Takdir Wanita Narendra

Takdir Wanita Narendra
63. Tidak Mencintai


__ADS_3

"Kakak." Demeter menangkap noda darah di lantai saat memasuki ruangan Iaros. "Aku melihat istri Kakak terluka. Kakak melukainya?"


Iaros melirik sekilas. "Dia melukai dirinya sendiri."


Atas seizin Iaros, kalau begitu. Karena istri Narendra tidak berhak melakukan apa pun termasuk terluka tanpa seizin tuannya.


"Apa yang kalian bicarakan?"


Iaros tak bergeming ketika Demeter datang ke belakangnya, memeluk leher Iaros. "Itu tidak penting," jawab dia. "Apa? Aku sedang sibuk jadi bukan waktunya menggangguku sekarang."


"Itu memang membosankan mengganggu orang yang tidak melakukan apa-apa." Demeter mengintip bacaan Iaros. "Oh, aku sudah lama mau membaca buku ini. Kakak diperbolehkan membacanya?"


"Begitulah."


Demeter itu tipe yang semakin dilawan justru semakin bersemangat. Reaksi Iaros yang acuh tak acuh malah membuat Demeter menyeringai senang.


"Apa yang membuat Kakak percaya diri membaca buku sejarah pembantaian membuat Kakak menang dari Kakak Pertama?"


Jelas Iaros langsung bereaksi. "Aku tidak berharap menang dari membaca ini." Iaros hanya sedang mempelajari pola pikir Narendra yang diturunkan sejak dulu.


"Kakak, daripada itu, bukankah ada hal yang lebih penting?"


"Apa?"

__ADS_1


"Kamila." Demeter menarik wajah Iaros agar berpaling padanya. "Apa yang membuat Kakak berpikir dia akan senang dengan ini?"


Iaros langsung menyingkirkan tangan Demeter dari wajahnya. "Aku sudah tidak peduli."


Tapi Demeter tergelak. "Tidak peduli? Orang yang tidak peduli sampai repot-repot mempertaruhkan nyawa demi memiliki hal yang tidak dia pedulikan. Kakakku sangat baik hati."


Hanya orang tolol yang percaya dia tidak peduli.


Demeter tahu betul Iaros memang mencintai Kamila. Cara dia mencintai Kamila memang tidak waras, tapi semua itu hanya tentang perspektif.


Kalian tahu apa yang Lio Narendra lakukan untuk adik tercintanya, Luka Narendra? Dia memaksa Luka menikahi Trika Narendra, seorang wanita rusak yang sampai mati tidak membalas cinta Luka Narendra.


Kalian tahu apa yang dilakukan Luka Narendra pada Trika? Dia membiarkan wanita itu bunuh diri sendirian di kastil, sementara Luka memboyong anak-anaknya liburan. Mayat Trika dibekukan oleh pelayan, dan anaknya baru tahu ketika mereka semua pulang dari liburan yang penuh kebahagiaan.


Kalian tahu apa yang anak Trika lakukan pada Trika? Sampai seluruh anak Trika mati, mereka terus membekukan mayatnya agar mereka semua bisa terus melihatnya. Padahal bahkan dalam Narendra, mengantarkan mayat dalam ketenangan pemakaman adalah bentuk penghormatan.


Iaros mencintai Kamila. Caranya yang dianggap tidak bermoral. Bagi Demeter itu tidak penting.


"Kakak."


Karena yang penting adalah permainan emosinya.


"Jika Kakak bertanya padaku apa yang akan Kamila lakukan setelah Kakak naik tahta, maka yang terpikir hanya satu. Bunuh diri."

__ADS_1


Iaros membeku. "Tidak akan kubiarkan."


Demeter tertawa. "Tentu saja. Kakak pasti akan menggantung tangan Kamila agar tidak bergerak, membiarkan dia terus terikat dalam pengawasan Kakak. Tapi, semenit saja Kakak mengalihkan mata, ada sangat banyak cara mengakhiri hidupnya."


"Itu tergantung siapa yang membantunya," balas Iaros tegas.


"Jika Kakak ingin menyingkirkan seseorang yang bisa membantu Kamila, maka Kakak harus menghabisi semua orang tanpa terkecuali. Bukan hanya Kakak Arther dan siapa di atas Kakak."


"Demeter!"


"Aku berbicara serius, Kakak Iaros." Demeter membuka matanya lebar-lebar agar Iaros pun melihat dengan matanya lebar-lebar, betapa jelas kenyataan di depan mereka.


Ada sesuatu yang tidak bisa Iaros sembunyikan bahkan dalam sikap dinginnya.


Dia takut pada Demeter.


Dia takut dengan bayangan Ibu Hilaeira dalam diri Demeter.


Karena itu dia mendengar Demeter.


"Kakak harus membunuhku juga. Semua orang. Seluruhnya. Kecuali Kakak dan Kamila." Demeter mengusap sudut bibir Iaros, terhibur okeh wajah pucatnya. "Jika tidak, jika Kakak membiarkan satu saja orang tersisa, maka Kakak akan kehilangan Kamila. Karena ...."


"...."

__ADS_1


"Kamila tidak mencintai Kakak. Dia membenci Kakak. Sangat membenci Kakak."


*


__ADS_2