Zee lagi. Mau tidak mau Zee harus menerima pemberian Evan itu.


5 bodyguard mengawal Zee memasuki bandara yang menjaga mereka berdua. Evan tidak ikut masuk karena ada meeting penting yang tidak bisa ditinggalkan.


Zee juga sudah mengubungi Yim kalau dia akan terbang ke Shanghai hari ini membuat Yim yang ada disana berteriak heboh.


Bahkan Yim sendiri yang akan menjemput Zee dibandara nanti.


Perjalanan dari Korea Selatan ke Shanghai hanya menempuh 2 j 40 menit. Keluar dari bandara dan mengambil semua koper di bagasi. Zee disambut dengan heboh oleh Yim yang langsung memeluknya dengan erat.


Zee diangkat dan diputar Yim membuatnya pusing dan mengeluh untuk diturunkan.


"Gege Zee pusing". Keluh Zee yang masih ada di gendongan Yim.


Koper yang dibawa Zee diambil alih oleh citra karena takut tas yang ada diatasnya jatuh. Tas itu berisi barang barang elektronik yang selalu Zee bawa.


Zee tidak pernah lupa akan peralatan itu saat pergi ke luar negri.

__ADS_1


Tas dengan brand Hermes dengan isi kamera, laptop, iPad dan tas kecil berisi peralatan pengisi daya setiap barang. Peralatan itu pas di satu tas yang memudahkan dibawa kemana mana.


Yim tidak pernah peduli dengan keberadaan kamera yang mengincar mereka. Perlakuan Yim kepada Zee sudah tersebar dimana mana dan untungnya diterima baik oleh sesama fans.


Semua fans tidak mengharapkan Zee dan Yim memiliki hubungan lebih dari kakak beradik. Walaupun mereka tahu Yim sedang tidak menjalin hubungan dengan siapapun.


Yim mengajak Zee untuk tinggal dirumahnya saat ada di Shanghai. Ia juga mengambil 3 hari libur yang direncanakan dari awal.


Diperjalanan menuju rumah Yim dipenuhi dengan Yim yang heboh akan kedatangan Zee ke sana. Walaupun Zee datang ke sana untuk bekerja tapi tentunya itu tidak di sia siakan Yim.


Zee mempunyai kamar khusus berada di rumah Yim. Kamar itu siapkan Yim agar Zee sering datang ke sana tapi tetap saja tidak bisa.


Untuk kamar Zee berada dilantai 3 sedangkan untuk kamar citra ada di lantai 2. Yim menyiapkan dengan baik bahkan kamarnya dipenuhi dengan barang kesukaan zee. Yaitu nuansa KPop favorit dia.


Yim menyiapkan makan siang yang banyak. Akhirnya mereka bertiga makan bersama. Tapi saat mereka makan telpon rumah berdering.


Kring kring kring.


"Hello". Jawab Yim.


["Maaf tuan ada yang mencari tuan Yim diluar". Ucap seseorang dari telpon yang ternyata dari satpam depan. ]


"Siapa??".


["Tuan Alex". ]


"Alex??". Heran Yim mendengar ucapan itu.


Zee ikut kaget mendengar suara Yim menyebutkan nama Alex.


"Gege ada apa??".


Yim menutup telpon dan memerintahkan satpam membuka gerbang buat Alex. Dia langsung masuk tanpa menunggu dipersilahkan.


Alex duduk di meja makan yang ada disamping Zee. Zee tahu bahwa Alex berusaha mendekati nya tapi ia hanya bisa diam tanpa merespon.


Zee hanya asik makan karena ia sangat lapar dan ingin istirahat. 3 hari ini Zee kurang istirahat dan menghabiskan waktu untuk bekerja.


Selesai makan Zee pergi ke ruang keluarga untuk menonton film. Alex terus saja mengikuti kemana Zee pergi. Zee duduk memangku laptop dengan tangan terus bekerja mengetik keyboard tapi telinganya mendengarkan suara film.


Zee heran dengan adanya Alex duduk disampingnya. Bahkan Yim terus mengeluh karena Alex terus saja menempel pada adiknya itu. Zee juga tidak membantah karena Alex tidak berbuat yang lebih.


Saking fokusnya Zee bekerja sampai ia lelah dan tidur bersandar di sopa tanpa memikirkan orang lain.


.....


Malam hari mereka pergi makan malam di restoran mewah tentu saja dengan ruang yang sangat privat.


Zee dan Yim harus menjaga privasi Alex juga karena dia anak tunggal dari pemilik perusahaan besar di Korea. Mungkin sedikit susah juga. Malam ini Zee berencana untuk live di sosial media yang tentunya harus membuat Alex tetap diam.


Zee duduk di kursi sebrang dengan Yim yang ikut live. Mereka live di Ig yang membuat tranding topik di seluruh dunia. Berita pagi juga belum reda malamnya sudah disuguhi yang lain lagi.


Banyak bercandaan di dalam live tapi tiba tiba tangan Alex terulur menyuapi zee. Hal itu membuat semua orang yang ada disana bengong. Bahkan semua komentar bertanya tanya bahwa mereka sedang bersama siapa karena tangan itu adalah tangan cowok.


"Maaf semuanya aku harus pamit ada urusan.. Zee janji nanti lanjut lagi di seperti biasanya.. bye bye ". Pamit Zee memberi kis bye kepada semua orang yang nonton.

__ADS_1


Jika live malam Zee selalu live di aplikasi lain bukan di Instagram. Dia selalu menyapa para fans kalau ada waktu.


"Alex,,,!!!". Pekik Zee kesal.


Yim hanya bisa menatap Alex geram. Dia juga kesal pada sahabat nya itu. Yim tahu bahwa Alex jarang mengekspos dirinya di sosial media tapi malam ini dia bikin ulah sendiri.


Alex hanya diam acuh memakan makanan yang ada di atas meja.


"Jangan salahkan aku kalau photo kamu wara Wiri di media sosial.. dan jangan ngeluh kalau banyak komentar negatif". Kata Zee menatap Alex.


Alex mungkin bermain sosial media tapi biodata pribadinya sangatlah dijaga dan rahasia.


Zee langsung mematikan data seluler, ia berencana untuk tidak melihat sosial media terlebih dahulu sampai nanti dirumah. Jika ada hal penting semua orang akan menghubungi citra.


"Udah yuk pulang besok Zee ada pekerjaan pagi". Pinta Zee membereskan semua barang miliknya yang ada diatas meja.


Mereka semua pulang. Yim berusaha keras membuat Alex pulang ke rumah atau apartemen karena dia kekeh ingin nginap di rumah Yim.


Tapi kalau Zee yang minta, Alex langsung menuruti apa kemauan Zee tanpa membantah sedikit pun.


"Alex kayanya suka sama kamu??". Ucap citra menghilangkan keheningan di dalam mobil.


"Bukan kayanya emang iya". Sahut yim.


Zee hanya diam tanpa ingin menjawab sampai Yim menengok ke kursi samping melihat adiknya yang hanya diam sedari masuk ke dalam mobil.


"Sebenernya kalian ada masalah apa??". Tanya Yim serius.


Zee hanya menggelengkan kepala. Ia belum mau menceritakan kepada siapapun kecuali citra.


Citra selalu tahu akan apa yang Zee lakukan karena Zee sangat terbuka padanya.


"Citra ada apa dengan hubungan Zeze??". Tanya Yim kepada citra karena Zee tidak memberikan jawaban.


"Jika Zee ingin cerita dia bakal cerita sendiri, aku gak bisa bilang apa apa". Jawab citra menatap ke arah Zee. Lalu memainkan ponsel.


Yim kembali diam. Dia tidak mau mendesak Zee untuk bercerita apapun padanya jika tidak mau.


Sampai di rumah Yim padahal jam masih menunjukan pukul 9 malam yang tentunya jika ingin jalan jalan sebentar sempat.


Tanpa bicara apapun Yim masuk ke dalam kamar dan langsung membersihkan wajah untuk segera beristirahat.


Saat ingin tidur Zee tiba tiba teringat Yeonjin dan air matanya mengalir tanpa henti. Ia sangat merindukan Yeonjin apalagi saat mereka baru ketemu di Korea dengan sekian lamanya, Yeonjin selalu memanjakan dirinya dengan baik tapi sekarang perubahannya 360° berbeda.


******


Zee tertidur karena kelelahan menangis membuat matanya sembab saat bangun tidur. Ntah gimana caranya dia harus menutupi nya tapi hari ini ada jadwal pemotretan.


Tanpa ingin basa basi, Zee mengambil kacamata hitam untuk dipakai menutupi mata yang sembab.


Saat keluar kamar Zee bersamaan dengan Yim yang juga keluar. Akhirnya mereka turun bersama sama dengan citra yang sudah ada di meja makan terlebih dahulu.


"Hari ini semua barang sudah siapkan di lokasi.. apa kamu ingin membawa sesuatu yang lain??". Tanya citra. yang lain??". Tanya citra.


"Nggak". Ucap Zee lesu mulai sarapan.

__ADS_1


...---------...


...Happy Reading.,...


__ADS_2