SUAMIKU TUAN MUDA LUMPUH

SUAMIKU TUAN MUDA LUMPUH
Kebusukan Yang Terungkap


__ADS_3


Hallo kakak-kakak sekalian. Jangan lupa buat baca juga new novel Author yang baru saja netes ya. CINTA TULUS UNTUK KUPU-KUPU MALAM. Like koment selalu di tunggu 🙏🙏🙏


-


"OPPA....!!!"


Keanu yang baru pulang bekerja di kejutkan oleh kemunculan Ellena yang begitu tiba-tiba. Tapi bukan hal itu yang sebenarnya membuat Keanu terkejut, melainkan panggilan 'Oppa' Ellena padanya. Tidak biasanya Ellena memanggilnya dengan sebutan Oppa.


Dahi Keanu menyernyit. "Oppa?! Memangnya sejak kapan kau memanggilku, Oppa?" tanya Keanu penuh keheranan.


"Sejak hari ini. Mulai hari ini dan seterusnya aku akan memanggilmu, Oppa. Bukan kemauanku tapi kemauan dia." Ujar Ellena sambil mengusap perut ratanya.


Keanu mendengus. Sebuah jitakan mendarat mulus pada kepala coklat Ellena. "Lagi-lagi kau menggunakan dia sebagai alasan?" Ellena terkekeh. Wanita itu menarik kursi kayu di samping pintu dan meletakkan di depan Keanu.


Ellena berdiri di atas kursi itu guna mensejajarkan tingginya dengan suami tercintanya. Postur tinggi mereka yang berbeda jauh membuat Ellena merasa sangat kesulitan. Kedua tangan Ellena menggantung pada leher Keanu.


"Kau bilang tidak lembur hari ini, kenapa jam segini baru pulang?" tanya Ellena sambil mengunci sepasang mutiara berwarna amber milik suaminya.


"Hn, harusnya sih begitu jika saja Leon dan beberapa kawan lamaku tidak tiba-tiba datang ke kantor. Dan kami mengobrol sebentar di bar." Jelas Keanu menuturkan


"Oh, begitu." Ellena menggut-manggut, tanda jika ia sudah mengerti. "Oppa," panggil Ellena setengah merengek.


"Hn,"


"Cium," pintanya sambil menunjuk bibirnya sendiri. Keanu mendengus geli. Pria itu menakup wajah Ellena dan kemudian mencium bibirnya.


Bukan ciuman yang hadir karena *****. Bukan ciuman panas. Bukan juga ciuman kasar, melainkan sebuah ciuman lembut dan tulus dari keduanya. Mereka semakin mempersempit jarak, saling memeluk satu sama lain. Hingga keduanya dapat merasakan kehangatan yang meresap ke dalam diri masing-masing.


Keduanya melepas ciuman mereka. Terlihat senyum tipis di wajah Keanu, sedangkan wajah Ellena tampak merona hebat. "Apa kau sudah puas sekarang?" Keanu menatap langsung ke dalam manik coklat Ellena yang tampak berbinar itu. Wanita itu tersenyum dan kemudian mengangguk.


"Sangat. Dan bisakah bantu aku untuk turun? Oh, tidak.. Tapi angkat aku ke tempat tidur. Gendong." Renggek ya sambil menunjuk ranjang besarnya.


Keanu mendengus geli. Pria itu kemudian mengangkat tubuh Ellena bridal style dan membawanya menuju tempat tidur lalu menurunkannya secara perlahan. "Kau segeralah tidur. Aku mandi dulu." Keanu menepuk kepala coklat Ellena dan pergi begitu saja.


Selepas kepergian Keanu senyum di bibir Ellena kian melebar. Sungguh betapa beruntungnya dia memiliki suami sebaik dan sehebat Keanu.

__ADS_1


-


"Keluarga kita memiliki hutang yang sangat besar pada keluarga Xi. Dan kami ingin supaya kau menggantikan Dellia untuk menikah dengan Tuan Muda Xi!!"


"Aku tidak mau!Kenapa harus aku? Kenapa bukan, Dellia saja? Bukankah dia juga itu menikamti uang-uang itu?"


"Aku tidak mau dan aku tidak sudi menikahi pria cacat seperti dia. Dia memang sangat tampan dan juga kaya raya, tapi sayangnya dia cacat. Dan aku tidak mau punya suami cacat, itulah kenapa aku meminta pada Ibu dan Ayah supaya kau saja yang menikah dengan tuan muda Keanu,"


"KAU SUDAH GILA!! Lagipula aku masih terlalu muda, dan aku belum siap untuk menikah apalagi membina rumah tangga!!"


"Berhentilah menjadi anak yang tidak tau balas budi, Ellena Su!! Bagus orang tuaku memunggutmu dari jalanan pada saat itu, jika tidak pasti sekarang kau hanya tinggal tulang belulang saja!!"


"Lagipula aku tidak pernah meminta kalian untuk mengadopsiku dan menjadikanku sebagai bagian dari keluarga Su. Dan asal kalian tau saja, memiliki keluarga seperti kalian sama saja dengan mimpi buruk!!"


"ELLENA SU!!"


Pip...


Simon mengakhiri putaran rekaman yang dia dapatkan dari orang misterius beberapa hari yang lalu. Tubuh Dellia membeku, wanita itu jatuh lemas dihadapan Simon. Akhirnya semua terungkap dan Simon mengetahui yang sebenarnya.


Dellia menggeleng. "I-itu tidak benar. Simon, kau hanya salah paham. Rekaman itu palsu, pasti ada orang lain yang sengaja ingin mengadu domba kita supaya kita berpisah. Kau tau sendiri bukan jika banyak sekali orang yang tidak menyukaiku? Simon, aku mohon percayalah padaku. Bukan kami, tapi memang Ellena-lah yang telah menghianatimu. Dia.."


PLAKK!!


CUKUP!!"


Simon menampar dan membentak Dellia. "Aku sudah muak dengan semua sandiwaramu!! Hubungan kita, berakhir sampai di sini saja." Simon beranjak dari hadapan Dellia dan pergi begitu saja.


"SIMON!! JANGAN PERGI!!"


-


Orang hamil banyak permintaan, orang hamil banyak keinginan, orang hamil suka aneh-aneh. Ungkapan itu tentu bukanlah hanya sebuah isapan jempol belaka. Karena hal itu memang sering terjadi pada seorang ibu hamil, salah satunya adalah ibu hamil satu ini.


Setelah di nyatakan hamil oleh dokter. Ellena memang sering melakukan ataupun meminta hal-hal tidak wajar dan terkesan menggelikan, atau yang sering di sebut dengan ngidam. Dan ngidamnya itu sering kali membuat orang lain frustasi, salah satunya adalah Keanu.


Tak jarang Keanu sampai emosi dan frustasi karena ngidam Ellen yang bisa di bilang sangat tidak wajar. Tapi bersyukurlah karena akhir-akhir ini Ellena sudah tidak pernah lagi meminta yang aneh-aneh padanya. Karena yang selalu menjadi korban dari 'NGIDAM' Ellena adalah trio racun.

__ADS_1


Pagi ini contohnya. Tiba-tiba Ellena mengatakan dia ingin melihat pertunjukan topeng monyet tapi yang menjadi monyetnya adalah manusia.


Dan siapa lagi jika bukan trio racun. Ellena memaksa Henry, Marcell dan Dante menjadi monyetnya. Mereka berusaha menolaknya tapi Ellena malah menangis histeris dan mengutuk mereka. Sehingga ketiganya pun tak memiliki pilihan lain selain melakukannya meskipun dengan sangat-sangat terpaksa.


Selain berlagak seperti topeng monyet. Mereka juga harus berguling dan bersalto ke sana-kemari. Bukannya merasa prihatin dengan nasib mereka bertiga. Penny dan Rio malah tertawa terbahak-bahak. Sedangkan Keanu hanya bisa menghela nafas.


Tidak ada yang bisa dia lakukan, selain hanya melihat. Karena jika di hentikan Ellena akan ngambek dan mogok makan lagi. Dan jika sampai terjadi, maka hal itu akan membuat Keanu menjadi pusing tujuh keliling


"Hahaha!! Kalian sangat lucu. Jangan berhenti dan teruskan ya. Hahaha....!!"


"Bibi, sudah ya. Hiks, kami sudah lelah." Rengek Marcell memohon. Nafasnya ngos-ngosan tak beraturan. Ellena mendengus dan menganggukkan kepala sambil menggerutu.


"Kalian tidak asik." Wanita itu bangkit dari duduknya dan pergi begitu saja. Tiba-tiba dia merasa lapar dan ingin makan buah-buahan segar.


Keanu menghampiri Ellena yang sedang duduk sendiri di meja makan. Di depannya ada semangkuk buah-buahan segar yang sudah di campur dengan susu kental manis. Ellena tersenyum melihat kedatangan suaminya itu.


"Oppa, kau mau?"


Keanu menggeleng. "Kau makan saja." Ellena mendengus kecewa.


"Huft, kau tidak asik. Baiklah akan aku makan sendiri saja kalau begitu."


Keanu bangkit dari duduknya kemudian berlutut di depan perut Ellena yang masih terlihat rata. Keanu tersenyum lembut. Di usapnya perut rata itu dengan gerakan naik turun.


"Hai, Nak. Bagaimana kabarmu pagi ini? Hidup dan tumbuhlah dengan sehat di dalam sana. Jangan membuat Mamamu sampai kesulitan ya. Kami akan selalu menunggumu dengan sabar sampai kau lahir dan hadir di tengah-tengah kami."


Ellena tak kuasa menahan rasa harunya melihat apa yang tengah di lakukan oleh suaminya. Hatinya menghangat, Ellena menyangkutkan tangan Keanu dari perutnya dan kemudian berhambur ke dalam pelukannya.


"Terimakasih karena sudah menjadi suami terbaik di dunia ini, dan calon ayah yang selalu siaga. Oppa, aku mencintaimu."


Keanu tersenyum. Pria itu mengangkat kedua tangannya dan membalas pelukan Ellena."Sama-sama, Sayang." Ucapnya lalu mengecup kepala coklatnya.


Dua orang yang menyaksikan mereka dari kejauhan merasa iri. Pasalnya hingga detik ini mereka belum menemukan pasangan juga. Kedua orang itu 'Dante dan Evan' terlihat berpelukan dan saling menitihkan air mata kesedihan. Mereka sedih karena Tuhan tak kunjung mengirimkan jodoh untuknya.


-


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2